اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ
3X سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقَهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Sesungguhnya Aku berniat kerana اللهَ
Sesungguhnya Aku berniat kerana اللهَ
Tugasan gerak organ-organ tubuh badanKu kepada اللهَ
Daku Niatkan Tasbih anggota-anggota organ tubuhku buat اللهَ.
Ku serahkan seluruh kehidupanku kebergantungan sepenuhnya KepadaMu Ya اللهَ
Ku serahkan seluruh kehidupanku kebergantungan sepenuhnya KepadaMu Ya اللهَ
Kerdipan Mataku berIstighfar Astaghfirullah (أسْتَغْفِرُاللهَ)
Hatiku berdetik disetiap saat menyebut Subhanallah (سُبْحَانَ اللَّهِ)
Denyutan Nadiku dengan Alhamdulillah (الْحَمْدُ لِلَّهِ)
Degupan Jantongku bertasbih LA ILAHA ILLALLAH (لَا إِلٰهَ إِلَّا ٱلله)
Hela Turun Naik Nafasku berzikir Allāhu akbar (اللَّهُ أَكْبَرُ)
الْحَمْدُ لِلَّهِ syukur kepada وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ ...اللهَ
9 jenis roh
Menurut ilmu batin pada diri manusia terdapat sembilan
jenis Roh. Masing-masing roh mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Ke sembilan
macam roh yang ada pada manusia itu adalah sebagai berikut :
a. Roh Idofi (Roh Ilofi) : adalah roh yang sangat utama bagi
manusia. Roh Idofi juga disebut ”JOHAR AWAL SUCI”, kerana roh inilah maka
manusia dapat hidup. Bila roh tersebut keluar dari raga, maka manusia yang
bersangkutan akan mati. Roh ini sering disebut ”NYAWA”. Roh Idofi merupakan
sumber dari roh-roh lainnyapun akan turut serta. Tetapi sebaliknya kalau salah
satu roh yang keluar dari raga, maka roh Idofi tetap akan tinggal didalam
jasad. Dan manusia itu tetap hidup. Bagi mereka yang sudah sampai pada irodat
allah atau kebatinan tinggi, tentu akan boleh menjumpai roh ini dengan
penglihatannya. Dan ujudnya mirip diri sendiri, baik rupa maupun
suara serta segala sesuatunya. Bagai berdiri di depan cermin. Meskipun roh-roh
yang lain juga demikian, tetapi kita dapat membedakannya dengan roh yang satu
ini.Alamnya roh idofi beruoa nur terang benderang dan rasanya sejuk tenteram
(bukan dingin). Tentu saja kita dapat menjumpainya bila sudah mencapai tingkat
“INSAN KAMIL”.
b. Roh
Rabani : Roh yang dikuasai dan diperintah oleh roh idofi.
Alamnya roh ini ada dalam cahaya kuning diam tak bergerak. Bila kita
berhasil menjumpainya maka kita tak mempunyai kehendak apa-apa. Hatipun terasa
tenteram. Tubuh tak merasakan apa-apa.
c. Roh
Rohani : Roh inipun juga dikuasai oleh roh idofi. Kerana adanya
roh Rohani ini, maka manusia memiliki kehendak dua rupa. Kadang-kadang suka
sesuatu, tetapi di lain waktu ia tak menyukainya. Roh ini mempengaruhi
perbuatan baik dan perbuatan buruk. Roh inilah yang menepati pada 4 jenis
nafsu, yaitu :
- Nafsu Luwamah (aluamah)
- Nafsu Amarah
- Nafsu Supiyah
- Nafsu Mulamah (Mutmainah).
Kalau manusia
ditinggalkan oleh roh rohani ini, maka manusia itu tidak mempunyai nafsu lagi,
sebab semua nafsu manusia itu roh rohani yang mengendalikannya. Maka, kalau
manusia sudah boleh mengendalikan roh rohani ini dengan baik, ia akan hidup
dalam kemuliaan. Roh rohani ini sifatnya selalu mengikuti penglihatan yang
melihat. Dimana pandangan kita tempatkan, disitu roh rohani berada. Sebelum
kita dapt menjumpainya, terlebih dulu kita akan melihat bermacam-macam cahaya
bagai kunang-kunang. Setelah cahaya-cahaya ini menghilang, barulah muncul roh
rohani itu.
d. Roh
Nurani : Roh ini dibawah pengaruh roh-roh Idofi. Roh Nurani ini
mempunyai pembawa sifat terang. Kerana adanya roh ini menjadikan manusia yang
bersangkutan jadi terang hatinya. Kalau Roh Nurani meninggalkan tubuh maka
orang tersebut hatinya menjaid gelap dan gelap pikirannya.
Roh Nurani ini
hanya menguasai nafsu Mutmainah saja. Maka bila manusia ditunggui Roh Nurani
maka nafsu Mutmainahnya akan menonjol, mengalahkan nafsu-nafsu lainnya.
Hat orang itu
jadi tenteram, perilakunyapun baik dan terpuji. Air mukanya bercahaya, tidak
banyak bicara, tidak ragu-ragu dalam menghadapi segala sesuatu, tidak
protes bila ditimpa kesusahan. Suka, sedih, bahagia dan menderita dipandang
sama.
e. Roh
Kudus (Roh Suci) : Roh yang di bawah kekuasaan Roh Idofi juga.
Roh ini mempengaruhi orang yang bersangkutan mau memberi pertolongan kepada
sesama manusia, mempengaruhi berbuat kebajikan dan mempengaruhi berbuat ibadah
sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya.
f. Roh
Rahmani : Roh dibawah kekuasaan roh idofi pula. Roh ini juga
disebut Roh Pemurah. Kerana diambil dari kata ”Rahman” yang artinya
pemurah. Roh ini mempengaruhi manusia bersifat sosial, suka memberi.
g. Roh
Jasmani : Roh yang juga di bawah kekuasaan Roh Idofi. Roh ini
menguasai seluruh darah dan urat syaraf manusia. Kerana adanya roh jasmani ini
maka manusia dapat merasakan adanya rasa sakit, lesu, lelah, segar dan
lain-lainnya. Bila Roh ini keluar dari tubuh, maka ditusuk jarumpun tubuh tidak
terasa sakit. Kalau kita berhasil menjumpainya, maka ujudnya akan sama dengan
kita, hanya berwarna merah.
Roh jasmani ini
menguasai nafsu amarah dan nafsu hewani. Nafsu hewani ini memiliki sifat dan
kegemaran seperti binatang, misalnya: malas, suka setubuh, serakah, mau menang
sendiri dan lain sebagainya.
h. Roh
Nabati : ialah roh yang mengendalikan perkembangan dan
pertumbuhan badan. Roh ini juga di bawah kekuasaan Roh Idofi.
i. Roh Rewani : ialah roh
yang menjaga raga kita. Bila Roh Rewani keluar dari tubuh maka orang yang
bersangkutan akan tidur. Bila masuk ke tubuh orang akan terjaga. Bila orang
tidur bermimpi dengan arwah seseorang, maka roh rewani dari orang bermimpi itulah
yang menjumpainya. Jadi mimpi itu hasil kerja roh rewani yang mengendalikan
otak manusia. Roh Rewani ini juga di bawah kekuasaan Roh Idofi. Jadi
kepergian Roh Rewani dan kehadirannya kembali diatur oleh Roh Idofi. Demikian
juga roh-roh lainnya dalam tubuh, sangat dekat hubungannya dengan Roh
Idofi.
Khasiat Kasturi
Berdasarkan kajian yang dibuat oleh ilmuwan Islam terutamanya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah R.A. dan ahli-ahli perubatan Islam, maka kasturi didapati mempunyai banyak khasiat, antaranya:-
1) Memberi kekuatan pada roh
Haruman adalah santapan roh, manakala kasturi adalah merupakan sewangi-wangi dan sebaik-baik haruman sebagaimana sabda Nabi SAW:
“Sebaik-baik wangian adalah minyak kasturi” (Hadis Riwayat Muslim)
2) Menenangkan Jiwa
3) Mencerdaskan akal dan menyihatkan otak
4) Menghilangkan ketakutan dan kebimbangan
5) Menghilangkan debaran jantung
6) Menghilangkan Sesak Nafas
7) Melegakan Lelah (Asma)
8] Menyedarkan orang yang pengsan
9) Memperkuatkan organ luaran tubuh
10) Memperkuatkan organ dalaman tubuh
11) Menghilangkan rasa gementar
12) Menghilangkan sejuk tubuh
13) Membuang angin yang berlebihan dalam tubuh
14) Menawarkan racun atau boleh-boleh binatang
15) Menghilangkan kesakitan sewaktu kencing
16) menjernihkan mata putih pada mata
17) Berfungsi memelihara kesihatan secara keseluruhan
18] Mencegah wabak penyakit
19) Melanjutkan usia
20) Meredhakan Allah SWT, menyukakan para malaikat dan orang-orang soleh, dan sebaliknya dapat mengusirkan syaitan laknatullah dan kuncu-kuncunya.
Menurut Imam Syafie R.A. bahawa antara perkara yang dapat menguatkan badan jasmani ialah dengan mencium bau-bauan yang harum (spt kasturi).
sumber: Madrasah Darul Atiq
Berdasarkan kajian yang dibuat oleh ilmuwan Islam terutamanya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah R.A. dan ahli-ahli perubatan Islam, maka kasturi didapati mempunyai banyak khasiat, antaranya:-
1) Memberi kekuatan pada roh
Haruman adalah santapan roh, manakala kasturi adalah merupakan sewangi-wangi dan sebaik-baik haruman sebagaimana sabda Nabi SAW:
“Sebaik-baik wangian adalah minyak kasturi” (Hadis Riwayat Muslim)
2) Menenangkan Jiwa
3) Mencerdaskan akal dan menyihatkan otak
4) Menghilangkan ketakutan dan kebimbangan
5) Menghilangkan debaran jantung
6) Menghilangkan Sesak Nafas
7) Melegakan Lelah (Asma)
8] Menyedarkan orang yang pengsan
9) Memperkuatkan organ luaran tubuh
10) Memperkuatkan organ dalaman tubuh
11) Menghilangkan rasa gementar
12) Menghilangkan sejuk tubuh
13) Membuang angin yang berlebihan dalam tubuh
14) Menawarkan racun atau boleh-boleh binatang
15) Menghilangkan kesakitan sewaktu kencing
16) menjernihkan mata putih pada mata
17) Berfungsi memelihara kesihatan secara keseluruhan
18] Mencegah wabak penyakit
19) Melanjutkan usia
20) Meredhakan Allah SWT, menyukakan para malaikat dan orang-orang soleh, dan sebaliknya dapat mengusirkan syaitan laknatullah dan kuncu-kuncunya.
Menurut Imam Syafie R.A. bahawa antara perkara yang dapat menguatkan badan jasmani ialah dengan mencium bau-bauan yang harum (spt kasturi).
sumber: Madrasah Darul Atiq
9 jenis roh
Moga Bermanfaat.
Insya ALLAH
.........................................................

No comments:
Post a Comment