BismillahHirahmanirRahim...
الحمد لله syukur kepada الله
Everything happening with الله permission :
#Sesungguhnya Aku berniat kerana الله:Tugasan geraktubuh badanKu
Daku Niatkan Tasbih anggota tubuhku buat الله.
Ku serahkan seluruh kehidupanku kebergantungan sepenuhnya kepada~Mu Ya الله..
Setiap Detik Hatiku menyebut Subhanallah سبحان الله
Denyutan Nadiku dengan Alhamdulillah الحمد لله
Degupan Jantongku bertasbih
LA ILAHA ILLALLAH لا إله إلا الله
Nafasku berzikir Allāhu akbar الله أكبر
03 March 2020
Dajjal Dan Simbol Syaitan-Bab 1
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Subhanallah 100Xسبحان الله
Alhamdulillah 100X الحمد لله
LA ILAHA ILLALLAH 100X لا إله إلا الله
Allāhu akbar 100X الله أكبر
Alhamdulillah syukur kepada ALLAH
Dajjal Dan Simbol Syaitan
“Dengan kata lain, ada satu gerakan yang sangat besar saat ini yang saya sebut dengan istilah “gerakan kafirisasi“. Bila beberapa dekad yang lalu kita mengenal istilah zionisme maka saat ini sejalan dengan globalisasi, kita berhadapan dengan ideologi kafirisasi yang disebut dengan neo–zionismesebuah ideologi yang ingin menciptakan tatanan dunia global yang sekuler dan terlepas sama sekali dari ajaran agama yang mereka anggap sebagai kepalsuan, racun, dan dogmatis–fundamentalis.
Di mana-manapun mereka akan membuat kegoncangan, keresahan, dan rasa bimbang di hati umat beragama melalui gerakan yang saya istilahkan dengan “gerakan 7 F”, yaitu menghancurkan kekuatan finansial (Financial) umat Islam, merosak pola makan (food), menciptakan adu domba atau perpecahan di kalangan umat beragama maupun di dalam tubuh umat Islam (friction), menyebarkan cara berpikir bebas (freethought), menebarkan ideologi yang membebaskan manusia dari tata cara pemikiran agamis (freedomofreligion), menguasai film, TV, dan media massa (film), menumbuhkan dan menggoda masyarakat agar berbudaya dan bersikap mengikuti millah mereka (fashion/lifestyle), membuat beberapa aliran mistik untuk menghancurkan agama (faith, sect, occultism, dll.), menumbuhkan rasa kecewa (frustrasion), dan lain-lain.” –TOTO TASMARA
Buku yang ditulis oleh Toto Tasmara ini adalah penjelasan tentang bagaimana Dajjal (Orang Kafir) dalam misinya menawan dunia dengan dengan cara yang sangat licik, iaitu melalui budaya, agama dan politik dalam sesebuah negara, mereka mempunyai organisasi yang besar dan mempunyai wakil disetiap negara didunia ini dengan bertopengkan berbagai organisasi dan persatuan dalam menjalankan misi mereka.
Dalam buku ini juga penulis mengajak semua ummat bersatu dalam mengembangkan dakwah dan memperkuat kesatuan ummat dalam menentang musuh-musuh Islam yang semakin bercambah dan kuat diserata dunia dalam melemahkan sekaligus menumbangkan kekuatan ummat secara halus dengan bermacam fitnah serta strategi yang tersusun.
Alhamdulillah, kami dapat menerbitkan buku yang mengungkap. “konspirasi global” kaum zionis dan Dajjal dalam program pengafiran terhadap umat Islam dan umat beragama umumnya, yang bertajuk DajjaldanSimbolSyaitan kehadapan umat Rasulullah Muhammad saw bersabda bahwa sepuluh tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah munculnya asap tebal, Dajal, binatang melata yang besar (dabbatanminal–ardhi), terbitnya matahari dari arah barat, turunnya Nabi IsaibnuMaryam, keluarnya Ya‘juj dan Ma‘juj, terjadinya tiga gerhana bulan di ufuk timur, ufuk barat, dandi Jazirah Arab, dan munculnya api dari arah Yaman yang menggiring manusia ke arah Mahsyar (Padang Mahsyar) . (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dalam buku ini dibahas secara terperinci bahwa pentafsiran tentang “binatang melata besar yang keluar daridalam bumi” seperti disebutkan dalam Al-Qur’an surat an–Naml ayat 82, adalah gerakan bawah tanah yang disebut zionisme, yaitu suatu gerakan kolaborasi rahsia yang ditata dengan rapi dan profesional, yang digerakkan, ditaja, dan diperankan secara intelektual oleh Dajjal dan syaitan. Target mereka khususnya adalah menjauhkan umat Islam dari nilai syariat Islam, sehingga umat Islam menjadi kafir, juga umat agama lainnya pada umumnya. Dengan gerakan zionismenya, Dajjal menyusupi tatanan nilai-nilai kehidupan norma umat beragama yang universal, kemudian diganti dengan “baju” globalisasi keterbukaan, demokrasi, HAM (hak asasi manusia), dan sebagainya.
Buku ini sangat penting bagi umat Islam untuk mengetahui dan mentelaah sepak terajang dan bahaya fahaman Dajjal melalui gerakan zionismenya. Sebuah buku “pembongkaran” konspirasi global program Dajjal beserta syaitan dalam projek pengafiran globalnya. Begitupun dalam kaitannya dengan sepak terajang bahaya Dajjal, Rasulullah saw. telah menegaskan sosoknya dalam sabda beliau,
“… Dajjal adalah (bagai) seorang pemuda yang ikal rambutnya dengan mata bercahaya, seolah-olah akumenyerupakannya dengan seorang hamba, yaitu Abdul Uzza bin Qathan. Siapa saja diantara kalian yang menjumpainya, maka bacalah pembukaan surat al–Kahfi, kerana hal itu menolongmu dari fitnahnya. Dajjal akan keluar (muncul) di jalan antara Syam dan Iraq dengan membuat kerosakan di sana-sini…. “(HR Muslim, Kitab al-Fitan)
Semoga kaum muslimin semakin teguh dan istiqamah dalam melaksanakan dan menegakkan risalah dinul–haq Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad saw untuk mewujudkan persatuan umat (ittihadul-ummah) dari pengaruh konspirasi global kafir zionisDajjal.
Allahumma shalli ‘ala Nabiyi wa Sayyidul-Mursaliin
Muhammad saw. wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.
Alhamdulillah, penulis dapat mempersembahkan sebuah buku yang berjudul DajjaldanSimbolSyaitan, sehingga umat atau pembaca dapat melakukan telaah dan merenungkannya secara lebih mendalam mengenai bahaya sepak terajang Dajjal dan fahamannya. Sebagaimana pembahasan tentang iman yang kita berikan makna sebagai keberpihakan yang penuh (kaffah) kepada Allah dan Rasul-Nya seraya menafikan seluruh ajaran syaitan yang menjadi musuh kita (al-Baqarah: 208), maka kita mentafsirkan syaitan sebagai sebuah ideologi Dajjal yang akan membongkar dan memalingkan wajah batin keberpihakkan kita kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut.
Dengan kata lain, ada satu gerakan yang sangat besar saat ini yang saya sebut dengan istilah “gerakan kafirisasi“. Bila beberapa dekad yang lalu kita mengenal istilah zionisme maka saat ini sejalan dengan globalisasi, kita berhadapan dengan ideologi kafirisasi yang disebut dengan neo–zionisme sebuah ideologi yang ingin menciptakan tatanan dunia global yang sekuler dan terlepas sama sekali dari ajaran agama yang mereka anggap sebagai kepalsuan, racun, dan dogmatis–fundamentalis.
Di mana-mana mereka akan membuat kegoncangan, keresahan, dan rasa bimbang di hati umat beragama melalui gerakan yang saya istilahkan dengan “gerakan 7 F”, yaitu menghancurkan kekuatan finansial (Financial) umat Islam, merosak pola makan (food), menciptakan adu domba atau perpecahan di kalangan umat beragama maupun di dalam tubuh umat Islam (friction), menyebarkan cara berpikir bebas (freethought), menebarkan ideologi yang membebaskan manusia dari tata cara pemikiran agamis (freedomofreligion), menguasai film, TV, dan media massa (film), menumbuhkan dan menggoda masyarakat agar berbudaya dan bersikap mengikuti millah mereka (fashion/lifestyle), membuat beberapa aliran mistik untuk menghancurkan agama (faith, sect, occultism, dll.), menumbuhkan rasa kecewa (frustrasion), dan lain-lain.
Gerakan konspirasi mereka telah membuat carut-marut dan tercabiknya wajah kaum beragama,terutamanya umat Islam. Mereka menuduh umat Islam sebagai fundamentalis, ekstremis, dan zalim. Bahkan, Huntington dengan berani mengatakan bahawa musuh Barat setelah Rusia hancur adalah Islam. Lantas, informasi apalagi yang mampu menggugah dan menyedarkan umat Islam bahawa dirinya sedang dijadikan sasaran tembak kaum dajjal?
Bukankah setiap saat kita berdoa, “Allahumma inni a’udzubika min fitnatil Masihid Dajjal,” (Ya Allah aku berlindung kepadamu dari fitnah Masihud–Dajjal). Tetapi, sungguh meyedihkan kerana kita mengucapkan tanpa mengetahui apa maknanya. Dalam pembahasan ini telah dijelaskan bahwa al–Masih adalah orang yang diberkati, yang diurapi, yang dibasuh kepalanya atau ditafsir sebagai bentuk “kesucian”, sedangkan Dajjal diertikan sebagai penipu, penjahat, atau gerakan kafirisasi. Sehingga al–Masihad–Dajal diertikan sebagai gerakan para penipu yang berpura-pura membela kesucian. Gerakan anti-agama yang berwajah lembut.
Benarlah apa yang difirmankan Allah SWT:
“Dan, apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan Dabbah (sejenis binatang melata) dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahawa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (an-Naml: 82)
Dabbah atau binatang melata tersebut tidak lain adalah ideologi kafirisasi atau gerakan konspirasi yang selama ini terselubung (under–ground /bawah tanah’) akan muncul dengan terang-terangan menentang umat Islam agar mengikuti millah atau tata cara budaya mereka (al-Baqarah: 120).
Dalam situasi seperti ini, kunci untuk menghambat gerakan mereka adalah kesatuan umat, satu komando, satu gerakan, dan satu visi, yaitu menanamkan satu etos perjuangan di dada setiap pribadi muslim untuk memenangkan Islam
(at-Taubah:33, al-Fath:28; ash-Shaff:9).
Sudah saatnya semua pihak memikirkan tentangan yang semakin menggila dari kaum dajjalis ini dengan cara menyatukan kekuatan seraya membuat garis yang tegas, mana kawan mana lawan. Sebagaimana firman-Nya:
“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (kerana) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkanmu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi….” (Ali Imran: 118)
Harus ditanamkan sejak awal kepada putera-puteri kita, bahkan harus dijadikan satu etos kultural bahawa yang dimaksudkan dengan seorang muslim adalah :
“seorang yang berpihak kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mempunyai misi untuk memenangkan agama Islam semata-mata” (at Taubah: 33; al-Fath: 28; ash-Shaff: 9).
Dengan definisi ini, jelaslah bahwa siapa pun yang bergabung dengan kelompok atau harakah yang tidak melandaskan dirinya untuk izzulIslamwal–muslimin (kejayaan Islam dan umatnya) adalah kehohongan yang nyata. Harus ditanamkan satu kesedaran bahwa memperjuangkan kejayaan Islam dan umatnya adalah bahagian dari darah daging seorang muslim, merupakan bagian dari jati dirinya. Kerana, begitu seseorang mengaku sebagai muslim, dia adalah pejuang Allah, partisan yang sekujur tubuhnya, mulai dari hujung rambut sampai hujung kakinya, dari relung jiwanya sampai bentuk wadag jasmaninya, dicelup, (di-sibghah) dengan semangat perjuangan. Jiwa muru‘ah-nya hanya mempunyai satu moto perjuangan, “isykarimanaumutsyahidan” yang ertinya menjadi muslim sejati atau mati sebagai syuhada, atau dalam bahasa Inggerisnya, “be a good muslim or die as fighter”.
Lihatlah sekitar kita. Hidup tidak lain adalah sebuah pertarungan. Manusia yang berjiwa kertas akan segera tersingkir dari derap perjalanan peradaban ini. Hanya manusia yang kental yang jiwanya telah dicelup (sibghah) mahabbahlillah (kecintaan kepada Allah) yang dapat berdiri tegar meraup debu-debu perjuangan. Hanya manusia yang hatinya dibalut iman, rohnya membara disulut jihad yang pantas menghadang segala tentangan musuh. Gantilah kealpaanmu dengan kecerdasan fikiranmu yang paling tajam. Buanglah anak-anak panah dan ganti dengan zikirmu yang paling merasuk di hati agar waspadalah jiwa menyemak gerak musuh sekecil apa pun langkah mereka.
Sebagaimana kerinduanku kepadamu semua bahwa ilmu yang kita peroleh ini bukanlah sebagai koleksi (pameran) untuk memenuhi perpustakaan, melainkan sebagai penyuluh ruhul jihad, menebar iman dengan cinta, menggubah dunia dengan prestasi, menjadikan hidup penuh makna. Apalah ertinya ilmu tanpa amal, bagaikan gelas tanpa isi. Sebaliknya, apalah ertinya mempunyai gelas, bila diisi dengan racun.
Hadapkan wajah batinmu untuk menghadang segala durjana. Walau fitnah mendera, sejuta bibir mencemuh, dan segudang fitnah mendera-dera, janganlah surut. Kerana kiprah para mujahid dakwah bukan meminta puji dan tepukan manusia, tidak juga untuk mencari imbalan duniawi, melainkan menggapai cinta IlahiRabbi.
Engkau sungguh mengetahui, betapa siksa, cerca, dan penjara telah membelenggu diriku. Hidup terperuk dalam kemiskinan dan diterpa oleh segala fitnah kerana mengambil risiko untuk berdakwah. Tetapi, bagi kita tidak ada kata “berhenti”. Tempat perhentian seorang mujahid, hanyalah kematian yang menjadi pintu awal kebahagiaan abadi.
Laungkan sonata perjuangan yang akan menebar kasih penyubur hidup alam semesta. Abaikan segala fitnah dan cemuhan kaum durjana, selama dadamu sarat dengan cinta, katakan kepada mereka:
“Wahai dunia, robek dan cabiklah dadaku, Lumat dan sirnakan jasadku. Tetapi engkau tak akan pernah, memperoleh imanku. Tebarkanlah sejuta duri fitnah yang menguak hati penuh nanah, Tak akan aku menjadi gelisah, kerana cintaku telah tumpah menggapai Marhamah.Isy kariman au mut syahidan!”
Lihatlah di hadapanmu, betapa jelasnya kemunafikan manusia. Nuraninya telah kering dari siraman air syurgawi. Jiwanya telah tergadai kepada dunia. Bahkan, dengan gagah berani mereka mencampakkan rasa malu, membutakan mata hatinya seraya menjual martabat dan harga dirinya demi dunia. Dia tenggelam dalam debu dunia yang menderu dan mendera. Mereka mengaku muslim, tetapi jauh dari sikap dan perilaku yang Islamik. Mereka mengaku muslim, tetapi berbudaya dan berpolitik di atas fondasi dan semangat yang tidak dinaungi bayangan Al-Qur’an sama sekali. Bahkan, mereka melakukan “akrobatik intelektual” untuk mencari alasan-alasan yang tidak disedarinya justru sedang memperkuat tatanan masyarakat jahiliah. Kuat secara intelektual, tetapi lemah secara moral!
Tetapi, bagimu wahai para mujahid dakwah, tidak ada kamus untuk menjadi budak dunia. Dengan iman dan amal prestasimu, gubahlah dunia agar merangkak menjadi budak di ujung telapak kakimu. Jangan engkau bunuh hati nuranimu hanya kerana ingin mendapatkan kedudukan dunia. Bila saja semangat itu terhunjam di hati kita semua, nescaya cita-cita membangun ittihadulummah (persatuan umat) sebagai salah satu cara untuk mengahadapi kaum dajjalis bukanlah sebuah impian. Dia pasti datang walau perlahan dan merangkak sekalipun.
Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Penerbit Gema Insani Press, Bapak Sirodjul Munir, Ibu Khadijah, dan banyak lagi sahabat yang tidak sempat saya tuliskan yang telah membantu terbitnya buku ini. Demikian pula ucapan terima kasih kepada seluruh santri Labmend yang telah memberikan banyak inspirasi kepada saya.
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak pernah akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah,
“Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.(al-Baqarah: 120)
Tidak mudah untuk menjelaskan eksistensi gerakan rahsia kaum zionis. Bukan saja kerana sifatnya yang rahsia, tetapi tenggang waktu gerakannya yang sudah berlangsung ratusan tahun dan warna sejarahnya yang panjang menyebabkan berbagai spekulasi dan hipotesis tentang gerakan tersebut.
Memang pada awalnya, zionisme lahir dari aspirasi kaum Yahudi untuk memenuhi panggilan “tanah yang dijanjikan” atau EzratYisrail. Akan tetapi, dalam perkembangannya, zionisme menjadi sebuah ideologi imperialisme baru yang ingin “mengangkangi” dunia dengan melemahkan potensi umat beragama termasuk agama Yahudi itu sendiri. Dengan kata lain, zionis adalah Yahudi sedangkan zionisme adalah ideologi atau gerakan sekuler-materialistis berskala internasional untuk mengkafirkan umat beragama.
Di samping itu, keyakinan-keyakinan terhadap agama, serta berbagai kontroversi sekitar ketuhanan Jesus dan kedatangannya kembali ke dunia; menjadi suatu bahan kajian kaum zionis, yang melahirkan berbagai pemikiran pencerahan berupa mistik atau bid’ah yang bertentangan dengan konvesi di lingkungan Gereja. Gerakan zionisme berkaitan dengan sejarah kaum Yahudi itu sendiri. Suatu bangsa yang sangat unik, yang bertebaran ke berbagai sudut dunia yang dihubungkannya dengan simbol angka “13” yang bila dijumlahkan menjadi 4 (1+3), yang menunjukkan cita-cita mewujudkan kesatuan dunia serta panggilan seluruh bangsa Yahudi yang tersebar (diaspora) di empat penjuru angin: utara, timur, selatan, dan barat.
Sebagaimana kita ketahui, sejak pembuangan di Babel, kaum Yahudi mula bertebaran (diaspora; terserak) ke seluruh pelosok dunia. Oleh kerana waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan mereka tidak lagi menjadikan bahasa Ibrani sebagai bahasa sehari-hari, melainkan mereka menggunakan bahasa Yunani (Koine). Juga oleh sebab, Injil Perjanjian Lama diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani sekitar 200 SM. Dan pertama kali terbit di Mesir dengan nama Septuaginta dan menurut hikayat, alasan memberi nama Septuaginta disebabkan ianya disusun oleh tujuh puluh ahli bahasa yang mengarangnya.
*Berkhof dan Enklaar 1996.
Betapa pun penyebaran mereka ke berbagai kelompok. Ikatan kesejarahan, emosi, dan khususnya keyakinan akan kitab sucinya serta kebanggaan pada jati dirinya sebagai bangsa pilihan tuhan (the choosen people) telah membentuk bangsa tersebut untuk selalu menjadi perbicaraan di atas panggung sejarah peradaban manusia. Penderitaan dan kekecewaan bersatu padu dalam cinta dan harapan, sehingga melahirkan satu bangsa yang unik. Falsafah hidupnya selalu melambangkan jiwanya yang penuh dengan tentangan. Pandangan hidupnya yang bertumpu pada kekuatan, kebijaksanaan, kemanusiaan, dan cinta, dengan karakternya yang cerdik dan licik, menyebabkan lahirnya tokoh-tokoh dunia di segala bidang. Sederetan nama, seperti KarlMarx (tokoh komunis), FriedrichWilhelmNietzsche (seorang filosof kontroversial), AlbertEinstein (teori relativitas), StevenSpielberg (pengarah filem Amerika), dan sebagainya.
Begitu rapinya organisasi ini, baik dalam bentuk maupun kecerdasannya yang tinggi dalam mengkaji gerak kehidupan manusia. Menyebabkan seluruh jaringan serta aspirasinya secara sangat halus telah membentuk warna dunia global, seperti yang kita rasakan saat ini. Seorang musuh Yahudi yang paling membencinya sekalipun tanpa terasa akan mendukung “warna” budaya Yahudi. Keberhasilannya membangun kerajaan teknologi informasi, industri, dan kewangan, menyebabkan mereka mudah untuk mengawal gerak dan denyut perkembangan suatu bangsa dan pemerintahannya.
Untuk mewujudkan cita-cita mereka tersebut, berbagai bidang strategis harus dikuasainya dan tidak memberikan peluang kepada selain Yahudi (goyim). Mereka menguasai dunia informasi kerana di perlukan satu global image yang positif untuk kelangsungan kegiatannya dalam jangka panjang. Mereka kuasai seluruh lembaga kewangan dunia, kerana dengan menguasai perekonomian global, roda kehidupan suatu bangsa lebih mudah mereka kontrol, dan sekaligus membuka jalan menuju cita-citanya kembali ke tanah yang dijanjikan (zion).
Tidak hanya di bidang material-teknologi informasi dan lembaga kewangan, bidang filsafat dan agama pun mereka sangat gigih untuk melakukan reformasi pemikiran. Walaupun pada akhir perkembangan reformasinya lebih mengarah kepada agama palsu (pseudo–religion) dalam bentuk aliran kebatinan, mistik (occultism), tahyul (supertition) dengan cerdik mereka pun mencuba menentang dominasi kekuasaan Gereja Katolik Roma, dan lahirlah saksi Jehovah (Jehovah witnesses) yang cenderung mengubah seluruh pentafsiran baru terhadap Bibel, terutama Perjanjian Lama. Secara terselubung, mereka menolak Jesus sebagai Kristus. Bahkan, debat yang panjang antara Jehovah, Adventis, Protestan, Katolik, dan Pantekosta, sekitar teologi Kristus dan Jesus terus berlangsung sampai saat ini.
Iluminasi yang diertikan sebagai “penerangan” (enlightenment) serta gerakan organisasi freemason telah dianggap kelompok bid’ah, berkaitan dengan cara mereka mentafsirkan Kristus dan penolakan terhadap Jesus sebagai Mesiah; serta pentafsiran radikal dan tata cara ritual yang telah dianggap terlepas dari akarnya.
Para anggota freemason secara definitif (pasti) menolak sama sekali kekuasaan Katolik Roma yang mereka anggap sebuah tiran yang harus dimusnahkan. Mereka mengatakan, : “Apabila didefinisikan, rezim gereja adalah tirani bagi freemason, sebab jika mereka (rezim gereja) hendak membuat dogma atau peraturan tidak perlu keizinan pemerintah”. Kerana alasan inilah, freemason selalu berlawanan dengan Gereja Katolik Roma, sejak mendakwa bahawa kekuasaan Tuhanlah yang mengatur sesuatu yang gaib.” (By definition, a church regime is tyrannical for the freemason if it seeks to make dogmas or to rule without consent of the governed. For this reason, freemason have always detested the Roman Catholic church, since they claims power from heaven to teach supernatural doctrines).
A. AdamWeishaupt
Adam Weishaupt adalah susuk manusia yang paling dikenali di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia, selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya.
Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristian serta agama lainnya. Gerakan rahsia Iluminasi berkembang dengan jaringan yang “menggurita” kerana mendapat sokongan dari keluarga Rothchild. MeyerAmschel
Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, kerana keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropah dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:
“Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan peduli siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don’t care who writes its laws).”
Motto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota iIluminasi untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu JamesAbramGarfield yang juga anggota Iluminasi berkata:
“Barangsiapa mengendalikan wang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they would control the nation too).”
Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang perundangan dan mengajar di Universiti Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristian Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mula mengabdikan diri pada gerakan zionis, untuk mendirikan satu pemerintahan dunia (one world government) yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali fahaman syaitan (abolition of all religion, except satanism).
Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya kerana merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya ordo Iluminasi.
Dikatakan oleh Albert G. Mackey:
“Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahyul para pastor yang sewenang-wenangnya di bidang perundangan, telah mendirikan parti pembangkang di Universiti. Ini adalah awal rancangan Iluminasi atau ‘penerangan’. (Weishaupt whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision of the priest, established opposing party in the university. This is the beginning of the order of Illuminati or the enlightened).”
Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer.
Conspiracy serta Gereja Syaitan (The Synagogue of Satan). Menurutnya, syaitan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Syaitan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya syaitan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Iluminasi bahwa fahaman Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan nadi kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales).
Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.
1. Iluminasi harus menguasai para penjawat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan wang mahupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).
2. Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang berpotensi, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Iluminasi yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).
3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai ajen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli
atau spesialis yang mendampingi penjawat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).
4. Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengatur (mengawasi) pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).
Pemikiran Weishaupt dikembangkan pula pada pola pemikiran filosof Friedrich W Nietzsche yang mempromosikan slogan “God is dead!” sebagai salah satu bentuk serangan terhadap agama Kristian. Dogma Kristian yang mempertuhankan Jesus adalah jiwa budak yang harus dibebaskan. Manusia hanya akan menjadi “manusia” selama dia bebas, kuat, dan melepaskan diri dari jerat dogma agama.
Keanggotaan Iluminasi sangat selektif, yaitu semua anggotanya berkualifikasi sampai ke peringkat atas yang didasarkan pada keunggulan fizik dan intelektual. Para anggotanya terdiri dari orang-orang penting di pemerintahan, para ahli kewangan yang mampu mengendalikan sistem perekonomian seluruh negara.
Untuk menjaga kerahsiaan, setiap anggota dikategorikan dalam beberapa tingkat, di mana tingkat yang satu tidak dapat mengetahui anggotanya di tingkat yang lain. Para anggota Iluminasi diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan dan dikelompokkan dalam tiga kategori besar, yaitu sebagai berikut.
Tingkat Pertama – Man of Earth Lovers Hermit
Tingkat kedua – Birth Life Death
Tingkat ketiga – Neophyt Adept Master
Keanggotaan Iluminasi yang ditampung melalui organisasi freemason mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelacur, pengedar ubat, artis, agamawan, intelektual sampai para pemimpin pemerintahan. Para anggotanya ini sangat “mahir” dalam mempercepat kerusuhan serta pergolakan politik di setiap negara. Berbagai revolusi mereka ciptakan, mulai dari Revolusi Perancis, Revolusi Rusia Bolshevik, sampai tata cara untuk menggulingkan sesebuah pemerintahan yang dianggap menghambat jaringan organisasinya, selalu saja ada keterlibatan pemikiran Iluminasi.
Pokoknya, tidak ada gerakan revolusi, reformasi, dan evolusi kecuali diamati dengan saksama oleh para tokoh teratas yang disebut dengan grand master atau dalam kelompok freemason termasuk dalam tingkat ketiga.
Pada tahun 1785, seorang anggota Iluminasi (ordo anti-Christ) yang bernama Lanze tertangkap di Ratisbon, Jerman, pada saat membawa dokumen rahsia yang akan diserahkan ke Grand Orient cawangan lluminasi di Perancis. Dokumen tersebut berisi rancangan Revolusi Perancis yang harus dilaksanakan tahun 1789. Dokumen tersebut tersimpan dengan baik sampai saat ini di muzium Munich.
Tahun 1848, Karl Marx menulis Manifesto Komunis yang dipandu dan di arahkan oleh satu grup tingkat atas dari Iluminasi. Pada saat yang sama, anggota Iluminasi lainnya, yaitu Profesor
Karl Ritter membuat anti tesis yang seakan-akan menentang buku Karl Marx. Padahal semuanya itumerupakan sebahagian dari strategi Iluminasi untuk memecah belahkan masyarakat, dan lebih memudahkan kelompok Iluminasi untuk melumpuhkan kedua kelompok yang saling berhadapan tersebut.
Kemudian Iluminasi akan memutar-balikkan fakta dan “mencuci” otak kedua kelompok tersebut, lalu di bekalkan senjata agar mereka saling memusnahkan antara satu sama lain. Tata cara dan gerakan Iluminasi tidak mengenal moral, hukum, dan peraturan kecuali hanya satu, yaitu aturan yang telah dituangkan dalam “protokol” (program) yang dibuat sebagai tata laksana atau prosedur para anggotanya. Mereka mempopularkan satu hukum dengan menghalalkan segala cara, akhir dari nilai suatu hukum (the end justifies the means) dan kerananya tidak segan membunuh anggotanya yang berkhianat atau menghalang gerakan jaringannya.
Peristiwa pembunuhan para tokoh pemerintahan, termasuk presiden Amerika, seringkali dikaitkan dengan gerakan Iluminasi atau freemason, dan sudah dapat diduga para pembunuhnya tidak pernah diketahui dengan pasti, menjadi misteri, atau disebut pula sebagai darkcase, atau tidak boleh diungkap.
Dewasa ini, Iluminasi sudah memasuki seluruh kehidupan peradaban bangsa di dunia. Dia melakukan kawalan politik dari jarak jauh. Mengadu domba antara rakyat dan pemerintahnya. Semuanya itu dilakukannya dalam rangka melemahkan bangsa tersebut agar menjadi budak “dunia baru” yang dicita-citakannya. Doktrin Iluminasi ialah menjadikan manusia sebagai tuhan dengan kekuatan dari setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh berbuat apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada, terutama Kristian. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu ideologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo ‘keyakinan’ di kalangan anggotanya.
Tujuan Iluminasi hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu “mencuci otak” (brainwashed) para pengambil keputusannya agar melaksanakan rancangan-rancangan mereka. Di suatu negara, presidennya tentu saja orang yang non Yahudi (goyim), tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem Iluminasi Yahudi. Untuk itu, mereka harus menguasai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan cara melakukan berbagai lobi peringkat tinggi.
Iluminasi telah menetapkan tujuh prinsip utamanya, yaitu sebagai berikut.
1. Menghapuskan seluruh pemerintahan yang berorientasi kepada nasionalisme (aboliton of all national government).
2. Menghapuskan seluruh agama kecuali ajaran syaitan (abolition of all religions except satanism).
3. Menghapuskan nilai-nilai kehidupan keluarga, individu harus tunduk kepada kehidupan kolektif, massa, atau parti (abolition of the family).
4. Menghapuskan hak pemilikan pribadi (abolition of private property).
5. Menghapuskan nilai cukai yang tinggi (abolition of inheritance by high inheritance taxes).
6. Menghapuskan-jiwa patriot (abolition of patriotism).
7. Menciptakan pemerintahan dunia dengan memperalat Perserikatan Bangsa-bangsa yang telah dikuasai kaum Iluminasi (Creation of the world government under the United Nations by Illuminati).
Kemerdekaan manusia tidak pernah akan tercapai selama di belenggu oleh dogma-dogma agama, sebagaimana kerinduan Nietzsche yang memimpikan Ubermensch (manusia unggul), sebab Iluminasi menekankan falsafah kegiatannya kepada kekuasaan. Manusia baru menjadi manusia apabila mereka bebas tanpa ikatan. Manusia baru berdiri di atas kepribadiannya sendiri yang kuat melalui falsafahnya pada “3L” yaitu: life, love, and liberty (hidup, cinta, dan kebebasan) sebagai motto kehidupan yang akan membebaskannya dari “racun” agama. Dalam setiap pembicaraan atau komunikasi, mereka selalu menuliskan,
Pemerintahan Dunia Baru adalah tegaknya hukum kebebasan. Kebebasan serta kemahuan manusia tidak boleh dibatasi. Mereka yang membatasi kemahuan manusia adalah tirani. Oleh kerana itu, mereka yang membatasi harus dihancurkan. Bagi kaum Iluminasi, tidak ada Tuhan kecuali manusia itu sendiri (there is no God but man). Manusialah yang menentukan segalanya di bawah bimbingan kekuasaan syaitan Lucifer, sebagaimana lima prinsip anggota Iluminasi sebagai berikut:
1. Manusia mempunyai hak untuk hidup dengan hukumnya sendiri, yaitu hukum yang memberikan kebebasan hidup, sesuai dengan cara manusia itu sendiri, bekerja sesuai dengan keinginannya, bermain sesuai dengan, keinginannya dan mati sesuai dengan kehendaknya, yaitu bila dan bagaimana ia mati.
2. Manusia mempunyai hak untuk memakan apa pun yang diinginkannya, meminum apa pun yang diinginkannya, bertempat tinggal sesuai dengan kehendaknya, serta berpindah tempat tinggal di mana pun ia suka.
3. Manusia mempunyai hak untuk berfikir, untuk berbicara, membaca, menggambar, mengecat, mengukir bentuk suatu bangunan, sesuai dengan kehendaknya.
4. Manusia mempunyai hak untuk mencintai yang dikehendakinya
5. Manusia mempunyai hak untuk membunuh siapapun yang dianggap merintangi kehendaknya. Manusia adalah tuhan, mempunyai “roh” tuhan dan berasal dari syurga yang bersifat bebas. Manusia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan bila ingin menjadi manusia yang suci seperti awal penciptaan mereka. Manusia adalah homo liberalis yang harus berusaha menjadikan dirinya sebagai “tuan” bagi dirinya sendiri (the grand master). Dia harus menuju pada satu bentuk wujud manusia unggul (Ubermensch) sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W. Nietzsche, seorang filosof Yahudi warga negara Jerman yang juga anggota tingkat ke-33 freemason.
Dengan doktrin-doktrinnya yang memikat serta bersifat seculum-matrialis, gerakan Iluminasi bertambah subur di dunia Barat (anglo saxon). Di Amerika dipelopori oleh James Abram Garfield, seorang anak
muda jenius yang menjadi pahlawan Shilo dalam perang saudara dan atas jasanya tersebut, dia dipromosikan sebagai major jenderal, sehingga dia merupakan jenderal paling muda (30 tahun) dalam sejarah Amerika. Garfield adalah angggota Iluminasi pada tingkat atas (grand orient), menjadi anggota Kongres Amerika Serikat selama 17 tahun. Pada Mac 1881, dia terpilih sebagai presiden Amerika paling singkat Tanggal 2 Julai 1881, dia di tembak oleh Charles Guiteau dan pada tanggal 19 September 1881, dia mati secara misterius, kemungkinan dibunuh oleh sesama anggota freemason pula.
Sejak itu, setiap presiden Amerika selalu dalam jaringan atau restu Iluminasi dan freemason. Keputusan presiden Amerika telah dikoordinasikan dengan para anggota kongres dan senat, yang juga menjadi angggota Iluminasi dengan berbagai tingkatan. Dengan mengendalikan pucuk pimpinan pemerintahan, konglomerat, jurnalis, dan seluruh lapisan masyarakat, pihak Iluminasi dapat mewujudkan seluruh rancangannya untuk menguasai dunia.
Sebagai bukti penghargaan terhadap para Iluminasi, didirikanlah sebuah monumen di Washington atas saranan seorang anggota Iluminasi tingkat atas (grand orient) yang mempunyai nama sandi Priapic Senuseret. Monumen Washington merupakan simbol Amerika sebagai “syaitan besar”. Pada zaman Revolusi Iran menjadi jargon perjuangan mahasiswa dan Pasdaran.
Seluruh pemikiran, konsep Iluminasi, dikukuhkan dalam Kongres Zionis yang pertama di Bazel Swiss yang dipimpin oleh tokoh zionis aliran keras (ekstrem), yaitu Theodore Hertzl
B. Jahbulon (Jah–bul–on)
Banyak pentafsiran tentang makna Jahbulon, walaupun mereka sepakat bahwa Jahbulon adalah bentuk lain dari Tuhan dengan fungsinya seperti juga “Trinitas”.
Jah berasal dari bahasa Kaldea ertinya ‘Tuhan’ dan di dalam bahasaYahudi berarti ‘kehendak Tuhan yang tidak terbatas kehendak-Nya’. Kata jah menunjukkan kekuatan yang nyata, harapan masa depan, dan sifat abadi (external existence of the most high).
Bul berasal dari bahasa Syiria ertinya ‘Tuhan yang mutlak disembah kerana mempunyai kekuatan dalam segala hal’.
On diambil dari kebiasaan masyarakat Mesir kuno, yang ertinya ‘bapak kami yang berada di surga’.
Sehingga gabungan dari ketiga komponen bahasa tersebut, Jah–bul–on adalah ‘Tuhan yang Mahakuasa dalam segala hal, yang patut disembah kerana kekuasaannya tersebut’.
Akan tetapi, ditafsirkan pula bahwa jah ertinya ‘yahweh’. Bul berasal dari ‘baal’ dan on mempunyai makna sama dengan Osiris (dewa Mesir kuno). Jadi, Jahbulon adalah gabungan kata antara: yahweh, baal, dan Osiris yang juga merupakan kekuatan dari Tuhan.
Kelompok bahasa dari gereja Inggeris menyimpulkan penelitiannya bahwa Jahbulon berasal dari tiga huruf alpabetis Yahudi, yaitu a-b-l yang disusun dalam segitiga piramida (Fir’aun), al–Bal ertinya ‘Tuhan
Bapak’ dan LabBal ertinya ‘ruh Tuhan’ (spirit Lord).
Seluruh nafas Jahbulon adalah sifatnya Jehovah yang harus dimani oleh para pengikut agama Jehovah tersebut,mereka menyebutnya sebagai “saksi Jehovah” (Jehovah witnesses). Gerakan saksi Jehovah semakin pesat dan menjadi pesaing baru dalam dunia Kristianiti, khususnya saingan Gereja Katolik Roma. Mengingat bahwa fahaman Iluminasi sangat antidogma dan Kerajaan Roma yang dianggapnya tiran, serta menyesatkan ajaran Kristus yang sebenarnya (anti-Christ).
Kaum freemason atau Iluminasi dan para saksi Jehovah sangat dekat dengan angka dan mistik. Setiap angka dan huruf mempunyai makna dan simbol yang sakral. Monumen Washington yang disebut sebagai “syaitan besar” (the great satan) terdiri atas 555 kaki tingginya yang menurut huruf Yahudi berati: 5+5+5=15. Dalam susunan alphabet menunjukkan huruf ke-10, yaitu Y (Yahweh, Jehovah) dan huruf ke-5 untuk jah yang melambangkan proklamasi kehadiran “dunia baru”. Yahweh sebagaimana juga Elohim adalah nama Tuhan sebagaimana tertulis di dalam Kitab Bilangan 10:35. Mereka pun yakin terhadap angka 666, angka 33, dan angka 13 sebagai angka yang mempunyai kekuatan magis.
Oleh karena itu, mereka membuat ramalan-ramalan yang dikaitkan dengan hari kiamat (the end of time atau the Armageddon) yang sebenarnya bukanlah ramalan melainkan “rencana”. Bila mereka mengatakan “Hendaklah waspada pada tanggal enam bulan enam akan terjadi huru-hara.” Maka untuk mewujudkan ramalannya, mereka merekrut para pengikutnya untuk membuat huru-hara, sehingga masyarakat terpengaruh bahwa seakan-akan ramalannya terbukti dengan tepat.
Gerakan Iluminasi dan freemasonry seringkali dikelompokkan sebagai sekte bid‘ah yang terputus dari ajaran Roma Katolik. Dan dapat ditelusuri dari kesejarahannya yang moden, sejak tumbuhnya kelompok agama Advent dan William Miller begitu terobsesi dengan kitab Daniel dan kitab Wahyu, sehingga membuat penelitian bahwa Kristus akan datang ke bumi antara tanggal 21 Mac 1843 dan 21 Mac 1844. Walaupun perhitungan tersebut tidak terbukti, tetapi para pengikut Advent mentafsirkannya secara lain. Dan salah satu golongan Advent yang terkenal adalah “Advent hari ketujuh” (seventh-day Adventist) yang mempercayai bahwa manusia setelah mati, jiwa, dan tubuhnya tersebut dalam keadaan tidur dan akan terjaga di hari kebangkitan.
Kemudian, Jesus akan memerintah selama 1.000 tahun dan semua orang yang tidak percaya akan dimusnahkan. Mereka mengharamkan membaptis anak-anak dan semua anggotanya mengorbankan sepersepuluh dari pendapatannya. Organisasinya sangat rapi dan dilaksanakan oleh para anggotanya dengan penuh suka cita. Di samping pengikut Advent, berkembang pula pemahaman baru yang disebut dengan “saksi Jehovah” yang didirikan oleh Charles Rusell (meninggal 1916) dan oleh Rutherford (meninggal 1942). Mereka merasa yakin bahwa Kristus akan datang ke bumi tahun 1914, sehingga pecahnya Perang Dunia I dihubungkan dengan kitab Wahyu 12: 7-12. Mereka sangat yakin dengan akan datangnya “dunia baru” (novus ordo seclorum). Negara dianggapnya sebagai “alat syaitan” dan mengharamkan anggotanya untuk ikut tugas militeri dan politik.
Penafsiran serta berdirinya berbagai sekte, aliran, organisasi-organisasi di lingkungan Kristian, sangat dimungkinkan; mengingat ayat-ayat yang ada di dalam kitab Injil Perjanjian Baru atau Perjanjian Lama, penuh dengan dongeng yang terbuka dengan penafsiran.
Edmon Jacob mengatakan:
“Adalah sangat mungkin bahwa apa yang dikisahkan di dalam Perjanjian Lama tentang Nabi Musa dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi tidak sesuai dengan yang terjadi dalam sejarah, akan tetapi para tukang dongeng yang dapat membuat kisah secara indah dengan imajinasi untuk merangkai episode..”
Dengan demikian, Iluminasi memanfaatkan berbagai penafsiran serta kontradiksi diantara agama Yahudi dan Kristian yang telah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Adam Weishaupt yang pada mulanya adalah seorang pastor Jesuit, tentunya sangat mendalami segala aspek teologi Kristen serta liturgi (peribadatan umat kristen, ed.) yang dialaminya dengan baik selama kesaksiannya sebagai pastor Katolik. Pemutusan dirinya pada gereja.dan mendirikan aliran-aliran bid’ah telah “memperkaya” kontradiksi yang semakin melebar di kalangan Kristian itu sendiri.
1. Lingkaran bererti tanda kesatuan alam semesta (universum, sphere, dunia, planetarium).
2. Piramida ertinya tanda kekuasaan dewa Osiris: ra dan isis (lambang kuburan Fir’aun yang monumental. Fir’aun mengaku sebagai Tuhan).
3. Heksagram artinya hexa ‘enam’, gramma ‘tulisan atau gambar’ yang merupakan dua piramida terbalik adalah lambang Kerajaan Sulaiman dan bintang Daud yang juga simbol pemerintahan “dunia baru” yang masing-masing sudut mempunyai muatan falsafah: pengetahuan (scire), keberanian (audere), keinginan (velle), kerahsiaan (tacere), kekinian (nouvere, seculare), dan kebebasan (libre).
4. Angka 33 ertinya menunjukkan tingkatan atau degree, sistem kepangkatan bagi para anggota freemason pilihan.
5. Angka 13 ertinya angka kekuasaan “syaitan kegelapan” (prince of darkness).
6. Angka 666 ertinya angka yang mempresentasikan universal hexagram, dewa atau Tuhan.
7. Matahari ertinya makro kosmos yang merupakan lambang kesatuan universal yang suci (the holly union) atau theBeast666.
Untuk melumpuhkan agama Kristian, para pengikut Iluminasi secara terang terangan mengajarkan doktrinnya melalui penyembahan kepada syaitan. Juga membuat penafsiran radikal yang menjungkir-balikkan keyakinan konvesional yang selama ini dianut oleh umat Kristian. Inti ajaran mereka berpusat pada keyakinan bahwa justru syaitanlah malaikat yang membawa misi untuk membebaskan manusia dari dogma dan tirani gereja. Dengan sangat bangga, mereka mengakuinya sebagai pengikut anti-Kristus dengan menamakan diri sebagai OrdoAntichristIluminati (OAI).
Mengapa mereka mengaku sebagai anti-Kristus? Hal itu kerana mereka menganggap bahwa para pengikut Kristian konservatif (sebagaimana yang dikenal saat ini) serta Kerajaan Roma Katolik telah menyesatkan umat manusia dengan menganggap Jesus sebagai Tuhan. Mereka anti-Kristus dalam pengertian tidak mempercayai “Triniti” mahupun Jesus sebagai “roh suci”. Kristus yang sebenarnya justru adalah Jehovah atau Yahweh yang akan segera turun dengan nama Lucifer untuk menyelamatkan umat manusia dan menjadikan satu bumi (uno universum).
Dibentuknya ordo tersebut dimaksudkan pula sebagai alat propaganda anti-Kristus dan memperkenalkan Lucifer sang pembawa cahaya, bintang pagi, dan kesempurnaan, penuh dengan kebijaksanaan, sempurna dalam kecantikannya dan membimbing manusia menuju kesempurnaan sejati bagaikan awal penciptaannya di syurga. Umat manusia harus diluruskan kembali keyakinannya. Mereka harus dibebaskan dari “penjara” dogma yang menganggap Jesus sebagai Tuhan. Umat manusia harus mengenal kembali syaitan sebagai malaikat sejati ,kekuatan langit, penguasa bumi (the son of Baphomet; the child of Beast 666). Umat manusia harus dihantarkan menuju millennium baru, sebuah peradaban yang hanya satu ordo di bawah kekuatan Iluminasi.
David Cherubim seorang pendeta dari ordo anti-Kristus mengatakan:
“Lucifer akan menyeru umat manusia yang akan menjadikan umat manusia di muka bumi menyembah binatang yang mempunyai lambang ‘666‘ dan mengguncangkan agama Kristian, serta agama lainnya untuk menuju millennium baru yang bebas dari ajaran Kristian yang palsu.”(Who shall cause the people of the earth to worship the Beast 666, to forsake religion of Christianity and to spiritually initiate the new millennium “kingdom” of the anti-Christ.)
Ordo anti-Kristus akan membimbing umat manusia menuju kebahagiaan sejati. Jiwa yang melangit melintasi bintang-bintang, dimana mereka akan menemukan cinta, hidup, dan kemerdekaan sejati. Mereka bercita cita untuk melakukan gerakan reformasi total yang menyeluruh. Menghancurkan sistem gereja dan agama-agama di muka bumi, sebagaimana seruan para pemimpin mereka:
“Datanglah kepadaku, wahai semua. Aku adalah anti-Kristus, kita akan melintasi istana bintang-bintang yang semuanya bercahaya dan raihlah kehidupan dan kebebasan.”(Come into me, all of you, children of the sun. I’m an anti-Christ, shall uplift to the palace of the stars, where all is light, life and liberty).
Para pelopor ordo harus dipimpin oleh seorang Yahudi. Walaupun tidak semua Yahudi adalah pengikut Iluminasi, tetapi para pemimpin Iluminasi atau freemason pastilah seorang Yahudi. Fanatisme keyahudian mereka tidak boleh diubah. Betapapun mereka menjadi warga negara di suatu negara, tetap saja mereka merasa bangga akan dirinya sebagai “manusia pilihan Tuhan” (the choosen god). Sebagaimana dikatakan seorang tokoh Yahudi, Rabbi Stephen S. Wise, yang juga pemimpin Iluminasi di Amerika berkata:
“Saya seorang Yahudi. Saya bukan warga negara Amerika, tetapi warga negara Dunia. Saya menjadi orang Amerika selama 63 tahun, tetapi menjadi seorang Yahudi selama 4000 tahun.”(I am a Jew. I am not an American citizen. I am a citizen of the world. I have been an American for 63 years but I have been a Jew for 4.000 years).
Anggota atau para pemeluk OrdoAntichristIlluminati (OAI) adalah anak-anak “dewa matahari” yang harus mandiri dan mempunyai iman serta keinginan yang kuat akan terwujudnya “dunia baru” di mana dalam era tersebut seluruh umat manusia hidup bagaikan di syurga dalam satu semangat anti-Kristus, yaitu terbentuknya: kesatuan bangsa-bangsa dan satu agama. Juga terbentuknya kegigihan untuk melawan seluruh kekuatan agama. Untuk itu, jaringan anggota freemason dan Iluminasi sebagai komando puncaknya harus menguasai Persatuan Bangsa-bangsa (PBB; United Nations) agar dapat mengendalikan seluruh negara yang ada di muka bumi.
Kebanggaan seorang Yahudi harus tetap ditanamkan dan diindoktrinasikan bahwa mereka adalah “ras terunggul” yang telah dipilih Tuhan. Ucapan Moses Hess (1812-1875) salah seorang tokoh sentral zionis modern berkata:
“Yahudi adalah lebih dari sekadar pengikut suatu agama, tetapi mereka ini adalah satu ras, satu bangsa yang penuh dengan ikatan persaudaraan”.
C. PentafsiranBarutentangSyaitan
Pentafsiran baru tentang syaitan merupakan inti ajaran Iluminasi. Mereka menganggap bahwa syaitan adalah malaikat yang jatuh dari syurga dan sengaja “dibumikan”, yaitu untuk menebus dosanya dengan cara menjadi penyelamat bagi umat manusia dari kepalsuan agama Kristian. Mereka menganggap bahwa kesalahan fatal umat Kristian adalah menjadikan Jesus sebagai Tuhan dan gereja sebagai pusat dogma yang menjadi “penjara” kebebasan manusia.
Mereka menganggap tuduhan kepada syaitan bahwa ia sebagai makhluk yang sesat dan berdosa adalah salah sama sekali. Justru, syaitan adalah lambang dari keberanian, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab. Sikapnya yang membangkang kepada Tuhan bukanlah sebuah kesalahan, melainkan tanggung jawab dan rasa cintanya terhadap manusia. Syaitan adalah susuk malaikat yang berani mengambil risiko dalam rangka memberikan pelajaran demokrasi kepada manusia. Syaitan adalah “bapaknya demokrasi” dan “bapaknya kebebasan”, yang memberikan semangat paling “original” dalam memperjuangkan demokrasi dan kebebasan. Sebagai konsekuensinya, syaitan menerima hukuman, sementara di lain pihak, ia menganggap dirinya sebagai malaikat yang turun (the fallen angel).
Hukuman yang sekaligus sebagai misi suci adalah membela martabat manusia. Tentu saja, hal ini banyak diprotes dan menjadi bahan perdebatan diantara kaum Yahudi dan Kristian sebagai upaya untuk memporak-porandakan agama di muka bumi. Juga sekaligus menodai makna dasar demokrasi dan kebebasan itu sendiri. Akan tetapi, Bibel sendiri penuh dengan cerita yang terbuka untuk berbagai penafsiran tentang hal ini, sebagaimana beberapa contoh
sebagai berikut:
1. Lukas 10: 17-18
“Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata, Tuhan, juga syaitan-syaitan takluk kepada kami demi nama-Mu. Lalu kata Jesus kepada mereka, ‘Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit’…”
2. Wahyu 12: 3-4
“Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.”
3. Yesaya 23: 8
“Siapakah yang memutuskan ini atas Tirus, kota yang pernah menghadiahkan mahkota yang saudagar-saudagarnya pembesar dan pedagang-pedagangnya orang-orang mulia di bumi?”
4. Ayub 1: 6; 2: 1
“Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan dan diantara mereka datanglah juga syaitan. Maka bertanyalah Tuhan kepada iblis, ‘Dari mana engkau?’ Lalu syaitan menjawab, ‘Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi’…”
Syaitan adalah “roh” yang diiringi anak buahnya, diturunkan ke bumi untuk menyempurnakan misi penyelamatan manusia (the fallen angel and the savior) mempunyai misi yang mulia, yaitu mengangkat manusia untuk hidup di bumi dengan sejahtera.Cara kerja syaitan seperti digambarkannya bagaikan seorang “pedagang” dengan merujuk kepada Yehezkiel 28:16.13 “Pedagang” yang merupakan terjemahan dari rekulla (bahasa Yahudi) dari kata asli rakal atau rakil yag artinya: ‘tukang umpat, fitnah’, memberikan kesan bahwa syaitan pada dasarnya adalah “roh kebenaran” yang cara-caranya bersifat bebas, penuh persaingan, dan berorientasi pada keuntungan. Mereka menganggap bahwa selama ini umat Kristian telah salah tafsir terhadap misi syaitan yang mulia. Mereka hanya melihat sisi gelap dari syaitan sebagai “tuhan kegelapan”, padahal misi akhir dari syaitan adalah menjadikan manusia untuk dapat menikmati kehidupan surgawi sebagaimana awal penciptaannya.
Syaitan merupakan simbol dari “roh” (devil, spirit, dan demon) yang akan menyucikan manusia dan akan mendirikan satu dunia baru: menjadi penguasa dan hakim di muka bumi sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini; “sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar” (Yohanes 12:31).
“Syaitan memiliki sifat suci, sebagaimana malaikat, membawa amanat untuk mewujudkan kerajaan di bumi dan menunjukkan kemegahannya. Dan iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya” (Matius 4: 8).
Mereka yang memberikan pelayanan dan penyembahah kepada syaitan (satanic worship) akan mendapatkan pencerahan dan berhak untuk memperoleh kemenangan kerajaan serta ikut mewujudkan dunia baru. Untuk itu, kaum Iluminasi meyakini bahwa Kristus yang sebenarnya adalah Yahweh atau Jehovah, yang kemudian menjadi agama kontroversial di kalangan Kristian, kerana ajarannya yang secara sangat halus menyisipkan misi anti-Kristus dan membawa manusia untuk menerima syaitan sebagai malaikat penolong.
D. SatuDuniaBaru
Gerakan Iluminasi yang dipelopori Adam Weishaupt terus berkembang. Sebagai organisasi rahsia, mereka tidak memerlukan wadah yang dikenal oleh orang banyak, melalui kempen terbuka atau iklan. Cita-cita untuk mewujudkan “dunia baru” yang bebas dari segala dogma dan tirani agama. Gerakan ini mirip dengan “pengganti agama” dan organisasinya hanya sekadar alat belaka. Organisasi boleh hancur, tetapi tidak untuk sebuah cita-cita.
Buku karangan Adam Weishaupt yang berjudul NovusOrdoSeclorum atau ‘Menuju Dunia Baru’ telah memberi aspirasi yang sangat mendalam di kalangan Iluminasi. Tema universalisme, unitarianisme, kemanusiaan membawa misi antiagama, terutama Kristian (anti-Christ). Mereka mengakomodasi apa saja, selama itu mendukung cita-citanya. Ritus yang bersifat kebatinan merupakan bagian dari warna Iluminasi dan freemasonry. Upacara yang berbau mistik, seperti penyembahan syaitan dapat dilihat dari ritual freemason atau para penyembah syaitan yang dikoordinasikan oleh sebuah lembaga yang disebut dengan “Lembaga Penyembah Syaitan” (The Council of Satanic Worship) dengan cabang-cabang menyebar di berbagai kota metropolitan peradaban dunia Barat. Mereka ingin menunjukkan keunggulan “kebatinan” dunia Barat yang mempertajam pengetahuan astrologi atau ilmu perbintangan yang sudah mereka anggap sebagai bahagian dari budaya Judaism (paham Judas) sejak dahulu kala.
Pada tahun 1875, Helena Petrovna Blavatsky pendiri masyarakat Theosophyst NewYork mengembangkan “gerakan abad baru”. Blavatsky mengaku telah mendapatkan wahyu dan mempunyai kekuatan telepati untuk meyakinkan masyarakat. Dia mengaku sebagai medium dari kekuatan supernatural (gaib). Untuk memperkenalkan ajarannya, dia mengarang buku ISIS Unveiled tahun 1877 yang diantaranya meyakinkan pembacanya bahwa syaitan dan Jehovah adalah identik dengan menyerukan umat manusia menuju satu agama, satu pemerintahan, dan satu tuhan. Pada tahun 1879, Blavatsky mengarang buku yang lebih terperinci berjudul TheSecretDoctrine dengan memaparkan bahawa tuhan semua manusia adalah Jehovah (Jhvh) yang identik dengan syaitan, sebagaimana tertulis dalam Bibel.
Keyakinan mereka terhadap matahari, bintang, dan astronomi memberikan warna yang sangat kental terhadap sistem keyakinan kaum freemason. Kristus adalah Tuhan yang unik, sehingga Kristus yang asli, bukanlah Jesus, melainkan Lucifer yang mempunyai “roh” dari Tuhan dengan membawa misi menjadikan “satu dunia baru” (novus ordo seclorum).
Dengan terwujudnya dunia baru maka seluruh kekuatan terpusat dalam satu garis komando Iluminasi. Yaitu, dunia yang satu, tanpa batas, tanpa fanatisme kebangsaan mahupun agama harus dijadikan summumbonum (tujuan tertinggi) serta pemikiran peradaban termoden masa depan. Ferguson berkata,
“Bumi ini adalah tanpa batas negara.” (The whole earth is boarderless country).
Prof. J. S. Malan, dari North University Capetown dan seorang ahli ekonomi dari Universitas Sao Paolo, mempertegas “misi abad baru” kehidupan, ia mengatakan bahwa kuartal terakhir abad 20, merupakan awal kebangkitan gerakan dunia baru yang sudah direncanakan. Saat itu merupakan kondisi kondusif untuk memperkenalkan ajaran Iluminasi tentang “kehidupan abad baru” dengan mendukung gerakan kemanusiaan, kemerdekaan, dan sosialisme. Sebagai konsekuensinya, mereka harus berusaha mengikis rasa nasionalisme serta agama Kristen fundamental.
E. AbadAquarius
Sebelum memasuki orde dunia baru yang bersifat total menyeluruh, umat manusia akan memasuki abad aquarius yang merupakan waktu transisi, sebagaimana dinukilkan di dalam Bibel:
“Ketahuilah, apabila kamu memasuki kota, kamu akan bertemu dengan seseorang yang membawa kendi berisi air (aquarius). Ikutlah dia ke dalam rumah yang dimasukinya.” (Lukas 22:10).
Para Iluminasi menafsirkan ayat tersebut sebagai pertanda suatu zaman, di mana para anggota freemason harus aktif mencurahkan pencerahan kepada umat manusia, melakukan berbagai reformasi di segala bidang menuju kepada satu arah pandangan umat manusia. Peradaban dunia baru akan dihantarkan oleh Iluminasi dengan bantuan berbagai organisasi yang dikendalikannya akan menuntun umat manusia untuk memasuki altar atau sinagog (tempat ibadah orang Yahudi, ed.) si pembawa kendi. Dengan air suci dari kendi itu, umat manusia akan dicerahkan dan disedarkan bahawa mereka adalah manusia yang satu (homo universalis).
David Spangler merupakan tokoh yang sangat aktif memperkenalkan “warga negara planet” (planetary citizen). Mereka mengakui bahwa tentangan terbesar dalam abad aquarius adalah adanya konflik, fitnah dan tentangan dari agama-agama, serta mereka yang masih menginginkan status quo kekuasaannya. Mereka inilah yang menjadi sasaran reformasi kaum Iluminasi agar mengenal pintu pencerahan (enlightement).
Prof. Malan mengakui hal tersebut dan berkata:
“Tentangan terbesar saat ini (abad aquarius) adalah mereka yang masih menginginkan atau berpegang teguh pada status quo (the big challenge of our time is to convince those people who still cling to the old order).”
Pada abad aquarius ini atau menjelang berakhirnya abad 20, Iluminasi telah membuka berbagai organisasi pencerahan di seluruh pelosok negara maju, yang tugas utamanya meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan, mengikat tali persaudaraan menuju cita-cita “satu dunia baru” (novus ordo seclorum) tersebut. Beberapa pimpinan puncak organisasi dunia selalu dijabat oleh orang keturunan Yahudi yang sangat memahami misinya antara lain, sebagai berikut:
The World Alliance of Reformed Churches
Tara
New Group of World Servers
World Future Society
The Theosophical Society
The Association of Humanistic Movement
Global2000
Club of Rome
World Bank
IMF (International Monetery Fund)
Menjelang berakhirnya abad 20, seluruh fahaman Iluminasi sudah mulai menyebar ke pelosok dunia. Iaitu, tersebar sampai ke pranata sosial, kebudayaan, dan politik yang telah direncanakan akan menerima fahaman humanisme, liberalisme, sosialisme, serta keyakinan baru yang disisipkan ke tubuh para penganut agama tentang pentingnya: satu dunia baru, ekologi baru, serta suasana hidup yang baru. Berbagai organisasi kemasyarakatan sekuler harus menjadi “perajurit” dan “budak setia” untuk membuka jalan dan sekaligus sebagai koridor menuju cita-cita novusordoseclorum. Berbagai publikasi, buku-buku bermutu, telekomunikasi, media massa harus menjadi satu jaringan dengan satu suara, dan satu nuansa kehidupan untuk menegakkan hukum kebebasan.
Seluruh organisasi yang ada harus membawa mesej-mesej simpatik dan membumi, misalnya: lingkungan hidup, kemanusiaan, liberalisme, dan sebagainya. Gerakan rahsia freemason harus memasuki seluru tubuh organisasi, mencuci otak para intelektualnya, membebaskan diri dari dogma agama yang tidak toleran, serta politik despotisme (fahaman tentang kekuasaan tidak terbatas, ed.).
Kaum freemason sangat membanggakan Patung Kemerdekaan Amerika (statue of liberty) di New York sebagai lambang yang merepresentasikan jiwa dan semangat kebebasan dunia baru. Patung tersebut merupakan persembahan dari Auguste Bartholdi yang juga anggota tingkat ke-33 freemasonry.
Melihat kecenderungannya yang selalu mengkaitkan ajaran ketuhanan dengan nilai-nilai mistik/ghaib (okultisme), perbintangan dan kejadian alam semesta, serta pentafsiran-pentafsiran kitab suci Bibel, sungguh sangat jelas bahawa Iluminasi dan freemason merupakan organisasi rahsia dengan nafas sinkretisasi, okultisme, dan sangat berbau mistik. Cita-citanya untuk menjadikan satu agama, menggabungkan ajaran konvensional yang dianut majoriti manusia menunjukkan bentuk sikretisasi tersebut, iaitu menggabungkan seluruh fahaman kepercayaan dan agama menjadi satu agama yang tunduk pada Lucifer atau penyembahan kepada syaitan. Kentalnya ritual yang berbau mistik menunjukkan bentuk kebatinan dengan berbagai metode untuk mempengaruhi jiwa manusia. Mereka memanfaatkan segala bentuk kekuatan jiwa manusia, mulai dari telepati sampai vodoo (ilmu mistik Jamaika, ed.), kerana itu mereka pun menganggap bahawa manusia merupakan sentral kekuatan di muka bumi ini.
Segala macam penyembahan dan ketuhanan harus dihapuskan melalui semangat kesatuan yang mendunia, di mana setiap manusia adalah “warga negara planet” dan makhluk alam semesta (homo universalis).
Mewujudkan impian Kerajaan Namrud (Nimrod) dan Menara Babil, bukan hanya bersifat pasif menunggu nasib, melainkan harus diusahakan melalui pemikiran yang cerdas, terancang, dan merasionalkan seluruh lambang-lambang atau ayat-ayat mistik yang berada dalam kitab suci yang bersifat multi-interpretasi dan fleksibel. Sebagai contoh adalah ayat yang terdapat pada Perjanjian Baru,
Wahyu 13: 18:
“Yang penting di sini ialah hikmat berangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, kerana bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah enam ratus enam puluh enam (666).” Mereka menafsirkan segala sesuatu menurut rancangan-rancangan mendirikan satu pemerintahan.
Walaupun begitu, kalangan agama Kristian lainnya mempunyai argumentasi, bahkan menolak penafsiran kaum iluminasi atau agama KristianJehovah yang menurutnya tidak berdasar atau bersifat subjektif.
Buku NovusOrdoSeclorum yang dikarang Adam Weishaupt selesai tanggal 1 Mei 1776 dan juga menjadi tanggal perayaan lahirnya Komunis, yang mereka anggap telah diberkati Tuhan. Terbukti bahwa komponen bilangan dari tanggal bulan dan tahun tersebut secara sengaja mengandung theBeast666.
Bagi kaum Iluminasi segala sesuatu yang ada di muka bumi ini selalu saling berkaitan dan mempunyai makna terhadap ajaran syaitan Lucifer, dan theBeast 666. Tidak ada satu kegiatan pun kecuali rancangan dari “kebangkitan” dari Lucifer sebagai utusan dari kosmik Kristus yang di pimpin oleh Tuhan Jehovah. Setiap warga dunia harus menjadi saksi Jehovah, bersatu dalam satu kehidupan, cinta, dan kebebasan (life, love, and liberty).
Tahun 1999 merupakan “tahun syaitan”. Pada tahun tersebut, kerusakan dan huru-hara akan timbul dari belahan bumi bagian timur Bila 1999 dibaca dari kanan ke kiri maka menjadi 666 dan 1.
Mereka meramalkan bahwa tahun 1999 bererti tahun kekuasaan theBeast666 yang berusaha untuk menegakkan “satu kekuasaan” (uno universum) dan sekaligus sebagai jembatan untuk menuju tahun kembalinya:
kekuasaan Israel di muka bumi, Kerajaan Jehovah dan berdirinya menara Bibel, serta berkuasanya, Kerajaan Namrud (Nimrod) yang menunjukkan awal dari kerajaan matahari yang cemerlang.
G. LEMBAGAKEWANGAN (THEFINANCE, FUNDS)
Untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, pada tahun 1999 ini, seluruh wilayah belahan bumi sudah dikuasai oleh jaringan kekuasaan Lucifer. Semua umat manusia harus memandang pada satu arah, yaitu kekuatan mata wang, sebagaimana yang dilambangkan oleh matawang satu dolar Amerika, novusordo seclorum. Seluruh struktur perekonomian global telah dikuasai oleh kaum Iluminasi, gerak World Bank dan IMF telah menjadi “dewa Lucifer” yang akan menyelamatkan umat manusia sekaligus menguasainya.
Hal ini sesuai dengan ucapan Prof. J.S. Malan, seorang ahli ekonomi dari Universitas Sao Paolo yang mengatakan:
“Setiap bangsa akan menanggung hutang yang berat dan mereka tidak akan mampu membayarnya, sehingga mereka harus menebusnya sebagai budak yang setia dan patuh terhadap perintah. Kekuatan IMF sangat absolut sehingga tidak akan ada satu negara pun yang mampu mendapatkan satu sen pun, kecuali atas persetujuan atau arahan dari IMF”
“Kekuasaan IMF adalah perpanjangan tangan dari gerakan zionis yang merupakan kewujudan dari perintah Tuhan, “Orang kaya menguasai orang miskin yang berutang menjadi budak dari yang pemiutang. ” (Amsal 22:7).
“Mereka harus menguasai seluruh ladang kerana berat kelaparan yang ditanggung bangsa-bangsa di muka bumi. Kaum zionis akan menjadikan seluruh bangsa merangkak dan mengemis kepada kekuasaannya” (Kejadian 47: 13-20).
Sikap tamak dan memakan harta secara batil ini telah diingatkan Allah kepada orang-orang beriman agar tidak mencontoh dan mengikuti sikap kaum Yahudi dan Nasrani tersebut, sebagaimana fiman-Nya:
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalangi-halangi (manusia) dari jalan Allah….” (at-Taubah: 34)
Berkaitan dengan ayat tersebut, orang-orang alim Yahudi atau Ahbar adalah orang yang mempunyai pengetahuan dalam urusan tertentu, iaitu para eksekutif Yahudi yang telah “memakan” seluruh kekuatan ekonomi dunia untuk kepentingan misi zionisme mereka, seraya menjadikan dana yang mereka kumpulkan untuk menghalangi orang beriman menegakkan hukum dan syariat yang telah ditetapkan Allah SWT.
Mereka yang dikategorikan sebagai Ahbar tersebut telah eksis; jauh sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw, yaitu perilaku sebuah kaum jahiliah di kalangan Ahli Kitab yang sangat tercela dan kemudian dikembangkan dari generasi ke generasi berikutnya. Untuk mengukuhkan ambisinya, kita dapat melihat peristiwa yang luput dari pengamatan umat Islam selama ini, iaitu peristiwa menjelang hari kemerdekaan Amerika Syarikat (diperingati setiap 4 Julai (ed.)) . Pada saat itu dibentuk panitia untuk membuat matawang Amerika (dolar) yang terdiri atas: Benyamin Franklin, Thomas Jefferson, John Adam, dan Pierre du Simitiere yang semuanya adalah para anggota Iluminasifreemason tingkat ke-33, bahkan Thomas Jefferson adalah pengikut mistik agama Desime yang menjadi pelopor lahirnya pemikiran unitarian–universalist.
Pada saat itu, pemikiran Adam Weishaupt serta bukunya Novus ordoSeclorum telah merasuki jiwa para anggota freemason. Sebagai penghargaan kepada Adam Weishaupt sebagai tokoh sentral zionis, maka mereka menyepakati bahwa lambang satu dolar Amerika memakai simbol-simbol dari Iluminasi dan mencantumkan nama judul buku Weishaupt tersebut sebagai motto pada wang dolar Amerika. Mereka tidak memilih matawang dalam bentuk pecahan lima, sepuluh, atau dua puluh dolar, kerana pecahan satu dolar mewakili pemikiran “satu dunia baru”. Itulah sebabnya pada pecahan satu dolar tersebut sarat dengan falsafah Iluminasi.
Prof. J.S. Malan dalam tulisannya, NewAgeReforms bahawa seluruh sumber daya alam dunia, seperti kewangan dan industri harus dikontrol sepenuhnya oleh “pemerintahan dunia” kerana dengan cara seperti ini, sistem persamaan ekonomi serta kesejahteraaan dunia dapat dilaksanakan serta dinikmati secara merata. Seluruh dunia hanya mempunyai satu sistem kewangan yang pengawasannya di bawah satu badan yang tersentralisasi. Dengan cara seperti ini memungkinkan “pemerintahan dunia” menjalankan kebijaksanaannya untuk mengendalikan seluruh negara dan rakyatnya.
Dunia harus “tunduk” dan “menyembah” kepada dolar sebagai medium untuk mendapatkan kurnia dari tuhan (syaitan) Lucifer. Mereka yang mendapatkan limpahan dolar akan mampu menjadi manusia unggul. Dan mereka yang menguasai dolar (di bidang ekonominya) adalah mereka yang menguasai dunia. Seluruh lembaga kewangan internasional yang telah dirintis oleh Meyer Rothchild harus menunjukkan keperkasaannya dalam bidang finansial. Pemilikan saham perbankan, multinasional, dan teknologi termasuk microchip harus dimiliki secara majoritas oleh persaudaraan anggota freemason.
H. Makanan (Food)
Multinasional di bidang industri makanan, tidak saja untuk menguasai perut seluruh bangsa, tetapi menguasai pula teknologi biokimia. Sehingga komponen bahan kimia makanan dibuat dengan perencanaan tertentu yang dapat mempengaruhi mental dan sikap perilaku bangsa-bangsa agar tunduk pada kemahuan mereka. Sedikit demi sedikit, bangsa di muka bumi harus beralih pada makanan yang diproduksi kaum Iluminasi dan bersifat massal, sehingga memberikan keuntungan ganda, yaitu secara ekonomis memperkuat “portofolio” dunia perbankan, secara ideologis menanamkan kebanggaan warga dunia semesta. Kilang makanan dan minuman yang mendunia harus dipupuk dan dikembangkan menjadi bahagian dari gaya hidup seluruh bangsa. Mereka harus bangga dengan makanan produksi kaum Iluminasi. Pada saat yang bersamaan, gerakan tersebut mematikan pula segala bentuk produksi makanan dan minuman negara lain yang dianggap primitif.
Dengan kemampuan mereka melakukan rekayasa di bidang bahan kimia makanan serta “mesin makanan perekayasa genetika” (genetically engineered food), ini memungkinkan gerakan zionis mampu memanipulasi struktur genetik manusia, disesuaikan dengan keinginan mereka. Bahkan, beberapa zat aditif di bidang industri makanan direkayasa sedemikian rupa, hingga mempunyai cita rasa yang lazat, sekaligus ada semacam “maksud” tersembunyi yang secara sangat rahsia disisipkan dalam bentuk pelazat dan pengawet makanan, seperti zat aditif: gelatin, pemanis buatan (aspartime/nutrasweet), zat pewarna, monosodium glutamate, kafein, dan sebagainya. Sebagai contoh kecilnya, zat MSG (monosodium glutamate) atau dikenal vetsin yang dikonsumsi cukup besar oleh masyarakat kita. Ternyata, MSG membawa pada berbagai akibat sampingan yang cukup serius. Bahkan, di negara maju telah diprotes pemakaian MSG tersebut Bila MSG dikonsumsi melebihi dosis tertentu dapat menyebabkan beberapa akibat sampingan, seperti di bawah ini:
sakit kepala (headache), pening(migrain),
sakit perut (stomach upset)
Ceret Beret,
serangan asma (asthamatic attacks),
sesak nafas (shortness of breath),
keluar hingus dari hidung (runny nose),
rasa takut dan tegang (anxiety and panic),
depresi (tekanan) dan sebagainya.
Juga apabila dikonsumsi melebihi dosis, vaksin dapat pula menyebabkan daya ingat pengonsumsinya menurun serta sindrom kehilangan daya ingatan (symptom memory loss) dan mudah marah. Lantas kita terfikir, “Jangan-jangan banyak terjadinya pergaduhan dan mudahnya masyarakat terprovokasi kerana masyarakat banyak memakan vaksin?” Wallahu ‘alam.
Kaum Iluminasi menyedari bahawa cita-cita menguasai “dunia baru” bererti harus membuat kesejahteraan dan menciptakan manusia unggul yang dicipta melalui bio-engineering, seleksi sel pembawa keturunan (DNA); atau dengan kata lain menciptakan bio-robotic, susuk manusia unggul yang dapat dikendalikan. Walaupun bagi orang awam, hal tersebut semacam dongeng atau fiksyen belaka. Akan tetapi, bagi kaum Iluminasi bukan hal yang luar biasa. Kemajuan di dunia kedoktoran, biokimia, pengklonan, merupakan evolusi ilmu pengetahuan yang dimanfaatkan tanpa mempertimbangkan etika, apalagi moral agama.
Oleh kerana itu, “warga negara dunia” harus mempunyai zat yang tinggi agar dapat menjadi manusia-manusia yang unggul, sebagaimana yang diimpikan Friedrich W. Nietzsche dengan Ubermensch-nya (manusia unggul) yang hanya dapat mengendalikan dunia.
Tidak hanya makanan dan minuman, kaum Iluminasi juga harus cerdas dan terus mengembangkan teknologi canggih dalam biokimia, khususnya “ubat-ubat” syaitan (seperti LSD, ekstasi, ubat bius serta psikotropika, marijuana, narkotik, dan sebagainya) yang harus ditangani dan diorganisasi secara rapi. Generasi muda harus dibius dengan ubat-ubat syaitan tersebut, sehingga secara mental, mereka tidak mampu tampil sebagai generasi yang potensial dan kerana itu lebih mudah memusnahkannya dari muka bumi. Hukum alam akan menapis mereka. Hanya “bibit unggul” yang akan lulus dari pertarungan membangunkan dunia baru tersebut.
I. Film
Hampir sebahagian besar para produser perfileman Amerika (Holywood, ed.) dikuasai kaum Yahudi. Mereka merasa yakin bahwa dengan menyemai film mereka tersebut, pandangan umat manusia dapat dengan mudah diubah, untuk kepentingan cita-cita zionis.
Diantara produser beserta produksinya yang terkenal tersebut antara lain Paramount Cooperation milik Hod Dixon serta Warner and Brook Cooperation milik Henry Warner. Dan nuansa kegiatan di Holywood mencerminkan kehidupan kaum Yahudi yang sangat bebas, penuh dengan materi yang gemerlapan. Para bintang filem yang mampu menaiki tangga teratas dan popular harus mendapatkan dukungan dan berkenalan dengan jaringan sponsor Yahudi. Para bintang filem Yahudi terkenal antara lain:
TonnyCurtis, JackNicholson, GaryGrant, BarbaraStreissand, ElizabethTaylor, JerryLewis; dan sebagainya
Industri film sebagai bahagian dari videocracy (penguasaan media) harus dikemas dan dikembangkan secara unggul. Dalam rangka membangun pendapat publik, kesan, dan impresi yang mendalam akan keunggulan kaum Yahudi, Amerika, dan dunia Barat. Dunia filem yang ditayangkan melalui television merupakan alat yang paling ampuh untuk menanamkan kepatuhan dan jiwa budak umat manusia. Dengan berhasilnya kempen yang ditayangkan melalui filem, television, radio, dan media massa lainnya, umat manusia dapat dikendalikan dari meja kerja pimpinan kaum Iluminasi. Melalui para ahli psikologi massa serta ahli komunikasi, kaum Iluminasi sangat yakin bahwa keunggulan dalam rekacipta bidang teknologi komunikasi dan informasi, serta penguasaan keseluruhan bidang-bidang tersebut akan menjadikan diri mereka menjadi penguasa dunia yang tidak dapat digugat sampai akhir zaman.
Sebagaimana dalam filem, sebagai media membangun imej Yahudi maka dalam dunia media cetak, mereka membangun jaringan berita yang merangkumi seluruh dunia. Kerana keprofesionalannya, menyebabkan media massa milik Yahudi mampu bersaing dan sekaligus menyisipkan cara-cara propagandanya yang sangat halus. Pejabat berita milik Yahudi yang mempunyai taraf internasional antara lain Associated Press (1848) yang menguasai surat khabar dan majalah di seluruh Amerika.
Tahun 1907. Sheribs dan Howard mendirikan Sheribs Howard United Press. Pada tahun 1958, perusahaan tersebut bergabung dengan International News Service milik William Hearst menjadi The United Press International (UPI). Demikian juga, surat khabar Amerika seperti The New York Times serta Washington Post didominasi oleh Yahudi. Di Inggeris sendiri, media massa sama halnya dengan Amerika, dikuasai oleh orang Yahudi melalui kekuatan Rothchild yang mendirikan The Times, yang kemudian dibeli dan dikembangkan oleh Rupert Murdoch.
Jaringan stesen television yang menguasai dunia akan menjadi “pedang perdamaian” dan sekaligus “sang guru bijaksana” di muka bumi. Mereka memujinya dengan membuat pemaknaan nama: CNN (Christ News Network; Jaringan Berita Kristus), CNBC (Christ News Bibel Church; Jaringan Gereja Bibel Kristus), dan ABC (All Bibel and Christ; Semua Kristus dan Bibel).
J. Busana UntukGayaHidup (FashionLifeStyle)
Gaya hidup “warga planet” -(homouniversum, planetarycitizen) adalah gaya hidup yang melepaskan diri dari dogma agama. Bagi kaum Iluminasi, agama hanyalah “penjara” dan “racun” yang menyesatkan dan mengkerdilkan jiwa manusia. Oleh sebab itu, dengan gaya hidup yang berjiwa 3L (life, love, and liberty; kehidupan, cinta, dan kebebasan), seluruh umat manusia harus mempunyai gaya hidup yang sama.
Dunia para selebritis telah menjadi bahagian dari warna gaya hidup manusia di muka bumi, dan di balik itu semua, tentu saja ada kepentingan “bisnes” dengan melakukan manipulasi informasi dalam rangka membangun kesan. Gaya hidup yang diwarnai kehidupan gemerlapan, seperti kehidupan kafe serta tempat-tempat hiburan yang tidak luput dari ubat-ubat syaitan berupa: ubat psychedelic, stimulansia, amfitamin, psikotropika, marijuana, dan ekstasi.
Ubat-ubat penghancur mentaliti anak-anak muda ini, awalnya oleh kaum Iluminasi diedarkan secara percuma, kemudian setelah mereka ketagih, maka dibuatnya menjadi sangat bergantung dan menjadi budak syaitan.
K. Keimanan (Faith)
Dalam bidang keimanan, seluruh warga dunia harus melepaskan diri dari hal-hal yang tidak masuk akal (absurditas) dan khayalan para juru dakwah, mubaligh, pendeta, domine, serta pastor yang meracuni kebebasan manusia.
Untuk itu, Iluminasi dengan kecerdasannya yang tinggi harus mengubah cara pandang pemeluk agama yang ada. Ajaran-ajaran konvensional yang diajarkan para juru-dakwah agama harus direformasi secara halus dan rasional. Berbagai argumentasi atau dilema ajaran agama harus disuntikkan kepada para generasi muda Isu-isu yang menggoyangkan agama harus dikemas-kini dengan cara yang sangat baik, apakah melalui penayangan filem, drama tv, mahupun pembahasan ilmiah di kampus. Salah satu yang mereka kempenkan adalah relativiti ajaran agama. Sikap yang mengabsolutkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Iluminasi yang anti-tirani, termasuk ajaran agama yang menurut mereka telah memenjarakan kebebasan berfikir.
Mereka akan terus berusaha untuk mencari dalih-dalih yang dapat melemahkan dua agama besar, iaitu Kristian dan Islam. Terutama menghancurkan dominasi Gereja Roma Katolik yang menurut mereka adalah tirani (kezaliman). Mereka berkata, “Tujuan sosial politik Freemason adalah membebaskan manusia dari tirani (kezaliman) gereja katolik dan dari kekuasaan siapa saja yang tidak demokratik.”
Sebab itulah, dengan bangga mereka mengaku sebagai anti Kristus, bahkan membuat satu peraturan tersendiri yang harus ditaati dan dijadikan ajaran pengikut Iluminasi / freemason yang disebut dengan OrdoAntichristIlluminati (OAI). Ajaran kemanusiaan yang berdasarkan pada kebebasan dan cinta adalah lambang dari ajaran agama Iluminasi. Sebab itulah, mereka pun menyokong dan mencari justifikasi untuk mengakui homoseksualisme dan lesbianisme sebagai bentuk dari kemanusiaan yang harus dihargai, di dunia Barat para homoseksual serta lesbianisme telah mempunyai organisasinya sendiri.
Pentafsiran-pentafsiran aktual harus digalakkan di kalangan generasi muda Kristian. Mereka harus berani membongkar segala pentafsiran kuno yang menjadi penjara kebebasan berfikir, sebagai contoh adalah pentafsiran syaitan, legenda, simbol-simbol sebagaimana yang ditulis dalam kitab Injil Perjanjian Baru pada Wahyu 13: 1-3:
“Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat umpatan. Binatang yang kulihat itu berupa harimau tutul dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuasaannya yang besar. Maka tampak kepadaku kepalanya seperti luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka itu kemudian sembuh. Dan seluruh dunia hairan lalu mengikuti binatang itu dan menyembahnya…”
Mereka mentafsirkan secara terbalik dan bertentangan dengan konvensi penafsiran baku yang diajarkan kaum Kristian selama ini. Bagi mereka, binatang yang dimaksud tidak lain adalah “tuhan yang asli” (kosmik Kristus), yang akan menghancurkan dan menghujat tuhan-tuhan yang diyakini penganut agama Kristian, misalnya keyakinan akan sifat ke-ilahian Jesus. Bagi mereka, keyakinan Jesus sebagai Tuhan (Kristus) adalah bid’ah dan sesat. Itulah sebabnya mereka yakin bahwa hanya kaum Iluminasi dan para anggota freemason yang akan membuka mulut binatang tersebut. Dengan pengertian bahawa mereka akan mendakwahkan dan menyebarkan agama yang sebenarnya (Jehovah) untuk menghujat sesembahan manusia yang salah, menghapuskan segala gelar dan nama (Trinitas: Tuhan Bapa, Anak, dan Roh Kudus) serta menghancurkan segala gereja atau perkhemahan sucinya, sebagaimana yang tercantum dalam Injil Perjanjian Baru,
“Laru mereka (kaum Iluminasi) membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya, dan khemah kediaman-Nya….” (Wahyu 13: 6)
Kaum Iluminasi menawarkan berbagai argumentasi rasional agar manusia bebas dari keimanan agama mereka sebelumnya. Mereka memperkenalkan berbagai falsafah yang berawal dari materialisme, perkembangan nilai kemanusiaan, kebebasan, dan akhirnya menawarkan fahaman baru yang disebut dengan unitarianuniversalist. Fahaman ini sudah sangat pesat di Amerika Syarikat, bahkan sudah berdiri beberapa gereja yang mengaku sebagai aliran unitarian.
Untuk mengganti agama yang ada (Kristian, Katolik, dan Islam) mereka memperkenalkan ajaran mistik, okultis yang berbau sinkretisasi, seperti aliran kepercayaan disertai dengan argumentasi-argumentasi pseudo ilmiah. Misalnya, memperkenalkan tuhan Baphomet, Avatar, Guru, SanataDharma, Sion, HiramAbiff, dan berhala atau tokoh-tokoh yang merupakan satu percampuran dari berbagai kebiasaan agama animisme pada masa lalu, yang dihidupkan kembali dengan kemasan rasionalisme tersebut. Pentafsiran atas Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, ditafsirkan secara terbalik atau dikaitkan dengan kepercayaan mistik mereka, terutama tentang kadatangan Jesus.
Dasar falsafah kebebasan, hak asasi manusia yang paling fundamental ditafsirkan oleh mereka termasuk kebebasan seseorang untuk menentukan dirinya, apakah dia mau menjadi seorang lesbian, homoseksual, atau heteroseksual. Semua itu diserahkan sepenuhnya kepada manusia. Tidak ada satu pun yang berhak melarang dan mengganggu hak asasi manusia termasuk cara manusia memilih gendernya sendiri. Perkembangan hak asasi manusia, yang saat ini berkembang dan menjadi salah satu primadona serta tema politik Amerika, sedikit sebanyak dipengaruhi pula oleh falsafah unitarianuniversalist yang merupakan mata rantai dari gerakan Iluminasi tersebut.
L. BerfikirBebas (FreeThinkers)
Kaum Iluminasi memperkenalkan satu metode berfikir yang bebas nilai. Menurut pemikiran mereka, manusia tidak pernah akan mencapai puncak kebenaran, kecuali manusia membebaskan dirinya dari segala dogma agama. Menurut American Heritage Dictionary, orang yang berfikir bebas adalah mereka yang menolak dogma utama dari cara berfikir yang diajarkan agama.
Bahkan, seorang pencari kebenaran yang sejati, haruslah pertama kali membongkar dan mempertanyakan kebenaran yang diperkenalkan secara sepihak oleh para juru dakwah agama. Manusia telah terperangkap dalam kelemahan, disebabkan kebebasannya yang secara fitrah telah dirampas oleh kekuasaan gereja. Setiap hari Minggu, berjuta-juta umat yang bodoh telah dikumpulkan untuk menerima dogma-dogma, legenda, serta berbagai cerita khayalan yang membuat manusia terbuai.
Para pengikut Iluminasi dan freemason mempercayai akan pentingnya “satu agama”. Dan pemahaman manusia terhadap Tuhan diserahkan kepada manusia itu sendiri, sepanjang dirinya bebas. Itulah sebabnya freemason tidak berminat terhadap segala hal yang berbau teologis, kerana mereka lebih mementingkan satu kesatuan, iaitu satu dunia, satu warga negara, dan satukehidupan. Hal ini disebutkan oleh Weishaupt:
“Pengikut freemason ‘menjual’ dogma monoteisme (satu Tuhan). Bahwa pemahaman manusia terhadap Tuhan sepenuhnya diserahkan kepada manusia sendiri dalam menginterpretasikan-Nya. Freemason tidak berminat terhadap tujuan teologi. Inilah basis keuniversalan.”
“Monotheism is sole dogma a freemason. Believe in God is required of every initiate, but his conception of the supreme being is left to his own interpretation. Freemason is not concerned with theological destination. This is the basis of universalities.”
Tema serta berbagai isu yang diketengahkannya sangat popular kerana merujuk pada kesatuan, kemanusiaan, kemerdekaan, sebagaimana tiga prinsip yang dibawa oleh anggota freemason yang agung, yaitu Hiram Abiff: kebijaksanaan, kekuatan, dan keindahan, untuk membebaskan fikiran dari ajaran agama, dimaksudkan agar manusia merasakan keadaan dirinya sendiri yang bersifat alamiah, tanpa tekanan atau otoritas dari lembaga gereja yang mereka anggap telah memberikan doktrinasi yang salah kepada umat manusia.
M. Perpecahan (Friction)
Salah satu strategi yang paling mengerikan dari gerakan zionis adalah membangun satu friksi (perpecahan, ed.) di dalam dan antara pemeluk agama. Mereka menyebarkan berbagai “bola-bola salji” yang diharapkan dapat “melindas” kaum beragama agar diantara mereka terjadi konflik. Hal itu dimaksudkan sebagai justifikasi bahwa sumber konflik di muka bumi ini, dikeranakan manusia fanatik terhadap agamanya masing-masing.
Sehingga solusi yang terbaik, manusia harus membebaskan dirinya dari jerat dogma agama dan memasuki satu abad baru, yaitu kehidupan yang bersifat universal, yang hanya bicara atas nama kesamaan dan kebebasan yang tidak membawa-bawa atau mengatas namakan agama. Humanitas merupakan bahasa universal dan tanpa agama sekalipun, nilai kemanusiaan merupakan kata pengikat yang paling bebas kepentingan.
Agama hanyalah sebuah budaya primitif, yang lambat laun harus punah diganti dengan abad baru dengan peradaban luhur, sebagaimana untuk pertama kalinya dibangun oleh The King of Nimrod (Raja Namrud) yang membangun Menara Babil, lambang unitarianuniversalist.
Friksi atau perpecahan adalah salah satu cara untuk menghapuskan segala rintangan menuju Kerajaan Namrud yang akan menguasai dunia global sejahtera. Maka disebarkannyalah segala macam isu, rumor, dan fitnah yang akan mengadu domba para pemimpin agama, baik di dalam tubuh agama ataupun di antara agama yang satu dan lainnya. Konflik agama maupun konflik pribadi harus dipelihara. Kerana hanya dengan situasi konflik serta perpecahan di antara para Juru dakwah agama, kaum zionis lebih mudah “menjajakan dagangannya”. Sambil menyebarkan fitnah, mereka menawarkan rekonsiliasi agama-agama untuk bergabung dalam sebuah institusi yang bebas dogma. Dengan cara seperti ini, secara evolusif gradual, seluruh tatanan agama akan membaur dan samar-samar ditelan waktu. Bila ada para pemimpin agama atau tokoh yang militan yang mengatas-namakan agama atau mempunyai motif agama, “pisau tajam” yang paling mengelupas kulitnya hanyalah dengan cara mengedarkan fitnah agar tokoh tersebut “layu sebelum berkembang”. Menyingkir sendiri dari gelanggang sebelum merebut simpati massa.
Seluruh “sarana” mata Lucifer harus mendukung strategi fitnah yang dilancarkan konspirasi zionis, dengan cara membuat ajaran bohong, menyebarkan berita palsu di internet, dan melakukan pemblokan segala bentuk pemberitaan. Hak manusia untuk berbicara dan menyebarkan informasi harus “dikebiri” kerana dapat menghambat segala rencana global yang telah menjadi satu aksioma. Fitnah pulalah yang merupakan senjata zionis yang paling bertuah, kerana tokoh yang dianggap berbahaya akan tersungkur “ditusuk” oleh sesama kawannya sendiri.
Dengan majoriti penduduknya yang muslim, Indonesia adalah salah satu “target wajib” mereka untuk membuat kerusuhan atau kekacauan. Mitos bahwa agama minoriti akan selamat dalam naungan Islam yang majoriti, harus diubah dengan wajah baru: “Islam agama kaum ekstrimis, tidak toleran. Agama pedang dan haus dengan darah” sebagaimana sering dipropagandakan oleh kaum orientalis Barat yang Komunistis. Logika sejarah dibalik menurut rencana mereka bahwa Islam majoriti adalah sangat berbahaya dan menyebabkan agama lain yang minoriti akan ternista dan terampas hak asasi kemanusiaannya.
Sebab itu, para zionisIluminasi dan freemason ini menciptakan situasi yang membuat “wajah” Islam majoriti di suatu negeri menjadi wajah yang membawa citra buruk. Tayangkan secara sekuensial adegan-adegan kekerasan melalui kekuasaan videocracy (penguasa media) yang dimilikinya untuk membangun opini buruk umat Islam di muka bumi.
Pada saat yang sama, ada dua kepentingan besar dalam menciptakan perang antara agama sebagai sebahagian dari “skenario licik” kaum zionis, yaitu sebagai berikut:
1. Menambah deretan daftar kebencian terhadap agama Islam yang disebarkan melalui berbagai media massa termasuk internet dan ajaran. Tentu saja, hal ini membuat porsi berita menjadi tidak seimbang dengan tujuan membangun kebencian.
2. Konflik antara agama bererti mengadu domba kedua musuh kaum zionis, yang sangat kental dengan semangat anti-Kristus. Sehingga dalam konfiik tersebut tidak ada satu pun yang diuntungkan, kecuali diri mereka sendiri yang menangguk di air keruh. Friksi atau perpecahan antara agama tidak hanya berlaku melalui agama, tetapi dikembangkan pula konfiik antar-etnik, golongan, dan kepentingan, sehingga tidak ada satu negara pun yang majoritinya muslim hidup dalam situasi yang stabil. Kerana stabilitas membuka peluang negara tersebut untuk membangun ekonomi serta emosi nasionalisme kebangsaannya Nasionalisme adalah “racun” yang menghambat universalisme yang dicita-citakan kaum zionis.
N. Fitnah
Fitnah adalah senjata yang paling ampuh yang dimiliki kaum Dajalzionis untuk menghancurkan umat Islam. Berapa banyak korban tersungkur kerana tajamnya senjata fitnah yang “melahap” umat Islam yang sedang lengah. Berapa banyak diantara umat Islam mahupun umat agama lainnya yang terkena “racun berbisa” dari fitnah yang dilontarkan oleh para kafir zionis ini. Bila ada satu figura yang dengan ikhlas mengorbankan seluruh hidupnya untuk agama dan mahu mengambil risiko untuk kejayaan umatnya, maka tentangan berat yang dia hadapi bukanlah musuh yang ingin menghancurkan agamanya, melainkan justru dari sesama bahkan kawan sendiri. Mereka menusuk dari belakang dan mencemuh dari jauh. Mengulasnya seakan-akan dia tahu persis dengan tokoh mujahid tersebut.
Orang-orang yang dengan bangga menepuk dada dan menganalisis sang mujahid tersebut, tidak lain adalah seorang yang paling hina di muka bumi. Bahkan, Al-Qur’an mengibaratkannya sebagai seorang “kanibal” yang memakan bangkai daging sesama saudaranya sendiri. Kaum kafir zionis sangat tahu bahawa banyak diantara para juru dakwah agama telah menjadi pengikutnya yang setia, yaitu dengan cara menyebarkan fitnah yang dihembuskan dari kantung-kantung konspirasi kafir zionis.
Untuk memporak-porandakan persatuan bangsa, para pemfitnah tampil sebagai provokator yang mencuba mengipas kebencian dan dendam, sehingga konflik diantara sesama bangsa tersebut tercarik-carik. Dan ketika mereka yang bersengketa lelah berperang, maka zionisme pun datang bagaikan “juru selamat”. Sambil menawarkan jasa perdamaian, dia menginjak martabat bangsa sendiri.
Untuk menghancurkan kekuatan umat Islam, sebahagian umat Islam yang lemah imannya yang telah terpengaruh oleh zionis, mengembangkan cerita-cerita bohong, tanpa sedikit pun rasa bersalah kerana tidak melakukan tabayun (penjelasan/verifikasi data) dengan orang yang menjadi objek fitnahannya. Di satu pihak bertambah pedih luka hati sang mujahid, di lain pihak merambahlah kenikmatan diri si pemfitnah.
Boleh jadi, kita menyaksikan adegan sadis seseorang yang dibunuh di luar batas kemanusiaan, tetapi juru fitnah jauh lebih sadis dari pembunuh tersebut. Sebab itulah, umat Islam yang di dadanya bersemayam iman, niscaya menundukkan dirinya, setiap mendengar berita yang menghasut dan menjelekkan sesama saudaranya. Mengapa demikian? Kerana dia tidak ingin memakan bangkai sesama saudaranya sendiri. Kerana dia tidak ingin pula menjadi pembunuh sadis yang membunuh tidak dengan pedang, melainkan menyiat-nyiat hati yang luka, apalagi sesama saudaranya yang difitnah.
Oleh kerana itu, seorang muslim sejati tidak pernah begitu mudah terkena provokasi syaitan dan fitnah al Masih ad-Dajal, yaitu para penipu yang menampakkan wajah suci, atau para penipu yang mengatas namakan Imam Mahdi atau Almasih, padahal di balik dadanya ada kebencian yang lebih besar dari apa yang diucapkannya. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT:
“… dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi….” (Ali Imran: 118)
“Dan diantara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang paling keras.” (al-Baqarah: 204 ).
Oleh kerana itu, seorang yang berpihak kepada agama Allah dan Rasul-Nya, ia akan menutup telinganya dari berita fitnah; mengunci mulutnya dari analisis berita bohong. Bahkan, dia tampil membela sesama saudaranya yang difitnah. Kejantanan seperti apa yang disebut jantan, apabila membiarkan sesama saudara dicerca dan difitnah, tapi tidak membela saudaranya tersebut. Mudah-mudahan, kita dijauhi dari fitnah keji dan tawaran-tawaran licik al Masih ad-Dajal. Persatuan tercerai-berai. Persaudaraan porak poranda. Perseteruan semakin menyeteru, mengharu-birukan Kenelangsaan semakin membucah resah, menebar gelisah. Bukan kerana tajamnya pisau, melainkan kerana tajamnya lidah sang juru fitnah!
Dabbah, binatang melata yang muncul dari dalam tanah, seiring dengan munculnya Dajal dengan tanda di keningnya yang bertuliskan tulisan “kufur”, sudah sangat nyata keluar menyebarkan berbagai fitnah dan perangkap dunia yang memikat. Menggoda orang beriman agar melepaskan “jubah” akidahnya. Lantas, masihkah kita berpangku tangan dan sibuk sendiri memenangkan ambisi dan hawa nafsu ashabiyah-nya?
Maka hanya ada “satu kata” untuk kita memenangkan pertempuran dalam melawan fitnah keji dan licik al-Masih ad-Dajal, yaitu “Bersatulah“!
“Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.” (Saba: 20)
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa freemason atau freemasonry merupakan organisasi rahsia dari Iluminasi. Dan kerana sifatnya yang rahsia, maka sedikit sekali informasi yang secara faktual dapat diperoleh pihak luar.
Tentang definisi freemason itu sendiri terdapat berbagai pendapat. Namun, disepakati bahwa freemason merupakan gerakan rahsia untuk memenangkan cita-cita Yahudi dengan identitasnya yang anti-Kristus dan menentang dominasi Gereja Roma Katolik serta agama-agama yang dianggap menghalangi cita-cita “dunia baru”. Tujuan utama para mason adalah melindungi Yahudi dan ajarannya, dan mengembangkan fahaman ajaran naturalis dan nihilis yang dikemas dalam bentuk paham materialis-rasional, seperti unitarian dan universalist, kemanusiaan, dan kebebasan.
Menurut mereka, freemason mengajarkan kebebasan dalam erti yang sebenarnya. Manusia harus bebas dari segala dogma agama. Mereka tidak boleh menjadi budak dari fahaman-fahaman yang tidak masuk akal dan tanpa bukti empiris. Untuk itu, mereka yakin bahwa manusia unggul (uber mensch), sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W Nietzsche harus diwujudkan. Manusia lemah yang diperbudak oleh agama harus disingkirkan. Di dunia ini hanya ada satu jenis bangsa yang unggul, yaitu mereka yang mahu menerima ajaran freemason. Ajaran falsafahnya adalah kesamaan hak, kesetaraan darjat dengan semboyan kebebasan, persamaan, dan persaudaraan.
Berdirinya organisasi ini sudah sangat lama, walaupun nama sebelumnya tidak memakai nama freemason. Beberapa kalangan mengakui bahwa freemason sudah didirikan sejak tahun 43 Masehi oleh Raja Herod (King Herod Agrippa) bersama-sama dengan lapan pendeta Yahudi. Dari catatan kuno, terdapat fakta bahawa gerakan ini mulai muncul di permukaan sebagai penentang ajaran Kristus yang berada di tengah-tengah masyarakat, kemudian dibubarkan oleh sebuah ordo kerajaan gereja, sesuai lembaran Dekrit Gereja no. XXXVI vol. 25-Concillium Avenionense; pada tahun 1326.
Untuk sementara, setelah De Molay sebagai anggota freemason tingkat “grand master” dibakar hidup-hidup oleh gereja, freemason menghilang dan muncul kembali tiga ratus tahun kemudian, iaitu pada tanggal 16 Oktober 1646 di Inggeris.
1. TheKnightTemplar (KsatriaTemplar)
Freemason sebagai organisasi rahsia, agama, sekaligus ideologi, tidak dapat dipisahkan dari The Knight Templar (Ksatria Templar). Ksatria Templar atau The Knight Templar adalah legiun pasukan perang, intelijen, pengawal kepercayaan raja yang ikut serta secara aktif menjadi pasukan Perang Salib (The Crusader), terutama mendampingi panglima Aliansi Kerajaan Kristian Eropah melawan para mujahidin Salahudin yang legendaris.
Para ksatria ini sangat disiplin, seperti tentera khas. Mereka mencukur rambutnya, tetapi membiarkan janggutnya tumbuh subur, sesuatu yang berbeza dengan lelaki pada umumnya yang selesa dengan mode tanpa misai dan janggut. Mereka disumpah untuk menegakkan prinsip-prinsip ksatria, patuh, dan bertujuan untuk raja dan gereja.
“Ksatria Templar telah disumpah untuk hidup sederhana, kesucian, dan pengabdian. Mereka diwajibkan untuk mencukur seluruh rambutnya dan membiarkan janggutnya tumbuh subur yang membezakannya dari kebanyakan kaum lelaki pada masa itu, yang justru menampilkan wajahnya yang licin.”
(The Knight Templars were sworn to poverty, chastity, and obedience. They were obliged to cut their hair but forbidden to cut their beards, thus distinguishing themselves in an age when most men were clean shaven -Michael Baigent hlm. 63).
Setelah Perang Salib berakhir, para Ksatria Templar kembali ke Eropah dan menjadi rentenir, bahkan memegang kunci kewangan kerajaan. Pengalaman pengelolaan kewangan tersebut diperolehnya, selama mereka ikut bertempur membantu dan mendampingi Raja Richard si Hati Singa (Richard Coeur de Lion atau Richard The Lion Heart) melawan para mujahidin Islam. Pada saat itu, mereka menyaksikan kemajuan pengurusan kewangan serta perkembangan ilmu pengetahuan umat Islam. Belajar dari umat Islam tersebut, para Ksatria Templar menjadikan kota Paris sebagai pusat lalu lintas kewangan.
Merekapun dikenal sebagai pakar dalam bidang penukaran wang (money changer) sebagai cikal bakal dunia perbankan, mereka mendirikan Usury (riba) sebuah sistem simpan-pinjam wang dengan bunga tinggi atau riba‘iyah; mungkin dari sini pula munculnya istilah treasury. Bahkan, alat tukar berupa cek (cheque), sebagaimana kita kenal dewasa ini berasal dari penemuan umat Islam yang dikembangkan mereka.
“Para Templar dikenal sebagai ahli bidang penukaran wang dan pencetus perbankan, dan menjadikan Paris sebagai pusat lalu lintas kewangan Eropah. Ini kemungkinan munculnya cek (cheque), yang digunakan hingga saat ini, yang ditemukan oleh pemerintah (Islam).”
(The Templar thus became the primary money-changers of the age, and the Paris preceptory became the centre of European finance. It is even probably that the cheque, as and use it today, was invented by the order -Michael Baigent, hlm. 67).
Dengan dukungan Raja Bernard dari Clairvaux -raja yang sekaligus dianggap sebagai perpanjangan tangan Paus dan juru bicara gereja (Christiandom) -para ksatria semakin leluasa melebarkan kegiatan usaha finansialnya tersebut. Bahkan, mereka bertambah berkibar setelah berhasil pula mengembangkan ilmu pengetahuan dan budaya baru sebagai hasil kontak dengan umat Islam dan Yahudi di Yerusalem. Sehingga untuk pertama kalinya mereka mengenal sabun, minyak wangi, karpet, dan sebagainya.
Dibidang ilmu pengetahuan, mereka mengenal racikan obat secara kimiawi, ilmu perbintangan, matematik, dan sebagainya. Bahkan, mereka tidak hanya bergerak dalam usaha kewangan, tetapi juga mengembangkan pola fikirnya. Melalui hubungannya yang dipelihara secara simpatik dengan orang-orang Islam dan Yahudi, mereka menjadi pusat pengembangan berbagai gagasan pemikiran baru, berbagai dimensi baru di bidang ilmu pengetahuan.
Kerana kepiawaian mereka di dalam mengelola kewangan dan perbankan tersebut, kesejahteraan serta kehidupan mereka semakin meningkat, bahkan mampu menguasai beberapa sektor penting kerajaan kerana kekuatan finansial mereka. Hal ini menyebabkan kecemburuan raja dan Paus yang melihat jaringan kekuasaan para ksatria (veteran) Perang Salib dianggapnya dapat mengancam wibawa raja dan gereja.
Paus dan raja mulai merasa terganggu serta dicarikanlah dalih bahwa kegiatan para Templar tersebut sebagai “rentenir” yang membahayakan rakyat. Lintah darat yang harus dibasmi. Akibatnya, para Ksatria Templar membuat semacam pertemuan rahsia yang disebut dengan Lodgez22 untuk merencanakan tindakannya menghadapi ancaman gereja dan raja tersebut. Di satu sisi, pertemuan rahsia ini menjadi alasan bagi Raja Phillip untuk menangkap para Ksatria Templar tersebut, apalagi pada saat itu Phillip sedang dalam kesulitan kewangan yang merasa dibatasi oleh gerakan rahsia Templar.
Tanggal 13, Oktober 1307, seluruh veteran tentara salib yang disebut sebagai Ksatria Templar berhasil ditangkap, disiksa, dan dibakar di lapangan kerajaan.
Dan pada tanggal 19 Mac 1314, pimpinan tertinggi (grand master) KsatriaTemplar, yaitu Jacques de Molay ditangkap dan dibakar di hadapan rakyat. Pada saat De Molay akan dibakar, dia mengutuk Raja Phillip dan Paus (pada watu itu Paus Clement) bahwa keduanya akan mati mengikuti dirinya pada tahun yang sama. Ternyata, kutukan de Molay menjadi kenyataan. Clement mati sebulan setelah pembakaran de Molay, sedangkan Phillip IV mati enam bulan setelah peristiwa pembakaran pimpinan tertinggi Templar tersebut. Kerana kutukan tersebut terbukti, Jaques de Molay dianggap sebagai pahlawan agung yang penuh dengan misteri di kalangan anggota freemason. Tata cara ritual, disiplin, serta kerahsiaan para KsatriaTemplar menjadi aspirasi para anggota freemason moden saat ini.
Sejak itu, para ksatria melakukan gerakan sangat rahsia dan berlangsung secara turun-menurun, mewariskan semangat “tradisi kepahlawanan” dengan berbagai tata cara ritual, tangguh, dan berdisiplin, sebagaimana layaknya jiwa seorang ksatria.
“Para sejarawan merasa yakin bahwa inilah asal muasal berdirinya dan berkembangnya gerakan freemason, terutama freemasonScottishRite yang didirikan oleh Charles Redclyffe pada tahun 1725 dan berpusat di Paris.”
(It is probable that “Scottish Rite” freemason was originally promulgated, if not indeed devised, by Charles Redclyffe. In any case Redclyffe, in 1725, is said to have founded the first Masonic Lodge on the continent in Paris –Baigent, hlm. 140).
Dengan demikian, tampaklah dengan sangat jelas bahwa gerakan freemason merupakan gerakan rahsia yang lahir dari sejarah perjuangan melawan semua agama. Walaupun pada awalnya membantu para prajurit Kristian untuk melawan para mujahidin Islam di bawah pimpinan Salahudin al Ayyubi, ternyata dalam perkembangannya justru berbalik melawan dominasi kerajaan dan Gereja Roma Katolik yang dianggapnya sebagai tirani (Zalim). Hal ini terjadi sejak kekuasaan gereja merasa disaingi oleh perkembangan The Knight Templar yang mampu menguasai seluruh aspek kewangan melalui pendirian lembaga Usury (riba), lembaga yang meminjamkan wang dengan sistem bunga .
2. AgamaTheKnightTemplar
Para sejarawan masih memperdebatkan agama The Knight Templar tersebut. Walaupun mereka ikut berjuang membela kepentingan Christiandom bersama-sama dengan Raja Richard si Hati Singa, tetapi agama atau lebih tepat kepercayaan mereka masih diragukan. Terlebih diperoleh catatan tentang pengakuan seorang kstaria yang berkata:
“Kalian telah mempercayai yang salah, sebab dia (Kristus) hanyalah nabi palsu. Berimanlah hanya kepada Tuhan di surga dan bukan kepada dia (Kristus). Jangan beriman kepada seorang yang bernama Jesus, yang disalib orang Yahudi di Outremer (tanah yang menghadap ke laut atau Yerusalem). Dia bukan Tuhan dan tidak akan menyelamatkan kamu.”
(You believe wrongly, because he (Christ) is indeed a false prophet. Believe only in God in heaven, and not in him. Do not believe that the man Jesus whom the Jews crucifzed in Outremer is God and that he can save you -Baigent, hlm. 83).
Sikap yang bermusuhan dari kerajaan dan gereja Kristian kepada Ksatria Templar, bahkan sejak de Molay yang merupakan anggota tingkat “grand master” atau pimpinan tertinggi mereka dibakar hidup-hidup, pihak ksatria semakin menampakkan wujud aslinya yang anti-agama, utamanya agama Kristian, mereka pun semakin anti-Kristian. Para Ksatria Templar tersebut beragama secara mistik, bahkan menyembah syaitan yang mereka anggap merupakan dewa penolong dan yang akan melahirkan kekuatan serta kemakmuran. Pokoknya, mereka memutar-balikkan segala ajaran serta norma-norma yang berlaku, serta mentafsirkan Alkitab menurut semangat mistik (occultisme).
Salah satu dewa sesembahan mereka disebut Baphomet yang penampakkan atau gambarannya dihubungkan dengan dongeng serta pengaruh dari Kitab Perjanjian Baru Kitab Wahyu 12-13, di mana akan datang binatang dengan tanda-tanda tertentu yang akan membebaskan manusia dari segala tirani (ajaran) dan dogma agama Dalam perkembangan-nya, freemason menjadikan simbol-simbol syaitan sebagai bahagian dari ritus mereka. Banyak orang menafsirkan Baphomet sebagai pengaruh dari Perang Salib. Di mana para Ksatria Templar merasa kagum dengan ajaran Nabi Muhammad, kemudian menjadikan nama “Muhammad” sebagai nama dari sesembahan mereka. Sehingga kata Baphomet merupakan nama yang terinspirasi dan Mohamet atau Abufuhamet yang artinya “bapak kebijaksanaan”. Mereka merasa yakin dengan alasan terebut, disebabkan nama Baphomet baru dikenal setelah Perang Salib.
Pernyataan para sejarawan tersebut patut diragukan mengingat nama Baphomet sudah lama dikenal; dalam bahasa Yunani bererti ‘kebijaksanaan’. Pengertian Baphomet yang dihubungkan berasal dari Mohamet atau Abufihamet merupakan cara berfikir yang melecehkan kesucian Nabi Muhammad saw, sebuah rencana dan konspirasi orang-orang yang mendiskreditkan kesucian Rasulullah.
(Despite the claim of certain older historian. It seems clear that Baphomet was not a corruption of the name Muhammed . On the other hand, it might have been a corruption of the Arabic abufihamet pronounced in Moorish Spanish as bufihimat. This means “Father of Understanding” or “‘The father of Wisdom” and “father” in Arabic is also taken to imply “source” -Baigent, hlm. 67).
Alasan menghubungkan Baphomet dengan Mohamet tidak dapat dibuktikan secara ilmiah historis. Pentafsiran spekulatif dihubungkan pula dengan rasa benci, dendam, tetapi juga kagum terhadap kaum muslimin di bawah pimpinan Salahuddin al Ayyubi yang menunjukkan sikap ksatria, tangguh, dan tidak terkalahkan, sehingga mereka menyangka bahwa Nabi Muhammad itu adalah dewa kekuatan yang disembah umat Islam. Tentera Templar itu melihat para tentera Islam di bawah Salahuddin al Ayyubi yang membawa panji dan bendera yang berlambangkan bulan bintang, kemudian menyangka bahwa panji-panji itu, beserta Nabi Muhammad merupakan dewa-dewa kemenangan umat Islam.
Kemudian setelah kembali ke tanah air mereka, dibuatlah ciptaan sesembahan mereka yang baru dengan menciptakan gambaran bapak dewa Muhammad yang disebut “Abu Muhammad”, atau “Abufuhamet” yang kemudian menjadi Baphomet. Lambang Baphomet menunjukkan anti Islam dengan cara membelah bulan, di sebelah kiri atas dibuatkan gambar bulan yang benderang sedangkan di sebelah kanan bawah adalah lambang bulan yang gelap, seakan-akan sebuah simbol untuk menghancurkan “bulan bintang” sebagai lambang Islam, yang asalnya benderang diantara bintang-bintang untuk dihancurkan sehingga tidak lagi berbinar dan jatuh ke bumi. Kita tidak ingin mengulas lebih mendalam tentang makna Baphomet sebagai sesembahan agama kaum Templar tersebut, kerana jelas di dalam nuansa batinnya terdapat rasa benci, dendam, dan kagum yang bercampur-baur akibat kekesalan mereka melihat kenyataan kekalahan prajurit pilihannya oleh Umat Islam yang sederhana dan berasal dari gurun pasir, yang mereka anggap tidak mempunyai pengetahuan berperang, serta primitif. Akan tetapi, kenyataannya mereka sangat tangguh, bahkan mempunyai sistem administrasi yang jauh lebih moden dari yang mereka perkirakan, termasuk sistem pengelolaan anggaran dan kewangan yang mereka tiru dalam bentuk perbankan (Usury).
Apa pun ulasan para sejarawan itu, yang pasti Baphomet merupakan berhala yang merepresentasikan semangat syaitan, kerana sebagaimana banyak tulisan dan dokumen bahwa freemason menganut ajaran syaitan dan berkembang sampai saat ini dengan organisasi serta pola pemikirannya yang disebut freethinker (para pemikir bebas nilai).
Nama God (Tuhan) seringkali diasosiasikan dengan nama goat (kambing) yang sekaligus dijadikan sebagai lambang penyembahan atau berhala. Atau merepresentasi-kan scape goatism (teori mencari kambing hitam), sesuai dengan teori konspirasi dalam gerakan rahsia mereka.
Anton Szandor La Vey, pendiri Satanic Worship (1966) dan pengarang The Satanic Bible menyebutkan:
“Simbol Baphomet dipakai oleh The Knight Templar untuk mewakili ajaran syaitan. Melalui periode waktu yang berabad-abad lamanya, simbol-simbol tersebut ditafsirkan dengan berbagai nama, misalnya: dewa Kambing Mendes, Kambing Hitam, Kambing Judas, dan sebagainya.”
(The symbol of Baphomet was used by The Knight Templar to represent satan. Through the ages this symbol has been called by different names. Among these are: the Goat of Mendes, The Black Goat, The Judas Goat, and perhaps most appropiately The Scapegoat -La Vey, The Satanic Bible, hlm. 45).
Dari penelitian yang saksama, dapat disimpulkan bahwa agama freemason merupakan bentuk dari sinkretisme, paganisme yang disesuaikan, juga ajaran yang bertumpu pada kebebasan berfikir Universalisme, unitarianisme, sekularisme yang menjadikan manusia benar-benar manusia apabila terbebas dari dogma agama dan tirani (ajaran).
Lambang-lambang keagamaan mereka diselubungkan dengan memakai tanda salib terbalik sebagai bentuk perlawanan terhadap kaum Kristian yang mempercayai Jesus sebagai Kristus. Kerana bagi mereka, Jesus adalah nabi palsu dan sekaligus memanipulasi keluhuran nama Kristus yang sebenarnya. Mereka mengakui dirinya sebagai anti-Kristus.
Dalam abad moden ini, mereka mendakwahkan keyakinannya secara lebih rasional dan memanfaatkan berbagai sarana komunikasi, dengan sasaran utamanya para pemuda dan tokoh masyarakat sebagai juru bicaranya. Tujuan yang mulai dikempenkan antara lain: universalisme, humanisme, dan unitarianisme. Secara garis besar, patut diketahui ajaran tersebut menyusup ke berbagai pranata kehidupan dengan menanamkan fahaman yang secara politis dan sosial ingin mengubah pola fikir manusia menjadi makhluk yang bebas dari segala dogma dan tirani.
Pemikiran ini dikembangkan lebih modenn oleh organisasi freemason adalah gerakan kemanusiaan baru, membebaskan dari keimanan buta yang dianggapnya sebagai perbudakan dan penjara kebebasan berfikir, khususnya perlawanannya terhadap dominasi gereja Katolik dan tirani lainnya yang tidak demokratis.
Nama freemason sebagai organisasi moden, dipercayai secara resmi mula dipakai pada tahun 1673 dengan jumlah anggota rahsianya 27 orang. Sejak itu, mereka mengkaitkan nama lodge -yang dapat diertikan sebagai tempat pertemuan para anggota atau penginapan untuk pembicaraan yang sangat rahsia. Dokumen rahasia yang ditemukan dan dapat dipercayai tentang eksistensi gerakan rahsia freemason adalah “The Grand Lodge of the Modern”, baru diperoleh secara pasti pada tanggal 24 Jun 1717 di Inggeris.
Sejak itu, gerakannya semakin pesat setelah Duke of Sussex menjadi anggota pada tingkatan “grand master” dan melepaskan segala atribut keterkaitannya dengan gereja Kristian, sekaligus memberikan aspirasi tentang fahaman freemason yang bersifat universalis. Sebagaimana tingkatan Iluminasi, keanggotaan freemason dibahagi kepada tiga tingkatan, yaitu: Apprentice, Fellowcraft, dan Master Mason -atau disebut juga “grand master atau grand lodge”. Setiap tingkatan harus mengikuti berbagai program, yaitu: indoktrinasi, sumpah keanggotaan, dan ritual tertentu yang biasanya memakan waktu dua tahun.
Keanggotaannya sangat selektif dan hanya orang-orang yang dianggap sebagai the good men (orang hebat) yang paling sesuai untuk menjadi anggota rahsia mereka. Pada saat ini, perkembangan freemason sudah merambah ke seluruh pelosok dunia. Pusat kegiatannya, di samping beberapa kota besar di Amerika, misalnya New York, juga di Eropah yang berpusat di Jenewa, Paris, dan London.
Tahun 1968, cendekiawan dan industriwan dari Italia, Dr. Aurelio Peccei (1908-1984) dan Alexander King mendirikan The Club of Rome (Perkumpulan Roma) yang merupakan salah satu organisasi terkemuka dan berprestij dari konspirasi pemikiran Iluminasi, sebagaimana dikatakan oleh William Coper:
“Kelompok Roma merupakan barisan terdepan Iluminasi (The Club of Rome is a front for the Illuminati).”
“Para anggotanya terdiri dari kelompok ilmuwan, pakar ekonomi, pengusaha, tokoh pemerintahan yang masih aktif, mahupun pesara yang mewakili lima benua yang benar-benar mempunyai perhatian terhadap masa depan dunia global.”
(With a group of scientist, economist, businessmen, international civil servant, heads of state, and former of state from five continents but with similar concerns for the global future -Trevor W. Mc Keown).
Tanggal 28 Februari 1997, Presiden SokaGakkai International telah diangkat sebagai anggota kehormat (honorary member) Perkumpulan Roma, yang saat itu diketuai Dr Diez Hochleitner. Hal ini membuktikan kepercayaan para anggota mason terhadap Jepun walaupun bukan orang Yahudi (goyim), mengingat Jepun mempunyai jaringan ekonomi dan industri yang mendunia. SokaGakkai itu sendiri merupakan yayasan agama Budha yang mempunyai fahaman yang sama dengan Iluminasi, yaitu menciptakan nilai-nilai kemanusiaan yang baru, bersifat universal dan berlandaskan kasih sayang. SokaGakkai artinya kelompok kreatif penuh inovasi.
Pada tahun 1973, dibentuk poros kegiatan perpusat di “tiga kutub koordinasi” yang disebut dengan ThreelateralCommission yang terdiri dari Amerika Utara (Kanada dan Amerika Serikat), Uni Eropah, dan Jepun dengan anggotanya berjumlah 330 yang terdiri dari negarawan, politikus, ilmuwan, dan para tokoh internasional. Tahun 1995, seluruh anggotanya mengadakan pertemuan besar di Copenhagen; tahun 1996 di Vancouver dan tahun 1997 di Tokyo. Setiap pertemuan digelar berbagai makalah dan mengambil tema aktual, misalnya pada tahun 1994 membahas reformasi di Rusia. Kemudian pada tahun 1995, membahas masalah pengamanan energi dalam kaitannya dengan globalisasi serta pasar angkatan kerja dan implikasinya.
Tahun 1997, konferensi besar diselenggarakan di Tokyo dengan fokus pembahasan pada masa depan Asia Pasifik. Kelompok ini mempunyai tiga pejabat regional yang tetap, yaitu di New York, Tokyo, dan Paris.
Untuk Jepun dipimpin oleh Yotaro Kabayoshi (top eksekutif pada Fuji Xerox Co. Ltd.), sedangkan Amerika Utara dipimpin oleh Paul A. Volcker (top eksekutif J.D. Wolfenshon Inc. yang berperjabat di New York). Ketiga kelompok tersebut berada dalam pengawasan Iluminasi dan organisasi mason (tingkat grand lodge) dan mempunyai semangat yang sama dengan mengaku sebagai “pemerintahan rahsia” (the secret government), yang mampu memberikan tekanan dan arah kepada negara-negara di daerah pengawasan mereka. Walaupun ada beberapa pimpinan organisasi yang bukan Yahudi (goyim), pimpinan lingkaran dalam Iluminasi dan freemason harus tetap dipegang oleh seorang Yahudi dan harus tetap mempunyai semangat organisasi Yahudi, mengingat terbentuknya Iluminasi dan freemason hanyalah bungkus lain untuk memenangkan zionis menuju “ordo dunia baru”.
Rabbi Isaac Wise (1819-1900) mengatakan:
“Freemason adalah organisasi Yahudi dari A sampai Z dari permulaan sejarahnya, persyaratannya, tingkatannya, darjat, sandi rahsianya, dan seluruh tata cara upacaranya adalah berjiwa Yahudi.”
(Freemason is a Jewish organization from A to Z, its history, its requirements, its ranks, its degree, its passwords or secret words, all its descriptions, except a secondary single degree and a few words in the oaths passage, are Jewish -David Musa Peacock, Satanic Voice, hlm. 194).
Nama gerakan rahsia zionisfreemason untuk pertama kalinya dikukuhkan secara formal pada kongres freemason di London tahun 1717 yang diketuai Anderson. Sebagaimana cikal-bakal kelahirannya, yaitu The KnightTemplar dan sesuai dengan tangga darjat anggota Iluminasi yang telah ada, di dalam kongres ini pun ditetapkan tangga kepangkatan atau lebih tepatnya tingkatan anggotanya yang terdiri dari:
a. Tingkat Blue Lodge
b. Tingkat Kerajaan (Royal Arch Masonry
c. Tingkat Ksatria (The Masonic Knight Templar)
a. TingkatBlueLodge
Sebelum memasuki dan dilantik menjadi anggota pada tingkat BlueLodge, para calon anggota yang disebut sebagai aspiran (pemberi aspirasi) harus mengenal dan menghayati terlebih dahulu seluruh makna dari simbol-simbol. Dan untuk menghilangkan kecurigaan, organisasi tingkat pertama ini terbuka untuk umum, termasuk non-Yahudi (goyim). Para aspiran tidak ikut campur dalam persoalan agama, sebagaimana organisasi sosial yang ada. Mereka pun bergerak dalam bidang yang bersifat universal atau umum, misalnya: pendidikan, sosial, kesatuan umat manusia, perdamaian di muka bumi, memberentas kemiskinan, dan kebodohan.
Para aspiran yang lulus memasuki tingkat BlueLodge adalah mereka yang telah dijamin memiliki kepatuhan dan disiplin tinggi, dan dibahagi dalam tiga tingkat yaitu, sebagai berikut.
Tingkat Pemula (Entered Apprentice).
Tingkat Persaudaraan (Fellowcraft).
Tingkat Pimpinan (Master Mason) .
Para anggota BlueLodge dapat mencapai tingkatan lebih tinggi dengan cara melalui dua jalur, iaitu TheScotishRite dan TheYorkRite. Dalam fasa ini, para anggota akan mendapatkan indoktrinasi serta penghayatan mendalam terhadap sejarah TheKnightTemplar. Di samping itu, mereka harus menunjukkan keinginannya yang kuat serta mempunyai ikatan emosional terhadap organisasi. Setiap anggota dalam freemason ditandai pula dengan berbagai simbol angka tingkatan. Bermula dari tingkat empat, tujuh, lapan belas sampai tingkat di atas tiga puluhan. Setiap kenaikan tingkat diberikan upacara ritual tersendiri. Mereka akan dibaptis oleh saudaranya pada tingkatan yang lebih tinggi yang biasanya diberikan kepada tingkat lapan belas yang berhak membaptis. Bila selesai dibaptis, mereka berhak mendapatkan medal “salib bunga mawar”, sedangkan yang duduk pada tingkatan tersebut diberi predikat “penunggang kuda yang bijak”.
Selanjutnya dapat menjadi kepala perkumpulan freemason secara simbolik. Mereka dapat terus mencapai tangga lebih tinggi sampai pada tingkatan tiga puluh tiga (33rd degree) melalui berbagai prestasi dan pemberkatan. Demikian seterusnya, sehingga mereka mencapai predikat “guru yang agung” yang biasanya diduduki oleh tingkatan sembilan puluh atau disebut dengan jolokan mumfis.
Mereka yang sudah berada dalam tingkatan ini dapat membentuk berbagai organisasi dan setiap organisasi yang tersebar di seluruh dunia ini memakai kod nombor internasional, misalnya Izis no. 367, BenGurion 443, dan sebagainya.
b. TingkatKerajaan (RoyalArchMasonry)
RoyalArch didirikan secara resmi dan terbuka pada tahun 1797 di Amerika. Dan hanya para anggota yang sudah menduduki tingkatan ke-33 atau “MasterMason” dapat menjadi anggota kerajaan dan orang nonYahudi (goyim) dapat menjadi anggota, tetapi jarang menjadi pimpinan.
Diantara mereka tidak dapat saling mengenal atau berhubungan secara lebih mendalam, kecuali atas rekomendasi dari pimpinan masing-masing yang disebut sebagai “teman sejawat yang agung”. Pada tingkat ini anggota dibahagi dalam tiga tingkatan yaitu, sebagai berikut.
Mark Master
Past Master
Most Excellent Master
Persyaratan keanggotaan freemason kerajaan sangat ketat. Mereka harus mempunyai profesion atau ekspertis tertentu, dan bersifat unik, misalnya: presiden atau pimpinan pemerintahan, Ilmuwan, dan sebagainya.
c. TingkatKsatria (TheMasonicKnightTemplar)
Puncak keanggotaan berada di dalam lingkaran dalam yang disebut dengan alam semesta. Merekalah yang berhak menetapkan berbagai kebijakan, perintah-perintah, serta konsep gerakan secara global. Dalam organisasi ini pula pola pemikiran, rencana, dan falsafah digariskan sebagai satu program (blue print) yang harus dilaksanakan sesuai dengan tangga organisasinya. Pada tingkat ini, mereka berhak menyandang gelar “grandmaster” yang dibagi dalam tiga tingkatan, sebagai berikut:
Tingkat The Royal Master
Tingkat The Selected Master
Tingkat The Super Excellent Master
Semangat pemikiran dan filsafat freemason yang ingin mengubah dunia menjadi satu tatanan dunia baru yang bersifat universal: satu agama, satu pemerintahan, dan satu warga dunia dengan tema-temanya yang aktual dan memikat serta didukung oleh dana; media massa, dan kekuasan para anggotanya yang menjabat jabatan puncak menyebabkan seluruh jaringan kehidupan umat manusia berada dalam pengawasannya, sebagaimana lambang “mata” yang dengan tajam mengawasi kehidupan dari atas piramida, seperti tercantum pada lambang duit satu dolar Amerika. Pada tingkatan ini, disebut pula sebagai “grand master” dan berhak menjadi ketua dari sindiket
3. AgamaFreemason
Sebagaimana ajaran induknya yaitu Iluminasi, gerakan freemason menyatakan dirinya sebagai organisasi sosial yang sangat peduli dengan kemanusiaan, kemerdekaan, dan masa depan umat manusia. Freemason tidak dapat dikelompokkan sebagai agama Kristian, bahkan secara terselubung, mereka justru menentang agama Kristian, utamanya yang mempercayai Jesus sebagai Kristus. Freemason mempunyai kepercayaan terhadap Tuhan dengan pentafsirannya sendiri, sebagaimana dikatakan oleh Cherabum:
“Mason mengingkari Kristus, kerana mereka mempunyai Tuhan yang lain. Freemason merujuk pada kehidupan Raja Sulaiman yang berbalik menjadi kafir dengan menyembah Dewa Baal dan Asytoret, sebagaimana tertulis dalam Perjanjian Lama yaitu: 1 Raja-Raja 11: 10-11.”
Bentuk ritual mereka dikenal pertama kali dalam ritual RoyalArchMason, dimana dalam ritual tersebut ditanamkan keyakinan atas Jahbulon yang merupakan bentuk sinkretisme atau gabungan seluruh ajaran agama dan kepercayaan di muka bumi yang merupakan salah satu ajaran Jehovah. Walau demikian, tidak semua anggota freemason bergabung di dalam Saksi Jehovah yang merupakan substitusi dari agama Yahudi. Dari cara mereka mentafsirkan berbagai ayat di dalam Bibel; keyakinan yang mewarnainya adalah okultisme, mistik, dan seringkali mendekati kepada ramalan-ramalan yang erat kaitannya dengan tahyul (supertition). Beberapa dari kelompok perkumpulan (lodge) freemason, bahkan mengganti Jesus dengan Hiram Abiff: seorang suci yang dikenal dalam kebudayaan Yahudi sebelum Jesus mengajarkan Kristian.
Sedangkan bentuk Triniti, sebagaimana dikenal di kalangan Kristian Katolik -Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus- diganti dengan Triniti yang lain, yaitu Hiram, Raja Tirus, dan Hiram Abiff yang melambangkan kebijaksanaan-kekuatan dan keindahan. Bentuk ritual mereka sangat sarat dengan mistik, kuburannya dibuat dalam bentuk piramida melambangkan menara Babil, serta misteri dari dunia yang harus dijelajahi dan dikuasai oleh anggota (brother) freemason. Hal itu sesuai dengan salah satu ungkapan dalam lambang organisasi mereka, yaitu vitriol, “Visita interiora terrae rectificando invenies occultum lapidem,” yang maknanya “Jelajahilah keindahan interior bumi, lakukanlah berbagai reformasi/perbaikan, niscaya kamu akan menemukan rahsia batu tersebut.”
Tata cara serta keyakinan mistik (bid’ah) freemason sejauh perkembangannya terkait erat dengan keyakinan kaum Yahudi Kristian (Yudeo Christiant) di masa lampau, khususnya pada saat Kaisar Konstantin memerintah dimana kepercayaan terhadap “dewa matahari” menjadi simbol penyatuan. Walaupun Konstantin tidak menjadikan agama Kristian sebagai agama negara, tetapi menjadikan dirinya-yang beragama Paganisme: penyembah matahari- sebagai kepala segala kepercayaan termasuk Yahudi dan Kristian. Bahkan, perayaan kelahiran Jesus yang semula diperingati setiap 6 Januari, disesuaikan dengan kelahiran “dewa matahari” (natalis invictus), yaitu tanggal 25 Desember.
Dalam kekuasaan Konstantin yang menjadi kepala negara dan agama tersebut, kedua agama dipersatukan dalam sebuah keyakinan baru yang disebut dengan sol invictus (dewa matahari atau the invicible sun). Selama hidupnya, Konstantin tetap penyembah matahari. Selama pemerintahannya, disebut pula sebagai “dewa matahari sang penakluk” atau kekuasaan matahari, sehingga kata sol invictus menjadi lambang di mana-mana termasuk bendera dan matawangnya.
(Constantine, all his life, acted as its chief priest. Indeed his reign was called a “sun emperorship” and “sol invictus” figured everywhere including the imperial banners and the coinage of the realm -Michael Baigent, 1983).
Setelah kemenangannya mengalahkan Maxentius di Milvian, Konstantin semakin berjaya dan mengukuhkan cita-citanya untuk membangun the sun imperium untuk menyatukan dunia: satu pemerintahan, satu agama, dan satu kewarganegaraan. Dan mengukuhkannya dalam satu kata magis yang disebut: in hoc signo vives (dengan tanda ini kamu akan menang). Cita-cita serta ritual Paganisme Konstantin telah menjadikan salah satu aspirasi bagi Iluminasi.
4. PresidenAmerika
Pada umumnya presiden Amerika adalah anggota freemason, seakan-akan sulit seorang calon presiden untuk berhasil menduduki jabatan puncaknya, kecuali harus menjadi anggota freemason terlebih dahulu.
Presiden Amerika yang terbunuh seringkali terkait dengan sebuah organisasi rahsia, kemudian menjadi misteri dan pembunuhnya tidak pernah terungkap secara tuntas (dark case). Sebab itu, disimpulkan bahwa Abraham Lincoln dan John F Kennedy dibunuh karena ia bukan anggota freemason. Presiden Amerika yang menjadi anggota freemason antara lain, sebagai berikut:
Nama : George Washington
Tanggal : 04-11-1752
No. Lodge : Fredircksburg, Lodge no. 4
Tempat : Virginia
_________________
Nama : James Monroe
Tanggal : 09-11-1775
No. Lodge : Williamsburg Lodge no.6
Tempat : Virginia
_________________
Nama : Andrew Jackson
No. Lodge : Harmony Lodge No.1
Tempat : Tennessee
_________________
Tanggal : 04-09-1820
No. Loge : Columbia Lodge no.31
Tempat : Tennessee
Nama : James Knox Polk
_________________
Nama : James Buchanan
Tanggal : 24-01-1817
No. Lodge : Lodge no.43 Penn
Tempat : sylvania
__________________
Nama : Andrew Johnson
No. Lodge : Lodge no.119 Greenville
Tempat : Tennessee
__________________
Nama : James A. Garfield
Tanggal : 22-11-1864
No. Lodge : Columbus Lodge no.20
Tempat : Ohio
___________________
Nama : William McKinley
Tanggal : 03-04-1865
No. Lodge : Hiram Lodge no.21
Tempat : Virginia
___________________
Nama : Theodore Rosevelt
Tanggal : 24-04-1901
Tempat : Oyster Bay
No. Lodge : Metinecock Lodge no.806
____________________
Nama : William H. Taft
Tanggal : 18-02-1909
No. Lodge : Kilwining Lodge no.356
Tempat : Ohio
____________________
Nama : Warren G. Harding
Tanggal : 13-08-1920
No. Lodge : Marion Lodge no.70
Tempat : Ohio
_____________________
Nama : Harry S. Truman
Tanggal : 09-02-1909
No. Lodge : Belton Lodge no.450
_____________________
Nama : Gerald Ford
Tanggal : 18-0501951
No. Lodge : Columbia Lodge no.3
Catatan:
AbrahamLincoln pada mulanya telah menyampaikan borang pendaftaran untuk menjadi anggota freemason di wilayah Tyrlan Lodge, Springfield, Illinois. Akan tetapi, kerna alasan yang menurut para anggota freemason tidak masuk akal, dan sampai pada tahap tertentu tidak diserahkannya borang pendaftaran serta kesediaannya untuk mengikuti ritual mason sebagai pengukuhan keanggotaannya, maka AbrahamLincoln mati secara tragik pada 17 April 1865.
RonaldReagen pada tanggal 11 Februari 1988 telah diangkat sebagai anggota TheImperialCouncilof theShrine -Grand Lodge Washington DC, dan berhak menyandang Honorary Scottish Rite Mason.
GeorgeBush disyaki pula sebagai anggota mason dengan alasan bahwa pada saat dia mengangkat sumpah sebagai presiden memakai Bibel yang sama, sebagaimana dilakukan oleh presiden Amerika anggota mason seperti: GeorgeWashington, DwightD. Eisenhower, JimmyCarter, dan yang lainnya. TheMasonicBible adalah kitab kepunyaan St. John Lodge di New York yang secara ritual dipakai untuk mengiringi sumpah para anggota freemason.
5. FriedrichWilhelmNietzsche
Pola pemikiran AdamWeishaupt yang merindukan satu ordo dunia yang bebas dari segala dogma agama dan ajaran gereja telah mempengaruhi dan dikembangkan oleh seorang pemikir jenius FriedrichWilhelm
Nietzsche yang lahir 15 Oktober 1844 di Rocken, Jerman. Pada usia yang sangat muda, ia telah mengajar di bidang filologi di Universiti Bazel. FriedrichWilhelmNietzsche adalah anggota freemason (grand master tingkat ke-33) yang pemikirannya banyak memberikan warna kepada organisasi tersebut, misalnya pemikiran yang besar adalah dengan tindakan yang besar (the greatest thought are the greatest action). Dia merupakan susuk pemikir yang radikal. Menyerang erti demokrasi yang dianut umat manusia. Baginya demokrasi adalah sebuah metode pemikiran bodoh dari manusia.
Kerana demokrasi masih mengakui berbagai perbezaan yang menyebabkan konflik serta pertarungan yang tidak pernah selesai. Dalam pemikirannya itu, FriedrichWilhelmNietzsche banyak dipengaruhi, oleh VonBismarck, Spencer, dan Darwin. Dalam bukunya Ecce Homo, dia memberikan solusi bahwa dunia hanya akan sampai dengan perang. Hanya manusia yang unggul yang berhak menguasai dunia.
Manusia yang dikategorikan “budak” harus disisihkan. Itulah sebabnya, manusia unggul yang dicita-citakannya (uber mensch) adalah manusia yang mempunyai kekuatan, kecerdasan, dan kebanggaan, serta berani mengambil risiko. Bahkan, cinta dengan risiko (l’amour de risque). Pemikirannya sarat dengan “kerinduan” terhadap kekuatan, sebagaimana mewarnai buku-bukunya yaitu:
Thus Spake Zarathustra;The Will to Power; On the Geneacology of Morals.
Hidup menatap bahaya penuh risiko badai dan rintangan, rumus kehidupanku adalah amorfati -bukan sekadar tabah menanggung setiap penderitaan, akan tetapi mencintai penderitaan itu sendiri. Hiduplah selalu dalam bahaya. Kerananya bangunlah kotamu di dekat gunung Vesuvius. Jelajahi lautan dengan kapal-kapalmu. Hiduplah dalam keadaan perang.
(My Formula is amor fati-not only to bear up under every necessity, but to love it. Live dangeraously. Erect your cities beside Vesuvius. Send out your ships to unexplored seas. Live in a state of war)
Sebagaimana anggota freemason yang sangat anti-Kristus, demikian pula dengan cara berpikir Friedrich WilhelmNietzsche yang melecehkan keberadaan Tuhan, bahkan secara ekstrem dia memproklamasikan bahwa manusia adalah Tuhan itu sendiri, there is no God but man. Untuk apa mengikuti ajaran Tuhan yang telah mati. Apakah mungkin manusia akan ditolong Tuhan, sedangkan Jesus yang dianggap sebagai anak Tuhan dibiarkan dengan teganya di penyaliban dan Bapaknya tidak mampu menolongnya. Bukankah ini suatu bukti bahwa manusia yang kuat mampu mengalahkan anak Tuhan? Dia berkata, “Mungkinkah demikian? Sedangkan orang suci yang berada di hutan belum mendengar berita bahwa Tuhan sudah mati.
Zionis berasal dari kata “zion” yang memberikan makna Yerusalem dan tanah Israel atau disebut dalam bahasa Yahudi Ezrat Yisrail. Doa mereka menunjukkan kerinduan untuk menguasai Yerusalem sebagai tanah yang dijanjikan serta obsesi untuk menguasai dunia setelah masa “diaspora” (tertebar) ke seluruh pelusuk dunia. Doa mereka setiap hari: “Bawalah kami yang tertebar di empat penjuru bumi menuju kedamaian dan pimpinlah kami menuju tanah kami. Mahamulia Engkau oh Tuhan yang mengembalikan kami ke tanah zion.”
(Brings us in peace from the four corners of the earth, and lead us upright to our land, blessed are You, oh Lord, who returns his presence to zion).
Mereka ingin mengumpulkan kembali seluruh kaum Yahudi yang bertebaran kerana diaspora tersebut,misalnya kaum Yidish (Yahudi Eropah), Ladino (Yahudi-Spanyol ), dan Aliya (Yahudi Afrika). Pada tahun 1895, di kota Bazel, Swiss, seorang pemimpin zionis aliran keras, yaitu Theodore Hertzl mengadakan Kongres Zionis yang mengukuhkan gerakan reformasi untuk menguasai dunia. Semboyan mereka adalah haskala, ertinya “pencerahan orang-orang Yahudi” (the Jewish enlightenment atau iluminasi). Itulah sebabnya, kata “reformasi” dijadikan kata yang bertuah dan yang menyusup ke seluruh sendi kehidupan manusia.
Pada tahun 1903 dalam kongres berikutnya, TheodoreHertzl menetapkan kembali the protocols of the elders of zion (‘protokol untuk para anggota zion) sebagai garis besar gerakan zionismeyaitu: mengukuhkan organisasi rahsiafreemason sebagai pusat pengkaderan, pengembangan jaringan (konspirasi), pusat informasi dan komando zionis, serta mengajak memerangi agama-agama untuk melapangkan jalan bagi rancangan-rancangan zionis dengan cara antara lain, sebagai berikut:
1. Untuk menunjang gerakan yang bersifat massal dan simultan, ditetapkan kepada anggota kongres agar memperbanyak berdirinya organisasi-organisasi kemasyarakatan yang sejalan dengan cita-cita freemason, tetapi dengan nama yang berbeza. Untuk menarik simpati, mereka memperbolehkan orang-orang non-Yahudi (goyim) untuk menjadi pengurus dan anggotanya. Sesuai dengan protokol ayat XV disebutkan, “Kita harus mengerahkan segala daya upaya untuk melipat-gandakan pertumbuhan organisasi kemasyarakatan di seluruh pelusuk dunia, sebagai alat kontrol kepentingan kita bersama. Kita harus merekrut orang-orang yang dianggap sebagai tokoh dan intelektual, sehingga dengan intelektualiti dan ketokohannya dapat kita manfaatkan.”
2. Mempersempit peranan agama pada batas-batas ibadah dan selanjutnya menghancurkannya sama sekali. Untuk tujuan tersebut, anggota freemason harus merekrut tokoh-tokoh masyarakat dari agama lain (non-Yahudi) dan mendirikan organisasi-organisasi baru sebagai alat menghancurkan peranan agama tersebut.
3. Mengembangkan garis koordinasifreemason dengan berbagai organisasi puncak yang terdiri dari: Organisasi Cahaya, Organisasi B’nai B’rith, Organisasi Bahaiyah, dan Organisasi Saksi Jehovah.
Mereka merekrut orang-orang yang dianggap terbaik, sesuai dengan prinsip dasar freemason–thegrandprinciplesoffreemason– sebagai berikut:
“Kelompok rahsia mason tidak hanya merekrut seseorang menjadi anggota, tetapi menjadikan dan hanya menerima anggota dengan kriteria sebagai manusia unggul, manusia yang benar-benar istimewa. Kami menerima manusia unggul, membentuknya dengan cara mengajar mereka untuk menjadi manusia yang unggul.”
(The masonic lodges of the world do not just take anyone and make him a mason, we only accept good men, men who want to make difference in the world. We take good men and make them better, better by teaching them).
Pada tahun 1897, yaitu dua tahun setelah Kongres Zionis di Bazel, Swiss, didirikan organisasi yang paling berprestij di Amerika dengan nama ZionistOfAmerica(ZOA) dengan tujuan melakukan perekrutan, pengembangan, serta pemantauan segala aspek kegiatan di seluruh dunia.
ZOA melakukan perekrutan intensif di kalangan pemuda dan mahasiswa yang cerdas dan pilihan. Berbagai gerakan kepemudaan seperti: HashomerHatzair;KibbutzHartzi; dan TagarMasada. Dan untuk melatih para pemuda masada(pemuda Yahudi), organisasi Yahudi Amerika membeli 500 hektar tanah dan di atas tanah tersebut berdiri The ZOA Kfar Silver School yang terletak di dekat kota Ashkelton. Gerakan ZOA melalui jaringan rahsia freemason telah menjadi ad-Dajal yang penuh dengan kepalsuan, licik, memikat, tetapi menyesatkan. Bagaikan gurita, mereka memasuki seluruh unsur kehidupan. Membentuk jaringan, saling menunjang, dan kadang-kadang dalam sebuah perancangan besar dapat pula saling melagakan satu kelompok dengan yang lainnya (politik belah bambu: tangan mengangkat, tetapi kaki memijak).
Freemason tidak hanya memasuki organisasi kemasyarakatan, politik, dan birokrasi, tetapi juga memasuki bidang agama. Di Inggeris, mereka mendirikan Concorde Club, Balfore Club, dan Eastern Sky Club. Dan di bidang keagamaan, yang pertama kali mereka masuki adalah agama Kristian, kemudian berusaha untuk membuat berbagai paradoks, menimbulkan pertentangan, dan keragu-raguan terhadap ajaran Kristian, sehingga terjadilah konflik diantara penganut agama Kristian tersebut.
Sebagai contoh, didirikannya pertama kali di Jerman satu mahzab yang disebut “Saksi Jehovah” yang semula menyebut dirinya sebagai “murid-murid Taurat” atau “orang suci akhir zaman”. Pertentangan semakin dikembangkan untuk menjaring para pemuda, dan lahir pula apa yang disebut dengan mahzab The Children of God, dan mahzab-mahzab lainnya.
Gerakan zionis sungguh profesional dan direncanakan secara sangat matang dengan pendekatan multidimensional, seluruh bidang kepakaran dilibatkan, sehingga menambah perkembangannya secara akseleratif. Isu-isu yang diketengahkannya, selalu isu yang bersifat aktual dan sulit untuk digugat, kerana menyentuh aspek kemanusiaan (humanity) misalnya, hak asasi manusia, buruh, lingkungan hidup, persamaan hak wanita; yang seluruhnya merupakan bahagian integral dari misi seluruh agama. Cara berfikir anggota freemasonadalah logika universal yang menyentuh aspek keperluan rohani manusia.
Pola pendekatan mereka adalah isu universal, dukungan, dan politik, menyebabkan ribuan kaum intelektual dan anak muda yang penuh ghairah terperangkap dalam “pelukannya”. Moto mereka yang aktual dan membumi menyebabkan tidak adanya hambatan bagi gerakannya dalam mempengaruhi seluruh perilaku budaya dan politik di setiap negara, khususnya bagi kaum penindas. Zionis harus kreatif membuat berbagai isu dan organisasi untuk memenuhi harapan akan datangnya “ratu adil atau Mesiah” yang ditunggu-tunggu.
Telewash (Tel Aviv, London, dan Washington) adalah pusat koordinat gerakan kaum zionis di mana seluruh informasi dan rancangan gerakan dipersiapkan untuk disebarkan ke seluruh pelusuk muka bumi. Campur tangan politik harus dilakukan secara intensif, bila perlu membunuh para pemimpin yang melawan gerakan zionisdan menggulingkan pemerintahannya yang sah –coupd‘ etat atau coupdegrace.
Tidak ada kemelut di dunia yang tidak ada campur tangan dari parazionisme dan Freemason. Revolusi Perancis serta pemancungan kepala Raja Louis XVI di tiang Guilotine diakui oleh para sejarawan sebagai rekayasa yang rapi dari gerakan kaum mason tersebut. Tumbangnya raja dan berkobarnya revolusi merupakan rentetan panjang dari rasa dendam kaum mason terhadap kerajaan dan gereja yang telah membunuh Jacques de Molay pimpinanTheKnightTemplar dan sekaligus orang suci freemason yang menyandang gelargrandmaster.
(And many French freemason, in conspiring against Louis XVI, felt they were helping to implement Jacques de Molay’s dying curse on the French line -Baigent, hlm. 77).
Demikian juga dengan Revolusi Bolshevik di Rusia. Puncaknya, pada tahun 1776, berupa revolusi yang mengantarkan kemerdekaan Amerika sebagai puncak kemenangan zionis dan anggota freemason. Gerakan zionisfreemason ini semakin menggurita dan memasuki kehidupan bangsa-bangsa di muka bumi, dikeranakan bantuan dari jaringan seluruh konspirasi yang telah berada di sudut dunia dalam bentuk lembaga internasional, multinasional, dan organisasi-organisasi sosial profesional. Mereka tidak pernah mengenal henti untuk melakukan penelitian dan ikut campur tangan dalam segala hal. Bahkan, mereka juga merekacipta berbagai biokimia yang diseludupkan secara sangat rapi dan sulit diperdebatkan, misalnya menyusupkan mata-mata mereka ke dalam tim perdamaian PBB -sebagaimana peristiwa penelitian senjata nuklear di Irak- menguasai perekonomian dan kewangan internasional, memproduksi ubat-ubat psikotropika untuk melumpuhkan mentaliti generasi muda, serta mengembangkan dan memanfaatkan teknologi informasi.
Bahkan, menurut M. Fahim Amin, Rotary Club dan Lions Club merupakan organisasi yang dibuat berdasarkan koordinasi para anggota freemason. Rotary Club hanya merekrut orang-orang yang hebat, orang orang yang terpilih, tokoh atau figura masyarakat yang intelek, serta profesional. Rotary Club juga telah bercambah ke pelosok dunia, sama halnya dengan Lions Club. Bila dilihat dari “luar”, tidak ada yang aneh pada Rotary Club dan Lions Club ini. Mereka adalah organisasi sosial yang sangat peduli terhadap masalah kemanusiaan. Mereka memberikan sumbangan, bahkan biasiswa. Padahal setelah diteliti secara mendalam, ternyata Rotary Club dan Lions Club merupakan sebahagian dari jaringanzionis, kerana dalam pertemuannya yang rutin, mereka saling bertukar informasi dan saling mendukung antara sesama anggotanya. Dan sebenarnya nafas “kemanusiaan” yang berada di dalamnya, ternyata tidak lain adalah bahasa lain untuk “membunuh” g hairah keagamaan, kerana aspek keagamaan haruslah bersifat personal atau hanya urusan pribadi masing-masing.
Bagi orang awam, kedua organisasi tersebut tidak mempunyai misi apa pun kecuali sebuah perkumpulan yang universal, peduli dengan kemanusiaan, dan ingin memajukan kesejahteraan dan perdamaian tanpa membezakan ras dan agama. Untuk menyelamatkan umat dari cengkraman zionis, para fukaha (ulama) mengeluarkan fatwa larangan orang-orang Islam untuk bergabung dengan RotaryClub maupun LionsClub. Fatwa ini dikeluarkan tanggal 15 Juli 1978 dalam muktamar yang diselenggara-kan di Mekah bertepatan dengan tanggal 10 Sya’ban 1398 H. Sedangkan fatwa larangan dikeluarkan pula oleh komisi fatwa al Azhar tanggal 5 Mei 1985.
Larangan untuk bergabung dengan kelab tersebut ternyata tidak dikeluarkan oleh para fukaha dari kalangan Islam saja, namun juga dilakukan pula oleh Dewan Agung Vatikan pada tanggal 20 Desember 1950. Bahkan, tahun pada 1981 dikeluarkan larangan yang lebih keras dengan menyatakan bahwa orang-orang yang bergabung dalam perkumpulan freemason atau organisasi lainnya yang serupa merupakan sikap yang memusuhi gereja dan tidak menerima larangan gereja (M. Fahim Amin, hlm.173).
No comments:
Post a Comment