اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقَهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Sesungguhnya Aku berniat kerana اللهَ
Sesungguhnya Aku berniat kerana اللهَ
Tugasan gerak organ-organ tubuh badanKu kepada اللهَ
Daku Niatkan Tasbih anggota-anggota organ tubuhku buat اللهَ.
Ku serahkan seluruh kehidupanku kebergantungan sepenuhnya KepadaMu Ya اللهَ
Ku serahkan seluruh kehidupanku kebergantungan sepenuhnya KepadaMu Ya اللهَ
Kerdipan Mataku berIstighfar Astaghfirullah (أسْتَغْفِرُاللهَ)
Hatiku berdetik disetiap saat menyebut Subhanallah (سُبْحَانَ اللَّهِ)
Denyutan Nadiku dengan Alhamdulillah (الْحَمْدُ لِلَّهِ)
Degupan Jantongku bertasbih LA ILAHA ILLALLAH (لَا إِلٰهَ إِلَّا ٱلله)
Hela Turun Naik Nafasku berzikir Allāhu akbar (اللَّهُ أَكْبَرُ)
الْحَمْدُ لِلَّهِ syukur kepada وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ ...اللهَ
Menguak Dunia Jin
2 -
Menguak Dunia Jin
Diterbitkan atas kerjasama Penerbit abshor dengan Pondok Pesantren
As-Salafi AL-FITHRAH Sumurrejo Gunungpati SEMARANG September 2007
“RUQYAH” dampak
dan bahayanya
- 3 Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam
Terbitan (KDT) ISBN 979 152967
1 Disain Sampul: M. Luthfi Gh. Lay
Out: M. Luthfi Gh. Editor: Tim Santri
Ponpes Al-Fithrah Gunungpati Semarang Cetakan 2, September 2007 Penerbit:
Abshor, Semarang Jl. Raya Ungaran Gunungpati KM. 4 Sumurrejo Gunungpati
Semarang Tlp. (024) 70794008. E-mail: malfi_ali@yahoo.com Website:
www.alfithrahgp.com Didistribusikan
oleh: ABSHOR Hidmah dan IbadaH Jl. Raya Ungaran Gunungpati KM. 4 Sumurrejo
Gunungpati Semarang Tlp. (024) 70799949 - Fax. (024) 70794008 E-mail:
abshor_smg@plasa.com Hak cipta dilindungi
Undang-Undang Hak cipta (Copyright©2007) milik M. Luthfi Ghozali dan abshor
Diterbitkan oleh abshor, Semarang
Dilarang memperbanyak atau mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini
dalam bentuk apapun, termasuk ilustrasi tanpa ijin tertulis dari penulis dan
penerbit abshor GHOZALI, Muhammad
Luthfi Menguak Dunia Jin : RUQYAH dampak dan bahayanya/Muhammad Luthfi Ghozali
Semarang: abshor, 2007 AB: 08. 007 – 0022 -
475. 14x20 ISBN 979 152967 - 1
4 -
Menguak Dunia
Jin PENGANTAR PENERBIT Buku di tangan anda ini edisi revisi dari
buku terdahulu yang diterbitkan
dengan judul yang
sama. Bedanya, dalam edisi
revisi ini penulis
tidak hanya menyikapi pelaksanaan
―ruqyah‖ saja, tapi juga lebih menekankan
paparan tentang dimensi
alam jin yang ada
disekitar jasad manusia
dengan segala dampak dan
bahayanya. Hal itu
bertujuan, supaya para pembacanya lebih
mendapatkan pemahaman yang cukup
perihal dimensi jin
tersebut sebelum mereka mencoba diri
mengerjakan pekerjaan yang bersinggungan dengan
dimensi jin, seperti pelaksanaan ruqyah yang marak. Revisi
ini didasari pengalaman
penulis dalam melayani pertanyaan
sekitar penulisan buku terdahulu—baik saat
diadakan bedah buku
maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para pembacanya secara
langsung, juga tambahan pengalaman di
dalam menangani penyembuhan berbagai macam
penyakit pasien yang
datang di pondok pesantren. Untuk
itu tentunya buku ini lebih menarik untuk dibaca dan dikaji. Betapapun
dampak dimensi jin
dapat mengancam keselamatan hidup
manusia, namun demikian keberadaannya
di tengah kehidupan
prevnext
3
out of 475
Download Ruqyah and 1
Post on 11-Sep-2015
DESCRIPTION
ruq
TRANSCRIPT
RUQYAH dampak dan bahayanya - 1 2 - Menguak Dunia Jin
Diterbitkan atas kerjasama Penerbit abshor dengan Pondok Pesantren As-Salafi
AL-FITHRAH Sumurrejo Gunungpati SEMARANG September 2007 RUQYAH dampak dan
bahayanya - 3 Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT) ISBN 979
152967 1 Disain Sampul: M. Luthfi Gh. Lay Out: M. Luthfi Gh. Editor: Tim Santri
Ponpes Al-Fithrah Gunungpati Semarang Cetakan 2, September 2007 Penerbit:
Abshor, Semarang Jl. Raya Ungaran Gunungpati KM. 4 Sumurrejo Gunungpati
Semarang Tlp. (024) 70794008. E-mail: malfi_ali@yahoo.com Website:
www.alfithrahgp.com Didistribusikan oleh: ABSHOR Hidmah dan IbadaH Jl. Raya
Ungaran Gunungpati KM. 4 Sumurrejo Gunungpati Semarang Tlp. (024) 70799949 -
Fax. (024) 70794008 E-mail: abshor_smg@plasa.com Hak cipta dilindungi
Undang-Undang Hak cipta (Copyright2007) milik M. Luthfi Ghozali dan abshor
Diterbitkan oleh abshor, Semarang Dilarang memperbanyak atau mengutip sebagian
atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, termasuk ilustrasi tanpa ijin
tertulis dari penulis dan penerbit abshor GHOZALI, Muhammad Luthfi Menguak
Dunia Jin : RUQYAH dampak dan bahayanya/Muhammad Luthfi Ghozali Semarang:
abshor, 2007 AB: 08. 007 0022 - 475. 14x20 ISBN 979 152967 - 1 4 - Menguak
Dunia Jin PENGANTAR PENERBIT Buku di tangan anda ini edisi revisi dari buku
terdahulu yang diterbitkan dengan judul yang sama. Bedanya, dalam edisi revisi
ini penulis tidak hanya menyikapi pelaksanaan ruqyah saja, tapi juga lebih
menekankan paparan tentang dimensi alam jin yang ada disekitar jasad manusia
dengan segala dampak dan bahayanya. Hal itu bertujuan, supaya para pembacanya
lebih mendapatkan pemahaman yang cukup perihal dimensi jin tersebut sebelum
mereka mencoba diri mengerjakan pekerjaan yang bersinggungan dengan dimensi
jin, seperti pelaksanaan ruqyah yang marak. Revisi ini didasari pengalaman
penulis dalam melayani pertanyaan sekitar penulisan buku terdahulubaik saat
diadakan bedah buku maupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para
pembacanya secara langsung, juga tambahan pengalaman di dalam menangani
penyembuhan berbagai macam penyakit pasien yang datang di pondok pesantren.
Untuk itu tentunya buku ini lebih menarik untuk dibaca dan dikaji. Betapapun
dampak dimensi jin dapat mengancam keselamatan hidup manusia, namun demikian
keberadaannya di tengah kehidupan RUQYAH dampak dan bahayanya - 5 manusia tidak
dapat dihindari. Seperti akibat orang terkena santet atau orang kesurupan
jinbaik pasca diruqyah maupun tidakyang boleh mengakibatkan timbulnya penyakit
di dalam jasad manusia, dunia ini ternyata tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan manusia. Terlepas orang percaya atau tidak terhadap dimensi jin ini,
namun ketika orang menderita sakit dan disaat dokter yang mengobati penyakit
tersebut ternyata tidak berhasil menemukan penyebab penyakit yang diderita itu
sehingga sakitnya tidak juga sembuh, orang yang sakit tersebut seringkali
berusaha mencari kesembuhan melalui jalan alternatif. Supaya pencarian itu
tidak salah jalan, seperti datang ke dukun dan paranormal yang seringkali
melaksanakan praktek penyembuhan dengan cara tidak islami, maka buku ini sangat
membantu kaum muslimin untuk menemukannya. Di dalam buku ini, jalan alternatif
penyembuhan yang ditawarkan hanya yang menggunakan cara yang islami, artinya
hanya berdasarkan ayat al-Quran dan hadits shoheh yang dipadukan dengan
pengalaman pribadi penulisnya. Meskipun yang tertulis di dalam buku ini hanya
sebatas teori ilmiyah, namun dengan mengenal teori itu supaya orang tidak salah
melangkah. Mereka tidak mengalami seperti istilah: Selamat dari mulut buaya
malah masuk mulut singa, terlebih terjebak perbuatan syirik yang dapat
menghancurkan aqidah islamiyah. Oleh kerana itu, sebelum para penderita atau
keluarganya mencari jalan alternatif tersebut, dengan membaca buku ini, insya
Allah mereka 6 - Menguak Dunia Jin mendapatkan gambaran kongkrit tentang sakit
yang sedang diderita itu. Apabila pencarian jalan alternatif tersebut salah,
terlebih mereka terjebak praktek syirik yang dilakukan oleh para dukun dan
paranormal. Ikhtiar penyembuhan itu disamping boleh menjebak orang Islam
terpelosok dalam perbuatan dosa yang tidak terampuni, juga seringkali tidak
dapat menyembuh-kan penyakit yang sedang diderita. Usaha itu boleh jadi malah
menimbulkan masalah baru yang tidak kalah membahayakan daripada penyakit itu
sendiri. Itu boleh terjadi, ketika dukun dan paranormal itu memvonis penyebab
sakit tersebut sebagai akibat perbuatan santet dan sekaligus menyebutkan
pelakunya, maka usaha penyembuhan itu malah melahirkan fitnah dan bahkan
mengakibatkan terjadinya permusuhan yang berkepanjangan antara sesama manusia.
Dengan buku ini penulis tidak hanya berusaha menyelamatkan kaum muslimin dari
penyakit jasad saja, tapi juga penyakit aqidah dan penyakit sosial masyarakat.
Dengan penyajian bahasa yang khas dan ala kadarnya, buku ini menjadi mudah
dipahami bagi para awam. Semoga anda betah membacanya. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 7 DAFTAR ISI PENGANTAR PENERBIT . 4 DAFTAR ISI
................................................................. 7 MUQODDIMAH
. 11 BAB PERTAMA : BAHWA RUQYAH BUKAN MENGELUARKAN JIN DARI TUBUH MANUSIA AKAN
TETAPI JUSTRU MEMBANTU MEMASUKKANNYA UNTUK MENGUASAI KESADARAN MANUSIA 18
ALASAN PERTAMA : Menjual Ayat Dengan Harga Murah .. 33 ALASAN KEDUA : Beramal
Tanpa Bimbingan Guru . 40 ALASAN KETIGA : Membaca Dalam Keadaan Lalai .. 49
ALASAN KEEMPAT : Sihir Jin Yang Ditiupkan .. 60 ALASAN KELIMA : Ancaman Yang
Mengelilingi .. 68 ALASAN KEENAM : Jin Mana Yang Akan Dikeluarkan Dari Tubuh
Manusia? . 85 BAB KEDUA : TIGA HAL YANG MENJADIKAN SEBAB JIN DAPAT DENGAN MUDAH
MENGUASAI KESADARAN MANUSIA 100 MANUSIA KESURUPAN JIN . 109 8 - Menguak Dunia
Jin Dosa Syirik Adalah Dosa Yang Tidak Diampuni 118 TIGA SEBAB YANG DAPAT
MERUSAK PENJAGAAN MALAIKAT ATAS MANUSIA .. 138 SEBAB PERTAMA : Manusia Memasuki
Atau Merusak Habitat Jin Dengan Cara Yang Tidak Benar .. 139 SEBAB KEDUA : Kerana
Rasional Dalam Keadaan Tidak Berdaya Dalam Menghadapi Realita Sehingga
Emosional Dominan Menguasai Jalan Hidup Manusia 154 SEBAB KETIGA : Kerana
Kondisi Manusia Lemah, Baik Dhohir Maupun Batin Akibat Terlalu Sering Diperdaya
Oleh Makhluk Jin, Selanjutnya Manusia Dimasuki Jin Qorinnya Sendiri .. 160 BAB
KETIGA : PENYAKIT MANUSIA YANG DITIMBULKAN AKIBAT GANGGUAN MAKHLUK JIN . 172
PENYAKIT PADA TUBUH MANUSIA . 172 PENYAKIT PADA KESADARAN MANUSIA 184 PENYAKIT
DALAM HATI MANUSIA .. 190 SUMBER SEGALA PENYAKIT ............. 205 APAKAH
MANUSIA DAPAT MELIHAT JIN? . 210 RUQYAH dampak dan bahayanya - 9 BAB KEEMPAT :
LIMA TAHAP YANG HARUS DILEWATI JIN UNTUK MENGUASAI KESADARAN MANUSIA 228 TAHAP
PERTAMA : Sunnah Yang Terfasilitasi .. 234 TAHAP KEDUA : Dengan Suara Yang
Ditusukkan Ke Dalam Wilayah Kesadaran . 240 TAHAP KETIGA : Ditarik Masuk Ke
Dalam Dimensi Alam Jin . 249 TAHAP KEEMPAT : Jin Bersekutu Dengan Manusia Di
Dalam Urusan Harta dan Anak . 253 Sejak BilaJin Bersekutu Dengan Manusia Di
Dalam Urusan Keturunan? 261 HIKMAH DAN RAHASIA AQIQOH .. 267 PENDIDIKAN ANAK
SECARA ISLAMI 273 TAHAP KELIMA : Memberikan Janji-Janji Bohong 283 Serba Serbi
Dunia Jin Di Seputar Jasad Manusia 294 BAB KELIMA : JALAN DAN UPAYA UNTUK
MENDAPAT PERLINDUNGAN DARI GANGGUAN JIN 306 JALAN PERTAMA : Hendaknya
Pengabdian Dilakukan Dengan Ikhlas .. 309 JALAN KEDUA : Seorang Hamba Yang
Bersyukur .. 329 Nikmat Penciptaan Dan Nikmat Pertolongan .. 337 10 - Menguak
Dunia Jin RAHASIA SUMBER INAYAH . 344 JALAN KETIGA : Berdzikir Dengan Dasar
Takwa 378 BAB KEENAM : PENANGGULANGAN DAN PENYEMBUHAN AKIBAT TERKENA GANGUAN
JIN .. 390 Kekuatan Yang Mengalahkan . 394 Kekuatan Yang Dikalahkan . 408
Penanggulangan ORANG KESURUPAN JIN . 416 Penyembuhan Penyakit AKIBAT GANGGUAN
MAKHLUK JIN 427 Membentengi Diri Dari GANGGUAN MAKHLUK JIN 436 BACAAN-BACAAN
RUQYAH SUFIYYAH 450 PENUTUP . 460 DAFTAR PUSTAKA 462 RIWAYAT PENULIS 464 ISTIGHOTSAH
466 RUQYAH dampak dan bahayanya - 11 MUQODDIMAH Alhamdulillah, segala puji bagi
Allah , Tuhan Pencipta dan pemelihara Alam Semesta yang telah memberikan
perlindungan kepada hamba-hambaNya yang beriman dari gangguan Setan jin dengan
persaksian suatu ayat ; Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu
terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang
yang sesat. QS:15/42. maka setan-setan Jin menjadi kecewa dan putus-asa
menghadapi hamba-hambaNya yang telah mampu beribadah dan mengabdi kepada
Tuhannya dengan hati yang ikhlas. Kekecewaan itu telah dinyatakan Iblis dengan
suatu pernyataan di hadapanNya; Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku
akan menyesatkan mereka semuanya - Kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara
mereka. QS:38/84-85. Sungguh sangat beruntung orang-orang yang telah mampu
berbuat dengan ikhlas, 12 - Menguak Dunia Jin beribadah kepada Allah
semata-mata hanya mengharap ridhoNya, sehingga mereka selalu mendapatkan
pertolongan untuk dapat mensyukuri segala karunia dan anugerah, kerana dengan
syukur itu mereka akan terhindar dan terjaga dari ancaman musuh besarnya, yaitu
setan Jin dengan suatu pernyataan Iblis di hadapan Allah ; "Kerana Engkau
telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi)
mereka dari jalan Engkau yang lurus, - kemudian saya akan mendatangi mereka
dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau
tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta`at). QS:7/16-17. Sholawat
dan Salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar
Muhammad Rasulullah . Ikutan yang baik. Manusia utama yang pancaran akhlak dan
kasih sayangnya telah menghidupkan iman di hati manusia setelah dalam kurun
waktu yang lama iman itu menjadi gersang dan mati. Pancaran kasih yang
tercurahkan bagaikan air hujan yang diturunkan dari langit, maka tanah-tanah
yang asalnya tandus dan gersang menjadi hidup dan bergairah kembali. Dengan
itu, maka sarang-sarang kemusyrikan dan kedholiman berangsur-angsur menjadi
hancur. Dimana-mana tempat RUQYAH dampak dan bahayanya - 13 yang asalnya gelap
dan remang-remang menjadi terang benderang. Juga kepada para keluarga, para
sahabat, para pengikut yang setia serta pengikutnya para pengikut dengan baik
sampai hari kiyamat yang telah menyulutkan obor warisan di seluruh belahan
bumi, sehingga dalam waktu yang relatif singkat bumi persada menjadi terang
benderang, sehingga setan Jin menjadi semakin garang kerana iman umat manusia
semakin kuat dan cemerlang. Selanjutnya. Akhir-akhir ini telah marak apa yang
dikatakan oleh para pelakunya sebagai Ruqyah, saudara-saudara kita seiman dan
seislam dengan bangga di sana-sini telah melaksanakan dan mensyiarkan apa yang
mereka katakan Ruqyah. Mereka membacakan ayat-ayat suci al-Quran al-Karim
kepada para pendengar yang khusu, bagaikan ahli sihir yang sedang membacakan
mantra-mantra kemudian para pendengar itu seketika menjadi bergelimpangan tidak
sadarkan diri bahkan ada yang muntah-muntah dan kencing di dalam masjid. Para
pendengar itu bareng-bareng kesurupan makhluk Jin. Mereka lupa ingatan dan
berteriak-teriak bagaikan orang gila, ironisnya para pelaku Ruqyah itu
mengatakan bahwa apa yang 14 - Menguak Dunia Jin dikatakan Ruqyah itu adalah
sarana untuk mengeluarkan makhluk jin dari tubuh manusia. Sudah banyak buku
yang ditulis tentang Ruqyah itu. Dengan buku ini penulis tertarik ikut bicara,
namun barangkali pemahamannya yang berbeda. Kalau teman-teman terdahulu
mengatakan bahwa pelaksanaan ruqyah tersebut adalah sarana untuk mengeluarkan
jin dari dalam tubuh manusia, dengan tulisan ini penulis berpendapat
sebaliknya. Pelaksanaan ruqyah, dalam arti, orang yang asalnya sadar setelah
dibacakan ayat-ayat suci al-Quran al-Karim, menjadi kesurupan jin, selanjutnya
jin itu dikeluarkan lagi oleh para ustadznya dengan susah payah, menurut
penulis perbuatan itu justru membantu makhluk jin masuk ke dalam jasad manusia.
Jin tersebut menguasai kehidupan manusia melalui wilayah kesadaran. Ruqyah
seperti itu justru membantu jin merusak benteng pertahanan manusia yang
dibangun Allah untuk melindungi manusia dari gangguan makhluk jin. Buku ini
terdiri dari enam bab: 1. Ruqyah bukannya mengeluarkan jin dari tubuh manusia,
tetapi justru membantu memasukkan untuk menguasai kesadaran manusia. RUQYAH dampak
dan bahayanya - 15 2. Tiga hal yang menjadikan sebab Jin dapat dengan mudah
keluar masuk ke dalam tubuh untuk menguasai kesadaran manusia. 3. Lima cara dan
tahapan Jin dapat keluar masuk ke dalam tubuh manusia untuk menguasai
kesadarannya. 4. Beberapa jenis penyakit pada manusia yang ditimbulkan akibat
gangguan Jin. 5. Jalan dan upaya manusia untuk mendapatkan perlindungan dari
gangguan Jin. 6. Penanggulangan dan penyembuhan akibat terkena gangguan Jin.
Kepada para alim dan para ahlinya, penulis mohon doa restu serta koreksi
terhadap segala kesalahan dan kekhilafan. Juga terima kasih yang tidak
terhingga kepada teman seperjalanan dalam mengabdi, sebagai sumber inspirasi
dan dorongan semangat yang tiada henti, sehingga yang seharusnya sudah menjadi
layu dan kaku, kembali tumbuh dan bergairah. Semoga setiap cita-cita dan
harapan disampaikan olehNya dan setiap usaha dibalasNya dengan berlipat ganda,
pahala untuk bekal dikemudian hari. Selanjutnya apa yang telah ada sebagai
hasil usaha dan jerih payah menjadi berguna. Secara khusus kemanfaatan buah
karya, oleh penulis dihadiahkan kepada para Guru yang 16 - Menguak Dunia Jin
suci lagi mulia yang telah menempa, kepada segenap para orang tua yang telah
banyak berjasa, kepada anak-anak, istri dan keluarga, serta kepada teman-teman
seperjuangan dalam pengabdian tiada henti yang tercinta. Semoga Allah
senantiasa meridhoi mereka. Terakhir, apa yang dapat terguratkan pena, walau ia
tiada berharga, kerana tergurat dengan apa adanya, semoga hasilnya dapat
terpatri dalam keabadian iman di dalam sanubari serta menjadi penerang jalan
sampai di kemudian hari. Hanya Allah yang pertama kali telah memberi, maka
semoga dengan pemberianNya pula pemberian-pemberian itu menjadi abadi. Yang
fakir dan sangat membutuhkan pengampunan dari Tuhannya serta dhoif lagi bodoh.
MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI RUQYAH dampak dan bahayanya - 17 18 - Menguak Dunia Jin
RUQYAH Bukan Mengeluarkan Jin dari Tubuh Manusia, Tapi Justru Membantu
Memasukkan untuk Menguasai Kesadarannya uqyah menurut bahasa artinya
membaca-kan mantra atau jampi-jampi kepada orang sakit. Sedangkan menurut
istilah, ruqyah ialah cara penyembuhan terhadap orang sakit. Ruqyah telah
dilakukan sejak zaman sebelum islam datang. Kemudian pelaksanaan yang tidak
bertentangan dengan syariat Islam dibenarkan oleh Baginda Nabi . Dengan istilah
lain ruqyah adalah membacakan mantra atau jampi-jampi kepada orang sakit, baik
dengan ayat-ayat al-Quran al-Karim maupun doa-doa supaya orang sakit mendapat
kesembuhan dari Allah . RUQYAH dampak dan bahayanya - 19 Sebagaimana contoh
yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah yang tersebut di dalam hadits di
bawah ini: : * Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri berkata: Sesungguhnya
beberapa orang dari kalangan Sahabat Rasulullah sedang berada dalam perjalanan.
Mereka pergi ke salah sebuah kampung Arab dan mereka berharap agar boleh
menjadi tamu kepada penduduk kampung tersebut. Namun ternyata penduduk kampung
itu tidak mau menerima mereka. Tetapi ada yang bertanya: Apakah ada di antara
kamu yang boleh menjampi?, kerana ketua atau penghulu kampung kami terkena
sengat. Salah seorang dari para Sahabat menjawab: Ya, ada. Lalu beliau menemui
ketua kampung tersebut dan menjampinya dengan surah al-Fatihah. Kemudian ketua
kampung tersebut sembuh, maka 20 - Menguak Dunia Jin Sahabat tersebut diberi
beberapa ekor kambing. Beliau tidak mau menerimanya dan mengajukan syarat: Aku
akan menyampaikannya kepada Nabi , beliau pun pulang menemui Nabi dan
menyatakan pengalaman tersebut. Beliau berkata: Ya Rasulullah! Demi Allah, aku hanya
menjampi dengan surah al-Fatihah. Mendengar kata-kata itu, Rasulullah tersenyum
dan bersabda: Tahukah engkau, bahwa al-Fatihah itu memang merupakan jampi.
Kemudian baginda bersabda lagi: Ambillah pemberian mereka dan pastikan aku
mendapatkan bagian bersama kamu. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Pengobatan
hadits nomor 5295. Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4080.
Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Sholat hadits nomor 1989. Menurut hadits Nabi
di atas yang dimaksud dengan Ruqyah adalah membacakan mantra atau jampi-jampi,
baik dengan ayat-ayat al-Quran al-Karim maupun kalimat doa-doa kepada orang
yang sakit supaya sakitnya menjadi sembuh. Ruqyah bukan dilakukan kepada orang
yang sehat wal afiat dan sadarkerana alasan-alasan tertentukemudian menjadi
hilang ingatan atau kesadarannya kerana dikuasai makhluk jin, sebagaimana yang
setiap saat dapat kita lihat dari tayangan televisi akhir-akhir ini. Kita perlu
bertanya; mengapa orang dibacakan ayat-ayat al-Quran al-Karim boleh RUQYAH
dampak dan bahayanya - 21 kehilangan kesadaran dan kesurupan jin...? dan yang
dikatakan oleh para pelaku ruqyah tersebut malah mengeluarkan jin...? Benarkah
itu.....? Marilah kita ikuti jawabannya insya Allah. Makhluk jin adalah makhluk
yang lebih kuat daripada manusia. Jin diciptakan Allah dari api sedang manusia
diciptakan dari debu. Mereka dapat melihat manusia dari dimensi yang manusia
tidak boleh melihat mereka. Mereka boleh dengan leluasa memasuki tubuh manusia,
manusia tidak dapat memasuki tubuh mereka. Bahkan nenek moyang jin itu yang
dahulu hidup di surgasebelum mendapatkan julukan Iblissesungguhnya namanya
adalah al-Abid atau orang yang ahli ibadah. Iblis pernah mendapat perintah
Allah memimpin sepasukan malaikat untuk membersihkan bumi dari makhluk jin yang
lebih dahulu mendiami Bumi. Hal itu kerana bumi nantinya akan dihuni manusia.
Akan tetapi akibat al-Abid membangkang perintah Allah untuk sujud(mengabdi)
kepada manusia, Nabi Adam , akhirnya dia mendapat laknat dan namanya diganti
menjadi Iblis. Sejak itu di hatinya sudah tergores rasa permusuhan yang
mendalam kepada manusia. 22 - Menguak Dunia Jin Konon ketika Nabi Adam masih
berbentuk tanah liat, belum mendapatkan ruh kehidupan dan diletakkan Allah di
halaman surga selama 40 tahun. Melihat kesempurnaan dan keserasian tubuh Nabi
Adam yang lebih indah daripada tubuhnya sendiri, al-Abid merasa kagum dengan
bentuk tubuh makhluk baru tersebut. Dalam hati al-Abid berkata: Untuk Apa Allah
menciptakan makhluk seindah ini ? Al-Abid kemudian memasuki urat jalan
darahnya, mempelajari anggota tubuh dalam makhluk yang belum bernyawa itu. Al
Abid kemudian duduk di dalam hati makhluk baru tersebut sambil berkata: Hai
makhluk baru, nanti ketika kamu sudah sudah hidup, kamu harus tunduk kepadaku.
Di surga ini tidak boleh ada makhluk yang lebih berkuasa daripada diriku. Semua
penduduk surga harus hidup dibawah perintahku, termasuk malaikat yang pernah
aku pimpin untuk membersihkan bumi dari makhluk jin. Hal itu kerana al-Abid
merasa paling dekat kepada Allah . Namun apa jadinya, ternyata al-Abid dan
malaikat diperintahkan sujud kepada Nabi Adam. Oleh kerana al-Abid meresa lebih
baik darinya, maka al-Abid menolak perintah Allah tersebut. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 23 Iblis dengan segala kekuatan dan bala tentaranya kemudian
bersumpah untuk memper-daya anak manusia dan membelokkannya dari jalan yang
lurus, sehingga Iblis dan balaten-taranya yaitu para setan jin yang terkutuk
telah ditetapkan oleh Allah sebagai musuh utama manusia. Allah berfirman:
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai
musuhmu, kerana sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya
mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.QS.Fathir:35/6. Untuk itu,
manusia harus waspada kepada tipudaya setan jin dan memperlakukannya sebagai
musuh yang utama. Memperlakukan setan sebagai musuh itu adalah termasuk juga
mengenali secara mendalam akan kekuatan dan kelemahannya, taktik, strategi
tipudayanya, senjata-senjata dan kendaraan yang dijadikan alat perang serta
balatentara untuk menguasai manusia. Kalau tidak, manusia akan dengan mudah
dapat diperdaya oleh mereka. Sasaran utama tipudaya mereka adalah kesadaran dan
hati manusia. Hal itu supaya manusiadengan sadar maupun tidak24 - Menguak Dunia
Jin menjauhi jalan-jalan Allah dan meninggalkan berdzikir kepada-Nya. Manusia
akan dijadikan tentara-tentara bentukan mereka (wali-wali setan) untuk membantu
perjuangan mereka dalam mengalahkan musuh-musuh setan yang utama, yaitu
hamba-hamba yang beriman dan bertakwa kepada Allah yang selalu berbuat ikhlas
dalam mengabdi dan beribadah. Kepada hamba Allah yang ikhlas itu setan jin
tidak mempunyai kekuatan untuk dapat mengalahkan secara langsung kecuali
melalui tentara bentukan tersebut, yaitu manusia yang hatinya lalai dan telah
jauh meninggalkan Tuhannya. Allah mengabarkan hal tersebut dengan firman-Nya:
Allah adalah (Walinya) Pelindungnya orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan
mereka dari kegelapan (kekafiran dan kemusyrikan) kepada cahaya (iman). Dan
orang-orang yang kafir, pelindung-pelindung (wali-wali)nya adalah setan, yang
mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran dan kemusyrikan).
Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
QS.AlBaqoroh:2/257. RUQYAH dampak dan bahayanya - 25 Juga firman Allah : Setan
telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka
itulah bala tentara setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya bala tentara setan
itulah golongan yang merugi.QS.Al-Mujaadilah:58/19. Lebih detail lagi adalah
firman Allah : Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh
dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk
dan Penolong. QS.Al-Furqon:25/31. Wilayah kesadaran manusia adalah bagian yang
paling utama yang harus mendapatkan perhatian dan penjagaan dengan
bersungguh-sungguh. Itu adalah anugerah tuhan yang paling utama bagi manusia
yang tidak seharusnya dipertaruhkan dengan sesuatu yang belum pasti. Terlebih
dengan alasan yang dibuat-buat dan ditakut-takuti dengan tidak masuk akal. Yang
26 - Menguak Dunia Jin pasti adalah kesadaran itu. Apabila dirasakan sehat, ya
berarti sehat dan tidak ada jin di dalamnya. Jangan kerana sekedar sering
kentut dan susah tidur kemudian orang takut di dalam tubuhnya ada jin
selanjutnya kesadaran itu justru yang dikorbankan kepada jin, sehingga
berakibat menjadi hilang ingatan kerana kesurupan jin seperti orang gila walau
hanya sebentar. Hal tersebut bukan sekedar kesalahan tetapi bahkan kebodohan.
Dengan kesadaran itu, manusia di dalam keadaan bagaimanapun supaya tetap dapat
berdzikir atau ingat kepada Allah : Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh
perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari)
mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat (QS.An-Nur/37), selanjutnya
supaya manusia dapat bersyukur atas segala anugerah dan kenikmatan yang telah
diturunkan kepada-nya. Dengan dzikir dan syukur itu berarti manusia dapat
melaksanakan pengabdian yang hakiki. Itulah jalan-jalan utama yang menjadi
sasaran setan untuk dihalangi. Untuk itu manusia harus selalu menjaga
kesadarannya. Yang menjadi pokok permasalahan di dalam pelaksanaan ruqyah,
ketika orang yang asalnya sadarhanya khawatir ada jin di dalam RUQYAH dampak
dan bahayanya - 27 tubuhnya, dengan tanda-tanda yang kesannya dibuat-buat
sebagaimana yang mereka ajarkanmaka kesadarannya dipertaruhkan. Mereka minta
diruqyah, ketika diruqyah, mereka menjadi tidak sadar dan bahkan sampai
muntah-muntah dan kencing di tempat. Mengapa yang demikian itu dikatakan
mengeluarkan jin dari tubuh manusia..?. Seharusnya yang dikatakan mengeluarkan
jin itu, mengeluarkan jin dari wilayah kesadaran manusia yang sudah terlanjur
dikuasai oleh jin. Yaitu ketika manusia sedang kesurupan makhluk jin dan
dibacakan ayat-ayat suci al-Quran kemudian menjadi sadar sebagaimana semula.
Bukan sebaliknya, dengan bacaan ayat-ayat suci al-Quran orang yang asalnya
sadar malah menjadi tidak sadar. Barangkali kerana banyak kalangan kurang
memahami, sesungguhnya makhluk jin dapat bebas keluar masuk ke dalam tubuh
manusia melalui jalan darahnya, baik untuk sekedar memberi informasi maupun
mengadakan tipudaya kepada manusia bahkan langsung melalui hatinya. Demikian
pula, jin boleh tinggal di dalam lubang hidung manusia sekedar untuk
beristirahat. (Pada pembahasan berikutnya akan penulis ketengahkan dalilnya
insya Allah), 28 - Menguak Dunia Jin Kawasan yang tidak dapat dimasuki jinkerana
memang dijaga oleh Allah adalah wilayah kesadaran manusia. Allah menjaga
wilayah kesadaran itu supaya manusia sebagai makhluk yang paling dimuliakan
tidak dapat dikuasai jin melalui kesadarannya. Hal tersebut kerana manusia
sebagai kholifah Allah di muka bumi supaya dapat menjalankan pilihan hidupnya
dengan sadar, melaksanakan hak Hurriyatul Irodah atau kebebasan dalam memilih
dan menentukan jalan hidup dengan kesadaraan penuh, bukan dengan kesadaran yang
dijajah oleh siapapun. Kerana dengan itu kelak manusia harus mampu
mempertanggung-jawabkan segala perbuatannya dengan sadar pula. Seharusnya orang
yang sedang tidak sadarkan diri diruqyah menjadi sadar, bukan malah sebaliknya.
Orang yang sedang sakit akibat ganguan jin diruqyah menjadi sembuh, bukan yang
sembuh malah menjadi terluka akibat tusukan jin pada wilayah kesadarannya yang
bahkan kadang-kadang boleh berakibat sakit yang berkepanjangan. Untuk itu kita
renungkan lagi tentang kegiatan yang mereka katakan ruqyah itu. Bukankah yang
diruqyah adalah orang yang RUQYAH dampak dan bahayanya - 29 sadar kemudian
menjadi tidak sadar? Ketika tidak sadar, para pelaksana ruqyah tersebut
bersusah-susah mengeluarkan jin yang terlanjur menguasai kesadaran itu, bahkan
dengan tenaga dalam (katanya) sampai-sampai dengan mengeluarkan keringat
segala?. Kalau yang asalnya sadar kemudian menjadi tidak sadar dan disadarkan
lagi, bukankah yang demikian itu berarti memasukkan tidak mengeluarkan..?.
Inilah pokok pembahasan yang paling utama. Dengan pelaksanaan itu sejatinya
manusia telah mengundang jin untuk menguasai kesadarannya sendiri. Berarti
manusia tanpa sadar telah melukai alat atau sarana penunjang kehidupannya yang
paling vital yaitu akal. Kerana tanpa akal manusia menjadi gila. Akibat
perbuatan itu, suatu saat jin dapat dengan mudah menguasai kesadaran manusia
itu kembali, terutama ketika pikiran mereka sedang tidak mampu menanggung beban
berat. Luka pada wilayah kesadaran manusia akibat kesurupan jin itu akan
membekas untuk selama-lamanya. Orang tersebut akan menjadi orang yang dalam
hidupnya pernah hilang ingatan atau gila walaupun hanya sebentar. Siapapun yang
menyaksikan hal tersebut harus cepat-cepat sadar bahwa yang demikian itu 30 -
Menguak Dunia Jin adalah aib besar bagi kesucian asal usul/garis silsila atau
kesucian nama besar garis keturunan. Siapa yang tidak malu menjadi keturunan
orang yang pernah gila atau pernah hilang ingatannya? Ibarat gelas kaca ketika
sudah terlanjur pecah, sesempurna apapun orang dapat menyambungnya, bekas pecah
itu selamanya akan tetap kelihatan. Demikian pula wilayah kesadaran manusia,
luka itu akan membekas untuk selama-lamanya. Akibat yang paling berbahaya,
ketika suatu saat rasional manusia terpaksa harus menanggung beban kehidupan
yang agak berat, menghadapi musibah misalnya, sehingga orang tersebut harus
memeras akal untuk mencari solusi. Oleh kerana dahulu wilayah rasional itu
pernah luka, maka luka itu akan mudah kambuh lagi sehingga menjadi stres, atau
paling tidak kekuatan dan daya tahannya berkurang. Kalau hal itu terjadi akibat
perbuatan yang disengaja, berarti manusia dengan sengaja telah berbuat
kebodohan dengan merusak diri sendiri bahkan kesucian garis keturunannya. Ironisnya
sarana untuk merusak kehidupan manusia itu adalah ayat-ayat suci Al-Quran
al-Karim yang semestinya obat untuk menyembuhkan sakit RUQYAH dampak dan
bahayanya - 31 manusia, tidak hanya kesadarannya bahkan juga hatinya.
Konkritnya, ketika manusia dengan sengaja berkonsentrasi mendengarkan ayat-ayat
al-Quran al-Karim yang dibaca dengan irama yang syahdu. Tanpa terasa manusia
justru cenderung terjebak memaksakan kehendak nafsu sahwat untuk boleh berbuat
khusu1 (bukannya khusu tapi mengkhusu-khusukan diri). Terlebih ketika tujuan
amal itu bukan semata melaksanakan bentuk pengabdian yang hakiki kepada Allah ,
bahkan dengan sengaja dan persiapan secara rasional telah mengarah kepada
dimensi jin, atau bertawajjuh kepada dimensi jin, maka dengan amal perbuatan
tersebut sejatinya manusia telah terjebak kepada dominasi kemauan emosional
(nafsu syahwat) yang wilayahnya2 di dalam jiwa manusia sangat berdekatan dengan
wilayah dimensi jin. Dengan konsentrasi tersebut ketika batas-batas ruang
wilayah rasional semakin terdesak 1 Berbuat khusu itu artinya semeleh atau
pasrah untuk mengikuti arus kehendak dan takdir Allah pada saat itu, bukan
mengkondisikan diri supaya dapat khusu. 2 Wilayah emosional itu juga disebut
quwatul hayaliyah, yaitu alam manusia yang ada di dalam jiwanya yang dimensinya
berdekatan dengan dimensi jin. Simak buku Ilmu Laduni. 32 - Menguak Dunia Jin
oleh dorongan emosional, sehingga keadaan manusia menjadi sadar dan tidak
sadar, berarti saat itu manusia benar-benar telah mendekati wilayah dimensi jin.
Artinya dengan kekuatan emosionalnya sendiri manusia telah membuka benteng
pertahanan rasionalnya mengundang jin untuk menguasai jiwa raganya melalui
wilyah kesadaran tersebut. Ini adalah urusan yang halus-halus yang jarang
dimengerti kecuali orang yang ahli mujahadah dan riadhoh di jalan Allah atau
juga disebut orang yang mengembarakan ruhaniyah. Dengan pengembaraan ruhanaiyah
itu berarti manusia sedang mengadakan perjalanan keluar masuk antara dua alam
berbeda yang ada dalam jiwanya sendiri, yaitu alam lahir dan alam batin. Batas
antara dua alam itulah kedudukan alam jin berada. Oleh kerana itu, tanpa
bimbingan guru ahlinya, jiwa para pengembara dengan kendaraan ruqyah tersebut
sebagian besar malah diterkam jin, kerana jiwa yang lemah itu terlebih dahulu
tersesat di alam jin. RUQYAH dampak dan bahayanya - 33 ALASAN PERTAMA : Menjual
Ayat dengan Harga Murah Firman Allah al-Quran al-Karim Surat al-Isra/ayat,
17/82-84. Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada
orang-orang yang zalim selain kerugian Dan apabila Kami berikan kesenangan
kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang
sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa..
QSAl-Isra:17/82-83. Ayat 82 di atas menunjukkan bahwa di dalam al-Quran
terdapat sesuatu yang dapat menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang yang
beriman. Namun bagi orang-orang yang zalim, al-Quran itu hanya menambah
kerugian belaka. Siapakah yang dimaksud orang yang zalim tersebut? Ayat
selanjutnya menyatakan, 34 - Menguak Dunia Jin yaitu orang-orang yang: Apabila
Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya mereka berpaling dan membelakang
dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia
berputus asa. QS:17/83. Ayat-ayat di atas menegaskan dengan gamblang bahwa
al-Quran tidak hanya untuk mengobati jasmani manusia saja tetapi yang paling
utama adalah ruhani dan kesadarannya. Terhadap orang yang zalim, yaitu
orang-orang yang pola pikirnya tidak sehat kerana di hatinya ada penyakit hasud
kepada orang lain yang mendapatkan kenikmatan dari Allah dan mudah putus asa
apabila mendapatkan musibah. Kepada orang tersebut al-Quran itu bahkan hanya
akan menambah kerugian belaka. Apabila ayat tersebut dikaitkan dengan hadits
Rasulullah di bawah ini : : RUQYAH dampak dan bahayanya - 35 * Diriwayatkan
dari Abu Said al-Khudri berkata: Sesungguhnya beberapa orang dari kalangan
Sahabat Rasulullah sedang berada dalam perjalanan. Mereka pergi ke salah sebuah
kampung Arab dan mereka berharap agar boleh menjadi tamu kepada penduduk
kampung tersebut. Namun ternyata penduduk kampung itu tidak mau menerima
mereka. Tetapi ada yang bertanya: Apakah ada di antara kamu yang boleh
menjampi? Kerana ketua atau penghulu kampung kami terkena sengat. Salah seorang
dari para Sahabat menjawab: Ya, ada. Lalu beliau menemui ketua kampung tersebut
dan menjampinya dengan surah al-Fatihah. Kemudian ketua kampung tersebut
sembuh, maka Sahabat tersebut diberi beberapa ekor kambing. Beliau tidak mau
menerimanya dan mengajukan syarat: Aku akan menyampaikannya kepada Nabi ,
beliau pun pulang menemui Nabi dan menyatakan pengalaman tersebut. Beliau
berkata: Ya Rasulullah! Demi Allah, aku hanya menjampi dengan surah al-Fatihah.
Mendengar kata-kata itu, Rasulullah tersenyum dan bersabda: Tahukah engkau,
bahawa al-Fatihah itu memang merupakan jampi (Ruqyah). Kemudian baginda
bersabda lagi: Ambillah pemberian mereka dan pastikan aku mendapatkan bagian
bersama kamu. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Pengobatan hadits nomor 5295.
Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4080. Riwayat Tirmidzi di
dalam Kitab Sholat hadits nomor 1989. 36 - Menguak Dunia Jin Dengan itu kita
dapat mengambil kesimpulan bahwa di dalam al-Quran al-Karim terdapat dua
kemanfaatan bagi manusia, yaitu kemanfaatan batin dan kemanfaatan lahir.
Kemanfaatan batin sebagai ilmu pengetahuan dan hidayah, maka hanya kepada
orang-orang yang beriman saja al-Quran dapat menjadi penawar (obat), rahmat dan
juga petunjuk (hidayah) sebagaimana yang telah ditegaskan Allah dengan
firman-Nya yang lain: Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya;
petunjuk bagi mereka yang bertakwa, - (yaitu) mereka yang beriman kepada yang
ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami
anugerahkan kepada mereka, QS..Al-Baqoroh:2/2-3. Namun bagi orang-orang yang
berbuat zalim atau orang-orang yang pola pikirnya tidak sehat kerana di dalam
hatinya ada penyakit hasud dan putus asa, al-Quran al-Karim itu tidak akan
membawa kemanfaatan apa-apa kecuali hanya menambah kerugian belaka. Adapun
kemanfaatan yang lahir, yaitu sebagai jampi atau ruqyah. Katika al-Quran RUQYAH
dampak dan bahayanya - 37 (surat al-Fatihah) dibacakan kepada orang yang
jasmaninya sedang sakit, dengan izin Allah orang tersebut menjadi sembuh. Jadi,
di dalam memahami ayat-ayat al-Quran al-Karim seharusnya orang tidak hanya
melihat aspek yang lahir saja, tetapi juga yang batin. Hal itu kerana al-Quran
diturunkan di dunia bukan hanya untuk menyembuhkan jasmani manusia saja tetapi
yang lebih penting adalah ruhaninya. Artinya untuk keselamatan hidup umat
manusia baik di dunia maupun di akhirat. Para orientalis baratyang keahliannya
tentang al-Quran dan ilmu keislaman melebihi orang-orang berimansengaja
mempelajari al-Quran dan agama Islam bukan untuk kepentingan membela agama
Islam tetapi justru untuk menghancurkannya. Mereka membuka lembaga-lembaga
tinggi pendidikan Islam tetapi dengan tujuan supaya dapat meracuni aqidah
orang-orang Islam melalui murid-murid yang mereka didik. Hal itu kerana mereka
tidak mampu menghancurkan Islam dari luar, maka mereka berusaha
menghancurkannya dari dalam. Yaitu dengan ilmu Islam dan orang-orang Islam yang
38 - Menguak Dunia Jin mereka didik dan mereka persiapkan dengan segala
perencanaan yang matang. Untuk itu seyogyanya setiap pribadi yang beriman harus
waspada terhadap gerakan mereka, barangkali tanpa kita sadari mereka telah
menyusupkan rencara jahatnya itu di dalam sendi-sendi kehidupan umat Islam,
yaitu melalui pelaksanaan ruqyahyang mereka sebut sebagai amaliyah yang paling
sesuai dengan syariat islam(ruqyah syariyah)yang mereka kembangkan secara
besar-besaran dewasa ini. Apabila orientasi orang dalam memandang al-Quran
al-Karim hanya terbatas pada aspek yang lahir saja. Hanya untuk menyembuhkan
penyakit manusia yang lahir saja bukan penyakit yang batin sebagaimana
pelaksanaan Ruqyah yang sekarang sedang marak di mana-mana. Maka jadilah
akhir-akhir ini kita lihat di sana-sini banyak bermuculan orang menjual dan
menawarkan rekaman wahyu Ilahi yang suci dan mulia itu dengan pola dagang
seperti tukang dagang obat di pinggir jalan, yakni dengan melaksanakana atraksi
sulap terlebih dahulu baru kemudian menjual obatnya. Mereka bahkan berdagang
dengan pola penawaran marketing biaya tinggi melalui promosi yang dimuat
dihalaman-halamam depan RUQYAH dampak dan bahayanya - 39 majalah-majalah yang
bersifat islami?. Seperti paranormal menawarkan jasa-jasa perdukunan di
majalah-majalah perdukunan yang telah mentradisi selama ini. Gejala apakah
gerangan yang sedang terjadi ? Bukankah model seperti itu justru melecehkan
ayat-ayat yang suci? Kerana ayat-ayat itu dijual hanya untuk memenuhi
keuntungan pribadi dan golongan.? Itulah yang dimaksud menjual ayat-ayat Allah
dengan harga yang murah yang terlarang oleh al-Quran itu sendiri..? sebagaimana
yang telah ditegaskan Allah dengan firman-Nya: Dan janganlah kamu menukarkan
ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus
bertakwa. QS.Al-Baqoroh:2/41. Semoga kita selalu mendapatkan hidayah dan
perlindungan Allah dari kesalahan fatal yang tidak kita sadari sehingga dapat
menghancurkan diri sendiri serta umat manusia secara keseluruhan. 40 - Menguak
Dunia Jin ALASAN KEDUA : Beramal Tanpa Bimbingan Guru Firman Allah surat
al-Araaf ayat 201. Allah berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila
mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu
juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya QS.Al-Araaf:7/201. Yang dimaksud
dengan Thooifum minasy-Syaithon atau was-was dari setan dari ayat di atas,
bentuk wujudnya kadang-kadang berupa bisikan di dalam hati manusia di luar
bisikan hatinya sendiri. Bisikan itu terkadang bahkan dirasakan lebih dominan
daripada bisikan hatinya sendiri. Seperti orang melihat orang lain misalnya,
menurut penilaiannya, orang yang dilihat itu adalah orang baik, kerana secara
lahir orang tersebut saat itu sedang berbuat kebajikan. Namun bisikan hati itu
berkata lain. Katanya, meski secara lahir orang tersebut sedang RUQYAH dampak
dan bahayanya - 41 melakukan sholat dan bershodaqoh, sejatinya hatinya penuh
dengan riya dan kemunafikan. Dengan bisikan seperti itu, hati orang tersebut
menjadi bingung, kerana akalnya berkata A sedangkan hatinya berkata B. Terjadi
perang batin yang berkepanjangan di dalam isi dadanya sendiri. Semakin lama
perang batin itu menjadi semakin berkecamuk sehingga orang tersebut tidak
sempat memikirkan urusan yang lain. Klimaksnya, ketika kebingungan itu semakin
memuncak akhirnya orang tersebut tidak sadarkan diri dan kesurupan jin. Apabila
keadaan tersebut tidak segera mendapatkan pengobatan yang benar, orang yang
dihantui kebingungan itu lama-lama boleh jadi menjadi gila. Tanda-tanda
awalnya, adanya perubahan yang mencolok dalam prilaku hidup orang tersebut.
Seorang yang asalnya periang mendadak menjadi pendiam, tidak suka bicara dan
bergaul dengan orang lain, sering mengurung diri di dalam kamar dan berbicara
sendiri. Merasa benar sendiri sehingga selalu menolak setiap pendapat orang
lain. Kadang-kadang mengaku didatangi ruh para Wali, bahkan katanya mendapat
ilmu langsung dari para Wali dan para Nabi. Para wali 42 - Menguak Dunia Jin
dan para Nabi itu diakui datang sendiri ke kamarnya. Yang lebih parah lagi,
diantara mereka ada yang mengaku pernah bertemu langsung dengan Allah. Mereka
melaksanakan miroj seperti mirojnya Baginda Nabi dan mendapat wahyu dari-Nya.
Ketika penyakit itu semakin parah, mereka kemudian meninggalkan seluruh
pemilikan duniawinya, bahkan anak istri dan keluarganya yang dahulu sangat
dicintai. Menjadi musafir selama hidupnya, berjalan sepanjang jalan tidak tentu
arah dan tujuan. Banyak kasus seperti ini kita temui di masyarakat. Anehnya
kebanyakan orang yang terkena penyakit seperti itu justru dari kalangan orang
yang ahli wirid-wirid khusus dan mujahadah di tempat-tempat sepi. Mengapa
demikian..? Kerana wirid-wirid khusus dan mujahadah yang ditekuni itu
dilaksanakan tanpa mendapat bimbingan dari seorang guru ahlinya, yaitu
guru-guru mursyid sejati yang dapat mentarbiyah kehidupan ruhani manusia. Hal
itu, kerana wirid-wirid dan mujahadah itu hanya didasari kemauan emosional dan
rasional belaka yang ujung-ujungnya duniawi sehingga kehidupan spiritual
(ruhani) manusia menjadi gersang. Dengan yang demikian itu, setan jin terfasilitasi
masuk ke wilayah kesadaran RUQYAH dampak dan bahayanya - 43 manusia untuk
menjadi pembimbing ibadah dengan memanfaatkan lemahnya perlindungan rasional
kerena saat itu wilayah rasional sedang terdesak dorongan emosional.
Konkritnya, ketika rasional manusia dalam kondisi lemah akibat terdesak
intensitas emosional yang sedang memuncak,meski itu akibat konsentrasi di dalam
membaca kalimat dzikir atau ayat-ayat al-Quran, sehingga keadaan manusia
menjadi sadar dan tidak sadar, saat-saat seperti itulah yang sangat ditunggu
setan jin untuk memasukkan sulthon (tehnologi) nya di dalam jiwa manusia,di
saat wilayah rasional itu menjadi terluka akibat desakan emosional. Dengan
tehnologi ghaib itu setan jin kemudian mengirimkan sinyal was-wasnya kepada
manusia dari jarak jauh. Hakikat di balik rahasia kejadian seperti itulah yang
disinyalir Rasulullah dengan sabdanya yang artinya: Barang siapa beramal tanpa
guru maka gurunya adalah setan. Perhatikan dengan seksama kerana hal ini adalah
urusan yang samar dan halus yang harus mendapatkan perhatian bagi orang yang
tekun menjalankan mujahadah. Urusan pelik yang tidak banyak diketahui dan
dimengerti oleh kalangan awam. 44 - Menguak Dunia Jin Kebanyakan kalangan awam
itu mengira, asal sudah melaksanakan ibadah atau membaca ayat-ayat suci
al-Quran berarti mereka akan menjadi orang baik. Padahal sejatinya tidaklah
demikian. Justru saat orang beribadah dengan tekun itu berarti mereka sedang
pasang badan untuk menjadi musuh setan. Oleh kerananya, orang yang sedang
beribadah itulah yang menjadi target operasi setan yang paling utama. Dalam hal
ini setan tidak harus menghalangi mereka untuk meninggalkan ibadahnya, tapi
dengan ibadah itu bagaimana mereka masuk neraka. Yaitu ketika dengan ibadah itu
hati orang malah menjadi sombong. Merasa benar sendiri dan paling sesuai dengan
syariat agama Islam, sehingga pelaksanaan ruqyah yang sedang marak itu, oleh
pelaksananya dinamakan ruqyah syariyyah sedangkan ruqyah yang dilaksanakan
orang lain yang caranya tidak sama dengan cara merekahanya kerana mereka belum
mengerti ilmunya, dikatakan ruqyah yang berbau syirik atau ruqyah syirkiyyah.
Demikianlah fenomena telah berbicara, maka setan menjadi betah tinggal bersama
orang-orang sombong. Adapun maksud ayat di atas: Orang yang bertakwa kepada Allah
apabila sedang dirimpa was-was dari setan, maka berdzikirlah
(tadzakkaruu.)QS.Al- RUQYAH dampak dan bahayanya - 45 Araaf:7/201. Yang
dimaksud berdzikir itu, boleh jadi dengan sholat, dengan membaca kalimah
thoyyibah atau wirid-wirid dan dengan membaca ayat-ayat suci al-Quran al-Karim.
Dengan dzikir dan wirid itu supaya mereka menjadi sadar sehingga mengetahui
terhadap sesuatu yang terjadi pada diri mereka. Maksudnya, dengan membaca
ayat-ayat suci al-Quran al-Karim itu, seharusnya orang yang jasadnya sedang
terserang penyakit jin atau orang yang sedang kesurupan jin menjadi sadar,
tidak malah sebaliknya. Orang yang sehat wal afiat dan sadar menjadi hilang
ingatan atau gila kerana sedang kesurupan jin walau sebentar, bahkan
muntah-muntah dan mengotori masjid dengan air kencing yang najis. Bukankah yang
demikian itu berarti memasukkan penyakit dan barang najis baik di dalam tubuh
manusia maupun di tempat ibadah, bukan mengeluarkannya? Mengapa yang demikian
itu dikatakan ruqyah syariyyah? Contoh kasus yang lain: Suatu saat datang
kepada penulis seseorang yang lahirnya kelihatan segar-bugar dan sewat wal
afiat, akan tetapi dia mengaku sakit. Penyakitnya itu bukan di dalam jiwanya
bukan di dalam kesadarannya, akan tetapi di saat-saat tertentu di dalam dadanya
didatangi tamu aneh yang tidak diundang. 46 - Menguak Dunia Jin Ceritanya,
akhir-akhir ini dia dibuat bingung oleh bisikan yang bersumber dari dalam
dadanya sendiri. Awalnya ada bisikan kalimat Lailaha illallah, dzikir ghaib itu
berbunyi sendiri di luar kemauannya. Awalnya dia senang, betapa tidak, kalimat
dzikir itu seakan-akan pengingat dari Allah supaya dia selalu ingat kepada-Nya,
kerana dia memang orang yang ahli mujahadah bahkan kadang-kadang dengan
melaksanakan kholwat di tempat-tempat yang sepi seorang diri. Kehadiran dzikir
ghaib di dalam dadanya itu disambut dengan positif. Akan tetapi lama-kelamaan
dzikir ghaib itu ritmenya semakin meningkat bahkan akhirnya hampir-hampir
mendominasi seluruh waktu hidupnya sehingga kehidupannya menjadi terganggu, bahkan
yang terakhir setiap malam hampir tidak dapat tidur sama sekali. Saat itulah
dia mulai sadar bahwa yang sedang dialami itu bukan hal yang positif akan
tetapi negatif. Walaupun dengan adanya bisikan dzikir ghaib itu dia banyak
mendapat kelebihan yang dapat dipergunakan untuk membantu dan menolong orang
yang sedang membutuhkan pertolongannya. Sayangnya kesadaran itu sudah
terlambat, hidupnya sudah terlanjur dikuasai oleh bisikan ghaib yang tidak
diketahui asal-usulnya RUQYAH dampak dan bahayanya - 47 itu. Alhamdulillah
berkat kemauannya yang kuat untuk mengobati dirinya sendiri dan pertolongan
Allah kepada hamba-Nya yang mau bertaubat, dengan terapi latihan panjang,
akhirnya dia sekarang terbebas dari bisikan kalimat dzikir yang telah menyiksa
itu. Mengapa ada kejadian seperti itu? Penyebabnya sejatinya sama, orang
tersebut senang beramal dengan amalan khusus (wirid-wirid khusus) akan tetapi
dilaksanakan dengan tanpa guru ruhaniyah yang membimbing. Oleh kerana itu,
tidak selalu menjadi jaminan bahwa dzikir dengan kalimat Lailaha illallah
sekalipun atau bacaan ayat-ayat suci al-Quran al-Karim, dapat menjadi obat bagi
manusia manakala cara membacanya tidak benar. Seperti orang naik sepeda motor,
seharusnya sepeda motor itu sebagai sarana untuk membantu mempermudah hidup
manusia, manakala dikendarai oleh orang yang belum ahli dalam mengendarai
sepeda motor, maka boleh jadi sepeda motor itu dapat mempercepat kematian.
Seharusnya orang-orang yang seperti contoh di atas itulah yang diruqyah supaya
penyakit yang ada dalam hati mereka menjadi sembuh, dan penderitaannya menjadi
sirna. Ruqyah bukan untuk melukai kesadaran orang yang sehat 48 - Menguak Dunia
Jin menjadi kemasukan makhluk jin, menjadi hilang ingatan atau gila walau
sebentar. Kalau seandainya saat itu orang yang kesurupan jin pasca di ruqyah
itu tidak dapat disembuhkan, siapa yang akan bertanggungjawab dari aib yang
memalukan itu.? RUQYAH dampak dan bahayanya - 49 ALASAN KETIGA : Membaca dalam
Keadaan Lalai Firman Allah Surat al-Hajj ayat 52. Dan Kami tidak mengutus
sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila
ia mempunyai sesuatu keinginan (nafsu syahwat), setanpun memasukkan
godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan
oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui
lagi Maha Bijaksana. QS.Al-Hajj:22/52. Ayat di atas semakin memberi kejelasan.
Jangankan manusia biasa, seorang Rasul dan Nabi sekalipun, mereka tetap
berpotensi terkena was-was setan. Di dalam mereka menyampaikan tugas risalah
dan nubuwah kepada umatnya, baik di saat melaksanakan dzikir, fikir dan munajat
maupun pengabdian dan jihad, apabila di dalam ritual itu terdapat kesalahan
yang fatal, maka setan jin segera menyusupkan sulthon atau was-wasnya ke dalam
hati mereka. Itu boleh terjadi 50 - Menguak Dunia Jin disebabkan terbukanya
ruang kosong (melamun urusan duniawi) di dalam wilayah kesadaran manusiawi
sehingga disaat-saat seperti itu kemauan nafsu syahwat (emosional) berbalik
menjadi pendorong ibadah. Hanya saja Allah memberikan pertolongan kepada
hamba-hamba-Nya yang sholeh dengan pernyataan-Nya: yang menghilangkan apa yang
dimasukkan oleh setan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya, sehingga yang
sudah dimasukkan jin itu dapat dicabut kembali. Hal itu, kerana setan jin
memang sudah sangat dekat kepada manusia bahkan ada yang bertempat tinggal di
dalam dadanya: Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia
(QS.An-Nas/5). Kepada orang yang sedang beribadah seperti itu, tipudaya setan
jin itu bukan untuk menghalanginya dari ibadah, tetapi membelokkan arah
tujuannya. Contohnya: Ketika ibadah dan mujahadah yang awalnya dapat dilakukan
dengan ikhlas semata bentuk pengabdian kepada Allah, namun oleh kerana amal
yang utama itu tidak terbimbing secara ruhaniyah oleh guru-guru ahlinya, ketika
terjadi kelengahan dalam konsentrasi sehingga saat itu emosional dominan
menjadi pendorong kemauan manusia dalam beribadah, maka setan jin dengan
sendirinya terfasilitasi memasukkan RUQYAH dampak dan bahayanya - 51 was-wasnya
kepada orang yang sedang ibadah itu. Di dalam kesendirian ibadah di alam sepi,
seperti orang berkholwat malam di dalam kamar pribadi misalnya, datangnya
was-was setan itu awalnya boleh jadi berbentuk suara orang berdzikir dengan
berjamaah yang terdengar dari kejauhan. Semakin lama suara itu semakin menusuk
perasaan. Keadaan tersebut sejatinya memang suasana yang dikondisikan setan jin
untuk memutuskan konsentrasi ibadah. Oleh kerana tidak banyak orang memahami
rahasia di balik kejadian seperti itu, maka suara dzikir yang menusuk kesadaran
itu dikira anugerah yang didatangkan Allah kepada mereka sebagai buah ibadah
yang ditunggu-tunggu. Ketika suara-suara itu semakin diikuti perasaan, ditarik
di dalam hati sambil menunggu apa yang akan terjadi, antara sadar dan tidak
sadar, selanjutnya kesadaran manusia itu ditarik masuk ke dalam dimensi alam
jin. Itulah perangkap yang ditebarkan setan jin kepada orang yang beribadah
secara khusus itu. Proses datangnya was-was setan seperti itu jauh lebih halus
dan lebih samar daripada perangkap jin yang ditebarkan di dalam proses 52 -
Menguak Dunia Jin orang diruqyah. Oleh kerananya, seandainya orang-orang yang
sedang beribadah itu tidak mendapatkan pertolongan Allah, yaitu sistem
perlindungan yang sudah dibangun untuk menangkal gangguan setan bagi
hamba-hamba yang dicintai-Nya, sebagaimana yang dinyatakan di dalam ayat
tersebut di atas: Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu, dan
Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Barangkali tidak ada seorang pun dari para ahli
ibadah itu terhindar dari jebakan setan jin tersebut. Pada saat orang diruqyah,
setan jin tidak harus bersusah payah mengkondisikan suasana seperti datangnya
suara dzikir itu. Sebabnya, sejak awal, dengan konsentrasi yang dipaksakan itu,
manusia sendiri sejatinya yang mengkondisi-kan dirinya masuk ke dalam perangkap
setan jin sehingga demikian mudah orang yang diruqyah itu kesurupan jin.
Ironisnya, orang yang sedang masuk perangkap jin itu justru malah dianggap
gejala positif dari ruqyah yang sedang mereka laksanakan. Hal itu membuktikan
bahwa para pelaksana ruqyah itu sedikitpun belum berpengalaman di dalam urusan
dunia jin dan jebakannya atau barangkali mereka itu adalah orang yang sudah
RUQYAH dampak dan bahayanya - 53 terjebak tipu daya itu, sehingga hal yang
sedemikian membahayakan itu sedikitpun tidak pernah mereka sadari. Mereka
bahkan melaksanakan ruqyah itu dengan penuh kebanggaan dan kesombongan.
Seakan-akan hanya mereka sendiri yang tidak melakukan perbuatan syirik dan
bidah di dalam melakukan ruqyah itu, sedangkan ruqyah yang dilaksanakan orang
lain yang caranya tidak sama dengan cara mereka dan jimat-jimat yang
dikumpulkan sebelum pelaksanaan ruqyah itu mereka anggap perbuatan syirik.
Bukan wilayah syirik atau tidak syirik yang menjadi tujuan pokok penulisan ini.
Wilayah itu adalah wilayah hukum syariat yang memerlukan kecermatan di dalam
mengambil keputusan hukum. Penulisan ini terbatas hanya urusan yang lebih
sederhana dan kasat mata saja, yaitu demi keselamatan hidup anak cucu kita akibat
kesalahan yang kita perbuat sendiri. Menjaga mereka dari bahaya setan jin yang
setiap saat selalu siap menerkam mangsanya. Contoh lagi: was-was setan itu
tidak hanya berupa suara dzikir saja tapi juga penampakan-penampakan yang mampu
memalingkan tujuan ibadah. Godaan setan jin jenis ini jauh lebih 54 - Menguak
Dunia Jin berbahaya daripada suara dzikir tersebut, kerana yang diserang oleh
penampakan itu bukan kesadaran manusia tapi hatinya. Hal itu juga disebabkan
terjadinya kelengahan di dalam konsentrasi ibadah, terlebih lagi apabila tujuan
ibadah itu ujung-ujungnya urusan duniawi, seperti ingin kaya mendadak atau
menjadi orang sakti mandra guna. Terhadap orang seperti itu, dengan kekuatan
sihirnya setan jin mampu memunculkan penampakan tersebut bukan melalui
pandangan mata lahir maupun mata batin yang disebut matahati, tapi melalui
indera hayaliyah manusia yang disebut Quwwatul Hayaliyah.3 Ketika kekhusuan
ibadah itu terputus oleh urusan duniawi yang muncul dalam ruang hayal secara
manusiawi, penampakan itu kemudian datang dalam bentuk gambar yang sejatinya
sudah ada di dalam hayalan manusia itu sendiri. Oleh kerananya, apabila yang
diangan-angan oleh orang yang beribadah itu ingin berjumpa dengan ruhnya Wali,
maka munculnya penampakan itu dalam ujud sosok seorang Wali. Selanjutnya
penempakan itu memperde-ngarkan suara di dalam dada manusia. Mengaku 3 Baca
buku Ilmu Laduni. RUQYAH dampak dan bahayanya - 55 ruh seorang Wali dan
berkata: Saat ini kamu telah menjadi orang sempurna, menjadi muridku yang utama,
selanjutnya kamu harus mengikuti aku untuk meningkatkan kemuliaanmu dengan
tambahan wirid dan laku yang harus kamu jalani. Hal tersebut kadang-kadang
harus dilakukan dengan merendam diri (kum-kum) di sendang atau datang ke pantai
dan gua-gua yang ada di dalam hutan. Di tempat itu terkadang mereka ditunjukkan
(dalam hayalan) harta karun ghaib yang masih diselimuti bayangan. Katanya lagi;
Saatnya nanti harta karun itu menjadi milikmu, untuk bekal perjuanganmu, untuk
biaya membangun pondok pesantren dan lain-lain. Kejadian seperti itu seringkali
dikira hal yang positif oleh orang yang ahli wirid khusus itu. Padahal itu
adalah tipudaya setan yang mampu menjadikan mereka lupa diri, menjadi orang
gila kehormatan dan kemuliaan. Itulah jebakan setan jin yang mematikan. Dengan
jebakan itu supaya manusia menjadi sombong dan takabbur, merasa punya linuwih,
merasa lebih mulia daripada orang lain, yang kemudian arah ibadah menjadi
bergeser dan berubah. Ibadah yang asalnya mencari ridho-Nya dan surga menjadi
mencari kehormatan dan harta benda serta linuwih duniawi. Allah memberikan
sinyalemen dengan firman-Nya: 56 - Menguak Dunia Jin Dan setan menjadikan
mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka
dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan
tajam. QS.Al-Ankabut:29/38. Pencarian harta karun ghaib itu kemudian menjadi
trend, menjadi tujuan utama dari mujahadah yang dilakukan oleh sebagian
kalangan, baik dengan sendiri-sendiri maupun berjamaah4. Harta-harta karun ghaib
tersebut kemudian dicarinya dengan bersungguh-sungguh melebihi pencariannya
kepada keridhoan Allah seperti tujuan awal ibadah, sehingga yang disembah
sekarang bukan Allah, tapi setan-setan yang telah menguasai jalan pikiran dan
kesadarannya. Setan- 4 Pencarian harta karun ghaib ini pun akhir-akhir ini
sedang marak, malah dilakukan oleh sebagian tokoh agama dan masyarakat.
Pencarian itu bahkan pernah dilakukan seorang pejabat negara, Mentri Agama saat
itu. Dengan kekuasaan yang sedang diduduki dia menyuruh orang membongkar situs
purbakala dengan cara yang tidak benar. Dia mencari harta karun ghaib gara-gara
mengikuti kata-kata dukun yang dipercaya. Dengan alasan harta karun itu
nantinya dapat digunakan untuk membayar hutang negara. RUQYAH dampak dan bahayanya
- 57 setan itu dijadikan layaknya berhala dalam hayalan yang setiap saat
wangsit-wangsitnya sangat ditunggu di setiap mereka melaksanakan mujahadah di
tempat-tempat yang sepi. Apabila keadaannya sudah seperti itu, siapapun
orangnya, mereka sulit dapat diingatkan kecuali ketika harta pemilikannya sudah
habis-habolehn akibat tertipu oleh orang-orang yang memanfaatkan kebodohan
mereka. Allah telah memberikan peringatan dengan firman-Nya: Bukankah Aku telah
memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan?
Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu. QS.Yaasin:36/60. Para
pelaksana mujahadah tersebut boleh dikategorikan sebagai orang yang sombong,
orang yang masuk perangkap setan jin yang mematikan, parmeternya, manakala setelah
menjalankan ibadah itu mereka melihat orang lain lebih hina daripada dirinya.
Mereka merasa mempunyai derajat lebih tinggi daripada orang-orang lain. Apabila
perasaan tersebut dilahirkan 58 - Menguak Dunia Jin dengan ucapan maupun
perbuatan maka orang tersebut telah menjadi orang takabbur. Apabila jalan
ibadah itu benar dan jalan yang lurus sehingga dengan ibadahnya seorang hamba
dapat wusul kepada Tuhannya. Hamba tersebut bukannya merasa mulia, tetapi
justru merasa lebih hina daripada orang lain. Menjadi semakin mengenali
kedhoifan dan kelemahan basyariyahnya, mengenali aib-aibnya, mengenali
keterbatasan kemampuannya, semakin kelihatan dosa-dosanya, sehingga dapat
meningkatkan semangat untuk melaksanakan taubatan nasuha. Itulah tanda-tanda
seorang hamba yang mengenali Tuhannya atau bermarifat kepada Allah . Dihadapan
siapa saja, mereka selalu merasa hina tapi orang lain melihatnya sebagai orang
yang mulia. Yang demikian itu kerana Nur Kemuliaan Allah telah memancar melalui
perbuatan dan akhlakul karimahnya. Terlebih apabila ibadah dan dzikir itu telah
membuahkan rasa syukur, hatinya gembira kerana telah mendapatkan petunjuk dan
bimbingan dari tuhannya, berarti jalan ibadah yang ditempuh itu sudah benar.
Yang demikian itu telah diisyaratkan Allah dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan
bahayanya - 59 Kerana itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari
(ni`mat-Ku). QS.Al-Baqoroh:2/152. Dengan uraian diatas urusannya menjadi
semakin jelas. Apabila pelaksanaan ruqyah tersebut masuk di dalam kategori
pelaksanaan ibadah kepada Allah, maka seharusnya hasilnya tidak hanya
menjadikan manusia asalnya tidak sadar menjadi sadar saja, akan tetapi lebih
tinggi lagi dari itu, yaitu menjadikan para pelakunya mengenal dirinya dan
mengenal Tuhannya. Kalau hasil ruqyah tersebut ternyata malah sebaliknya,
bahkan menjadikan orang sadar menjadi lupa ingatan, menjadi gila walau
sebentar, apalagi dengan mengotori mesjid yang suci lagi mulia dengan muntahan dan
air kencing yang najis, berarti pelaksaan ruqyah itu jelas bukan termasuk amal
ibadah. Padahal amaliyah tersebut dengan membaca ayat-ayat suci Al-Quran
al-Karim, maka hal itu dikhawatirkan justru merupakan perbuatan pelecehan
terhadap ayat-ayat suci al-Quran al-Karim. Kita berlindung kepada Allah dari
kesalahan fatal yang tidak disengaja. 60 - Menguak Dunia Jin ALASAN KEEMPAT :
Sihir Jin Yang Ditiupkan Firman Allah Quran Surat al-Hijr/ayat 15/42. Quran
Surat Shod/ayat 82/85. Quran Surat an-Nahl/ ayat 16/100 Sesungguhnya
hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang
yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat. QS.Al-Hijr:15/42. Seandainya
ruqyah itu adalah sebuah ritual ibadah yang dilakukan seorang hamba Allah. Ruqyah
tersebut bukan perbuatan orang yang menyimpang dan mengikuti langkah setan
sehingga menjadi sesat, dan bukan perbuatan syirik seperti yang diakui para
pelakunya di setiap kali pelaksanaan ruqyah akan di mulai. Mereka dengan
demonstrasi mengumpulkan dan membakar jimat-jimat yang dianggap syirik, dengan
pernyataan ayat di atas seharusnya orang yang diruqyah itu tidak dapat
kesurupan setan jin meski sesaat. RUQYAH dampak dan bahayanya - 61 Kalau
ternyata sebaliknya, boleh jadi ayat-ayat suci yang dibacakan dalam ruqyah itu
sudah disusupi pengaruh sihir yang ditiupkan setan jin. Hal tersebut
sebagaimana yang disinyalir Allah dengan firman-Nya (surat al-Hajj ayat 52):
melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setanpun memasukkan
godaan-godaan terhadap keinginan itu, maka kita lihat, betapa keadaan para
pelaku ruqyah itu tidak ubahnya seperti tukang sihir yang sedang membacakan
mantra-mantra. Ketika ayat-ayat suci itu dibacakan, para pendengar yang khusu
itu seketika bergelimpangan tidak sadarkan diri dan kesurupan jin secara
massal. Bukankah hal itu seperti yang terjadi di dalam permainan kuda lumping?
Setelah pimpinan rombongannya membacakan mantra-mantra, para pemain itu
seketika tidak sadarkan diri dan kesurupan jin. Namun bedanya, kuda lumping
adalah tontonan yang mengasyikkan sedang pelaksanaan ruqyah tersebut adalah
tontonan yang mengerikan dan menjijikkan. Hal tersebut, kerana orang yang
diruqyah dan para pemaian kuda lumping itu sama-sama tidak mendapatkan
perlindungan dari Allah sehingga sedemikian mudah kesadaran mereka 62 - Menguak
Dunia Jin dikuasai makhluk jin. Allah telah menegaskan pula dengan firman-Nya:
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka
semuanya kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. QS.Shod:82/85.
Iblis bersumpah di hadapan Allah akan menyesatkan seluruh anak Adam kecuali
hamba-hamba Allah yang ikhlas. Kepada hamba yang ikhlas itu kekuatan setan jin
sedikitpun tidak dapat menembus benteng pertahanan yang melindungi mereka.
Demikian itu yang dinyatakan Iblis di hadapan Allah yang telah diabadikan Allah
dengan firman-Nya di atas. Dengan pernyataan Iblis tersebut dapat diambil suatu
kesimpulan, bahwa yang menunjukkan suatu kehebatan dari bentuk pelaksanaan amal
ibadah adalah, manakala ibadah itu mendapat perlindungan Allah dari kekuatan
setan jin untuk menguasai kesadaran manusia, tidak malah sebaliknya. Namun
kenyataannya, mengapa kehebatan ruqyah itu justru indentik dengan orang
kesurupan jin? Orang yang sedang kesurupan jin itu justru dianggap oleh mereka
sebagai gejala positif dari RUQYAH dampak dan bahayanya - 63 pelaksanan ruqyah
tersebut ? Mengapa ada pemikiran yang sedemikian melencengnya dari syariat
Allah? Ironisnya lagi justru hal tersebut diakui paling sesuai dengan syariat
Islam? Lebih jelas lagi Allah menyatakan dengan firman-Nya: Sesungguhnya
kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin
(beryatawalla) dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah
QS.An-Nahl:16/100. Penegasan Allah itu maksudnya: bahwa hanya kepada
orang-orang yang mengambil setan sebagai wasilah atau beryatawalla dan
orang-orang yang telah berbuat syirik saja, setan jin dapat memperdaya mereka
sehingga kesadaran mereka dapat dikuasai walau hanya sebentar. Sedangkan kepada
hamba Allah yang ikhlas, setan jin tidak mempunyai kekuatan untuk memperdaya
mereka. Firman Allah . yatawallaunahu artinya mengambil orang lain sebagai wali
atau berwasilah kepada orang tersebut. Apabila itu 64 - Menguak Dunia Jin
dipraktekkan dalam pelaksanaan amal ibadah maka yang dimaksud adalah
bertawassul atau melaksanakan tawassul kepada orang yang ditawassuli. Untuk
kaitan ini seorang ahli thoriqoh bertawassul kepada Rasulullah melalui
guru-guru mursyidnya. Hal itu supaya dapat terjadi hubungan ruhaniyah secara
berkesinambungan (robithoh) antara orang yang bertawassul dengan orang-orang
yang ditawassuli sampai kepada Rasulullah . Dalam istilah lain melaksanakan
interaksi ruhaniyah, yaitu dengan menghadirkan guru mursyid secara ruhaniyah di
dalam perasaan ruhaniyah di saat melaksanakan ibadah kepada Allah untuk diajak
bersama-sama dalam menghadapkan wijhah atau bertawajjuh kepada Allah . Dengan
yang demikian itu, supaya kekhusuan ibadah yang dilaksanakan lebih
terfasilitasi dan doa-doa yang dipanjatkan lebih mendapat kemudahan untuk
dibukanya pintu ijabah dari Allah . Adapun firman Allah di atas menyatakan:
Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya
jadi pemimpin (beryatawalla). Ayat di atas mengandung maksud, bahwa kekuatan
setan jin hanya dapat menguasai orang-orang yang di dalam pelaksanaan ibadah
RUQYAH dampak dan bahayanya - 65 mereka dengan beryatawalla kepada setan jin
atau menghadirkan setan jin di dalam perasaan di saat sedang melaksanakan
ibadah itu. Hal tersebut contohnya, seperti konsentrasi yang dilaksanakan
orang-orang yang diruqyah di saat mereka mendengarkan ayat-ayat suci al-Quran
al-Karim sedang dibaca. Pelaksanaan ini kurang banyak dimengerti dan difahami
oleh banyak kalangan, lebih-lebih bagi orang yang mendalami agamanya hanya
secara syariat saja. Hanya orang-orang yang berthoriqoh saja yang setiap saat
mendapatkan bimbingan dan tarbiyah langsung dari guru-guru mursyidnya. Mereka boleh
merasakan dan mengetahui rahasia keadaan tersebut, terlebih lagi bagi mereka
yang benar-benar telah mendalami hakikat berthoriqoh. Seperti itulah apa yang
terjadi di dalam pelaksanaan ruqyah. Ketika orang-orang yang mendengarkan
ayat-ayat suci al-Quran al-Karim itu, pikirannya menerawang memikirkan jin
(apakah di dalam tubuhnya ada jin atau tidak) sambil memaksakan diri untuk
berbuat khusu. Tanpa disadari justru yang dilaksanakan itu adalah beryatawalla
kepada setan jin. Dalam kondisi inilah, jin dapat menusuk dan menguasai wilayah
kesadaran orang tersebut dengan mudah. 66 - Menguak Dunia Jin Hal itu kerana
hakikatnya setan jin telah dipersilahkan sendiri untuk datang dan menusuk
wilayah kesadaran mereka. Buktinya, meski mereka masih merasakan sakit dan
lemas akibat wilayah kesadaran mereka dimasuki jin dan yang lainnya masih lelah
kerana habis mengeluarkan jin dari wilayah kesadaran temannya, mereka tetap
saja merasa bangga, dan menurut mereka perbuatan itu bukan termasuk perbuatan
syirik. Sesungguhnya perbuatan itu hakikatnya adalah syirik di dalam amal
perbuatan asy Syirku Fil Amali. Itu identik dengan perbuatan jin yang memang
selalu bersyirik ria dengan manusia. Sebagaimana yang telah ditegaskan Allah
dengan firman-Nya: Dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak.
QS:17/64. Barangkali kerana perbuatan mereka belum pernah memakan korban yang
fatal. Hati mereka merasa aman-aman saja dengan apa yang mereka perbuat. Memang
manusia sering belum mau sadar sebelum mereka terjepit disebabkan menghadapi
keadaan yang sangat berat sehingga benar-benar tidak mampu menanggungnya. Kerananya,
hendaknya kita selalu waspada dan RUQYAH dampak dan bahayanya - 67 berhati-hati
di dalam berbuat, terlebih ibadah yang bersinggungan dengan dimensi jin,
diantaranya seperti pelaksanaan ruqyah itu. Apabila Allah tidak melindungi
hamba-Nya, maka tidak seorangpun dapat selamat dari ancaman setan jin yang
sudah dinyatakan iblis di hadapan Allah dengan hanya satu alasan saja: Jin
dapat melihat manusia sedangkan manusia tidak dapat melihat jin. Konsep
kehati-hatian itu sejatinya seder-hana. Apabila manusia mampu berbuat hanya
didasari niat ibadah yang ikhlas. Semata melaksanakan pengabdian yang hakiki
untuk menegakkan hak rububiyah Allah. Meski pekerjaan yang dilakukan itu
menolong orang-orang yang sedang kesurupan jin secara massal misalnya. Insya
Allah seorang hamba akan mendapatkan perlindungan seperti yang terkandung di
dalam pernyataan Allah dengan firman-Nya: Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada
kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu,
yaitu orang-orang yang sesat. QS.Al-Hijr:15/42. 68 - Menguak Dunia Jin ALASAN
KELIMA : Ancaman Yang Mengelilingi Firman Allah al-Quran Surat al-Araaf (7)
ayat 16-17. Iblis menjawab: "Kerana Engkau telah menghukum saya tersesat,
saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari
kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka
bersyukur (ta`at). (QS.Al-ARaaf:7/16-17). Akibat Iblis membangkang dan menolak
perintah Allah untuk bersama-sama malaikat sujud (mengabdi) kepada Nabi Adam ,
Iblis mendapat laknat dan dihukum Allah Yang Maha Adil dengan vonis Tersesat
untuk selama-lamanya, maka Iblis menjawab hukuman itu dengan menyampaikan
ancaman yang ditujukan kepada Nabi Adam beserta anak turunnya RUQYAH dampak dan
bahayanya - 69 sampai hari kiyamat dengan pernyataan yang diabadikan Allah di
dalam ayat di atas: (saya benar-benar akan menghalang-halangi) mereka dari
jalan Engkau yang lurus, - kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan
dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan
mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta`at). QS:7/16-17). Sejak itu genderang
perang dikumandang-kan. Sejak itupula peperangan terjadi dimana-mana bahkan
sampai hari kiyamat nanti. Yang menjadi korban pertama adalah Nabi Adam dengan
istrinya, sehingga beliau berdua harus turun dari kebahagiaan dan kemuliaan
yang abadi di surga, menderita di dalam kehinaan di dunia fana. Allah
memberikan peringatan kepada anak manusia dengan firman-Nya: Hai anak Adam,
janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah
mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya
pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya `auratnya. Sesungguhnya ia dan
pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu 70 - Menguak
Dunia Jin tidak boleh melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan
setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak
beriman.(QS.Al-ARaaf:7/27). Medan perangnya adalah dalam rongga dada anak cucu
Nabi Adam dan tujuan utama perang supaya manusia secara keseluruhan tidak mampu
bersyukur kepada Allah sehingga mereka menjadi kufur nikmat yang akhirnya hidup
bersama-sama dengan Iblis dan bala tentaranya di neraka jahannam untuk
selama-lamanya. Waliyaadzu Billah. Dalam rangka mensikapi dan menganti-sipasi
ancaman tersebut dan secara khusus dihubungkan dengan pelaksanaan ruqyah, maka
timbul beberapa pertanyaan: 1. Mengapa justru orang yang rajin beribadah kepada
Allah yang mendapatkan perhatian serius dari setan jin dalam melancarkan tipu
dayanya sehingga yang paling sering kesurupan jin juga mereka, bukan
orang-orang yang sedang berbuat maksiat ?. 2. Bukankah yang dibaca dalam
pelaksanaan ruqyah itu adalah ayat-ayat yang telah dijaga kesuciannya oleh
Allah dengan suatu pernyataan firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 71
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami
benar-benar memeliharanya. (QS.Al-Hijr:15/9). 3. Mengapa para pelaku ruqyah
tersebut dapat kesurupan setan jin hingga hilang ingatan.? Pertanyaan pertama:
Mengapa orang yang beribadah kepada Allah yang mendapat-kan perhatian serius
dari setan jin dalam rangka melancarkan tipu dayanya sehingga yang paling sering
kesurupan jin justru mereka, bukan orang-orang yang sedang berbuat maksiat ?.
Jawabannya: Kerana orang yang sedang beribadah adalah orang-orang yang sudah
menempuh jalan yang lurus atau jalan menuju surga, maka merekalah musuh-musuh
utama setan jin. Caranya, setan jin tidak menghalangi orang yang sedang ibadah
meninggalkan ibadahnya, kerana hal tersebut pekerjaan yang sangat berat bagi
setan jin serta banyak menguras energi, tetapi setan jin melakukannya dengan
tipudaya supaya manusia dengan kemauan sendiri manusia meninggalkan ibadahnya.
Tujuan 72 - Menguak Dunia Jin ibadah itulah yang menjadi sasaran utama, supaya
tujuan itu berbelok arah. Ibadah yang dilakukan itu tidak menghantarkan manusia
menuju surga tetapi menuju jalan kehancuran manusia, baik di dunia maupun di
akhirat nanti dengan siksa neraka. Konkritnya, tanpa terasadengan ibadah
itumanusia digiring setan hanya untuk memperturutkan nafsu syahwat belaka
sehingga dengan ibadah itu sesungguhnya manusia secara hakiki telah berbuat
maksiat kepada Allah . Ibadah itu dilaksanakan bukan sebagai perwujudan rasa
syukur atas kenikmatan yang sudah dimiliki, tetapi malah dijadikan sarana untuk
meminta dan menuntut harapan yang diingini nafsu sahwatnya. Itulah tugas utama
setan jin selama hidupnya di dunia. Mereka sebagai tentara-tentara Iblis yang
setia, sangat terlatih di dalam menjalankan tugasnya itu. Kita berlindung
kepada Allah dari kejahatan setan yang terkutuk. Hikmahnya (kerana apa saja
yang diciptakan Allah untuk hamba-Nya yang beriman pasti akan membawa hikmah
yang baik): Secara qudroti (akibat kesalahan yang disengaja dengan cara
membangkang) Iblis dan setan RUQYAH dampak dan bahayanya - 73 tercipta menjadi
bagian yang jelek (negatif) bagi kehidupan. Disisi lain, hamba-hamba Allah yang
sholeh menjadi bagian yang baik (positif). Secara sunnah memang alam ini
diciptakan secara berpasang-pasangan. Yang demikian itu, supaya di dalamnya ada
keseimbangan dalam kehidupan serta terciptanya sistem seleksi secara alami. Hal
itu bertujuan agar setiap kebaikan dan kebajikan dapat teruji dan yang sudah
baik akan tampak tingkat kualitas kebaikannya serta mendapat kesempatan untuk
meningkatkan derajat itu di sisi Allah Rabbul Alamin. Oleh sebab itu, seseorang
yang melaksana-kan amal kebajikan dan ibadah hendaklah sangat berhati-hati.
Mereka harus mengantisipasi dorongan hawa nafsu serta segala taktik dan tipu
daya setan yang mengancam sejak dini, supaya ibadah itu tidak dijadikan sarana
oleh setan untuk menghancurkan manusia melalui hawa nafsunya sendiri. Sungguh
jalan-jalan ibadah itulah yang menjadi perhatian utama setan jin sedangkan hawa
nafsu manusia adalah kendaraan setan yang paling utama untuk mempardaya manusia
kerana: Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu
yang diberi rahmat oleh Tuhanku. QS: Yusuf ayat 53. 74 - Menguak Dunia Jin
Dalam rangka membelokkan dan menga-burkan arah tujuan ibadah, jalan ibadah itu
dihadang dan didatangi setan jin. Mereka datang dari empat penjuru: kemudian
saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang, dari kanan dan dari
kiri mereka(QS:7/16-17). Yang demikian itu, supaya ibadah itu menjadi bukan
ibadah lagi, menjadi jauh dari norma-norma ibadah yang hakiki. Ibadah itu
akhirnya hanya menjadi alat bantu untuk berbuat riya dan ajang perbuatan pamer
bahkan berbangga-banggaan sesama manusia. Tujuan ibadah itu supaya tidak
semata-mata mencari ridho Allah dan surga, tetapi mencari kesaktian dan
popularitas duniawi. Dengan ibadah itu mereka jadikan sekaligus sebagai ladang
penghasilan dan kesempatan berdagang. Menjadi sarana untuk mengatur strategi
politik dan kepentingan organisasi, supaya ibadah itu tidak menjadi tuntunan
tetapi menjadi tontonan yang laku diperjualbelikan di televisi. Bukan persoalan
tersebut yang menjadi tujuan pokok penulisan, tetapi meluruskan pelaksanaan
ruqyah sedang marak itu, supaya yang dikatakan pengobatan islami itu tidak
mengakibatkan banyak orang menjadi korban. Supaya yang mereka katakan ruqyah
syariyah itu RUQYAH dampak dan bahayanya - 75 tidak menjadi penyebab timbulnya berbagai
penyakit dan malapetaka yang menimpa banyak orang, baik jasmani maupun ruhani.
Ketika pelaksanaan ibadah (yang ditekuni secara khusus) tanpa mendapatkan
bimbingan yang benar dari seorang guru ahlinya, kerapkali ibadah-ibadah khusus
itu justru menjadi sebab orang menjadi gila. Kalau bukan gila dalam arti hilang
ingatan dan kesadaran sebagaimana yang telah dicontohkan di dalam
kejadian-kejadian di atas, ada lagi gila yang lebih bahaya dari itu, yaitu gila
dalam arti lupa diri atau yang disebut gila kemuliaan dan kehormatan. Gila
pangkat dan gila dunia bahkan gila dipuji orang. Berangkat dari situ, supaya
setan jin dapat dengan mudah meracuni pola fikir serta merusak aqidah orang
beriman. Mencetak manusia menjadi sombong dan takabbur sehingga mereka merasa
benar sendiri. Merasa dirinya yang paling benar dan paling mulia, hanya
amalannya yang paling benar menurut syariat agama dan yang paling bersih dan
murni dari perbuatan syirik dan bidah, tidak seperti orang berharap mendapatkan
perlindungan kepada jimat-jimat dan orang-orang datang ke kuburan-kuburan untuk
minta berkah kepada kuburan yang jelas-jelas perbuatan syirik. 76 - Menguak
Dunia Jin Makanya, sasaran pertama dan utama setan jin dalam melancarkan
serangan kepada manusia setiap kali ada kesempatan dan peluang yang terbuka
adalah kesadaran manusia itu. Yaitu merusak manusia melalui kesadarannya,
melalui pilihan hidupnya sendiri. Sebabnya, Dan bahwasanya manusia tiada
memperoleh selain apa yang telah diusahakannya QS:An-Najm/39. Terlebih lagi
jika setan jin itu dapat menguasai manusia secara total melalui wilayah
kesadaran tersebut. Oleh kerana itu, ketika orang-orang yang sedang takut dan
khawatir itu di ruqyah secara massal, gejala yang tampak adalah kesadaran
manusia itu menjadi hilang. Orang yang asalnya sadar dan sehat wal afiat
menjadi tidak sadar dan kesurupan setan jin sampai muntah-muntah dan kencing di
masjid. Dengan alasan itu penulis menyimpulkan bahwa perbuatan itu adalah
identik dengan perbuatan setan jin. Tanda-tanda yang kasat mata saja, akibat
diruqyah itu orang menjadi kerasukan setan jin. Dengan tanda-tanda tersebut
merupakan gejala paling nyata bahwa setan jin telah bersyirik ria dengan
manusia melalui perbuatan tersebut. Setan jin sudah menjadi satu dengan mereka
baik lahir maupun batinnya dengan tujuan merusak RUQYAH dampak dan bahayanya -
77 manusia, baik secara lahir maupun batin pula melalui wilayah kesadarannya.
Pertanyaan kedua: Bukankah yang dibaca dalam pelaksanaan ruqyah itu adalah
ayat-ayat yang telah dijaga kesuciannya oleh Allah dengan suatu pernyataan
firman-Nya: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya
Kami benar-benar memeliharanya. (QS.Al-Hijr:15/9). Jawabannya: Al-Quran
al-Karim memang dijaga oleh Allah . Penjagaan itu dilakukan sepanjang kehidupan
ini masih ada baik secara lahir maupun batin. Secara lahir oleh hamba-hamba
Allah yang sholeh yang di dalam dadanya telah menjadi tempat simpanan atau
perbendaharaan al-Quran yang terjaga, yaitu para hafidz dan hafidzoh yang mulia
yang selalu dengan tekun menjaga hafalannya dengan ikhlas semata-mata
melaksanakan bentuk pengabdian yang hakiki kepada Allah . Secara bathin melalui
sistem penjagaan yang dirahasiakan-Nya. Bukan hanya al-Quran yang harus dijaga
oleh pembacanya, tetapi orang-orang yang 78 - Menguak Dunia Jin membaca itu.
Sungguh seharusnya mereka menjaga diri sendiri sejak dini dari niat yang salah
dan dari hal-hal yang negatif. Mereka harus menjaga diri dari dorongan nafsu
syahwat dan hawa nafsu syaithoniyah yang dapat menjerumus-kan manusia dalam
perbuatan jelek yang dapat menjadi penyebab kehancurannya sendiri. Manakala
yang mendasari bacaan al-Quran itu hanya dorongan nafsu syahwat saja atau
bahkan dorongan hawa nafsu syaithoniyah, maka penggunaan al-Quran itu tidak
hanya dapat membantu makhluk jin untuk menguasai kesadaran manusia. Perbuatan
tersebut dapat menghancurkan langit dan bumi serta isinya. Allah telah
menegaskan dengan firman-Nya: Andaikata kebenaran (Al-Quran) itu menuruti hawa
nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di
dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka
tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu. (QS.Al-Muminun:23/71). Oleh sebab
itu, hilangnya kesadaran manusia akibat diruqyah itu barangkali hanyalah RUQYAH
dampak dan bahayanya - 79 sebab awal supaya melalui bekas luka yang ada di
wilayah kesadaran tersebut setan jin dapat meremot atau memancarkan perintah
rahasia mereka kepada manusia dengan sesuka hati. Dengan perintah jarak jauh
itu supaya manusia terlena di dalam kehidupan duniawi. Menjadikan manusia lupa
diri. Hidupnya hanya untuk menumpuk harta kekayaan meski dengan menghalalkan
segala cara. Menjarah sana sini dengan menyalahgunakan kepercayaan dan jabatan.
Ingin menjadi yang paling unggul sehingga ibadah dijadikan sarana dan alat
bantu untuk memperturutkan hawa nafsu. Jalan kehidupan menjadi carutmarut.
Orang tidak dapat membedakan mana yang tontonan dan mana yang tuntunan.
Akhirnya, manusia tinggal menunggu kepastiannya, ketika peringatan dan musibah
tidak dihiraukan, kehancuran total boleh jadi menjadi pilihan. Kita berlindung
dari tipudaya setan yang terkutuk. Pertanyaan ketiga: Mengapa para pelaku atau
orang yang sedang diruqyah dapat hilang ingatan bahkan menjadi lebih seram
daripada para pemain kuda lumping yang sedang kesurupan.? 80 - Menguak Dunia
Jin Jawabannya: kerana aktifitas kehidupan makhluk jin itu sudah sangat dekat
dengan aktifitas kehidupan manusia dalam segala hal terutama di dalam urusan
harta benda dan anak-anak. Mereka selalu berusaha atau bersekutu dengan
perbuatan manusia, bahkan jalan darah manusia menjadi jalan-jalan mereka menuju
hati manusia. Lubang-lubang anggota tubuh manusia dijadikan tempat istirahat
dan tempat tidur mereka. Mereka bermalam di tempat-tempat itu di saat manusia
yang menjadi tanggungan dan target operasinya sedang tidur. Rasulullah
mengabarkan hal itu dengan sabdanya: : * Diriwayatkan dari Abu Hurairah
berkata: Nabi telah bersabda: Apabila seseorang dari kamu bangun dari tidur,
maka hendaklah dia memasukkan air ke dalam hidung dan menghembusnya keluar
sebanyak tiga kali kerana sesungguhnya setan bermalam di dalam lubang hidungnya
di saat manusia tidur . Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian
hadits nomor 3052. Riwayat Muslim di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 351.
Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Bersuci hadist nomor 89. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 81 Dalam riwayat lain Rsulullah bersabda: : *Diriwayatkan dari
Sofiah binti Huyai berkata: Pada suatu malam ketika Nabi sedang beriktikaf aku
datang menghampiri baginda. Setelah puas berbincang-bincang dengan baginda,
akupun berdiri untuk pulang. Rasulullah ikut berdiri untuk mengantarku. Tempat
tinggal Sofiah adalah di rumah Usamah bin Zaid. Tiba-tiba datang dua orang
Ansar. Ketika mereka melihat Nabi mereka mempercepatkan langkahnya. Lalu Nabi
bersabda: Perlahankanlah langkahmu. Sesungguhnya ini adalah Sofiah binti Huyai.
Kedua orang ansor itu berkata Maha suci Allah, wahai Rasulullah. Lalu
Rasulullah bersabda Sesungguhnya setan itu berjalan pada aliran darah manusia.
Sebenarnya aku khawatir ada tuduhan buruk atau yang tidak baik dalam hati kamu
berdua 82 - Menguak Dunia Jin 1. Riwayat Bukhori di dalam Kitab Itikaf hadits
nomor 1894, 1897, 1898. Etika hadits nomor 5751. 2. Riwayat Muslim di dalam
Kitab Salam hadits nomor 4041. 3. Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Etika hadits
nomor 4342. 4. Riwayat Ibnu Majah di dalam Kitab Puasa hadits nomor 1769.
Itulah sekelompok setan jin yang mendapat tugas dari pimpinan mereka untuk
menjaga manusia. Dengan kebebasan mereka keluar masuk di dalam tubuh manusia
itu, bilasaja mereka siap membidik manusia yang sedang lengah dengan tipudaya
maupun jeratnya. Ketika manusia beribadah dengan hati lalai kerana ibadah itu
hanya didasari dorongan emosional dan rasional belaka. Mereka bertawajjuh atau
menghadirkan setan jinsebagaimana contoh pelaksanaan ruqyah yang sedang marak
akhir-akhir ini. Terlebih ketika tujuan ibadah itu telah terkontaminasi dengan
kepentingan duniawi, bagaikan mendapatkan fasilitas yang luas, jin penjaga manusia
itu segera berebut menguasai kesadaran manusia untuk mendapat pujian dari
pimpinan mereka. Padahal di dalam kesempatan yang lain, perbuatan itu bagi
mereka sulit untuk dikerjakan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 83 Dalam
pelaksanaan ruqyah, jin itu lebih terfasilitasi untuk melaksanakannya. Sebagai
bukti, jin sedemikian mudah menguasai manusia melalui kesadarannya seketika itu
juga. Saat para pembaca mantra atau jampi-jampi itu sedang membacakan ayat-ayat
suci al-Quran al-Karim dengan irama yang syahdu, jin penjaga manusia itu segera
menyergap para pendengar yang tidak mengerti dan lalai itu. Mereka menjadikan
mangsanya bergelimpangan bagaikan orang kena sihir dan hipnotis. Selanjutnya
orang-orang yang sedang mencari kesembuhan itu malah tidak sadarkan diri bahkan
sebagian mereka ada yang terkencing-kencing di dalam masjid yang selama ini
mereka sucikan. Artinya, disamping para pelaku ruqyah itu membuat sakit para
pengikutnya sendiri, mereka juga membuat najis tempat yang selama ini mereka
hormati dengan air kencingnya sendiri. Hal itu menunjukkan, bahwa ancaman Iblis
dihadapan Allah sudah dibuktikan. Pertempuran untuk sementara telah mereka
menangkan. Bacaan al-Quran yang dibaca para Ustadz dengan irama syahdu di
hadapan orang yang diruqyah itu akhirnya malah berfungsi sama seperti bacaan
mantra yang dibaca para pimpinan 84 - Menguak Dunia Jin kuda lumping di depan
rombongan yang mau beraksi. Dalam arti, bacaan itu sama-sama menjadi penyebab
orang kesurupan jin. Bedanya, para pemain kuda lumping itu sudah terlatih dalam
permainannya sehingga dampak negatif dari perbuatan tersebut tidak sampai
berakibat fatal, sedangkan orang yang meruqyah dan yang diruqyah, mereka
sama-sama tidak mengerti bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu dapat
membahayakan jiwanya. Dalam ketidakmengertian itu, apabila ternyata perbuatan
tersebut menimbulkan dampak negatif, maka dampak negatif pelaksanaan ruqyah itu
akan lebih membahayakan para pelakunya daripada dampak negatif pelaksanaan kuda
lumping. RUQYAH dampak dan bahayanya - 85 ALASAN KEENAM : Jin yang Mana yang
Akan Dikeluarkan dari Tubuh Manusia.? DALIL-DALIL HADITS NABI . Timbul
pertanyaan lagi, kalau yang dikatakan ruqyah itu mengeluarkan jin dari tubuh
manusia yang sedang dalam keadaan sadar? Pertanyaannya, jin yang mana yang akan
dikeluarkan dari tubuh manusia itu?. Dalam kaitan ini penulis mengetengahkan
tiga buah hadits Rasulullah . Oleh kerana dimensi jin adalah dimensi ghaib bagi
indera lahir manusia (tidak dapat dilihat mata), maka hanya wahyu tuhan yang
berhak membicarakannya, bukan mitos-mitos yang dihasilkan dari persangkaan
manusia: Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan. Sesung-guhnya
persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran(An-Najm/28).
Sedangkan manusia wajib mengimani wahyu itu. Kalau tidak, berarti mereka akan
tersesat jalannya. Adapun kedudukan hadits shoheh adalah sejajar dengan wahyu.
Hal itu dinyatakan Allah melalui firman-Nya: yang artinya: Dan tiadalah niJ
ainuD kaugneM - 68 awah nauamek turunem uti aynnakpacuid gnay uyhaw halaynah
nial adait uti aynnapacU aynusfan .4-3/35 :SQ ,)aynadapek( nakuyhawid gnay naka
gnisam-gnisam ,tubesret stidah agiT : ini hawab id aynnasahabmep ituki atik .
malad ek )rilagnem( kusam nahtiays aynhuggnuseS akam ,aynharad narila itukignem
madA kana hubut .asaup nagned aynkusam nalaj halnaktipmes itrepes nial gnay
tamilak nagned uatA id nasahab malad id nakhagnetekid halet gnay :sata : *
RUQYAH dampak dan bahayanya - 87 Diriwayatkan dari Sofiah binti Huyai berkata:
Pada suatu malam ketika Nabi sedang beriktikaf aku datang menghampiri baginda.
Setelah puas berbincang-bincang dengan baginda, akupun berdiri untuk pulang.
Rasulullah ikut berdiri untuk mengantarku. Tempat tinggal Sofiah adalah di
rumah Usamah bin Zaid. Tiba-tiba datang dua orang Anshar. Ketika mereka melihat
Nabi mereka mempercepatkan langkahnya. Lalu Nabi bersabda: Perlahankanlah
langkahmu. Sesungguhnya ini adalah Sofiah binti Huyai. Kedua orang ansor itu
berkata Maha suci Allah, wahai Rasulullah. Lalu Rasulullah bersabda
Sesungguhnya setan itu berjalan pada aliran darah manusia. Sebenarnya aku
khawatir ada tuduhan buruk atau yang tidak baik dalam hati kamu berdua Riwayat
Bukhori di dalam Kitab Itikaf hadits nomor 1894, 1897, 1898. Etika hadits nomor
5751. Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4041. Riwayat Abu Dawud
di dalam Kitab Etika hadits nomor 4342. Riwayat Ibnu Majah di dalam Kitab Puasa
hadits nomor 1769. Ternyata setan jin dapat dengan mudah keluar masuk bahkan
bertempat tinggal di dalam anggota tubuh manusia melalui jalan darahnya. Supaya
setan jin tidak terlalu leluasa menjajah tubuh manusia, maka sempitkanlah jalan
darah itu dengan lapar atau ibadah puasa. Artinya, manusia harus selalu
mengendalikan kemauan nafsu syahwatnya, baik melalui ibadah puasa 88 - Menguak
Dunia Jin maupun ibadah-ibadah yang lain. Itulah yang disebut mujahadah di
jalan Allah. Yang disebutkan di atas adalah konsep langit yang harus diketahui
dan diterapkan oleh manusia di bumi. Selain wahyu tidak ada yang dapat
mengetahui rahasia itu. Sebagian kalangan mengira rumah jin itu hanya di
tempat-tempat yang angker saja, seperti di pohon beringin tua misalnya. Ketika
jin penunggu pohon beringin itu dikhawatirkan masuk di dalam tubuhnya, maka
tubuh itu diruqyah. Padahal rumah jin itu ternyata di dalam tubuhnya sendiri.
Oleh sebab itu, ketika diruqyah segera saja jin yang di dalam tubuh itu
menampakkan diri. Jadi orang-orang yang takut terkena gangguan jin, caranya
tidak harus diruqyah, tapi melaksanakan mujahadah di jalan Allah dengan benar.
Hadits kedua adalah sebagai berikut: . : .. Tidaklah dari salah satu diantara
kalian kecuali sesungguhnya Allah telah mewakilkan temannya dari jin, mereka
bertanya: Apakah engkau juga ya RUQYAH dampak dan bahayanya - 89 Rasulullah?,
Rasul menjawab: Dan juga kepadaku, hanya saja sesungguhnya Allah telah
menolongku mengalahkannya, maka ia masuk islam, maka ia tidak memerintah
kepadaku kecuali dengan kebaikan. (HR Muslim) Ternyata dalam diri Rasulullah
pun ada jin yang hidup. Hanya saja berkat pertolongan Allah kepada Baginda Nabi
, jin itu masuk islam. Jin itu bukan menjadi setan jin melainkan menjadi Qorin
(teman) yang baik. Selanjutnya, jin qorin itu tidak memberikan informasi kepada
Baginda Nabi kecuali informasi yang baik dan dalam hal kebaikan. Hal itu, kerana
Nabi adalah seorang hamba yang mashum atau terjaga. Untuk itu manusia harus
selalu bermujaha-dah di jalan Allah baik dengan puasa maupun dzikir serta
dengan ibadah-ibadah yang lain agar manusia benar-benar bersih dari karakter
manusiawi sehingga terjaga dan terbebas dari upaya setan jin untuk menggoda dan
menguasai melalui wilayah kesadaran mereka. Mujahadah yang demikian itu
dinamakan tazkiyah. Apabila tazkiyah itu berhasil dilaksanakan dengan sempurna,
berarti manusia sudah benar-benar terjaga dari was-was setan yang ada dalam
hatinya. Namun demikian, kebersihan hati itu ada parameternya yaitu seperti
yang telah disampai-kan Nabi dalam haditsnya di bawah ini: 90 - Menguak Dunia
Jin .Kalau sekiranya syaithan tidak meliputi hati anak Adam, pasti dia akan
melihat alam kerajaan langit. Maksudnya: Sekiranya setan jin yang ada di dalam
tubuh manusia tidak mampu lagi mengadakan tipudaya di dalam hatinya, maka
pandangan matahati manusia dapat menembus alam malakut atau alam kerajaan
langit dimana Lauh Makfudz berada. Artinya pandangan mata manusia (dengan izin
Allah ) menjadi tembus pandang sehingga ia mampu melihat alam ghaib, baik
ghaibnya alam malakut yang ada di langit maupun ghaibnya alam malakut yang ada
di dalam isi dada manusia. Apabila tanda-tanda seperti itu belum tampak pada
diri seseorang, berarti di dalam hati orang tersebut masih berpotensi
mendapatkan was-was dari setan. Hal tersebut berarti di dalam tubuh manusia itu
masih terdapat banyak setan jin yang setiap saat siap menusuk dan menguasai
wilayah kesadarannya. Sungguh seandainya Allah tidak melindungi manusia
barangkali tidak ada seorang RUQYAH dampak dan bahayanya - 91 pun yang dapat
selamat dari kejahatan setan jin yang terkutuk. Allah telah menegaskan dengan
firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti
langkah-langkah setan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka
sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang
mungkar. Sekiranya tidaklah kerana karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu
sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan
keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang
dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS.An-Nur:24/21). Apa saja yang menyebabkan kekejian berarti itu perbuatan
keji dan apa saja yang menyebabkan kemungkaran berarti perbuatan mungkar.
Apabila sesuatu yang dikerjakan manusia itu ternyata menjadi penyebab
timbul-nya penyakitseperti pelaksanaan ruqyah itumaka hakikatnya itu adalah
penyakit, bahkan sumber penyakit. Hal tersebut, apabila 92 - Menguak Dunia Jin
dilaksanakan oleh seseorang dengan sengaja, berarti orang tersebut telah
mengikuti langkah-langkah setan. Itulah pengertian yang terkandung di dalam
ayat di atas. Lebih jelas lagi firman Allah : Kalau tidaklah kerana karunia dan
rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikuti setan, kecuali sebagian kecil
saja (di antaramu).(QS.An-Nisa:4/83). Maksudnya, tidak ada yang dapat
menye-lamatkan manusia dari ancaman setan jin kecuali hanya karunia (fadhol)
Allah . Namun demikian, karunia itu tidak datang dengan sendirinya kecuali
dengan sebab yang diusahakan seorang hamba di dunia. Itulah yang disebut amal,
yaitu perpaduan antara ilmu, iman dan perbuatan agar dengan itu manusia tidak
memperturutkan langkah-langkah setan. Oleh sebab itu, selama hidupnya manusia
harus beramal secara benar. Tentunya dengan amal yang mendapatkan bimbingan
dari guru ahlinya. Sebabnya, kerana selama hidup itu pula ancaman Iblis tetap
membidik kehidupan manusia. Bukan semata kerana manusia mempunyai kesaktian
yang ampuh sehingga mereka dapat RUQYAH dampak dan bahayanya - 93 menolak
kekuatan setan jin. Ketikadiruqyah ituyang kesurupan jin hanya sebagian kecil
dari mereka. Hal itu disebabkan semata fadhol (keutamaan) Allah dan rahmat-Nya
yang diturunkan kepada hamba-hamba yang beriman. Kalau tidaklah demikian:
tentulah kamu semua akan mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja
(diantaramu). QS:4/83. Hal tersebut, tidak dipahami oleh banyak kalangan
kecuali oleh para ahli thoriqoh yang sepanjang hidupnya telah melatih diri
untuk mengadakan pengembaraan ruhaniyah di jalan Allah . Merekalah para ahli
salik (berjalan di jalan Allah) yang dalam perjalanannya kadang-kadang sering
bersinggungan dengan dunia (dimensi) jin. Namun demikian, berkat karunia Allah
itu, meski mereka tidak dapat melihat jin dengan mata kepala (bashoro), tetapi
dengan pancaran matahati (bashiroh) yang cemerlang, mereka dapat merasakan
keberadaan mahluk ghaib yang ada di sekitar kehidupannya. Hendaklah kita selalu
berhati-hati dalam melaksanakan amal ibadah, apalagi yang bersinggungan secara
langsung dengan wilayah dimensi alam jin. Sebagaimana yang banyak kita lihat
dari pelaksanaan apa yang mereka katakan sebagai ruqyah tersebut. Apakah
pelaksanaan 94 - Menguak Dunia Jin seperti itu benar-benar telah sesuai dengan
pelaksanaan ruqyah secara sariyyah sebagaimana yang telah dicontohkan oleh
Rasulullah dan para ulama salafush-sholeh terdahulu yang telah terlebih dahulu
melaksanakan ruqyah dengan cara yang benar..? Kalau tidak, maka yang seharusnya
menyembuhkan penyakit itu malah boleh jadi menjadi sumber panyakit yang
membahayakan kehidupan manusia secara luas. Seperti orang menyalakan api.
Apabila api itu dimanfaatkan dengan benar, api itu akan memberi manfaat bagi
kehidupan manusia. Sebaliknya, manakala salah dalam pelaksanaan-nya, maka
justru akan menjadi sebab kehancuran manusia. Terlebih lagi dengan menyalakan
api dimensi jin yang secara qudroti tercipta lebih kuat daripada api dunia dan
ditakdirkan sebagai ancaman bagi kelestarian hidup manusia, baik jasmani maupun
ruhaninya. Yang harus kita teliti ulang adalah aspek pelaksanaan Ruqyah itu.
Bukan aspek definisi ruqyah serta dalil-dalil yang mereka jelaskan. Pelaksanaan
itu boleh jadi ada yang perlu diluruskan oleh ahlinya. Konkritnya, yang
dinamakan ruqyah (sebagaimana yang telah ditulis oleh para Ulama RUQYAH dampak
dan bahayanya - 95 ahlinya baik di dalam buku maupun di dalam VCD yang mereka
terbitkan) adalah alat atau sarana untuk pencegahan dan pengobatan orang sakit,
baik akibat gangguan jin maupun sebab yang lain. Sarana penyembuhan yang
islami, bersih dan murni, baik dari perbuatan syirik maupun perbuatan bidah.
Ruqyah bukan alat untuk mengetahui (diagnosa) apakah di dalam tubuh manusia ada
jin atau tidak. Namun demikian, oleh kerana manusia lebih menyukai hal-hal yang
sifatnya instan dan yang dapat dijadikan pertunjukan bahkan untuk
bangga-banggaan, maka kebanyakan mereka yang awam menyukai tontonan yang
mengerikan itu. Sedangkan untuk mengetahui hasil dari ruqyah yang sesungguhnya.
Oleh kerana hal itu membutuhkan ilmu pengetahuan yang khusus dan keyakinan yang
kuat serta tidak dapat diketahui secara cepat, baik oleh penderitanya maupun
pelakunya, maka ruqyah yang sesungguhnya itu kurang diminati oleh banyak
kalangan. Tidak demikian dengan pelaksanaan ruqyah yang kedua (yang akhir-akhir
ini banyak disiarkan oleh beberapa media penyiaran dan juga dilaksanakan di
mana-mana tempat dengan penuh kebanggaan) oleh kerana reaksinya dapat cepat 96
- Menguak Dunia Jin dilihat, maka ia lebih cepat dapat diterima di
tengah-tengah masyarakat, terutama bagi kalangan yang masih awam. Tanpa sadar
bahwa pelaksanaan itu akan berdampak sangat memba-hayakan bagi kehidupannya
sendiri. Allah jauh-jauh telah memberi peringatan kepada hamba-Nya yang beriman
dengan firman-Nya: Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman,
untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun
(kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah
diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas
mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah
orang-orang yang fasik. (QS.Al-Hadid:57/16). Jadi, yang harus diteliti ulang
bukan dalil-dalilnya akan tetapi niat dan pelaksanaannya. Sebelum mereka akan
menerima akibat yang fatal sehingga dengan perbuatan itu justru akan
menghancurkan mereka sendiri, sehingga menyebabkan mereka menjadi putus asa.
RUQYAH dampak dan bahayanya - 97 Waliyadzu billah. Allah telah memberikan
memperingatkan lagi dengan firman-Nya: Maka tatkala mereka melupakan peringatan
yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu
kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah
diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka
ketika itu mereka terdiam berputus asa(QS.Al-Anam:6/44). Tanda-tanda suatu
perbuatan masih membutuhkan penelitian dan kajian ulang adalah kebanggaan yang
ada di dalam hati kita terhadap apa-apa yang sedang kita perbuat. Kita merasa
aman bahwa apa yang kita perbuat adalah pasti benar, terlebih apabila hal itu
mampu diekspresi-kan dengan menyalahkan dan mensyirikkan perbuatan orang lain.
Padahal yang menilai benar atau tidaknya sebuah amal ibadah hanyalah Allah.
Yang membayar pahalanya juga Allah . Adapun manusia, mereka hanya melak-sanakan
apa-apa yang sudah dipahaminya dari firman-firman Allah. Hanya hasil penafsiran
yang belum tentu selalu benar. Oleh kerana itu, 98 - Menguak Dunia Jin
kebanggaan hati itu boleh ada, yaitu ketika saat itu kita mengetahui bahwa
dosa-dosa kita sudah diampuni oleh Allah , sedangkan nanti, sesudah itu tidak
ada lagi kesempatan untuk mengulang berbuat dosa. Apabila datangnya ajal
kematian kita belum seperti itu, berarti besok harinya setelah matahari
berganti, sejak di alam barzah kita masih mempunyai pekerjaan rumah. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 99 100 - Menguak Dunia Jin Tiga Hal yang Menjadikan
Sebab Jin Dapat Mudah Menguasai Kesadaran Manusia estinya jin tidak dapat
dengan mudah menguasai kesadaran manusia, sebagai-mana yang terjadi akibat
pelaksanaan ruqyah. Kalau itu terjadi, tidak lain kerana manusia sendiri telah
membuka peluang bagi setan jin untuk memasuki wilayah kesadarannya akibat
kesalahan-kesalahan yang mereka perbuat sendiri. Hal itu kerana Allah sudah
mengadakan sistem penjagaan yang kuat bagi manusia. Penjaga-penjaga itu adalah
para malaikat yang didatangkan secara bergiliran pada setiap waktu sholat ashar
dan sholat subuh. RUQYAH dampak dan bahayanya - 101 Batas wilayah kesadaran
manusia itu benar-benar dijaga dengan kuat oleh sistem penjagaan tersebut. Yang
demikian itu supaya tidak ada lagi yang dapat merubah ketetapan Allah bagi
hamba-Nya. Allah telah mengabarkan dengan firman-Nya: Bagi manusia ada
malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di
belakangnya, mereka menjaga ketetapan (urusan) yang sudah ditetapkan Allah.
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.(QS.Ar-Rad: 15/11) Malaikat-malaikat
penjaga itu bertugas menjaga manusia dari sesuatu yang tidak ditakdirkan Allah,
baik dari akibat perbuatan manusia maupun perbuatan jin. Mereka menjaga manusia
dari kematian selama belum datang ajal baginya dan menjaga dari kejahatan jin
dan manusia selama tidak ada takdir baginya. Apabila ada takdir dari Allah
untuk manusia yang dijaganya, maka para malaikat penjaga itu menjauh. Demikian
itu yang dikatakan Adh-Dhohak . 102 - Menguak Dunia Jin Al-Hasan berkata:
Masing-masing manusia dijaga empat puluh malaikat berkumpul pada waktu sholat
subuh dan empat puluh malaikat berkumpul pada waktu sholat ashar. Mereka datang
dan pergi saling bergantian antara dua waktu sholat tersebut. Sebagian ulama
ada yang mengatakan, malaikat itu namanya Hafadhoh (Malaikat penjaga) yang
berjumlah seratus delapan puluh malaikat. (Tafsir al-Qurthubi) Jika tidak ada
sistem penjagaan seperti itu, maka tidak ada seorangpun dapat selamat dari
ancaman setan jin yang selalu siap membidik manusia. Bahkan dikatakan; tidak
ada seorangpun sempat berbuat untuk dirinya meski sekedar untuk makan maupun
minum kerana setan selalu akan mendahuluinya. Hal tersebut, kerana musuh utama
manusia itu adalah makhluk yang lebih kuat dari manusia. Mereka dapat melihat
manusia sedangkan manusia tidak dapat melihat mereka. Allah menegaskan lagi
dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 103 Seandainya Allah tidak
menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah
bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta
alam.(QS.Al-Baqoroh:2/251). Jika Allah tidak menahan kejahatan manusia yang
satu kepada yang lainnya (akibat ancaman yang terrencana dan sistematis dari
setan jin kepada anak manusia), maka manusia akan menjadi mesim pembunuh dan
mesim perusak bagi manusia yang lain. Akibatnya langit dan bumi serta isinya
akan menjadi hancur. Adakah manusia pernah memikirkan karunia Allah yang agung
yang terus menerus menjaga hidupnya sepanjang hari tersebut? Dengan penjagaan
itu mereka dapat hidup layak di muka Bumi tanpa mendapat gangguan dari musuh
besarnya..? Seberapa basarkah manusia pernah mensyukuri kenikmatan itu sehingga
kenikmatan itu boleh ditambahkan kepada mereka? Yang pasti manusia sendiri yang
merusaknya, sehingga kenikmatan yang agung itu menjadi sirna kemudian manusia
akan menerima musibah dan siksa akibat perbuatan mereka sendiri. Allah telah
mengabarkan dengan firman-Nya: 104 - Menguak Dunia Jin Sesungguhnya Allah tidak
mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada
diri mereka sendiri.(QS.Ar-Rad: 15/11). Di dalam ayat yang lain Allah lebih
menegaskan lagi dengan firman-Nya: Yang demikian (siksaan) itu adalah kerana
sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu ni`mat yang telah
dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada
pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui(QS.Al-Anfal:8/53). Akibatnya, manusia melihat bahwa kerusakan telah
terjadi disana-sini akibat ulah perbuatan mereka sendiri. Bahkan sebagian
mereka menjadi pembunuh dari sebagian yang lain. Tidak hanya membunuh jiwa
raganya, bahkan eksistensinya dengan fitnah-fitnah keji yang sebarkan kepada
teman-temannya sendiri. RUQYAH dampak dan bahayanya - 105 Sebagian manusia
terkadang tidak sadar, ketika mereka telah terjebak dengan rasa dendam dan
hasud yang bersemayam di dalam rongga dadanya. Jebakan itu bagaikan bara
menganga yang senantiasa membakar jalan pikiran dan meracuni keimanannya,
sehingga tidak henti-hentinya mereka berbuat kemunafikan kepada saudaranya
sendiri, serta merencanakan kejahatan sepanjang siang dan malam hari. Mereka
tidak mau berhenti yang demikian itu sebelum orang yang dibencinya hancur sama
sekali. Mengapa makhluk yang mulia itu menjadi sedemikian jahat bahkan melebihi
kejahatan Iblis..? Jawabannya, kerana manusia yang semestinya dapat
mengendalikan hawa nafsu telah berbalik dikendalikan oleh hawa nafsunya
sendiri. Hanya manusia yang sanggup merusak dirinya sendiri. Mereka merusak
sistem penjagaan yang telah dibangun Allah untuk dirinya. Sungguh beruntung
para setan jin dan Iblis yang terlaknat. Ketika jerih payah mereka di dunia
telah membuahkan hasil yang gemilang, menggalang orang-orang kafir dan munafiq
menjadi tentara-tentara setan jin yang setia. Di neraka nanti mereka tidak
hidup sendirian lagi. 106 - Menguak Dunia Jin Mereka hidup bersama manusia yang
selama hidupnya di dunia telah terlebih dahulu saling bantu-membantu untuk
berbuat kerusakan. Allah berfirman: Adapun orang-orang yang kafir, sebagian
mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin)
tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi
kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.(QS.Al-Anfal:8/73). Benteng
penyelamat manusia itu ialah, manakala manusia mau melaksanakan perintah Allah
dan menjauhi larangan-Nya. Jika itu dilaksanakan secara individu, maka manusia
akan mendapatkan perlindungan secara individu. Demikian pula apabila
dilaksanakan secara kolektif, maka manusia akan mendapatkan perlindungan secara
kolektif pula. Namun rupanya manusia telah meninggalkan perintah Allah itu
secara kolektif, sehingga tanda-tanda kehancuran secara kolektif itu
akhir-akhir ini semakin tampak nyata. RUQYAH dampak dan bahayanya - 107 Lebih
tegas lagi Allah berfirman-Nya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut
disebabkan kerana perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada
mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan
yang benar).(QS.Ar-Rum:30/31). Bencana bumi yang datangnya bertubi-tubi, juga
kesurupan massal yang telah terjadi dimana-mana, itu adalah pertanda peringatan
Allah untuk manusia sudah datang. Apabila peringatan tuhan itu tidak diindahkan,
terlebih apabila musibah-musibah itu malah dijadikan proyek untuk mengeruk
keuntungan. Dijadikan kesempatan untuk mencari popularitas pribadi maupun
golongan. Manusia harus ingat. Di dalam firman-Nya yang lain Allah telah
memberikan peringatan dengan lebih mengerikan lagi. Allah berfirman: 108 -
Menguak Dunia Jin Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan
kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka;
sehingga apabila mereka bergembira(bangga) dengan apa yang telah diberikan
kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu
mereka terdiam berputus asa Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai
ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.(QS.Al-Anam/44-45)
RUQYAH dampak dan bahayanya - 109 Manusia Kesurupan Jin Yang dimaksud orang
kesurupan jin adalah orang yang wilayah kesadarannya sedang dikuasai makhluk
jin. Dengan masuk di dalam wilayah kesadaran itu, jin mampu menggunakan jasad
serta instrumen kehidupan jasad manusia tersebut sebagai media komunikasi untuk
mengekpresikan eksisitensi kehidupan jinnya dalam kehidupan manusia. Adapun
manusia tersebut dalam keadaan tidak sadar. Dia seperti orang yang sedang
dibius dokter sehingga tidak merasa sakit walau jasadnya sedang dioperasi untuk
mengobati penyakit dalam tubuhnya. Jika disaat tersebut (saat tubuh manusia
sedang dikuasi jin melalui kesadarannya) manusia masih mempunyai ingatan
walaupun sedikit. Dia kadang sadar kadang tidak, setelah sadar kemudian dia
masih mampu mengingat apa-apa yang telah menimpa dirinya. Dia ingat pula
terhadap yang diperbuat jin kepada dirinya, maka sesungguhnya jin itu belum
sempurna menguasai manusia. Manakala saat itu manusia sudah benar-benar tidak
sadar, baik disaat sedang dikuasai jin atau sesudahnya, berarti jin tersebut
telah sempurna menguasai kesadaran manusia itu. 110 - Menguak Dunia Jin Jasad
manusia yang terdiri dari daging dan tulang yang awal kejadiannya tercipta dari
debu. Dengan segala instrumen kehidupan yang menyertainya, seperti pendengaran,
penglihatan dan perasaan. Jasad itu sejatinya hanyalah rumah tempat tinggal
sementara yang ditempati hakikat manusia yang disebut nismatul adamiyah. Dengan
jasad kasar itu, nismatul adamiyah saat itu sedang menjalani kehidupannya di dunia.
Ketika usia kehidupan manusia di dunia sudah berakhir, maka ruh yang menghidupi
jasad kasar itu dicabut oleh malaikan Izrail sehingga jasad kasar itu menjadi
mati. Setelah jasad yang mati itu dikubur, jasad itu akan kembali menjadi tanah
lagi. Nismatul adamiyah selanjutnya, melanjutkan kehidupannya di alam barzah
(alam kubur) dengan mendapatkan jasad baru yang disebut jismul lathif atau
jasad halus.5 Adapun gambaran konkrit tentang orang yang kesurupan jin tersebut
ialah, tempatnya nismatul adamiyah yang berada di dalam jasad kasar manusia
itulah yang diduduki jin, sehingga sistem pengendali jasad kasar itu dikuasai
jin. Hal itu kerana jin terlebih dahulu menguasai nismah manusia. Nismatul
adamiyah itu kemudian di 5 Lebih detail tentang hakikat manusia, baca buku
Kholifah Bumi. RUQYAH dampak dan bahayanya - 111 tempatkan di tempat yang
terpencil dan dijaga ketat oleh sepasukan tentara jin. Konon, kehidupan manusia
yang sedang dikuasai jin itu di penjara di suatu tempat yang terpencil di dalam
dimensi jin, bahkan di dalam gua yang ada di dasar lautan yang sangat dalam.
Kalau sudah demikian, mestinya kehidupan manusia itu sulit untuk dikembalikan
ke jasadnya. Selanjutnya jasad kasar dengan seluruh instrumen kehidupannya
ditempati jin untuk menjalankan eksistensi kehidupan jinnya bersama dengan
manusia selamanya. Itulah tujuan yang utama bagi jin untuk menguasai manusia.
Untuk tujuan itu jin dengan seluruh kekuatan dan tentara-tentaranya selalu
berusaha dan bersusah-payah isyrok atau bersekutu dengan manusia, baik di dalam
urusan anak maupun urusan harta benda. Hal tersebut sebagaimana yang telah
ditegaskan Allah dengan firman-Nya : Dan berserikatlah dengan mereka pada harta
dan anak-anak. (QS.Al-Isra:17/64). Isyrok dalam arti seorang jin telah
berserikat secara utuh dengan seorang manusia. 112 - Menguak Dunia Jin Mereka
bersekutu di dalam jasad lahir manusia itu beserta seluruh perangkat
kehidupannya. Jin bahkan mampu memadukan ilmunya dengan ilmu manusia yang
sedang dikuasai itu langsung dari pusat simpanan ilmu itu berada, baik di alam
akal maupun alam fikir manusia. Dengan hal tersebut seorang jin dapat
menjalankan kehidupan jinnya sebagaimana layaknya kehidupan manusia dan di
tengah-tengah kehidupan manusia secara sempurnan. Sehingga manusia di
sekitarnya tidak mengerti (kecuali orang-orang yang mendapat izin Allah
sehingga dengan ilmu-Nya ia mengetahui dan mengerti) bahwa manusia yang
sekarang itu sebenarnya bukan manusia yang dahulu. Akan tetapi manusia jin yang
sedang menguasai jasad manusia yang dahulu. Dalam keadaan yang lain
kadang-kadang manusia tanpa sadar telah mendatangkan jin untuk berserikat di
dalam jasadnya sendiri. Seperti dalam kegiatan kegiatan bela diri tenaga dalam
(menurut istilah para pelakunya). Ketika orang dipukul dari jarak jauh menjadi
terpental. Logikanya, bagaimana ia dapat terpental padahal sedikitpun ia tidak
tersentuh dengan pukulan tersebut. Sesungguhnya yang terpental itu adalah jin
yang sedang mendiami tubuh manusia itu. RUQYAH dampak dan bahayanya - 113 Oleh kerana
jin itu sedang menjadi satu dengan jasad manusia, menyatu di dalam darah daging
manusia dengan kesatuan yang sempurna, maka manusia itu juga ikut terpental.
Buktinya selain kepada orang yang sedang tidak sadar itu, para ahli tenaga
dalam itu sedikit pun tidak mampu menyalurkan tenaga dalamnya. Seperti itu pula
apa yang terjadi kepada para pemain kuda lumping. Mereka mampu makan kaca dan
tidak merasakan sakit walau di cambuk berkali-kali, kerana manusianya saat itu
sedang tertidur pulas. Di dalam pertunjukan kuda lumping itu, oleh kerana jin
yang mendiami tubuh manusia itu sudah jinak dan akrab dengan serombongan
manusia itu, maka serombongan jin tersebut bahkan dapat diajak kerja sama untuk
bersama-sama mencari nafkah dan kehidupan, walaupun kebutuhan kehidupan mereka
berbeda. Demikian pula para penari kecak di pulau Bali. Yang menari itu
sebenarnya makhluk jin yang sedang mempertunjukkan tarian jinnya melalui jasad
kasar manusia. Pada tahun 2003 penulis pernah didatangi seseorang di pondok
pesantren yang penulis kelola. Ada jin yang benar-benar telah menguasai jasad
lahir manusia secara sempurna. Jin dengan wadak manusia tersebut sempat hidup
dan 114 - Menguak Dunia Jin berkumpul di tengah-tengah keluarga besar pondok
pesantren sebagaimana kehidupan manusia. Dia telah sanggup mengerjakan
pekerjaan manusia, mencuci piring dan baju, serta pekerjaan rumah tangga yang
lainnya bahkan dapat disuruh belanja ke pasar. Padahal dia adalah seorang jin
yang sedang menguasai jasad seorang manusia. Kasus seperti ini susungguhnya banyak
terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Hanya saja manusia tidak menyadari dan
memahami, dikiranya manusia itu adalah manusia. Padahal sesungguhnya jin yang
sedang menyamar melalui jasad manusia yang dikuasainya. Singkat cerita,
alhamdullah berkat pertolongan Allah serta kemauan orang tua korban yang kuat,
baik dalam kayakinan akan kesembuhan anaknya maupun dalam mengusahakan
kesembuhan itu. Orang tua mengupayakan agar anaknya boleh kembali lagi
kepangkuannya sebagai manusia seperti sedia kala, setelah hampir enam bulan
lebih jin itu menjalani kehidupan seperti manusia. Dengan izin Allah seorang
manusia tersebut terbebaskan dari penguasaan jin. Kisah ini benar-benar nyata
terjadi sekitar tahun 2003. Saksi-saksi hidup dari kejadian tersebut masih ada
di pondok pesantren yang RUQYAH dampak dan bahayanya - 115 penulis kelola.
Banyak hal yang tidak dapat diceritakan perihal pengalaman tersebut, selain
penulis tidak mampu menulisnya secara panjang lebar juga penulis menjadi
khawatir arah penulisan menjadi melenceng dari tujuan semula. Singkat kata
bahwa jin mampu menguasai manusia secara sempurna sehingga orang lain tidak
mengerti bahwa yang mengisi kehidupan jasad lahir manusia itu sesungguhnya
adalah seorang jin yang sedang menyamar. Sedangkan kehidupan batin manusia
tersebut sedang dipenjara oleh jin itu di suatu tempat yang terpencil yang
berada pada dimensi jin dalam keadaan tidur dan yang terjaga dengan ketat. Kita
mohon perlindungan kepada Allah dari gangguan setan jin yang terkutuk. Kondisi
itu bukan Allah telah berbuat zalim kepada hamba-Nya, ketika sebagian makhluk
yang lain (jin) mendapat izin-Nya untuk menguasai kehidupan makhluk yang lain
(manusia). Sesungguhnya manusianya sendiri, baik dengan sadar maupun tidak,
telah berbuat zalim kepada dirinya, sehingga dia menerima ganjaran sesuai
dengan dosa yang diperbuatnya. Allah menegaskan dengan firman-Nya: 116 -
Menguak Dunia Jin Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh
perbuatan tanganmu sendiri(QS.Asy-Syuraa:42/30). Allah telah menegaskan pula
dengan firman-Nya, bahwa tidak ada satu kekuatan pun, baik dari kejahatan
manusia maupun kejahatan jin yang dapat menciderai manusia melainkan dengan
izin Allah. Allah berfirman: Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat
dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin
Allah.(QS.Al-Baqoroh:2/102). Sungguh hanya Allah yang dapat melindungi
hamba-Nya dari segala marabahaya. Sejak detik pertama manusia dilahirkan ibunya
di dunia sampai dengan saat terakhir menjelang kamatian dengan menurunkan
malaikat penjaga untuk manusia. Hal itu dengan syarat manusia tidak merusaknya
sendiri dengan perbuatan maksiat dan dosa. Malaikat penjaga itu diturunkan
Allah kepada manusia setiap hari dengan bergiliran antara waktu sholat ashar
dan sholat subuh. Rasulullah telah mengabarkan pula dengan haditsnya: RUQYAH
dampak dan bahayanya - 117 : * Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata:
Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda: Para Malaikat datang berbaris untuk
menjagamu pada waktu malam dan siang. Mereka bergiliran di waktu sholat Shubuh
dan sholat Ashar. Kemudian naiklah orang yang bersama kamu. Lalu Tuhan bertanya
kepada mereka (walaupun Dia lebih mengetahui terhadap segala urusan mereka
dengan pertanyaan): Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kamu meninggalkan
mereka ? Mereka menjawab: Kami meninggalkan mereka ketika mereka sedang
melaksanakan sholat dan kami mendatangi mereka, mereka juga sedang melaksanakan
sholat Riwayat Bukhori di dalam Kitab Waktu Sholat hadits nomor 522. Tauhid
hadits nomor 6878. Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat hadits nomor 1001.
Riwayat NasaI di dalam Kitab sholat hadits nomor 481. Riwayat Malik di dalam
Kitab Mengqoshor Sholat hadits nomor 373. 118 - Menguak Dunia Jin Dosa Syirik
adalah Dosa yang Tidak Diampuni Allah berfirman: Sesungguhnya Allah tidak
mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa
yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang
mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya(QS.An-Nisa:4/116).
Berharap dan takut kepada selain Allah hukumnya adalah syirik. Itulah syirik di
dalam aqidah yang dosanya sampai kapanpun tidak akan diampuni Allah . Orang
membawa keris bertuah misalnya. Apabila keyakinan hatinya mengatakan: Bukan
keris itu yang mempunyai kekuatan, tetapi di dalam keris itu ada kekuatan Allah
yang sudah dimasukkan oleh ahlinya. Asal orang tersebut tidak minta
perlindungan kepada keris tetapi kepada Allah, maka orang tersebut berarti
tidak berbuat syirik. Namun, RUQYAH dampak dan bahayanya - 119 apabila disaat
membawa keris hatinya aman dan percaya diri dan disaat tidak membawanya,
hatinya menjadi takut dan khawatir, meski lisannya mengatakan seperti tersebut
di atas. Membawa keris itu termasuk perbuatan syirik dalam aqidah. Hal
tersebut, kerana tidak ada yang mempunyai kekuatan kecuali hanya Allah , tidak
ada yang menghidupkan dan mematikan kecuali hanya Allah , maka seseorang tidak
boleh menyandarkan harapan hidupnya kecuali hanya kepada Allah . Orang tidak
boleh memohon pertolongan maupun perlindungan kecuali hanya kepada Allah ,
tidak boleh takut terkena marabahaya, baik di dunia maupun di akhirat kecuali
hanya kepada Allah . Kalau yang demikian itu dilakukan (yaitu manusia takut
kepada selain Allah) berarti orang tersebut telah berbuat syirik secara aqidah.
Ketika orang mendapat keberhasilan dalam hidupnya misalnya. Kemudian dia merasa
bahwa keberhasilan itu hanya disebabkan ilmu pengeta-huan dan kemampuannya yang
prima dalam berusaha. Hanya kerana dia telah melaksanakan infestasi yang benar
dan tepat, hanya kerana keahliannya dalam menghadapi segala tantangan dan
rintangan. Sedikitpun mereka tidak pernah 120 - Menguak Dunia Jin merasakan
bahwa keberhasilan itu semata anugerah yang diturunkan kepadanya. Yang demikian
itu berarti dia telah berbuat syirik secara aqidah kerana telah mensejajarkan
dirinya dengan Allah . Dia telah mengakui hak Rububiyah Allah sebagai hak
pribadinya. Artinya dia telah mensyirikkan Allah dengan dirinya sendiri. Ini
juga berarti dia telah merasa menjadi Tuhan. Dalam kaitan syirik aqidah ini
Allah memberikan contoh dengan firman-Nya: Maka apabila mereka naik kapal
mereka berdo`a kepada Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya; maka
tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali)
menyekutukan (Allah)(QS.Al-Ankabut:29/25). Orang yang naik kapal itu dikatakan
menyekutukan Allah . Hal itu disebabkan ketika mereka telah selamat dari badai
laut yang sedang mengancam hidupnya, begitu mereka sampai di darat, saat itu
juga yang mereka ingat bukan Allah yang menyelamatkannya, tetapi angin topan
yang berbelok arah, dan mereka RUQYAH dampak dan bahayanya - 121 berkata:
Untung angin itu berbelok kekanan seandainya terus kita semua pasti binasa.
Demikian itulah hakikat syirik secara aqidah, kerana saat itu mereka
menyekutukan Allah dengan angin topan dalam dua hal. Mereka menganggap angin
topan itu mampu menghidupkan dan mematikan dirinya. Padahal sebelum itu mereka
tidak berdoa kepada angin topan, tapi berdoa kepada Allah . Orang berdoa kepada
Allah supaya mendapatkan rizki yang baik, kemudian ketika Allah mengabulkan
doanya, dia mengakui bahwa rizki tersebut adalah murni hasil usahanya sendiri.
Dia menganggap tidak ada campur tangan dari selain dirinya termasuk Allah .
Perbuatan yang demikian itulah hakikat syirik di dalam aqidah. Dosa syiriknya
tidak akan diampuni untuk selama-lamanya, bahkan hakikatnya dia mengaku sebagai
tuhan. Kerana telah berbuat syirik kepada Allah dengan dirinya sendiri. Jadi,
syirik aqidah itu tidak hanya dengan bepergian jauh mencari kuburan-kuburan
yang keramat kemudian minta berkah kepada kuburan itu dan mencari dukun-dukun
sakti yang dapat membuatkan jimat-jimat supaya hidupnya mendapatkan keselamatan
dari jimat-jimat itu. 122 - Menguak Dunia Jin Syirik aqidah itu justru banyak
dilakukan orang hanya dengan tinggal diam di rumah. Menganggap dirinya sebagai
tuhan kerana dia merasa bahwa ilmu pengetahuan dan usahanya telah menjadikannya
sebagai orang yang sukses, bahagia dan mulia. Seandainya orang tersebut
mempunyai kekuasaan yang besar, boleh jadi mereka menjadi Firaun yang
berikutnya di dunia. Allah telah menegaskan lagi dengan firman-Nya:
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara
atasnya?(QS.Al-Furqon:25/43). Dikatakan menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya kerana yang diutamakan dalam hidupnya hanyalah kemauan hawa nafsunya
belaka, bahkan di saat berdoa kepada Allah pun sesungguhnya hanya dengan maksud
supaya Allah mengabulkan kemauan hawa nafsunya. Syirik itu tidak dalam konteks
aqidah saja, tetapi juga syirik dalam konteks amal dan tujuan. Walaupun kadar
syiriknya lebih ringan daripada syirik di dalam aqidah, akan tetapi syirik itu
juga dapat menciderai kesucian aqidah dan mengeruhkan kejernihan tauhid.
Manakala di RUQYAH dampak dan bahayanya - 123 dalam dua hal tersebut (amal dan
tujuan) manusia berbuat syirik, berarti kehidupan manusia akan jauh dari
perlindungan dan pertolongan Allah , berarti manusia telah merusak sistem
penjagaan yang telah dibangun oleh Allah untuk dirinya. Syirik yang satunya
lagi adalah syirik di dalam wujud atau syirik di dalam kejadian. Contohnya:
ketika kesadaran manusia sudah dikuasai penuh oleh makhluk jin berarti saat itu
jin telah berbuat syirik di dalam wujud dengan manusia. Sebaliknya ketika
manusia sudah benar-benar menyatu dengan jin sehingga jasadnya sudah menjadi
satu dengan jin, seperti ketika jin itu terpukul dari jarak jauh dengan tenaga
dalam kemudian manusianya juga ikut terpental, maka yang demikian itu berarti
manusia telah melaksanakan syirik di dalam wujud dengan jin. Allah telah
mengabarkan keadaan orang-orang yang berbuat syirik itu dengan firman-Nya: 124
- Menguak Dunia Jin Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka
adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau
diterbangkan angin ke tempat yang jauh(QS.Al-Hajj:22/31). Syirik dalam konteks
amal perbuatan artinya, bahwa di dalam amal perbuatan yang sedang dilakukan,
sadar maupun tidak, sesungguhnya manusia telah bersekutu dalam amal perbuatan
dengan setan jin, maka dengan itu jin juga bersekutu dengan manusia. Seperti
contoh kasus yang telah diuraikan di dalam pembicaraan terdahulu. Tanda-tanda
syirik dalam konteks amal perbuatan ini yang paling mudah dilihat ialah,
manakala demikian mudah jin mendapatkan izin Allah untuk menguasai jasad
manusia melalui kesadarannya. Berarti penyebabnya adalah perbuatan syirik.
Kalau itu bukan syirik di dalam aqidah maka boleh jadi syirik di dalam amal
perbuatan. Dosa syirik itu tidak diampuni, artinya dosa itu akan segera
mendapatkan balasan langsung, baik di dunia dengan rusaknya sistem pertahanan
yang ada dalam diri manusia maupun di akhirat dengan siksa neraka. Ketika
manusia bertaubat dari dosa syiriknya, kembali sadar ke dalam jalan yang lurus.
Setelah menyelesaikan masa hukuman RUQYAH dampak dan bahayanya - 125 yang
dijalani (sebagai kafarot atau penebusan dosa-dosa) dengan siksa yang dirasakan
langsung yaitu penderitaan atas penguasaan jin kepada dirinya, dengan izin
Allah Yang Maha Pengampun manusia akan dibebaskan lagi dari penguasaan setan
jin tersebut. Jika dosanya tidak terhapuskan dengan penderitaan itu, berarti
selamanya jasad manusia itu akan dikuasai oleh setan jin. Itu adalah sunnatullah
yang sejak diciptakan-Nya, sedikitpun tidak akan ada perubahan lagi untuk
selama-lamanya. Bukan berarti manusia dapat mengalahkan sunnah itu ketika dia
berbuat syirik kemudian mereka tidak segera menerima ganjaran syiriknya. Hanya
Allah yang Maha Pengampun mengampuni bayak hal walaupun yang diampuni
kadang-kadang tidak sadar sehingga tetap saja mereka berbuat syirik kepada-Nya
bahkan dengan berulang-ulang. Allah mengisyaratkan yang demikian dengan
firman-Nya: Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh
perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah 126 - Menguak Dunia Jin memaafkan
sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). - Dan kamu tidak dapat melepaskan
diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindungpun
dan tidak pula seorang penolong selain Allah(QS.Asy-Syuraa:42/30-31) Lebih
rinci tentang syirik dalam amal perbuatan ini ialah apa yang telah disampaikan
Rasulullah di dalam sebuah haditsnya: (: ) * Diriwayatkan dari Abdullah bin
Mas'ud : Mengenai firman Allah : () Yang artinya: Itulah mereka yang mengaku
bahwa mereka mencari jalan penghubung kepada tuhannya. Siapakah di kalangan
mereka yang paling dekat dengan tuhan mereka dengan katanya: Ada sekelompok jin
yang telah memeluk Islam, dan sebelum ini mereka disembah oleh manusia, maka
orang-orang yang menyembah itu tetap saja menyembah mereka, yaitu jin walaupun
mereka itu adalah jin yang telah memeluk Islam * RUQYAH dampak dan bahayanya -
127 Riwayat Bukhori di dalam Kitab Tafsir Al-Quran hadits nomor 4345, 4346.
Riwayat Muslim di dalam Kitab Tafsir hadits nomor 5356. Menyembah jin artinya
memperturutkan kemauan jin, supaya jin dapat berisyrok (bekerja sama) dengan
manusia, walaupun jin itu telah memeluk Islam. Demikianlah sifat jin, kerana
banyak hal yang tidak boleh didapatkan jin kecuali melalui bekerja sama6 dengan
manusia. Manakala seorang manusia telah bekerjasama dengan seorang jin, maka
jin pasti akan menambah-nambah kesesatan bagi manusia, meski jin itu sudah
memeluk agama Islam. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: Dan bahwasanya
ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada
beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa
dan kesalahan(QS.Al-Jin:72/6). Adapun syirik di dalam tujuan artinya, tujuan
amal ibadah itu tidak semata untuk mengabdi kepada Allah . Banyak contoh yang
dapat dipaparkan di sini, salah satunya adalah 6 Baca Buku Kholifah Bumi hal
47, yang telah terbit sebelumnya. 128 - Menguak Dunia Jin beribadah sambil
berdagang. Terlebih lagi ibadah itu ternyata hanya dijadikan sarana atau media
untuk mengatur strategi politik organisasi. Betapun dia seorang hamba yang
dapat beribadah dengan ikhlas. Semestinya sedikitpun jin tidak mempunyai
peluang untuk menguasai kesadarannya. Keikhlasan hati itulah yang dijadikan
sasaran pertama oleh setan jin, supaya keikhlasan itu terlebih dahulu memudar
selanjut-nya jin mendapat fasilitas setelah keikhlasan hati itu sudah menjadi
rusak. Orang melihat bulan purnama misalnya, kemudian dia memuji bulan itu
semata-mata kerana bulan itu cantik dan telah menjadikan perjalanan malamnya
menjadi terasa nikmat, bukan kecantikan bulan itu kerana ciptaan Allah Yang
Maha Pencipta sehingga dengan sinarnya yang terang Allah menjadikan perjalanan
malamnya menjadi nikmat. Orang tersebut telah berbuat syirik kepada Allah
dengan bulan dan sekaligus kufur nikmat kepada Allah dalam dua hal. Pertama dia
menafikan hak Allah sebagai Sang Pencipta Alam dan kedua dia menafikan hak
Allah sebagai Sang Pemberi Kenikmatan. Bukankah seandainya saat itu ada mendung
saja dua hal tersebut sudah tidak dapat dinikmati.?, Betapa banyak manusia
tanpa disadari telah RUQYAH dampak dan bahayanya - 129 berbuat syirik kepada
Allah sekaligus kufur nikmat kapada-Nya. Hakikat syukur ialah, orang senang
kepada Sang Pemberi atas pemberian yang sudah diberikan. Kalau orang hanya
senang kepada pemberian atas pemberian bukan kepada Sang Pemberi atas pemberian
berarti orang tersebut telah berbuat kufur kepada Sang Pemberi atas pemberian
itu. Contoh, Anda mendapat pemberian sebuah korek api dari teman sekantor
seharga satu juta setengah rupiah misalnya. Anda juga mendapatkan pemberian
korek api dari seorang presiden dengan harga seribu lima ratus rupiah. Ketika
dua pemberian itu harus diketahui orang lain, mana dari dua korek api itu yang
lebih Anda banggakan, yang seharga satu juta setengah yang diberikan oleh teman
sekantor atau yang seharga seribu lima ratus rupiah tapi didapatkan dari
seorang presiden? Kalau yang anda banggakan ternyata yang seharga seribu lima
ratus rupiah, maka yang demikian itulah berarti anda telah berbuat syukur
kepada Bapak Presiden, bukan kerana korek apinya tetapi kerana kemuliaan sang
pemberi. 130 - Menguak Dunia Jin Coba kita renungkan betapa hari-hari kita
telah berbuat kufur nikmat sekaligus berbuat syirik kepada Allah . Bukan hanya
sekedar kerana tidak pernah merasa senang dan merasa bangga atas segala
pemberian Dzat Yang Maha Mulia, bahkan selalu mengingkarinya. Mengakui bahwa
pemberian itu hanyalah sebab usaha yang diusahakannya sendiri. Al-kisah: Konon
pada zaman dahulu ada seorang yang bernama sholeh. Dia adalah orang yang paling
sholeh di kampungnya sehingga ia mendapatkan julukan si Sholeh. Disebut si
Sholeh kerana ada lagi orang lain namanya Sholeh tetapi perbuatannya tidak
sholeh. Konon di ujung kampung sebelah rumahnya ada sarang kemusyrikan, yaitu
pohon besar yang tumbuh di pinggir jalan yang setiap hari menjadi tempat
sesembahan warga kampungnya. Mereka meletakkan sesajen setiap siang dan malam,
bila malam jumat kliwon, sesaji tersebut disertai ingkung ayam. Suatu saat si
Sholeh yang sholeh itu sudah berbulat hati untuk berjihat fi sabilillah. Dia
ingin mendapatkan tiket surga dengan sebilah kampaknya, maka diasahnya kampak
itu tajam-tajam. Esok paginya dia dengan membawa kampak yang sudah tajam itu
berangkat untuk RUQYAH dampak dan bahayanya - 131 menebang pohon besar itu
seorang diri. Sayangnya gerakan Sholeh itu terlebih dahulu telah terdeteksi
oleh raja jin penjaga pohon itu, maka di tengah jalan Sholeh dihadang oleh Raja
jin itu dengan bala tentaranya dan ditanya: Hai Sholeh, mau kemana kamu
gerangan pagi-pagi buta dengan kampak yang telah engkau asah tajam itu..?.
Sholeh menjawab: Aku akan berjihat di jalan Allah . Dengan apa wahai Sholeh
yang sholeh? tanya Raja jin. Dengan menghancurkan sarang kemusyrikan yang ada
di ujung jalan ini. Raja jin itu memperkenalkan diri dan berkata: Hai Sholeh
aku adalah Raja jin penguasa pohon itu kalau engkau mau memotongnya potonglah,
akan tetapi sebelumnya potonglah leherku dahulu kalau kamu mampu. Singkat
cerita, terjadilah pertarungan yang sangat dahsyat antara si Sholeh yang sholeh
dengan Raja jin penguasa pohon beserta bala tentaranya. Di dalam pertempuran
itu ternyata Sholeh lebih unggul sehingga banyak tentara Raja jin itu dibuat
tidak berdaya. Melihat keadaan yang tidak menguntung-kan itu Raja jin mempunyai
pikiran lain seraya menawarkan perdamaian bersyarat kepada Sholeh. Dengan
argumentasi yang menarik dan 132 - Menguak Dunia Jin masuk akal, setelah
diadakan gencatan senjata, raja jin itu mulai menyampaikan rayuannya: Hai
Sholeh yang sholeh bukankah musholla tempat jamaahmu berkumpul dan berdzikir
itu juga adalah tempat yang penting. Seandainya engkau boleh membangunnya
dengan bangunan yang lebih baik, bukankah orang yang beribadah di sana akan
dapat beribadah dengan lebih nyaman? Apakah engkau tidak berfikir bahwa dengan
membangun musholla itu juga adalah jihad di jalan Allah , daripada engkau harus
menebang pohon itu yang boleh jadi kamu nanti mendapatkan banyak musuh dari
orang yang berbuat syirik di sana. Biarkanlah mereka berbuat syirik, dan
jamaahmu juga dapat beribadah dengan nyaman. Kita sama-sama berjalan dengan
damai. Kuatkanlah jamaahmu dengan memberi-kan pelayanan yang lebih baik lagi,
maka bangunlah musholla itu, dan aku akan bantu kamu untuk mencarikan dananya.
Sejenak Sholeh yang sholeh berfikir, katanya dalam hati: Benar juga kamu, maka
Sholeh balik bertanya: Terus bagaimana cara kamu boleh membantu aku mencarikan
dana? Raja jin itu menjawab: Asal kamu tidak menebang pohon itu, setiap hari
kamu akan aku kirimi uang. Setiap habis sholat subuh ambillah RUQYAH dampak dan
bahayanya - 133 uang itu di bawah bantalmu, engkau akan mendapatkan uang itu
disana. Terjadilah kata sepakat, selama Raja jin itu setiap hari mengirimkan
uang di bawah bantalnya, Sholeh tidak diperbolehkan menebang pohon itu. Apabila
Raja jin itu melanggar kesepakatan terlebih dahulu, maka Sholeh yang sholeh
boleh sesuka hati menebang pohon besar itu. Selanjutnya pulanglah Sholeh ke
rumahnya dengan membawa kemenangan yang gemilang. Keesokan harinya sehabis
sholat subuh, ternyata Sholeh menemukan setumpuk uang di bawah bantalnya,
besoknya juga demikian dan juga besoknya lagi, maka Sholeh yang sholeh
bersiap-siap melaksanakan rencana mulianya. Membangun musholla dengan bangunan
yang seindah-indahnya. Dibentuklah kepanitiaan pendirian musholla sekaligus
dengan kepanitiaan pembangunan pondok pesantren di samping musholla itu. Para
pemuka masyarakat diundang-nya dalam rapat. Sholeh yang sholeh mengatakan bahwa
dia tidak membutuhkan donatur dari luar, akan tapi dirinya sendirilah yang akan
menjadi donatur tunggal. Orang-orang yang hadir menjadi heran darimana gerangan
Sholeh mendapatkan uang padahal sebelum itu hidupnya dalam keadaan 134 -
Menguak Dunia Jin pas-pasan. Sholeh mensikapi keheranan hadirin dengan sikap
yang biasa-biasa dengan merahasia-kan keadaan yang sebenarnya dari mana
sesungguhnya sumber dana itu. Dengan penuh keyakinan ia pasti akan dapat segera
mewujudkan rencananya. Setelah malam itu, kepanitiaan sudah terbentuk dan
rencana kerja segera akan dimulai. Besok paginya ketika Sholeh membuka
bantalnya ternyata tidak ada tumpukan uang sebagaimana hari-hari kemarin.
Besoknya juga demikian dan besoknya juga demikian. Sholeh marah kerana
menurutnya Raja jin itu telah mengkhiyanati komitmen yang sudah disepakati
bersama. Berarti Sholeh berhak menebang pohon besar itu. Sholeh kembali
mengasah kampaknya untuk segera menebang pohon yang ada di pojok kampung itu.
Pagi-pagi buta dengan kepercayaan penuh Sholeh yang sholeh berangkat dengan
memikul kampaknya untuk menebang pohon besar itu. Di tengah jalan dia dihadang
lagi oleh Raja jin yang telah mengkhiyanati komitmen itu. Kali ini Raja jin itu
hanya datang sendirian tanpa membawa tentara sebagaimana pertemuan yang
pertama. Sholehpun buru-buru menegurnya dan menanya-kan atas pengkhiyanatan
yang dilakukan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 135 Si Raja jin menjawabnya
dengan santai: Kalau kamu mampu memotongnya, potonglah tetapi sebelum itu
lawanlah aku terlebih dahulu. Langsung saja Sholeh menyerang Raja jin itu
dengan jurus sebagaimana pertama kali ia mengalahkannya dahulu, akan tetapi
dalam pertempuran kali ini Sholeh ternyata dibuat KO dan tidak berdaya, tidak
sebagaimana pada pertempuran yang pertama. Sholeh bahkan dibuat bulan-bulannya
hingga muntah-muntah dan terkencing-kencing di tempat. Akhirnya Sholeh menyerah
kalah dan sepakat berdamai akan tetapi untuk selamanya Sholeh tidak boleh
memotong pohon besar itu. Sebelum Sholeh dilepaskan pulang dengan kesepakatan
yang baru, Sholeh bertanya kepada Raja jin itu: Hai Raja jin yang perkasa, pada
pertemuan kita yang pertama, kamu dapat aku kalahkan dengan mudah, akan tetapi
mengapa sekarang malah sebaliknya dan justru engkau malah dapat mempermainkan
aku dengan seenakmu? Raja jin itu menjawab: Sebenarnya jurusmu tetap ampuh
seperti dulu, tetapi marahmu yang berbeda. Dahulu kamu marah kerana Allah ,
maka kamu dapat mengalahkan aku dengan mudah, sekarang marahmu kerana uang dan
kehormatan, maka ganti aku yang 136 - Menguak Dunia Jin dapat mengalahkanmu
dengan mudah. Sungguh benar firman Allah: Iblis menjawab: "Demi kekuasaan
Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis
di antara mereka(QS.Shod:82/85). Ketika niat yang pertama ikhlas semata-mata
hanya bertujuan ibadah kepada Allah dengan berjihad di jalan-Nya, maka Sholeh
dapat memenangkan pertempurannya melawan Raja jin yang perkasa itu. Niat yang
kedua sudah bercampur dengan niat-niat yang lain walau sesungguhnya Sholeh juga
tetap dalam rangka menjalankan ibadahnya, tetapi tujuan ibadah itu sudah isyrok
atau bersekutu dengan tujuan yang lain. Untuk itu Sholeh tidak dapat
mengalahkan Raja jin itu bahkan Sholehlah yang saat itu dijadikan permainan
oleh Raja jin tersebut. Kejadian ini boleh jadi fiktif belaka, demikian itulah
sebuah ilustrasi, tinggal bagaimana hati yang selamat mengambil hikmah darinya.
Hikmahnya, seandainya para pelaksana ruqyah ituketika sedang membacakan
ayat-ayat suci Al-Quran al-Karim kepada orang yang diruqyahmereka saat itu
benar-benar menjalan- RUQYAH dampak dan bahayanya - 137 kan ibadah yang ikhlas
dan murni semata kerana Allah . Dengan itu, pasti jin tidak mampu mengusik
kesadaran orang yang sedang khusu mendengarkannya. Namun kenyataannya tidak
demikian, bahkan para pendengar yang khusu itu sedemikian mudah menjadi
bulan-bulanan setan jin yang menguasainya, bahkan mereka dibuat mengencingi
tempat yang selama ini mereka sucikan. Di sinilah letak rahasianya. Setiap
individu hendaknya ingat bahwa setiap pekerjaan pasti akan membawa dampak,
manakala pekerjaan itu baik maka dampaknya pasti baik. Kalau perbuatan itu
jelek., mudah-mudahan kita selalu mendapat keselamatan dari akibat kesalahan
dan dosa-dosa yang kita perbuat. 138 - Menguak Dunia Jin Tiga Sebab yang Dapat
Merusak Penjagaan Malaikat kepada Manusia Wilayah kesadaran (rasional) manusia
selalu dijaga para malaikat. Dengan penjagaan tersebut setan jin tidak dapat
dengan mudah menguasai kesadaran itu kecuali hanya dengan tipu daya untuk
mengajak. Tipudaya ini pun sesungguhnya lemah. Allah telah menyatakan hal itu
dengan firman-Nya: Sesungguhnya tipu daya setan itu adalah
lemah(QS.An-Nisa:4/76) Hanya akibat perbuatan manusia sendiri yang menjadikan
terbukanya peluang setan jin masuk dalam wilayah kesadaran itu. Hal itu kerana
manusia berbuat kesalahan-kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Tanpa sadar
manusia telah merusak sistem penjagaan tersebut. Akibatnya dengan mudah jin
dapat merasuki kesadaran manusia dengan tiga sebab. RUQYAH dampak dan bahayanya
- 139 SEBAB PERTAMA : Manusia Memasuki Atau Merusak Habitat Jin Dengan Cara
Yang Tidak Benar Sebagaimana telah diuraikan diatas, bahwa jin mestinya tidak
mempunyai kekuasaan untuk menguasai kesadaran manusia kecuali manusia sendiri
yang memberikan peluang kepada jin dengan berbuat salah. Jin hanya boleh
memperdaya manusia dengan tipudaya yang lemah. Hal tersebut telah dinyatakan
Iblis kepada para ahli Neraka yang telah diabadikan Allah dengan firman-Nya:
Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya
Allah telah menjanjikan 140 - Menguak Dunia Jin kepadamu janji yang benar, dan
akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak
ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu
mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi
cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun
sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan
perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya
orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih(QS.Ibrahim:14/22) Dengan
pernyataan Iblis di atas, mestinya jin tidak dapat menguasai manusia melalui
kesadarannya dengan mudah hingga orang jadi kesurupan. Kalau itu terjadi,
semata akibat ulah manusia sendiri. Dengan sengaja maupun tidak, manusia telah
mengganggu dan merusak habitat atau tempat tinggal jin. Dengan kesalahan itu
menjadikan jin mendapat kemudahan untuk menguasai manusia melalui kesadarannya.
Contoh pertama: Orang membuang kotoran atau air panas di lubang-lubang tanah
atau di tempat-tempat yang sepi misalnya. Orang tersebut tidak mengetahui
ternyata di tempat itu ada seorang jin sedang beristirahat atau justru tempat
itu adalah tempat tinggal jin. Dengan itu berarti seorang manusia tersebut
dengan tidak sengaja telah berbuat kesalahan kepada seorang RUQYAH dampak dan
bahayanya - 141 Jin. Dengan kesalahan tersebut jin mendapat kemudahan untuk
menguasai manusia melalui kesadarannya. Itu berarti manusia telah merusak
pertahanannya sendiri sehingga terbuka peluang bagi jin untuk membalas dendam.
Kalau toh orang harus malakukan juga pekerjaan tersebut (membuang kotoran atau
air panas), hendaknya dilakukan dengan berhati-hati (kalau boleh air panas itu
didinginkan dahulu baru dibuang) terutama dengan memohon perling-dungan kepada
Allah dengan membaca Taawudz dan Asma-Nya yaitu dengan membaca Bismillahir
Rohmanir Rohim. Bacaan itu akan menjadi nismatul ubudiyah atau buah rahasia
ibadah. Dengan izin Allah orang yang membacanya akan mendapat perlindungan
Allah dari gangguan jin. Kalau tidak, maka dengan kesalahan itu berarti manusia
telah mengganggu habitat jin, selanjutnya jin yang marah itu segera menguasai
kehidupannya. Contoh kedua: Orang sedang marah atau bergurau secara
berlebih-lebihan di tempat-tempat yang rawan orang kesurupan jin, seperti di
kamar mandi, WC dan di tempat-tempat peribadatan. Terlebih apabila marah itu
dengan membanting-banting benda dan berguaru itu 142 - Menguak Dunia Jin sampai
tertawa terbahak-bahak, sampai-sampai manusia itu menjadi lepas kontrol. Dalam
keadaan seperti itu dan di tempat yang demikian itu, seorang manusia sangat
rentan kesurupan jin dengan dua sebab: Pertama kerana manusia lepas kontrol
sehingga tanpa terasa kehidupannya didominasi dorongan emosional atau hawa
nafsu sehingga hatinya lupa dan jauh dari Tuhannya. Saat seperti itu tanpa
sadar berarti manusia telah membuka benteng pertahanannya sendiri. Kedua kerana
seorang jin tersinggung dan merasa terganggu. Ketika peluang itu terbuka,
segera jin yang tersinggung itu menerkam manusia yang sedang lupa diri tersebut
dan selanjutnya manusia itu menjadi kesurupan jin. Untuk menanggulangi orang
yang kesurupan jin seperti contoh kejadian pertama dan kedua. Untuk menyadarkan
kembali orang yang kesurupan itu tidak cukup hanya diruqyah atau dibacakan
ayat-ayat suci al-Quran al-Karim saja. Jin yang ada di dalam jasad manusia
tersebut kadang-kadang lebih pandai membaca al-Quran. Ketika dibacakan
ayat-ayat dan doa-doa itu, jin itu malah menirukan bacaan tersebut. Sekalipun
dibacakan adzan yang seharusnya jin takut dengan suara adzan (Insya Allah di
lain bab akan RUQYAH dampak dan bahayanya - 143 penulis sampaikan dalilnya)
dengan perlindungan jasad manusia mereka malah menjadi kuat dan tidak takut.
Dalam menghadapi contoh kejadian seperti tersebut. Manusia memerlukan
penguasaan ilmu pengetahuan tentang jin yang mendalam dan pengalaman yang luas
dalam menangani penyembuhan serta jam terbang yang tinggi. Kalau tidak
demikian, usaha penyembuhan tersebut malah diejek dan ditertawakan oleh jin
yang sedang menguasai jasad manusia tersebut. Contoh tersebut di atas apabila
dikaitkan dengan pelaksanaan ruqyah, seperti itulah keadaan mereka. Dengan
pelaksanaan itu sejatinya serombongan manusia telah mengkon-disikan diri untuk
dimasuki jin. Mereka tidak sadar bahwa pekerjaan itu adalah pekerjaan yang
sangat membahayakan bagi kehidupan manusia, baik kepada fisik maupun spikisnya.
Disaat mereka memaksakan diri berbuat khusu itu, sejatinya mereka telah memasuki
habitat jin dengan cara yang tidak benar hingga sedemikian mudah jin merasuki
jasad mereka. Habitat jin itu bukan hanya di tempat-tempat yang angker, seperti
di kuburan-kuburan atau gua-gua di dalam hutan saja. Dimana saja 144 - Menguak
Dunia Jin orang boleh memasuki habitat jin. Yaitu ketika intensitas kehidupan
emosional dominan mengalahkan kehidupan rasional dan spiritual, terlebih ketika
saat itu pikiran manusia menerawang dunia jin, berarti manusia saat itu
mendekat kepada dimensi jin. Ketika keadaan seseorang antara sadar dan tidak
sadar, berarti orang tersebut semakin dekat dengan habitat jin. Ketika orang
sudah benar-benar tidak sadar, dengan ditandai dengan berteriak-teriak seperti
gejala orang diruqyah, berarti orang tersebut sudah kesurupan jin. Contoh
ketiga: Dengan sengaja manusia berusaha menembus dimensi alam jin. Dengan
melaksanakan meditasi secara hayaliyah, manusia boleh mengkondisikan diri
memasuki alam jin. Yaitu ketika suatu saat intensitas emosionalnya lebih
dominan daripada rasional dan spiritual. Ketika dominasi indera hayal
(emosional) atas indera yang lain sudah terkondisi, disaat keadaan manusia
antara sadar dan tidak sadar, berarti manusia saat itu sejatinya perlahan-lahan
mendekatkan diri kepada wilayah dimensi alam jin. Ketika keadaan manusia (dari
sudut pandang oleh orang lain yang melihatnya) sudah tidak sadar, berarti
kehidupan manusia itu telah keluar dari alam jasadnya dan memasuki dimensi alam
jin. RUQYAH dampak dan bahayanya - 145 Resikonya, apabila jasad manusia yang ditinggalkan
kehidupannya tersebut tidak mendapatkan penjagaan yang kuat, maka jasad itu
rentan dirasuki jin. Apabila jasad kosong itu dimasuki jin, berarti kehidupan
manusia yang sedang bepergian di dunia jin itu sulit untuk kembali ke tempat
asalnya. Itulah orang yang terjebak di alam jin. Keadaan seperti tersebut di
atas banyak terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Orang mengaku jasadnya boleh
disurupi ruh Waliyullah. Padahal sebenarnya jin yang sedang merasuki jasad
manusia tersebut menyebarkan kebohongan kepada manusia. Banyak orang awam
tertipu oleh jin dengan cara seperti ini, bahkan mereka berbondong-bondong
datang untuk belajar di suatu tempat, kerana (katanya) yang mengajari pengajian
di sana adalah Sunan Kalijaga langsung dengan media wadak manusia yang sedang
tidak sadar tersebut. Sesungguhnya alam ruh dengan alam jin sangat berbeda dan
sangat berjauhan. Oleh kerana secara kasat mata dirasakan sama-sama ghaib maka
kebanyakan orang awam mengira sama. Padahal sangat jauh jauh dengan sangatlah
jauh sekali, ruh para Waliullah yang suci berkenan masuk di dalam wadak kasar
146 - Menguak Dunia Jin manusia yang sedang banyak dosa dan banyak berbuat
maksiat, bahkan dalam keadaan najis kerana dosa-dosanya belum pernah ditaubati.
Yang masuk jasad manusia yang sedang tidak sadarkan diri itu bukan ruh Wali
sebagaimana keyakinan mereka, tapi jin yang memanfaatkan kebodohan manusia
mengaku ruh Wali. Fenomena yang ada, biasanya manusia yang sudah terlanjur
tertipu dengan cara seperti ini sulit diingatkan, kecuali ketika mereka sudah
terlalu dalam menjadi korban penipuan orang-orang yang suka memanfaatkan
kekebodohan manusia. Seharusnya hal ini tidak etis dibicarakan di dalam
tulisan, terlebih bila dipanjanglebarkan. Penulis hanya mencukupkan sampai di
sini, semoga segala kesalahan dimaafkan oleh Allah . Penulis sekedar
menyampaikan contoh bahwa kejadian seperti tersebut banyak terjadi di tengah
masyarakat kita dan masyarakat kita tanpa sadar telah banyak yang menjadi
korban penipuan oleh orang-orang yang memanfaatkan keadaan tersebut atas
ketidakmengertian orang lain. Aktifitas pengajian seperti itu biasanya
ujung-ujungnya adalah mencari kesaktian dan harta karun ghaib. Setelah semua
persyaratan RUQYAH dampak dan bahayanya - 147 untuk mendapatkan harta karun
ghaib itu dicukupi. Dengan membeli minyak wangi yang harganya selangit
misalnya. Ditunggu sekian lama, ternyata harta karun ghaib yang dijanjikan itu
tidak juga kunjung datang. Ketika orang yang menjanjikan harta karun itu telah
raib dengan membawa harta bendanya, baru mereka sadar bahwa selama ini dirinya
telah terjebak tipuan belaka. Semoga kita dan anak cucu kita selalu mendapat
perlindungan Allah dari kejahatan tipudaya setan jin. Contoh ketiga ini kalau
kita kaitkan dengan orang kesurupan jin pasca diruqyah adalah sebagai berikut:
Orang-orang yang mendengarkan ayat-ayat al-Quran itu, tanpa sadar, sejatinya
telah mengkondisikan indera hayalnya untuk lebih dominan daripada
indera-inderanya yang lain melalui alat pendengaran. Ketika yang demikian itu
terkondisi, sebenarnya saat itu alam sadar manusia tersebut sedang mendekati
dimensi alam jin. Saat seperti itulah yang ditunggu-tunggu oleh jin penjaga
manusia, sehingga saat itu juga jin menarik kesadaran manusia masuk wilayah
dimensi mereka. Praktek seperti itu, meski tanpa dengan mendengarkan ayat-ayat
suci al-Quran pun sesungguhnya orang boleh melakukannya. Yaitu 148 - Menguak
Dunia Jin dengan sekedar mendengar suara air yang menetes atau atau besi yang
dipukul dengan irama konstan. Dengan suara-suara itu malah ada kenikmatan
tersendiri yang dapat dirasakan, sehingga manusia yang berhasil memasuki
wilayah dimensi jin itu tanpa harus mengalami penderitaan dengan menjerit-jerit
dan muntah-muntah bahkan dengan kencing di tempat. Dengan latihan yang
terbimbing dan terjaga, melalui suara-suara itu manusia dengan izin Allah dapat
keluar masuk di dalam wilayah dimensi jin dengan nikmat bagaikan orang sedang
mengadakan perjalanan menuju alam surga buatan. Begitu nikmatnya perjalanan itu
sehingga orang awam mengira perjalanan menuju surga yang sesungguhnya.
Sebenarnya masih banyak contoh menarik yang dapat dipaparkan. Hal itu, kerana
orang memasuki wilayah alam jin itu tidak harus dengan menggunakan alat
pendengaran saja, dengan alat penglihatan sebenarnya lebih mudah. Namun, oleh kerana
bahasa tulisan tidak selalu dapat menampung keluasan bahasa praktek, maka
pembicaraan lebih mendalam seyogyanya dengan bahasa kata. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 149 Yang penting, sungguh apa yang dikatakan ruqyah tersebut adalah
pekerjaan yang saat berresiko tinggi. Dampak negatifnya disamping boleh menjadi
penyebab timbulnya berbagai penyakit di dalam jasad manusia, juga mengakibatkan
kerusakan pada wilayah kesada-rannya dan bahayanya boleh mengakibatkan orang
menjadi gila seumur hidup. Contoh keempat: Seorang ibu yang sedang menyusui
bayinya hendaklah lebih berhati-hati dalam berbuat dan bepergian, kerana
seorang bayi itu masih sangat rawan terhadap segala macam penyakit, terutama
penyakit yang disebabkan dari dimensi jin. Konkritnya: Sehabis bepergian, baik
ke pasar maupun kemana saja asal ke luar rumah, terlebih pulang dari pesta
perkawinan, seorang ibu yang sedang menyusui anaknyasetelah masuk rumahsebelum
menyusui anaknya hendaklah bersih-bersih badan dahulu, lebih afdhol berwudu
serta mencuci punting payudaranya, baru kemudian menyusui bayinya. Kalau tidak
demikian, jika seorang ibu itu begitu masuk rumah langsung menyusui bayinya
(Memang kadang-kadang saat itu bayi dibuat menangis oleh jin sehingga ibunya
buru-buru kepingin langsung menyusui bayinya.) dikhawatirkan 150 - Menguak
Dunia Jin makhluk jin masuk ke tubuh bayi yang sedang menyusu itu bersamaan
dengan air susu ibunya (Kerana saat itu sistem penjagaan malaikat terhadap
seorang bayi sesuai dengan fithrahnya masih sangatlah kuat sehingga seorang jin
membutuhkan media air susu ibu itu untuk dapat masuk ke dalam tubuh bayi
tersebut.) Kemudian makhluk jin itu tinggal di dalam badan bayi tersebut.
Akibatnya tempat di dalam tubuh bayi yang ditinggali makhluk jin itu akan
menjadi penyebab terjadinya sarang penyakit. Tanda-tandanya, dengan cepat bayi
itu menjadi demam dan malamnya menangis dengan tangisan yang keras dan
kadang-kadang matanya menjadi liar dengan melihat arah yang jauh. Jika terjadi
seperti itu hendaknya bayi tersebut tidak hanya dibawa berobat kepada seorang
dokter saja, tapi juga diruqyah dalam arti dibacakan ayat-ayat suci al-Quran
atau surat al-Fatihah serta doadoa sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah
atau minta tolong kepada seorang ahli ruqyah, asal tidak dengan jalan syirik.
Sebabnya, apabila makhluk jin yang ada di dalam tubuh bayi itu tidak segera
dikeluarkan, maka di organ tubuh bayi yang ditempati makhluk jin itu akan
terjadi reaksi. Sesuai dengan sifat dan jenis makhluk jin yang RUQYAH dampak
dan bahayanya - 151 menempati tersebut, reaksi itu ada yang cepat ada yang
lambat. Pertama di tempat itu akan mengeluarkan lendir, kemudian lendir itu
menjadi segumpal darah dan segumpal darah itu menjadi segumpal daging. Apabila
sudah menjadi segumpal daging, segumpal daging itu menurut istilah medis adalah
kanker atau tumor, berarti cara penyembuhannya harus diangkat sesuai dengan
ilmu medis dan dilakukan oleh orang yang berhak melakukannya. Kanker jenis ini
(Penyebabnya benda atau sesuatu yang didatangkan dari dimensi alam jin.) adalah
kanker yang ganas dalam arti walaupun kankernya sudah diangkat penyebabnya
tetap masih ada di dalam tubuh manusia tersebut. Penyebab kangker itu kemudian
berpindah tempat dan bahkan menyebar sehingga dapat menjadi sebab timbulnya
bibit-bibit kanker baru. Tanda-tanda bayi yang terkena penyakit dimensi jin
sebagai berikut. Pertama, bayi mengalami demam tinggi dan menangis terus
menerus. Ketika sudah lewat masa satu minggu tangisan itu biasanya menjadi
berhenti dan demamnya berangsur-angsur menurun. Yang demikian itu bukan berarti
bayi tersebut sudah 152 - Menguak Dunia Jin sembuh, tetapi badannya sudah
menjadi kebal dari proses penyakit yang ada dalam tubuhnya sehingga seakan-akan
sudah tidak ada reaksi apa-apa lagi. Padahal sesungguhnya penyakit itu semakin
lama semakin membahayakan. Kedua, pada saat-saat tertentu bayi itu sering
menangis dengan tangisan yang keras dan liar serta tidak mudah diam dengan
sorot mata yang liar pula. Ketiga, ketika bayi itu diperiksakan kepada seorang
dokter, dokter tersebut tidak mudah menemukan penyebabnya dengan cepat dan
pasti, bahkan dengan lain dokter, lain pula hasil diagnosanya. Hal tersebut
merupakan tanda-tanda yang kuat dan jelas bahwa bayi itu kemungkinan kuat
sedang terjangkit penyakit yang sumber penyebabnya datang dari dimensi alam
jin. Dalam menghadapi kejadian seperti ini, disamping usaha pengobatan kepada
seorang dokter, pengobatan dengan ruqyah juga sangat dibutuhkan. Hal tersebut kerana
ilmu kedokteran hanya mengetahui yang sifatnya medis atau lahir saja sedangkan
yang non medis atau yang batin kebanyakan mereka kurang mengetahuinya. Memang
urusan non medis itu bukan wilayah ilmu kedokteran. Dalam keadaan seperti ini
fungsi seorang ahli ruqyah mestinya sama RUQYAH dampak dan bahayanya - 153
sebagaimana fungsi seorang dokter dalam menjalankan usaha penyembuhan
pasiennya. Artinya yang terpenting dalam usaha penyembuhan itu adalah ketepatan
diagnosa, sehingga seorang ahli ruqyah itu dapat mengetahui dengan pasti, obat
mana yang paling tepat untuk diberikan kepada si pasiennya. Dalam kaitan
diagnosa ini, bukan hanya untuk mengetahui jenis penyakitnya saja tapi juga
tingkat kadar atau stadium sakit si pasien. Hal itu supaya usaha penyembuhan
itu tidak salah langkah yang dapat berakibat justru menambah penderitaan bagi
si pasien. Secara lahir hanya orang-orang yang ahlinya saja yang dapat
mengetahui urusan ini dengan tepat dan benar. Yang dimaksud orang ahlinya itu
bukan sekedar orang yang menguasai ilmunya saja, akan tetapi yang lebih penting
adalah pengalaman yang luas dan jam terbang yang tinggi dalam menangani usaha
penyem-buhan tersebut. Oleh kerana itu, jangan asal dapat membaca al-Quran
kemudian ikut-ikutan meruqyah orang yang terkena gangguan jin, banyak dari
orang-orang yang mengobati orang kesurupan jin, jin tersebut malah berpindah
tempat merasuki dirinya. 154 - Menguak Dunia Jin SEBAB KEDUA : Rasional Dalam
Keadaan Tidak Berdaya Menghadapi Realita Sehingga Emosional Dominan Menguasai
Jalan Hidup Manusia Ketika orang terpaksa harus menanggung beban hidup yang
berat. Seperti sedang menghadapi musibah yang tentunya akibat kesalahan dan
dosa-dosa yang mereka perbuat sendiri. Terkadang manusia terjebak di dalam
kondisi yang membahayakan bagi pertahanan rasionalnya (Benteng wilayah
kesadarannya). Hal tersebut kerana aktifitas hidupnya terbelenggu di dalam alam
pikiran yang kelam sehingga mereka tidak mampu melepaskan diri darinya. Allah
menggambarkan keadaan itu dengan firman-Nya: Serupa dengan orang yang
keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar
daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa
yang telah mereka kerjakan(QS.Al-Anam:6/122). RUQYAH dampak dan bahayanya - 155
Akibat dosa-dosa yang telah diperbuat manusia memasuki kepekatan alam pikir
yang membelenggu, sehingga dia tidak kuasa lagi untuk keluar darinya. Dadanya
terasa menjadi sempit seperti orang yang kekurangan udara sehingga tidak dapat
bernafas dengan lega. Di ayat yang lain Allah menggambarkan keadaan itu dengan
firman-Nya: Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah tersesat, niscaya Allah
menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.
Begitulah Allah menimpakan siksa (kotoran hati) kepada orang-orang yang tidak
beriman(QS.Al-Anam:6/125) Dosa-dosa itu membentuk karat tebal yang menutupi
matahati manusia sehingga matahati itu tidak mampu lagi melihat jalan kedepan.
Akibatnya jalan hidup manusia menjadi sesat dan matahati itu menjadi buta.
Banyak hal yang dapat menyebabkan kondisi seperti itu. Kadang-kadang hanya sekedar
remaja yang pacarnya sedang meninggalkan dirinya, barang dagangan yang sedang
menumpuk takut kalau terlalu lama di gudang 156 - Menguak Dunia Jin menjadi
basi dan rusak, urusan hutang yang sedang sangat menghimpit. Bayangan takut
menjadi miskin dan hina menghantuinya setiap saat. Bayangan itu sedikitpun
tidak dapat terlepas dari alam pikirannya, membelenggu dengan ketat sehingga
menjadi beban yang sangat berat yang harus dipikul oleh wilayah kesadaran. Dari
kejadian tersebut sempat menorehkan guratan pada wajah dan menarik garis-garis
wajah sehingga sinar wajahnya tampak menjadi suram dan kelam. Keadaan seperti
initanpa dukungan rasa spiritual yang kuat (Iman kepada Allah Taala serta
musyahadah kepada-Nya, buah dzikir yang didawamkan) manusia menjadi sangat
rentan dikuasai makhluk jin melalui wilayah rasioanalnya. Kalau tidak, malah
menjadikan sebab stres dan stroke sehingga berakibat merusak jaringan otak.
Kalau sekedar hanya dirasuki makhluk jin, walau kemudian jin itu harus
dikeluarkan lagi dengan tidak gampang. Hal itu masih lebih baik daripada
stroke. Sebabnya, orang kesurupan jin jarang berakibat kepada anggota tubuh
menjadi cacat seumur hidup sebagaimana yang terjadi pada akibat penyakit
stroke. RUQYAH dampak dan bahayanya - 157 Namun demikian kerasukan jin dengan
sebab yang kedua ini lebih berbahaya dari pada kerasukan jin dari sebab yang
pertama. Sebab yang pertama, apabila jin yang merasuki tubuh manusia itu
berhasil dikeluarkan dan kemudian lubang yang ditembus oleh jin itu ditutup
kembali dengan benteng-benteng yang dibangun dari rahasia doa-doa yang
dipanjatkan kepada Allah Rabbul Alamin (ruqyah), jin yang sudah berada diluar
itu jarang dapat masuk lagi. Tidak seperti sebab yang kedua, walau badan itu
sudah dibentengi dengan apapun supaya jin yang sudah dikeluarkan itu tidak
masuk lagi, ketika manusia dengan alam pikirnya kembali kepada keadaan semula,
seperti sebelum dia dimasuki jin, maka kemungkinan jin masuk kembali sangat
kuat. Orang yang kemasukan jin dengan sebab yang kedua ini menjadi punya
langganan tetap untuk dimasuki jin. Jika pikirannya naik jin langganannya pasti
datang lagi. Akhirnya menjadikan eksistensi manusianya menjadi rusak dan mati.
Dia telah menjadi orang yang tidak sehat dan cacat ruhani seumur hidup atau boleh
dikatan gila. Gambaran yang dahulu tentang eksistensinya telah berubah total
sehingga hidupnya menjadi berubah total. Artinya yang 158 - Menguak Dunia Jin
dahulu terhormat sekarang menjadi terhina kerana penyakit gilanya yang sering
kambuh. Kalau hal ini dihubungkan dengan pelaksanaan ruqyah maka ancaman inilah
yang paling dekat bagi orang yang sering diruqyah. Hal tersebut dikeranakan
pendekatan manusia kepada dimensi jin saat diruqyah itu melalui permainan
rasional, maka ketika jin telah menguasai manusia jin langsung menguasai
wilayah rasional manusia. Anda percaya silahkan tidak silahkan. Anda percaya
atau tidak sedikitpun tidak menambah apa-apa bagi penulis, baik keuntungan
maupun kerugian. Penulis hanya wajib menyampaikan ilmunya selanjutnya terserah
Anda. Memang manusia sering sulit menerima peringatan sebelum apa yang
dilakukan itu berakibat yang fatal kepada dirinya sendiri. Oleh kerana itu
peringatan itu hanya bermanfaat kepada orang-orang yang beriman atau percaya
kepada peringatan itu. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: Dan tetaplah
memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfa`at bagi
orang-orang yang beriman(QS.Adzaaa-Dzariyaat:51/55). RUQYAH dampak dan
bahayanya - 159 Kebanyakan manusia hanya mengikuti persangkaan dan dorongan
hawa nafsu belaka. Padahal Allah telah menurunkan al-Quran sebagai peringatan.
Apakah manusia akan mendapatkan apa-apa dari yang diangan-angankannya?
Demikianlah kurang lebih maksud dari firman Allah dibawah ini: Mereka tidak
lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa
nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan
mereka. - Atau apakah manusia akan mendapat segala yang diangan-angankan
?(QS.An-Najm:53/23-24) Persangkaan-persangkaan itu (menurut istilah jawa) harus
digurukan terlebih dahulu sebelum dipraktekkan dengan amal perbuatan, terlebih
ketika perbuatan itu dipublikasikan secara besar-besaran. Hal itu supaya
persangkaan tanpa dasar itu tidak menyesatkan jalan hidup banyak orang serta
tidak menjadikan kekecewaan dan penyesalan di kemudian hari. Hanya Allah yang
memberi petunjuk kepada jalan yang benar. 160 - Menguak Dunia Jin SEBAB KETIGA
: Kerana Kondisi Manusia Lemah, Baik Lahir Maupun Batin, Akibat Terlalu Sering
Diperdaya Makhluk Jin, Selanjutnya Manusia Dimasuki Jin Qorinnya Sendiri
Makhluk jin itu ada yang namanya Qorin (Jin Qorin). Yaitu jin yang diikutkan
Allah pada manusia sejak manusia dilahirkan oleh ibunya. Jin Qorin itu ikut
manusia bahkan sejak indung telur di dalam rahim seorang ibu pertama kali
dibuahi oleh sperma seorang bapak, kemudian menjadi janin dan dilahirkan oleh
ibunya di dunia. Sejak itu sampai dengan saat ajal kematian manusia datang, jin
Qorin mengikuti tahapan demi tahapan perjalanan hidup manusia sepanjang
hidupnya. Dia sebagai teman yang selalu menyertai dimanapun manusia itu berada.
Jika jin Qorin itu kafir sehingga jin itu termasuk di dalam golongan setan jin,
maka di dalam hidupnya manusia mendapatkan sejelek-jelek Qorin (teman). Allah
telah menegaskan dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 161 Barang
siapa yang temannya adalah syaithan maka itu adalah sejahat-jahatnya
teman(QS.An-Nisa:4/38) Dengan pertolongan Allah kepada hamba-hamba yang
dikehendaki, jin Qorin yang asalnya kafir itu boleh masuk Islam. Selanjutnya
jin Qorin itu menjadi teman baiknya. Rasulullah mengisyaratkan yang demikian
dengan sabdanya: . .: .. Tidaklah dari salah satu diantara kalian kecuali
sesungguhnya Allah telah mewakilkan temannya dari jin, mereka bertanya: Apakah
engkau juga ya Rasulullah?, Rasul menjawab: Dan juga kepadaku, hanya saja
sesungguhnya Allah telah menolongku mengalahkannya, maka ia masuk Islam, maka
ia tidak memerintah kepadaku kecuali dengan kebaikan. (HR Muslim) Qorin menurut
bahasa artinya teman. Berarti jin Qorin adalah jin teman manusia yang
diikutinya. Artinya; fungsi keberadaan jin Qorin bagi manusia yang diikuti
adalah sebagai teman, atau sebagai penyeimbang kehidupan manusia 162 - Menguak
Dunia Jin dari aspek yang positif. Hal itu, kerana jin Qorin juga bertugas menjaga
manusia dari gangguan jin, tetapi oleh kerana ia datang dari dimensi jin, dalam
keadaan tertentu keberadaan jin Qorin itu dapat mengakibatkan dampak yang
negatif bagi manusia yang dijaganya. Konkritnya: ketika manusia yang dijaga itu
terlalu sering dimasuki makhluk jin selain dirinya, bahkan jin yang masuk itu
tidak satu jin tapi beberapa jin dengan bergantian. Supaya manusia yang menjadi
tanggungannya itu tidak dimasuki lagi oleh jin yang lain, maka jin Qorin itu
masuk ke dalam wilayah kesadaran manusia tersebut. Akibatnya, jin Qorin itu
tidak dapat keluar lagi dari ruang wilayah kesadaran manusia yang dimasuki itu.
Hal tersebut tidak banyak dimengerti oleh manusia yang berada di sekeliling
manusia yang sedang dimasuki jin Qorin itu. Mereka tidak mengetahui bahwa yang
sedang menguasai kesadaran manusia itu adalah jin Qorinnya sendiri yang
sebenarnya sedang melindungi manusia tersebut dari gangguan jin lain.
Akibatnya, terjadilah salah penanganan. Oleh kerana ditangani dengan cara yang
salah maka terjadilah salah faham antara manusia yang menolong manusia dangan
jin Qorin yang juga RUQYAH dampak dan bahayanya - 163 dalam rangka menolong
manusia tersebut. Keadaan seperti inilah yang sering terjadi di lapangan
sehingga akhirnya menyebabkan kematian dari orang yang sedang dirasuki jin
Qorin ini. Seandainya cara penanganan tersebut dengan cara saling pengertian
yang mendalam terhadap rahasia kejadian ini. Orang yang menanggulangi temannya
yang sedang kerasukan jin Qorin itu mampu menangani dengan keahlian dan pengalaman
yang penuh. Seorang ahli tersebut mampu mengenali dan membaca tanda-tanda
keberadaan jin Qorin, maka resiko kematian itu dapat dihindari. Seperti yang
disampaikan di awal pembicaraan, bahwa jin Qorin adalah jenis jin yang menjadi
teman manusia. Fungsi keberadaannya di dalam kehidupan manusia juga menjaga
manusia dari gangguan jin, maka walaupun jin itu tidak dapat dikeluarkan lagi
dari jasad manusia, keberadaan jin Qorin yang sedang merasuki manusia itu
sesungguhnya tidak membahayakan bagi kehidupan manusia yang dirasukinya, bahkan
selalu dapat membantu asal manusianya memahami dengan benar. 164 - Menguak
Dunia Jin Yang dibutuhkan dalam penanganan kejadian seperti ini adalah
pengenalan dan kesabaran yang prima, baik dari yang menangani maupun dari
keluarga si pasien. Seorang ahli harus mampu melakukan pendekatan secara
kejiwaan dengan didukung pemahaman tentang kejiwaan jin yang mendalam. Walaupun
jin Qorin tidak dapat dikeluarkan lagi dari tubuh manusia, manusia itu tetap
dapat menjalani kehidupannya dengan normal, bahkan akan mendapatkan
kelebihan-kelebihan hidup yang tidak mudah didapatkan bagi orang biasa.
Disamping hikmah kejadian tersebut harus mampu dibaca, juga pahala dan
keutamaan yang dijanjikan Allah kepada hamba-Nya yang mau bersabar. Apapun yang
terjadi kepada orang-orang yang beriman, sesungguhnya itu adalah untuk kebaikan
bagi orang-orang yang beriman itu sendiri. Hanya saja untuk mencapai predikat
sabar ini, orang beriman harus menyelesaikan ujian-ujian dan melewati
tahapan-tahapan kehidupan yang harus dijalani sebagai proses untuk mencapai
kesempurnaan imannya. Ketika pertama kali jin Qorin itu masuk ke tubuh manusia,
sebenarnya saat itu juga sudah dapat dibaca tanda-tandanya dengan jelas,
diantaranya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 165 1. Keadaan orang yang baru
dimasuki jin Qorin itu menjadi seperti anak kecil lagi bahkan seperti bayi.
Mereka membuang kotoran dan kencing di tempat, tidak boleh makan sendiri, tidak
boleh memakai pakaian sendiri. Jika jin Qorin itu sudah jinak, dia minta dimandikan,
kalau belum ya tidak mau mandi. Hal tersebut boleh terjadi manakala antara yang
menangani orang sedang kesurupan dengan jin Qorin yang nyurupi itu sudah saling
kenal. Artinya jin Qorin itu sudah percaya kepada orang yang menangani
tersebut, bahwa orang tersebut tidak membahayakan bagi manusia yang dijaganya.
Tidak menyebabkan penderitaan bagi manusia yang dijaganya. Bila tidak demikian,
maka saat itu juga yang terjadi adalah permusuhan antara jin Qorin tersebut
dengan orang yang berusaha membebaskan temannya itu. Hal itu kerana pada
umumnya jin tidak mudah percaya kepada manusia. Terlebih bila manusia yang
menolong itu kurang dapat menjaga keikhlasan hatinya, bahkan tidak niat
menolong tapi bekerja untuk mendapatkan bayaran. Terlebih lagi kepada orang-orang
yang memanfaatkan keawaman manusia untuk berbuat kebohongan. 166 - Menguak
Dunia Jin Jin Qorin lebih peka membaca niat-niat tersebut bahkan melebihi orang
itu sendiri. Olehkerananya keikhlasan hati di dalam menangani kasus-kasus orang
kesurupan jin, terutama yang berkaitan dengan jin Qorin adalah hal yang sangat
menentukan. Apabila dengan ilmu dan kekuatannya, manusia memaksa jin Qorin
untuk keluar dari jasad tersebut, jin itu akan keluar juga, tetapi keluar
bersama-sama kehidupannya. Berarti jasad yang ditinggalkan jin Qorin itu harus
segera dikebumikan kerana sudah ditinggalkan oleh kehidupannya. Sedangkan
kehidupan manusia yang menghidupi jasad itu entah berada di alam yang mana,
yang penting dia belum masuk alam barzah. Konon menunggu sampai jasadnya hancur
menjadi tanah lagi. 2. Ketika jin Qorin sudah memasuki jasad manusia, maka dua
kehidupan itu menjadi satu. Masing-masing kehidupan itu dapat menjalani
kehidupannya dengan tidak kurang suatu apapun asal keamanan bagi kedua pihak
benar-benar terjamin. Tinggal kehidupan yang mana yang lebih dominan. Ketika
dominan yang dimensi jin maka karakter yang tampak dari kehidupan itu adalah
karakter jin. Pada saat yang dominan dimensi manusia maka RUQYAH dampak dan
bahayanya - 167 karakter yang muncul dari kehidupan itu adalah karakter
manusia. Jika si Qorin sudah merasa aman bahwa manusia yang dijaganya akan aman
dan selamat, maka jin Qorin itu lebih senang menyembunyikan diri ketika manusia
yang dijaga itu sedang bergaul dengan manusia yang lain, sehingga yang tampak
dalam kehidupan itu utuh karakter manusia. Namun ketika manusia itu sedang
bertemu dengan orang yang telah dikenal oleh jin Qorinnya, maka jin Qorin itu
suka menampakkan dirinya melalui karakter pembawaan aslinya sehingga ia dapat
berbincang-bincang secara bebas dan akrab sebagai jin Qorin dengan manusia yang
dikenal itu. Layaknya sebagai manusia biasa padahal sesungguhnya ia adalah
seorang jin yang sedang terkurung di dalam wilayah jasad manusia. Bagi orang
yang memahami, keadaan seperti ini sesungguhnya sangat asyik dan menyenangkan. Kerana
antara dua makhluk yang berbeda dimensi itu dapat saling bertukar ilmu dan
pengalaman. Hal itu akan dapat menambah luasnya ilmu pengetahuan dan wawasan
bagi manusia, asal di pihak manusia tetap waspada 168 - Menguak Dunia Jin bahwa
siapapun dia, sesuai dengan tabiatnya, seorang jin tetap suka berbuat
kebohongan. Disaat jin Qorin sudah terkurung rapat di wilayah dimensi jasad
manusia, jin Qorin itu tidak dapat lagi berkomunikasi dengan teman-temannya
sesama jin, kecuali menggunakan media yang tersedia di alam dimensi manusia.
Komunikasi itu dilakukan dengan suara burung, kadang dengan suara belalang dan
kadang juga dengan suara cicak. Demikianlah keadaan dua kehidupan berbeda
dimensi yang terlanjur menjadi satu itu. Keduanya terpaksa harus menjalani
perjalanan kehidupan sesuai sunnah yang sudah ditetapkan baginya sepanjang sisa
usia manusia yang menjadi wadakrumah tempat tinggal yang ditempatidari
kehidupan mereka berdua. Ketika ajal kematian manusia itu tiba, sesuai
fungsinya, jin Qorin itu diikutkan lagi kepada manusia yang lainnya. Dalam hal
ini kadang-kadang diikutkan kepada salah satu anak dari manusia yang pernah
menjadi momongan-nya dahulu. Makanya, jin Qorin ini kenal betul kepada silsilah
manusia tersebut, bahkan sampai dengan kakek neneknya tujuh turunan. Oleh kerananya
kadang-kadang jin Qorin yang merasuki manusia ini suka mengaku sebagai RUQYAH
dampak dan bahayanya - 169 kakeknya yang terdahulu yang dengan istilah jawa
titisan mbahnya. Atau bahkan mengaku ruh Wali yang dihormati oleh masyarakan
setempat. Dengan kebohongan seperti itu, seorang jin dapat menyesatkan manusia.
Dia memalingkan keimanan dan aqidah manusia walau jin itu sudah beragama Islam.
Hal itu kerana secara qudroti jin memang tercipta sebagai musuh manusia.
Jangankan jin dengan manusia, bahkan sesama ulama saja ada yang saling
bermusuhan dan saling menjatuhkan, Rasulullah telah menegaskan hal tersebut
dengan sabdanya: : Hadits Aisyah berkata: Aku pernah bertanya: Wahai
Rasulullah, sesungguhnya beberapa orang dukun pernah menceritakan sesuatu
kepada kami dan kami rasa apa yang mereka ceritakan itu benar. Rasulullah
bersabda: Kalimat yang benar itu memang sengaja diambil dengan cepat oleh jin
lalu dilemparkan ke telinga walinya, tetapi di dalamnya sudah ditambahkan
dengan seratus kedustaan * 170 - Menguak Dunia Jin Riwayat Bukhori di dalam
Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 2971. Etika hadits nomor 5745. Riwayat
Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4134. Oleh sebab itu, manusia jangan
coba-coba sengaja mendekat dan memasuki habitat mereka. Apalagi bagi yang
kurang memahami dan mengenali urusan jin serta dimensinya. Ingat bahwa jin
melihat manusia sedang manusia tidak dapat melihat jin. Di habitatnya jin
menjadi lebih perkasa. Bahwasanya orang yang paling rentan terbakar api adalah
orang yang paling dekat dengan api. Apalagi api yang dapat ditimbulkan akibat
pelaksanaan ruqyah tersebut. Ruqyah bukanlah alat untuk mendeteksi apakah di
dalam tubuh manusia ada jin atau tidak. Ruqyah bukan alat untuk memasukkan jin
ke dalam tubuh manusia, bukan alat sihir supaya orang yang sadar menjadi tidak
sadar, bukan orang yang asalnya sehat menjadi muntah-muntah dan kencing di
mesjid. Ruqyah adalah sarana untuk membantu penyembuhan bagi orang yang sedang
sakit, baik akibat gangguan jin maupun sakit yang lainnya. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 171 172 - Menguak Dunia Jin Penyakit yang Ditimbulkan Akibat
Gangguan Jin PENYAKIT PADA TUBUH MANUSIA (FISIK) Dampak yang boleh terjadi
akibat orang kesurupun jin pasca diruqyah. Sebelum jin yang menyurupi jasad
manusia itu keluar, seringkali jin tersebut keluar dengan meninggalkan benda
jin di dalam jasad manusia yang disurupinya. Benda jin itulah yang akhirnya
menjadi penyebab penyakit dimensi jin. Apabila penyakit tersebut terkena kepada
seorang bayi, seperti yang sudah dipaparkan pada bab terdahulu tentang keadaan
seorang ibu yang sedang menyusui bayinya. Penyakit tersebut istilah jawa
disebut Sawanan atau penyakit sawan. Penyakit jenis ini boleh menyerang siapa
saja, baik bayi, anak-anak, remaja, maupun orang dewasa RUQYAH dampak dan
bahayanya - 173 Penyebab penyakit ini bentuk wujudnya adalah angin yang datang
dari dimensi jin. Angin jin itu kemudian menempel di salah satu organ tubuh
manusia. Ibarat tanah liat ketika dibakar dengan panas yang tinggi akhirnya
menjadi menjadi batu bata, maka seperti itu pula ketika makhluk jin yang asal
kejadiannya api itu menempel di dalam tubuh manusia yang asal kejadiannya dari
tanah. Anggota tubuh yang ditempeli itu kemudian berreaksi. Tanda-tandanya,
ketika penderita itu diperiksakan secara medis, ternyata dokter tidak dapat
menemukan tanda-tanda penyakitnya. Kemudian dokter tersebut berkata:
Sesungguh-nya orang ini tidaklah sakit. Padahal tampak jelas bahwa penderita
itu merasakan sakit. Hal itu bukan berarti dokter tidak mampu melaksanakan
diagnosa dengan tepat, tetapi wilayah penyakit itu memang bukan wilayah ilmu
kedokteran secara lahir. Ketika orang yang terkena penyakit angin jin itu orang
dewasa dan dibawa ke dukun, kebanyakan dukun menjawab terkena guna-guna atau
santet. Bahayanya lagi, apabila yang dituduh berbuat santet pun kerapkali
disebutkan dengan jelas, orang dekatnya sendiri atau bahkan keponakannya
sendiri misalnya. Hal tersebut 174 - Menguak Dunia Jin banyak terjadi di
masyarakat. Akibatnya, usaha pengobatan melalui dukun itu kerapkali tidak
menjadikan yang sakit sembuh, tapi justru menyebabkan timbulnya fitnah
berkepanjangan yang berbuntut permusuhan yang tiada henti. Fitnah-fitnah
seperti itu telah banyak menelan korban. Ketika emosi massa telah terbakar oleh
berbagai kepentingan, maka orang-orang yang tidak bersalah dan tidak mengerti
apa-apa menjadi sasaran amuk massa dan dibantai beramai-ramai. Itulah bagian
dari bentuk kebohongan yang sering dilontarkan setan jin melalui wali-walinya,
melalui tentara-tentara setan yang berwujud manusia. Ironisnya manusia-manusia
sekarang pada umumnya justru senang dengan kebohongan itu. Kalau dibohongi
malah menjadi semakin mantab dan bangga. Buktinya walau sudah berkali-kali dibohongi
oleh para dukun dan paranormal itu, mereka tetap saja senang datang ke
dukun-dukun itu. Sehingga semakin hari dunia perdukunan di bumi nusantara ini
semakin ramai, layaknya seperti dunia usaha yang professional, bahkan mereka
telah mempunyai sarana informasi tersendiri baik dengan media cetak maupun
elektronik. Mereka terang-terangan dan tanpa RUQYAH dampak dan bahayanya - 175
sungkan-sungkan mengatakan bahwa dirinya paranormal atau dukun sakti. Mereka
tidak sungkan-sungkan memasang papan nama Paranormal di depan rumahnya. Mereka
tidak ingat lagi bahwa perdukunan adalah identik dengan kemusyrikkan dan
dukun-dukun adalah identik dengan tentara setan. Demikian pula para langganan
dukun dan paranormal tersebut. Sama saja setali tiga uang. Mereka dengan bangga
menunjukkan kepada teman-temannya bahwa disanalah tempat dukun yang sakti dan
ampuh itu. Dukun yang berhasil membuat dirinya cerai dengan suaminya. Dukun
yang berhasil membuat saingannya menjadi kere dan tidak berdaya. Demikianlah
manusia, kalau tidak demikian berarti bukan manusia. Oleh kerana sebagian besar
mereka senang yang sifatnya instan maka yang instan itu telah berbuat
kebohongan dan kehancuran bagi diri mereka. Penyakit yang demikian itu (yang
penyebabnya angin dari dimensi alam jin) memang ada dan kadang-kadang akibat
ulah manusia dengan memanfaatkan fasilitas yang ada pada dimensi jin. Manusia
bekerja sama dengan makhluk jin, yaitu yang dinamakan santet atau sihir. Sejak
dahulu sihir itu memang ada dan bahkan Rasulullah pernah terkena sihir yang 176
- Menguak Dunia Jin dilakukuan oleh orang Yahudi. Sebagaimana yang telah
dikabarkan oleh sebuah hadits Rasulullah . Diriwayatkan dari Aisyah berkata:
Rasulullah pernah disihir oleh orang Yahudi dari Bani Zuraiq yang bernama Labid
bin al-A'sham sehingga Rasulullah merasakan seolah-olah berbuat sesuatu yang
bukan perbuatannya. Pada suatu hari atau pada suatu malam Rasulullah berdoa dan
terus berdoa, kemudian beliau bersabda: Wahai Aisyah, apakah engkau merasa
bahwa Allah telah memberiku pertunjuk mengenai apa yang aku mohonkan
kepada-Nya? Dua Malaikat telah datang kepadaku. Salah satunya duduk di samping
kepalaku dan yang satu lagi duduk dekat kakiku. Malaikat yang berada di samping
kepalaku berkata kepada Malaikat yang berada dekat kakiku atau sebaliknya:
": , RUQYAH dampak dan bahayanya - 177 : " Yang artinya: Apa sakit
orang ini ? Yang ditanya menjawab: Tersihir. Seorang lagi bertanya: Siapakah
yang menyihirnya ? Yang satu lagi menjawab: Labid bin al-A'sham Salah seorang
bertanya: Di manakah sihir itu ditempatkan ? Yang satu lagi menjawab: Pada
sisir dan rambut yang jatuh pada sisir serta simpul yang dibuat dari akar kurma
jantan. Salah satunya bertanya : Di manakah benda itu diletakkan ? Yang satu
lagi menjawab : Di dalam telaga Zu Arwan. Aisyah meneruskan : Lalu Rasulullah
pergi ke telaga tersebut bersama-sama para Sahabat beliau. Kemudian baginda
bersabda: Wahai Aisyah demi Allah, seakan-akan air telaga itu berwarna orange
(berwarna kuning kemerah-merahan), kemudian akar-akar kurma yang ada di situ
bagaikan kepala-kepala setan. Aku (Aisyah) bertanya: Ya Rasulullah, mengapa
engkau tidak membakar saja benda itu? Rasulullah menjawab: Tidak, mengenai
diriku, Allah telah berjanji akan menyembuh-kanku dan aku tidak suka membuat
orang banyak menjadi resah, oleh kerananya aku menyuruh menanamnya. 178 -
Menguak Dunia Jin Riwayat Bukhari di dalam Kitab Pengobatan hadits nomor 5324.
Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4059. Riwayat Ibnu Majah di
dalam Kitab Pengobatan hadits nomor 3535. Yang penting bukan santet dan sihir
serta sumber penyebabnya, kerana ia memang sudah ada dan telah ditetapkan
menjadi bagian dari kehidupan yang harus dihadapi manusia. Yang penting itu
bagaimana cara mensikapi dan menanggulangi hal tersebut dengan benar. Untuk itu
kita harus mengenalinya supaya kemudian kita mampu menghadapi dan menanggulangi
penyakit yang diakibatkan oleh santet dan sihir itu. Di dalam bab keenam insya
Allah akan penulis bahas lagi sesuai ilmu dan kemampuan yang ada. Jenis
penyakit pada tubuh manusia akibat gangguan jin yang lainnya ada yang disebut
dengan penyakit Ain (atau penyakit yang diakibatkan pandangan mata orang jahat
dan hasud). Rasulullah mengabarkan di dalam haditsnya: : * RUQYAH dampak dan
bahayanya - 179 Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah bersabda:
Penyakit Ain; Penyakit akibat pandangan mata adalah benar . HR Bukhori Dan
Muslim. : * Diriwayatkan dari Aisyah katanya: Rasulullah pernah menyuruhnya
supaya membaca jampi (ruqyah) untuk mengelak dari penyakit Ain . HR Bukhori dan
Muslim. Penyakit Ain adalah jenis penyakit dimensi jin yang timbul akibat sorot
pandangan mata orang yang hasud dan benci kepada orang lain. Dengan media sorot
mata kebencian itu jin menyusupkan tehnologinya kepada orang yang dipandang,
sehingga orang tersebut menjadi sakit. Penyakit ini juga penyakit yang
berbentuk angin dimensi jin yang dikirimkan jin ke dalam tubuh manusia. Jika
angin jin itu sudah masuk ke dalam tubuh sasarannya. Orang yang terkena itu
merasakan seperti orang yang terkena santet atau sihir. Mereka merasa sakit
yang sangat di seluruh tubuh yang tidak tentu arahnya yang kadang-180 - Menguak
Dunia Jin kadang tempat sumber sakit itu boleh berpindah-pindah. Ketika
penyakit tersebut diperiksakan secara medis, dokter tidak menemukan tanda-tanda
penyakitnya. Khusus bagi kaum hawa, biasanya pusat rasa sakitnya ada di rahim
dan payudara. Selanjutnya melalui tentara-tentaranya yang berwujud manusia,
yaitu para dukun dan para tukang ramal, setan jin mengembangkan fitnah kepada
manusia. Penyakit tersebut dikira hasil usaha santet atau sihir orang yang
hasud kepadanya. Penyakit ini menjadi sangat berbahaya dalam beberapa hal.
Pertama, kualitas penyakit itu akan mengikuti kualitas kejahatan orang yang
memandangnya. Dua, sangat rentan menimbul-kan fitnah, kerana penyakit itu
sangat berkaitan erat dengan urusan orang yang melemparkan pandangan kepadanya.
Konkritnya, ketika orang yang menangani pasien tersebut melihat dengan kekuatan
hayalnya, maka yang tampak dalam hayal itu adalah bayangan orang yang melempar
pandang kepada si pasien tersebut. Dalam keadaan seperti itu, seorang dukun dan
paranormal cepat menyimpulkan bahwa yang menyantet si pasien itu adalah orang
yang bayangannya tampak di dalam penglihatan RUQYAH dampak dan bahayanya - 181
hayalnya itu. Ini juga hasil tipudaya jin. Dengan tipudaya seperti itu,
manakala dukun tersebut tidak mampu memegang amanat dengan kuat, maka
terjadilah sumber fitnah diantara manusia. Jenis penyakit pada tubuh manusia
akibat gangguan jin yang lainnya adalah yang disebut dengan Penyakit Ahmar atau
Angin Ahmar (angin merah). Penyakit ahmar ini adalah dari jenispenyakit angin
dimensi jinyang paling berbahaya. Hampir penderita yang penulis temui selalu
berakhir dengan kematian bahkan hanya dalam waktu yang sangat relatif singkat,
kurang dari dua pulah empat jam. Akibat yang paling ringan (yang pernah penulis
temui) adalah mati separuh, atau separuh tubuhnya menjadi mati. Penyakit ini
biasanya datang mendadak tanpa ada tanda-tanda dan sebab-sebab. Tahu-tahu
penderita itu sakit yang teramat sangat pada sekujur tubuhnya, dan
kadang-kadang disertai dengan muntah-muntah. Suatu saat (sekitar tahun 1999)
pernah penulis dalam satu mobil dengan seorang teman di dalam perjalanan dari
Ungaran menuju Banyubiru, Ambarawa. Berangkat dari Ungaran pukul 13.30 WIB. Di
tengah perjalanan saat penulis membeli bensin di pom bensin jalan menuju
Ambarawa dari Ungaran, teman penulis 182 - Menguak Dunia Jin itu mengeluh
badannya sakit. Padahal ketika berangkat dari rumah dalam keadaan sehat wal afiat.
Hari-hari sebelumnya, bahkan paginya juga tidak terlihat adanya tanda-tanda
sakit. Ketika penulis melihatnya penulis menjadi sangat terkejut kerana penulis
melihat ada tanda-tanda angin ahmar dalam sorot matanya. Tujuan perjalanan
tersebut, penulis sedang ngantar teman ini untuk menjemput istrinya yang sedang
menjenguk orang tua di Banyubiru. Sesampainya di alamat yang dituju, penulis
semakin yakin bahwa dia sedang terkena penyakit angin ahmar, Demikian kerasnya
derita itu sehingga saat itu juga teman ini minta kepada penulis untuk
secepatnya diantarkan ke rumah sakit terdekat. Sebelum berangkat ke rumah sakit
penulis mencoba menolongnya dengan semampu mungkin. Penulis berikan air dengan
doa seboleh-bolehnya. Sejenak setelah dia minum air doa itu, dia langsung
muntah-muntah dan selanjutnya sekujur tubuhnya mengeluarkan keringat dan
alhamdulillah dia mendapat kesembuhan dari Allah Taala, bahkan dia sempat
bilang kepada penulis: Alhamdulillah pak saya sudah sembuh betul, sekarang saya
sudah sehat seperti semula kita tidak jadi ke rumah sakit. Akan tetapi masih
sangat kuatir kerana penulis masih melihat tanda- RUQYAH dampak dan bahayanya -
183 tanda penyakit itu masih ada. Pengalaman penulis, orang yang terkena
penyakit ahmar ini belum pernah ada yang selamat. Akhirnya kami bertiga
cepat-cepat kembali pulang ke Ungaran. Sebelum berangkat pulang, teman ini
masih sempat membelikan penulis ikan mujahir. Sampai di Ungaran pukul 16.30
WIB, (di rumah teman ini) langsung penulis pulang ke rumah, di wilayah Semarang
kota tapi jaraknya berdekatan dengan Ungaran. Kira-kira jam setengah tujuh,
saat penulis sedang makan ikan mujahir pemberian teman ini, ada seorang teman
datang menyampaikan kabar bahwa teman tadi sudah meninggal dunia. Inna lillahi
wainna ilaihi roojiun. Ini adalah pengalaman nyata yang saksi hidupnya masih
banyak. Bahwa ada penyakit dimensi jin yang sangat ganas dan sangat berbahaya
yang banyak tidak disadari dan dikenali oleh banyak orang. Kalau ada jenis
penyakit yang demikian ganasnya, terus bagaimana cara pencegahannya agar kita
sekeluarga terhindar dan dilindungi darinya.? Insya Allah pada bab keenam akan
penulis paparkan semampu mungkin. Hanya Allah yang memberikan petunjuk kepada
hamba-Nya pada jalan yang benar. 184 - Menguak Dunia Jin PENYAKIT PADA
KESADARAN MANUSIA Sebenarnya masih ada lagi penyakit yang lebih berbahaya dari
apa yang disampaikan di atas, yaitu ketika akibat gangguan makhluk jin tersebut
berakibat merusak alam kesadaran manusia, merusak jaringan otak secara medis
(fisik) sehingga fungsi otak menjadi tidak normal. Dengan penyakit itu manusia
akan menjadi gila, menjadi kehilangan jati diri, kehilangan harga kehormatan,
baik diri pribadi maupun keluarga dan bahkan garis keturunan. Di dunia menjadi
manusia yang tidak berguna lagi yang akhirnya terbuang di pinggir jalan. Dia
berjalan sepanjang jalan bukan sebagai manusia, hanya sebagai seonggok daging
hidup yang tidak bertuan, sehingga sedikitpun tidak akan membawa kemanfaatan
bagi kehidupan di sekelilingnya kecuali hanya sebagai pelajaran bagi hati yang
mampu mengambil pelajaran. Ketika manusia sudah menjadi seperti itu, berarti
dia menjadi makhluk yang paling hina melebihi makhluk yang manapun. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 185 Gangguan makhluk jin yang dapat berakibat seperti
yang disebutkan di atas, kadang-kadang dimulai dengan terbitnya suara
bisik-bisik di dalam hati. Bisikan itu kadang-kadang dengan melafatkan kalimat
thoyyibah, dengan kalimat Lailaha Illallah umpamanya atau kalimat thoyyibah
yang lainnya (sebagaimana yang telah disampaikan pada pembahasan terdahulu).
Sebelum datangnya bisikan itu biasanya dengan diawali datangnya suara yang
tidak tentu arahnyaseakan datang dari kejauhan kemudian mendekat dan semakin
mendekatyang terdengar seakan-akan melalui arah pendengaran padahal bukan dari
pendengaran. Suara itu kadang-kadang seperti suara lonceng berbunyi, seperti
suara terompet dan suara yang lain-lainnya yang menusuk kepada wilayah
kesadaran manusia, yang semakin lama semakin menusuk. Ketika keaadan manusia
sudah menjadi antara sadar dan tidak sadar, akhirnya manusia itu ditarik oleh
sesuatu ke dalam alam bawah sadar. Selanjutnya, kalimat dzikir itu mulai terbit
dari dalam hati. Yang asalnya pelan semakin lama semakin keras yang akhirnya
manusia tidak boleh lagi menguasai dirinya. Ketika kesadaran manusia itu sudah
benar-benar dikuasai oleh bisikan suara dzikir itu, 186 - Menguak Dunia Jin
selanjutnya bisikan itu keluar melalui suara manusia tersebut dengan terus
menerus tanpa dapat diberhentikan kecuali berhenti sendiri. Kalau sudah seperti
itu, manusia itu harus mendapatkan penjagaan yang kuat oleh orang-orang yang
ada di sekelilingnya, kalau tidak, boleh-boleh seisi rumah menjadi hancur kerana
akan di rusak olehnya. Apabila seseorang sedang dikuasai suara-suara tersebut
dalam keadaan sadar, artinya dia masih dapat merasakan apa yang terjadi serta
sadar bahwa saat itu jiwanya sedang ada yang menguasai akan tetapi tidak dapat
berbuat apa, berarti dia berada pada keadaan yang sangat membahayakan bagi
jaringan otaknya. Apabila orang tersebut tidak cepat mendapatkan penanganan
yang baik dan benar, kemungkinan kerusakan pada jaringan itu otak sangat kuat.
Hal tersebut, kerana yang terjadi setelah itu, orang tersebut akan mengalami
kebingungan dan keraguan yang menghantui setiap gerak dan kemauannya secara
terus-menerus. Selanjutnya kebingungan itu sedikit demi sedikit akan merusak
jaringan otak orang tersebut yang dapat menyebabkannya menjadi gila. Keadaan
itu bukan sekedar seperti orang tidak sadar akibat dikuasai makhluk jin seperti
gejala RUQYAH dampak dan bahayanya - 187 awal yang menimpa dirinya, melainkan
sudah benar-benar menjadi orang gila. Apabila orang yang sedang dikuasai suara
tersebut dalam kondisi tidak sadar. Dia tidak merasakan apa yang sedang terjadi
tersebut, maka dia bagaikan orang tidur saja. Kejadian yang sedang menimpa itu
tidak terrekam di dalam memori otaknya sehingga tidak menjadikan sebab
timbulnya kebingungan dan keraguan yang berkepanjangan. Tidak menjadikannya
trauma yang dapat menimbulkan sumber penyakit lanjutan yang dapat merusak
jaringan otaknya. Adakalanya bisikan-bisikan itu menjadikan sebab terbitnya
rasa takut yang berlebih-lebihan pada manusia sehingga manusia itu menjadi
tidak berani berbuat apa-apa. Serba ragu dan serba khawatir, terlebih ketika
berdiri di hadapan orang banyak. Meski orang banyak itu bawahan yang biasa
dipimpin di kantornya. Akibatnya, lama-lama hidupnya menjadi terkucil dan
terasing di tengah masyarakat. Dalam keadaan biasa, di saat berkumpul dengan
keluarganya di rumahnya, dia seperti orang yang tidak sakit, tidak terlihat ada
tanda-tanda penyakit pada dirinya. Namun lain halnya 188 - Menguak Dunia Jin
ketika sedang menghadapi orang lain, langsung sekujur tubuhnya menjadi
gemetaran tanpa sebab dan alasan yang logis. Keringat dingin keluar sampai
membasahi baju dan pakaian. Akibatnya, lama-lama kepercayaan dirinya menjadi
hilang. Padahal dahulunya tidak apa-apa, bahkan justru biasa memimpin orang
banyak. Keadaan seperti ini kalau tidak segera mendapatkan pengobatan dengan
benar dan tepat, lambat-laun akan dapat mengakibatkannya menjadi gila.
Menghadapi penderita penyakit seperti ini tergolong susah. Sebabnya penderita
itu kerapkali sulit untuk diajak berobat dengan dua alasan: Pertama, dia tidak
merasa punya penyakit. Kedua memang dia tidak berani mengahadapi kenyataan
hidupnya. Takut aib itu diketahui orang. Penyakit seperti ini memang gejalanya
seperti penyakit orang sakit jiwa secara medis. Namun penyebabnya kadang-kadang
datang dari fenomena non medis atau dari dimensi jin. Oleh sebab itu, cara
pengobatannya seyogyanya tidaklah hanya secara medis saja melainkan juga secara
spiritual kepada yang ahlinya. Kerana kalau sampai terlambat diobati,
gejala-gejala itu akan benar-benar merusak jaringan otaknya orang tersebut.
RUQYAH dampak dan bahayanya - 189 Contoh-contoh kejadian yang disampaikan di
atas hanyalah sebagian kecil dari kejadian-kejadian yang ada di tengah
masyakarakat. Masih sangat banyak jenis contoh kejadian lain yang tidak mungkin
dapat tertulis semuanya di dalam buku kecil ini. Wal hasil, akibat gangguan
makhluk jin itu dapat menyebabkan seorang manusia benar-benar menjadi gila.
Pelaksanaan ruqyah terhadap orang yang sadar menjadi tidak sadar,
menjerit-jerit dengan keras kemudian muntah-muntah dan kencing di tempat. Orang
diruqyah dengan cara seperti itu boleh berakibat gila. Sebab penguasaan setan
jin atas diri orang yang sedang tidak sadar itu, pusatnya tepat di wilayah
kesadaran mereka. 190 - Menguak Dunia Jin PENYAKIT DI DALAM HATI MANUSIA
Sesungguhnya kehancuran yang hakiki bagi manusia adalah kehancuran di akhirat.
Kehancuran itu terjadi ketika manusia tidak berhasil menyelamatkan diri dari
proses ujian hidup di dunia, sehingga mereka harus menerima akibatnya dengan
siksa di neraka jahannam untuk selama-lamanya. Itulah tujuan akhir dan yang
paling utama setan jin melancarkan tipudaya kepada manusia di dunia. Tujuan itu
bukan sekedar supaya jasad manusia menjadi sakit atau cacat bahkan menjadi
gila, tetapi itu adalah sasaran awal supaya seluruh manusia target sasaran
mereka akhirnya dapat berkumpul bersama mereka di neraka untuk selamanya. Oleh
sebab itu, ancaman yang paling berbahaya bagi manusia yang jauh lebih berbahaya
dari sekedar sakit pada jasad dan kesadarannya adalah sakit hatinya. Dengan
sakit hati itu supaya aqidah orang-orang yang beriman menjadi rusak, menjadi
syirik dan kafir. Untuk tujuan itulah, segala tipudaya yang direncanakan secara
cermat serta strategi yang jitu, setan jin RUQYAH dampak dan bahayanya - 191
berusaha memasukkan penyakit-penyakit ruhani (hati). Diantaranya, membangkitkan
pengakuan hawa nafsu, riya, ujub, sombong, membudaya-kan pengkhiyanatan dan
kemunafikan, menyebarkan fitnah-fitnah untuk mengadu domba antara sesama
saudara. Akhirnya terjadilah perpecahan dan permusuhan dimana-mana, supaya
ukhuwah islamiyah menjadi terkoyak dan hancur. Untuk tujuan tersebut, jin tidak
mempengaruhi orang yang sedang beribadah supaya meninggalkan ibadahnya, tetapi
dengan ibadah itu bagaimana umat manusia menjadi terpecah belah dan ukhuwah
menjadi porak poranda. Umat dijadikan saling bermusuhan, saling sombong, saling
bangga-banggaan. Mereka menjadi saling menjatuhkan, menjadi saling berbuat
kemunafikan. Fenomena yang ada telah membuktikan, bahwa sejak dahulu sampai
sekarang, di sana-sini antar umat islam, saling mengkafirkan dan mensyirikkan
antar sesama saudara seiman, saling menghujat dan saling membidahkan. Mereka
masing-masing merasa paling benar sendiri. Sebagian mereka hanya pandai melihat
kesalahan temannya daripada meneliti dan menjaga kesalahannya sendiri. Mereka
hanya 192 - Menguak Dunia Jin berusaha saling menghancurkan sesama golongan,
menyuarakan nahi mungkar untuk orang lain tapi meninggalkan amar maruf untuk
diri sendiri. Mereka menyerukan jihad padahal untuk memerangi saudaranya
seiman. Mereka sama-sama membaca takbir dalam komando-komando perang yang
dikumandang-kan padahal perang itu terjadi sesama orang beriman. Bahkan hanya
sekedar berebut pengaruh di masyarakat dan ingin menjadi imam di masjid maupun
musholla yang ada di kampung serta di komunitas jamaahnya, orang yang mengaku
beriman itu kadangkala mampu membunuh eksistensi saudaranya sendiri dengan
tusukan panah fitnah beracun yang disebarkan setiap saat pagi dan petang. Jika
yang sakit adalah jasad dan kesadaran, boleh jadi sakit itu malah menyelamatkan
iman. Hal tersebut apabila dengan sakit itu malah membangkitkan kesadaran untuk
berbuat berbuat benah-benah dan taubat dengan taubatan nasuha. Sakit itu
menjadikan pelajaran, baik untuk dirinya maupun umat sepanjang zaman. Dapat
menumbuhkan keyakinan di dalam hati. Ketika saat ajalnya tiba, mereka
mendapatkan taufik sehingga ingat kepada Allah , kemudian berkat rahmat-Nya
yang Agung serta iman yang masih RUQYAH dampak dan bahayanya - 193 tersisa,
amal ibadah selama masih sehat diterima di sisi-Nya dan seluruh dosa-dosa yang
sudah diperbuat diampuni-Nya. Dengan demikian itu, boleh jadi sakit pada jasad
dan pada kesadaran itu hakikatnya adalah rahmat yang didatangkan bagi hamba
yang dicintai-Nya, supaya dengan rahmat itu seorang hamba terhindar dari kehancuran
yang hakiki di akhirat dan mendapatkan surga serta kebahagia-an dengan
ridho-Nya untuk selama-lamanya. Tujuan utama tipudaya setan jin itu adalah
supaya orang beriman lupa kepada Tuhannya. Selanjutnya mereka dijadikan
tentara-tentara yang setiap saat dapat membantu perjuangannya untuk mengalahkan
musuh-musuh utamanya. Sungguh benar Allah dengan firman-Nya: Setan telah
menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah
golongan setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan
yang merugi(QS.Al-Mujadilah:58/19) Mulanya, tipudaya setan jin itu supaya dapat
menguasai manusia melalui kesadarannya. 194 - Menguak Dunia Jin Selanjutnya
agar manusia lalai dari melakukan dzikir kepada Allah . Oleh sebab itu manakala
hasil yang dilakukan manusia, baik dengan ibadah maupun perjuangan bukan untuk
membangun ukhuwah islamiyah, tetapi malah menghancurkannya, itulah pertanda
bahwa perbuatan tersebut telah terkontaminasi kepentingan setan jin. Kalau
demikian adanya, boleh jadi tentara-tentara setan telah menyusup di
tengah-tengah kehidupan agama kita. Adakah yang lebih benar selain firman Allah
.?: padahal Allah telah memberikan peringatan kepada umat manusia dengan
firman-Nya..?. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan
dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan
menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah
kamu(QS.Al-Maidah:5/91) Kalau akibat perbuatan maksiat, seperti minum khamar
dan berjudi kemudian manusia menjadi berpecah belah, mungkin hal itu boleh
dikatakan wajar. Justru fenomena sekarang berbicara lain. Dengan atribut agama
dan RUQYAH dampak dan bahayanya - 195 golongan, sesama tokoh masyarakat malah
saling mengkafirkan dan mensyirikkan. Mengapa masing-masing hati kadang-kadang
tidak mampu menahan diri? Jawabannya, barangkali di zaman sekarang ini seluruh
manusia memang sudah waktunya harus diruqyah, supaya tentara-tentara setan yang
sedang menyelinap di balik topeng mereka itu mau menampakkan muka dan melarikan
diri. Dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki, semestinya untuk mengetahui
kekurangan dan kesalahan diri, membaca aib-aib yang tersembunyi pada diri
sendiri. Yang terjadi justru sebaliknya, ilmu pengetahuan itu malah
menjadikannya lupa diri. Mereka merasa hanya dirinya yang paling suci, hanya
amalannya yang paling bersih dan murni. Dengan amal ibadah yang dijalani
semestinya hati yang kotor menjadi bersih, supaya nafsu syahwat dapat
terkendali, supaya jalan pikiran menjadi sehat dan murni. Namun kenyataannya
malah sebaliknya, amal ibadah itu hanya untuk menunjukkan kesaktian dan
keampuhan serta menyombongkan diri. Kalau memang demikian, barangkali bukan
ilmu dan amal itu yang harus diteliti lagi, tetapi niat yang 196 - Menguak
Dunia Jin ada di dalam hati. Barang kali di balik niat itu kepentingan setan
jin telah menyelinapkan diri. Dengan harta dan tahta semestinya amal ibadah
dapat terfasilitasi. Yang terjadi malah sebaliknya. Dengan amal ibadah yang
dijalani bagaimana harta dan tahta dapat dikuasai. Demikianlah fenomena yang
ada, di mana-mana para tokoh saling berebut posisi, mengorbankan
kesetiakawanan, tidak peduli lagi walau aqidah dan iman yang menjadi taruhan,
asal dunia dan kekuasaan ada di tangan. Akibatnya, yang dahulu saudara seperjuangan
sekarang menjadi lawan saingan, saling bertikai tidak peduli walau ditertawakan
anak zaman. Manakala harta dan tahta sudah menjadi tujuan dan amal ibadah serta
perjuangan hanya dijadikan kendaraan. Doa dan munajat hanya dijadikan alat dan
dorongan hawa nafsu duniawi, maka itu pertanda bahwa setan jin sedang
menyusupkan diri di tengah jalan dan memukul lawan sambil menyembunyikan
tangan. Akibatnya hati akan semakin kikir dan bakhil walau harta sudah di dalam
genggaman, kerana setan jin selalu berbisik agar manusia menjadi takut miskin
dan tidak percaya diri serta takut tidak boleh makan. Firman Allah telah
memberikan peringatan: RUQYAH dampak dan bahayanya - 197 Setan menjanjikan
(menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan
(kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan
Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui(QS.Al-Baqoroh:2/268) Jadi,
apa saja yang dijalani manusia, apabila seorang jin dan setan telah dijadikan
kawan dalam perjalanan, maka yang asalnya lurus akan menjadi bengkok.
Perjalanan itu akan kehilangan arah tujuan. Manusia akan kembali menempuh jalan
kesesatan. Itulah suatu ketegasan sebagai sunnah yang ditetapkan. Allah telah
menyampaikan himbauan: Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara
manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka
jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan (QS.Al-Jin:72/6) 198 -
Menguak Dunia Jin Apabila penyakit yang diakibatkan gangguan setan jin berupa
penyakit hati, maka penyakit itu adalah penyakit yang sangat sulit disembuhkan
serta yang sangat membahayakan bagi penderitanya. Penyakit itu akan membawa
penderitanya sedikit demi sedikit menuju kehancuran yang hakiki dengan
mendapatkan siksa di neraka jahannam untuk selama-lamanya. Kita berlindung
kepada Allah darinya. Ketika setan jin berhasil memasukkan tehnologi (cip) nya
kepada manusia target operasinya melalui luka pada kesadaran akibat orang
kerasukan jin seperti pasca diruqyah. Hal tersebut sebagaimana yang telah
diisyaratkan Allah dengan firman-Nya : Agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan
oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada
penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar
dalam permusuhan yang sangat. (QS.Al-Hajj:22/35) Melalui cip itu setan jin akan
memancarkan sinyal-sinyal sihirnya kepada manusia yang di dalam hatinya sudah
ada penyakit-penyakit RUQYAH dampak dan bahayanya - 199 tersebut. Akibatnya,
manusia semakin menjadi lupa diri, sehingga mereka mampu berbuat yang tidak
masuk akal. Mereka berbuat kemunafikan serta menebarkan fitnah-fitnah keji
kepada saudaranya seiman dan seaqidah. Padahal setiap hari mereka masih
berkumpul dan beribadah bersama-sama di dalam satu atap masjid, bahkan dalam
gendongan seorang guru suci yang sangat memberikan perhatian penuh dengan kasih
sayang. Hal itu kerana melalui penyakit yang ada di dalam hati tersebut, setan
jin telah mampu menutup matahati dan wilayah kesadaran basyariyah manusia
sehingga mereka tanpa terasa telah berbuat yang diluar batas-batas kesadaran
secara wajar. Barangkali orang-orang yang mempunyai karakter seperti itulah
yang dimaksud dengan tentara-tentara setan yang telah menyusup di tengah
komunitas kaum muminin. Tanda-tandanya, kemampuan mereka dalam berbuat
kemunafikan kepada saudaranya sendiri. Di dunia politik barangkali orang banyak
menemukan contoh karakter semacam itu, kerana memang disanalah habitatnya. Di
tengah-tengah komunitas ritual keagamaan seharusnya tidak terjadi hal seperti
itu. Apabila ritual agama dicampuradukkan dengan kepentingan-200 - Menguak
Dunia Jin kepentingan, baik kepentingan pribadi maupun golongan, akibatnya akan
menjadi semakin runyam. Manakala tokoh-tokoh agamaterlebih mereka yang diikuti
banyak orangikut memainkan perannya di dalam dunia politik dengan tidak benar,
dampak negatifnya akan sangat membahayakan bagi umat secara luas dalam beberapa
hal; Pertama : Kerana dia adalah tokoh ikutan, maka apa saja yang diperbuatnya
akan dianggap benar dan diiikuti oleh pengikutnya. Selanjutnya apa yang
diperbuat itu akan membentuk pola pikir dan budaya bagi pengikutnya. Politik
dianggap identik dengan agama dan kemuliaan politik dianggap juga identik
dengan kemuliaan agama. Akibatnya, sejak dini orang-orang yang mencari ilmu
agama, baik dilembaga pendidikan formal maupun non formal terarah kepada tujuan
politik. Mereka berharap nantinya dapat menjadi tokoh politik yang berpengaruh.
Dengan latar belakang ini terbangunlah paradigma di tengah kehidupan mereka,
bahwa kalau kamu ingin menjadi orang besar dan terkenal, sejak awal terjunlah
ke dunia politik. Oleh kerananya dengan RUQYAH dampak dan bahayanya - 201
kemampuan agama, mereka berbondong-bondong terjun ke dunia politik. Kekuatan
agama memang harus diper-juangkan dan dipertahankan melalui kekuatan politik.
Kalau tidak, boleh jadi ajaran agama menjadi rusak kerana di pemerintahan tidak
ada yang memper-juangkan kepentingan agama. Para tokoh agama terdahulu telah
memberikan teladan. Namun beliau-beliau itu adalah tokoh agama sejati yang
terpaksa harus memainkan strategi politiknya di dunia formal demi keselamatan
umat beragama, bukan tokoh politik yang sedang memanfaatkan fasilitas agama
secara formal untuk memenuhi kepentingan pribadinya. Apabila agama sudah
dipolitisir. Agama hanya dijadikan alat untuk memenuhi kepentingan. Dari
situlah muasal timbulnya racun agama yang sangat mematikan aqidah. Dampak
negatifnya akan cepat menyebar dan mendarah daging serta mengakar kuat di
kalangan pengikut agama tersebut. Hal itulah yang akan menyebabkan kehancuran
umat secara luas, kerana sejak awal mereka sudah 202 - Menguak Dunia Jin
terbiasa dengan dunia kemunafikan, dunia sikut-sikutan serta terlatih dalam
mengemas fitnah-fitnah yang mematikan. Penyakit hati itu akan menjadi bertambah
sulit disembuhkan, manakala penderitanya tidak juga mau sadar bahwa di dalam
jiwanya sejatinya telah terjangkit penyakit yang sangat ganas dan mematikan.
Kecuali ketika mereka benar-benar tidak berdaya akibat penyakitnya, atau menjadi
stroke kerana obsesi politiknya telah dikalahkan oleh lawan-lawannya, baru
mereka mau sadar serta menyesali segala kesalahan-kesalahan yang telah
diperbuat selama ini. Apabila kemudian mereka mau bertaubat dengan taubatan
nasuha sebelum sisa-sisa kesempatan di akhir hayatnya telah tertutup akibat
kekerasan hatinya sendiri, maka boleh jadi mereka masih dapat terselamatkan,
itu jika Allah berkenan menerima taubat mereka. Kalau tidak, mereka akan
menyesal dan putus asa. Mereka tidak pernah menyangka bahwa ternyata selama ini
telah menjadi tentara-tentara setan yang selalu berteriak setan. Berarti pula
bahwa benih yang telah ditanam setan jin melalui cip telah berbuah RUQYAH
dampak dan bahayanya - 203 dengan hasil gemilang. Allah telah menegaskan dengan
firman-Nya: Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya;
dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
(QS.Al-Baqoroh:2/10) Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada
penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping
kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan
kafir(QS.At-Taubah:9/125).. Kedua: Penyakit itu akan membawa penderitaan
baginya. Mereka akan perlahan-lahan terjerumus ke nekara jahannam, kerana
dosa-dosa kemunafikan yang telah diperbuatnya tidak mendapatkan pengam-punan
dari Allah meski dosa itu telah dimaafkan oleh orang yang disakiti. Allah telah
menegaskan pula dengan firman-Nya: 204 - Menguak Dunia Jin Sama saja bagi
mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka,
Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk
kepada orang-orang yang fasik(QS.Al-Munafiqun:63/6) Orang-orang munafik itu
akan ditempat-kan di bagian neraka jahannam yang paling dasar dengan tanpa ada
lagi penolong baginya. Tidak ada seorangpun yang dapat memberikan syafaat
kepada-nya. Sebabnya, kerana sumber-sumber syafaat itu telah terlebih dahulu
ditutup sendiri di dunia dengan sifat kemunafikan yang ada dalam hatinya. Allah
telah menegaskan pula dengan firman-Nya: Sesungguhnya orang-orang munafik itu
(ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu
sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi
mereka(QS.An-Nisa:4/145) RUQYAH dampak dan bahayanya - 205 Sumber Segala
Penyakit Sumber segala penyakit itu, awalnya adalah penyakit sombong. Yaitu
orang yang merasa dirinya punya harga dan orang lain juga punya harga, tapi
harga dirinya lebih tinggi daripada harga orang lain. Apabila perasaan seperti
itu diaktualkan dengan ucapan maupun perbuatan, sikap itu bukan disebut sombong
lagi, tetapi takabbur atau menyombongkan diri. Pertama kali terbitnya penyakit
itu dari dalam hatinya al-Abid dengan pernyataannya yang diabadikan Allah
dengan firman-Nya: Iblis menjawab: "Saya lebih baik daripadanya: (Adam )
Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari
tanah"(QS.Al-Araaf:7/12) Yaitu seorang hamba yang ahli ibadah di surga
akan tetapi dengan ibadahnya itu dia merasa mempunyai kelebihan daripada orang
lain. Dengan kelebihan itu dia menantang Allah Sang Maha Pencipta Yang
menciptakan dirinya dengan menolak perintah-Nya untuk sujud kepada Nabi Adam .
Hal itu kerana dia merasa 206 - Menguak Dunia Jin lebih baik dari Nabi Adam .
Akibatnya dia mendapatkan laknat untuk selama-lamanya dan diturunkan ke dunia
dengan berganti nama menjadi Iblis, yang artinya, orang yang tidak mengerti
akibat perbuatannya sendiri. Sejak pertama kali Iblis dan musuh utamanya, Nabi
Adam harus menjalani kehidupan di dunia, penyakit itu telah disebar luaskan
oleh Iblis melalui anak cucu manusia pertama itu. Penyakit itu kemudian menjadi
karakter dasar yang akan melahirkan karakter-karakter susulan yang dapat
membentuk prilaku dan sifat manusia menjadi seperti prilaku dan sifat
tentara-tentara setan jin yang setia. Oleh kerana itu, kenikmatan apa saja,
baik kenikmatan agama maupun dunia, kenikmatan jasmani maupun ruhani, bahkan
kenikmatan al-Quran al-Karim sekalipun, yang di dalamnya ada obat penawar dan
rahmat bagi orang-orang beriman, bagi orang-orang yang hatinya ada penyakit
sombong ini, ayat-ayat suci itu malah justru akan menambah-nambah kerugian
belaka. Sungguh benar Allah dengan segala firman-Nya: RUQYAH dampak dan
bahayanya - 207 Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada
orang-orang yang zalim selain kerugian. - Dan apabila Kami berikan kesenangan
kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang
sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus
asa.(QSAl-Isra:17/82-83) Dari penyakit sombong dan takabbur itu kemudian akan
beranak pinak dan bercabang-cabang menjadi penyakit-penyakit hati yang lain.
Cabang utama dari penyakit sombong dan takabbur itu adalah penyakit hasud atau
penyakit iri hati, yaitu tidak mau menerima apabila di depannya ada orang lain
merasa senang, orang lain mendapatkan kenikmatan dari Allah . Apalagi bila
kenikmatan itu melebihi kenikmatan yang ada pada dirinya. Dari penyakit hasud
itu kemudian lahirlah sifat munafik yang membuahkan firnah-fitnah yang keji.
Dengan penyakit-penyakit itu, manusia tidak akan mudah merasa puas sebelum
orang yang dibencinya benar-benar hancur atau bahkan boleh jadi berakhir dengan
kehancurannya sendiri di neraka jahannam. Tanda-tandanya, penderita
penyakit-penyakit ini tidak mudah menerima kebaikan dari siapapun kerana dia
merasa lebih baik dari orang lain, apalagi 208 - Menguak Dunia Jin kebaikan
yang datangnya dari orang yang dibenci. Budaya sombong dan merasa benar sendiri
yang kadang-kadang mampu menyusup di dalam prilaku dan amal perbuatan
orang-orang yang beriman, terlebih bila perbuatan tersebut mampu diaktualkan
melalui kebiasaan dengan menyalahkan sana-sini serta melupakan kesalahan
sendiri. Layaknya maling barteriak maling. Mereka mengatakan orang berbuat
syirik dan bidah padahal tanpa terasa merekalah yang berbuat syirik dan bidah
itu. Budaya itu boleh jadi disebabkan kerana dalam diri mereka telah terjangkit
racun setan jin yang menjalar. Jika sejak sekarang kita tidak meningkat-kan
mawas diri dengan lebih berusaha instropeksi diri dan menghindari melirik
kesalahan orang lain, maka kita akan terjebak kepada prilaku negatif tersebut.
Niat berbuat kebajikan padahal hasilnya kejahatan. Diantaranya, kita berniat
mengeluarkan jin dari jasad manusia ternyata malah justru memasuk-kannya.
Berniat menyelamatkan orang lain dari perbuatan syirik dan bidah ternyata kita
sendiri terjebak melakukannya. RUQYAH dampak dan bahayanya - 209 Kalau demikian
adanya, boleh jadi kita-kita inilah yang sesungguhnya telah terkonta-minasi
penyakit jin yang ada di dalam hati. Hal itu berbahaya kerana jarang
penderitanya mudah mau sadar dan bertaubat kecuali ketika kesempatan untuk
taubat itu telah tertutup baginya. Seperti itu telah terjadi kepada Firaun. Dia
ditenggelamkan Allah melalui mujizat Nabi Musa di tengah lautan dengan segala
pemilikannya. Namun jasadnya ditakdirkan masih utuh sampai sekarang. Hal itu
supaya menjadi pelajaran bagi kaum sesudahnya. Maka, yang seharusnya diruqyah
adalah kebiasaan dan karakter kita yang menyimpang tersebut. 210 - Menguak
Dunia Jin Apakah Manusia Dapat Melihat Jin..? Kalau yang dimaksud melihat jin
itu, melihat dengan mata kepala atau mata lahir maka pasti manusia tidak dapat
melihatya. Hal itu Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: Hai anak Adam,
janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah
mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya
pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya `auratnya. Sesungguhnya ia dan
pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak boleh
melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu
pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman(QS.Al-Araaf:7/27) Sahabat
Ibnu Abbas juga menegaskan ketika beliau menyampaikan hadits Rasulullah , bahwa
Rasulullah tidak pernah membacakan RUQYAH dampak dan bahayanya - 211 al-Quran
dan tidak mengajarkan agama kepada jin dan tidak pula melihat mereka.
Sebagaimana yang telah disampaikannya di dalam hadits di bawah ini:
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata: Yang artinya: Rasulullah tidak membacakan
al-Quran (tidak mengajarkan agama) kepada jin dan tidak pula melihat mereka.
Kisahnya; di saat baginda Nabi berangkat bersama rombongan para Sahabat menuju
pasar Ukaz dan pada saat itu, antara setan jin dan berita dari langit sedang
dihalangi dan mereka dilempari dengan panah berapi. Mereka kembali kepada
kaumnya dan berkata: Antara kami dan berita langit telah dihalangi dan kami
dilempari dengan panah berapi. Kaum mereka berkata: Yang demikian itu pasti
telah terjadi sesuatu yang luar biasa di muka bumi, coba pergilah menyebar ke
bumi, baik di sebelah timur maupun baratnya, carilah apa yang menjadi
penyebabnya, sehingga antara kita dan berita dari langit menjadi terhalang.
Mereka pun pergi ke bumi di sebelah timur dan baratnya. Diantara mereka ada
yang menuju arah Tihamah yaitu mengikuti arah perjalanan Nabi bersama para 212
- Menguak Dunia Jin sahabat . Saat itu Baginda Nabi sedang berada di bawah
pohon kurma dalam perjalanan menuju ke pasar Ukaz dan Baginda Nabi sedang
melaksanakan sholat Subuh bersama para Sahabat. Ketika mereka (sekelompok jin)
itu mendengarkan al-Quran dibaca, mereka meperhatikannya dan berkata: Inilah
yang menjadikan kita terhalang dengan berita dari langit. Merekapun kembali
kepada kaum mereka lalu berkata: Wahai kaumku : ) ( Yang artinya: Sesungguhnya
aku telah mendengar bacaan yang mengagumkan, yang dapat menunjukkan kita kepada
kebenaran, maka aku beriman kepadanya dan tidak akan menyekutukan Tuhanku
dengan siapapun. Maka Allah menurunkan kepada nabi-Nya Muhammad dengan
firman-Nya: () Yang artinya: Katakanlah, telah diwahyukan kepadaku, bahwasanya
sekumpulan jin telah mendengar bacaan al-Quran 1. Riwayat Bukhori di dalam
Kitab Azan Hadits Nomor 731 2. Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat Hadits
Nomor 681 3. Riwayat Tirmidzi di Dalam Kitab Tafsir Al-Quran Hadits Nomor
3245-3247. RUQYAH dampak dan bahayanya - 213 Hadits ini menunjukkan bahwa bukan
Baginda Nabi membacakan al-Quran al-Karim kepada jin melainkan jin itu
mendengar bacaan al-Quran yang sedang dibaca oleh beliau disaat sedang
mengerjakan sholat subuh. Adapun di dalam hadits yang lain baginda Nabi
bersabda: : ()* Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah pernah bersabda:
Sesungguhnya Ifrit dari kalangan jin telah datang untuk menggodaku semalam agar
aku lalai ketika mengerjakan sholat. Tetapi Allah telah melindungi aku darinya
sehingga aku dapat menangkapnya yaitu menjerat lehernya. Aku ingin mengikatnya
di salah satu tiang masjid 214 - Menguak Dunia Jin hingga waktu pagi supaya
kamu semua dapat melihatnya. Kemudian aku ingat kata-kata saudaraku Nabi
Sulaiman : () Tuhanku! Ampunilah aku, berikanlah kepadaku suatu kekuasaan yang
tidak akan dicapai oleh seorangpun sesudahku. Maka akhirnya Allah melepasnya
serta menolak Ifrit tersebut dalam keadaan rugi, hina dan lemah. 1. Riwayat
Bukhori di dalam kitab Sholat hadits nomor 441 Cerita-cerita para Nabi hadits
nomor 3170 2. Riwayat Muslim di dalam kitab Masjid dan Tempat Sholat hadits
nomor 842 Dengan hadits di atas ini menyatakan bahwa malam itu Baginda Rasul
melihat jin Ifrit, bahkan Beliau mampu menangkap jin itu serta akan diikat di
salah satu tiang masjid untukpagi harinyaakan diperlihatkan kepada para
sahabat. Itu seandainya beliau tidak ingat kepada doa Nabi Sulaiman kepada
Allah dengan doa yang telah diabadikan Allah tersebut di atas: Tuhanku!
Ampunilah aku, berikanlah kepadaku suatu kekuasaan yang tidak akan dicapai oleh
seorangpun sesudahku. Hakikat melihat tidak selamanya harus menggunakan mata
kepala. Melihat boleh dengan RUQYAH dampak dan bahayanya - 215 indera yang mana
saja, asal dengan indera itu orang menjadi mengetahui dan mengenal. Banyak
orang buta mampu mengenali lembaran uang kertas dengan tepat, padahal dia tidak
pernah melihat uang itu dengan matanya. Kadang dengan hanya mencium orang dapat
mengenali kualitas tembakau. Hanya dengan mendengar suaranya dan langkah
kakinya orang dapat mengenali orang lain. Padahal dengan mata kepala
kadang-kadang orang tidak dapat melihat benda kerana kecilnya, maka ia
membutuhkan alat pembesar. Dengan indera yang mana saja, baik dengan indera
telanjang maupun dengan alat bantu, asal dengan itu manusia mampu mengenali
sesuatu benda, berarti dia boleh dikatakan melihat. Boleh jadi orang melihat
dengan salah satu panca inderanya, boleh jadi dengan akalnya boleh jadi dengan
perasaannya, atau dengan istilah lain, boleh jadi melihat dengan bashoro (mata
lahir)nya atau melihat dengan bashiroh (mata bathin)nya. Seorang penyair
berpuisi: 216 - Menguak Dunia Jin KEBANGKITAN Ketika berjalan dengan kakinya Di
tanah padas Sendiri, sepi, tertatih-tatih Ketika berjalan dengan telinganya Di
tanah padas,mendaki Bersama burung-burung Riang bernyanyi menyambut pagi Ketika
berjalan dengan kepalanya Di tanah padas, mendaki Gunung- gunung bercerita
Rumput bernada senandungkan lagu cinta Ketika berjalan dengan hatinya Maka
menjadi rindu kepada bulan, kepada matahari menjadi abadi memancar dari dalam
pribadi Seperti orang makan salak kemudian dia menjadi kenal bahwa salak yang
dimakan itu adalah salah pondoh, berarti dia adalah orang yang kenal salak
pondoh. Semakin ahli, semakin itu pula dia dapat mengetahui dengan tepat
terhadap jenis-jenis salak itu secara spesifik. RUQYAH dampak dan bahayanya -
217 Demikian pula melihat jin itu tidak harus dengan mata kepala. Yang pasti
bahwa jin itu ada dan jin itu melihat manusia akan tetapi manusia tidak dapat
melihat jin. Kehidupan jin itu dekat sekali dengah kehidupan manusia akan
tetapi manusia tidak dapat merasakannya. Bukan kerana jin itu tidak ada ketika
manusia tidak dapat merasakan keberadaannya, akan tetapi manusia belum dapat
merasakan keberadaannya. Seperti orang yang belum pernah sama sekali makan
salak, maka dia tidak dapat membedakan jenis-jenis salak yang ada. Seperti itu
pula orang yang belum dapat merasakan keberadaan jin padahal dia percaya bahwa
jin itu ada, semata-mata kerana manusia itu tidak pernah melatih diri untuk
dapat merasakan keberadaanya. Untuk itu orang jangan menanyakan dapatkah
manusia melihat jin.?, akan tetapi tanyakan bagaimana cara mengenalinya? Tanpa
harus dengan melihat sesungguhnya orang tetap dapat mengenali sesuatu, yaitu
dengan perasaannya. Kerana merasakan keberadaan jin itu tidak dengan panca
indera, maka tidak ada satu katapun yang dapat menggambarkan bentuknya dengan
tepat walau dia adalah seorang yang ahli jin. Sebagaimana orang tidak 218 -
Menguak Dunia Jin dapat menggambarkan rasa salak pondoh dengan bahasa kata
dengan tepat walau dia adalah orang ahli dengan salak pondoh. Orang tidak dapat
mengenal rasa salak pondoh dengan tepat kecuali hanya dengan terus-menerus
makan buahnya. Seperti itu pula orang yang ingin mengenali jin. Tidak ada jalan
kecuali dia harus melatih diri untuk selalu dapat merasakan keberadaannya. Betapapun
seorang telah melatih diri untuk dapat mengenali rasa salak pondoh dengan
bersungguh-sungguh serta dalam waktu yang lama, dia tidak dapat mengenalinya
kecuali harus dibimbing guru pembimbing yang sejak awal mengenalkannya.
Demikian pula cara orang yang ingin mengenali jin, dia haruslah dibimbing oleh
guru ahlinya, kalau tidak maka dia pasti akan tersesat jalannya. Jadi, tidak
ada kata-kata lagi yang dapat menerangkan keberadaan jin kecuali hanya dengan
berusaha mengetahuinya dengan jalan melaksanakan latihan-latihan dengan
bimbingan seorang guru ahlinya yang dapat menunjukkan jalannya dengan benar.
Alam jin adalah alam yang ghaib bagi mata lahir manusia. Dengan indera yang
lahir itu seorang hamba hanya berkewajiban mengimani RUQYAH dampak dan
bahayanya - 219 apa-apa yang disampaikan oleh Allah dengan wahyu-Nya. Dengan
wahyu-wahyu itu Allah berbicara kepada manusia dengan bahasa manusia, bukan
dengan bahasa jin, melalui rasional manusia. Ketika alam jin tersebut sudah
dinyatakan Allah dengan firman-Nya, kewajiban manusia yang pertama haruslah
mengimaninya. Dengan kemampuan imaginasi yang ada manusia berkewajiban
mengadakan kajian dengan cara yang benar sesuai rambu-rambu yang telah
ditebarkan. Kemudian dengan ilmu Allah dan izin-Nya manusia akan dibukakan penutup
matanya sehingga manusia mendapatkan apa-apa yang dicarinya. Ketika orang sudah
membuktikan keimanannya, keimanan itu selanjutnya dapat menjadi yakin. Ketika
Allah berfirman: Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan);
yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara
keduanya dinding dan batas yang menghalangi(QS.Al-Furqon:25/53) 220 - Menguak
Dunia Jin Langkah pertama manusia haruslah mengimani firman Allah itu. Hanya
Allah-lah Yang Maha Mengetahui keadaan makhluk-makhluk-Nya. Alam manusia
bagaikan samudera dan alam jin juga adalah bagaikan samudera. Antara keduanya
dibatasi oleh barzah atau ruang waktu dan dinding-dinding yang membatasi. Alam
kesadaran (rasional) manusia adalah suatu dimensi dan alam jin adalah juga
suatu dimensi yang masing-masing dibatasi oleh dimensi lain pula. Seperti alam
mimpi adalah dimensi mimpi dan alam jaga juga adalah dimensi, yang
masing-masing dibatasi oleh dimensi yang lain yaitu dimensi alam tidur. Manusia
tidak dapat memasuki alam mimpi kecuali dengan ilmu Allah . Satu-satunya jalan
yang sudah disediakan baginya yaitu alam tidur. Kerananya alam tidur adalah
dimensi yang harus terlebih dahulu dilewati sebagai pintu, baru selanjutnya
dengan izin dan Ilmu Allah manusia dapat memasuki lagi dimensi yang lain yaitu
dimensi alam mimpi. Oleh kerana hanya itu satu-satunya jalan orang yang ingin
bepergian memasuki alam mimpi harus terlebih dahulu tidur. Meski tidak
selamanya orang tidur dapat bermimpi. RUQYAH dampak dan bahayanya - 221
Sekarang ada pertanyaan; Seandainya orang yang sedang asyik dengan mimpinya itu
kemudian tidak dapat keluar lagi ke alam jaganya, tidak dapat kembali kapada
alam sadarnya , kira-kira apa yang akan terjadi dengan jasad manusia yang
sedang ditinggalkan alam sadarnya itu? Jawabannya mudah dan pasti jasad itu
akan segera dikebumikan oleh orang lain kerana jasad itu telah menjadi jasad
yang tidak bertuan (mati). Demikian pula ketika orang berani coba-coba memasuki
alam jin dengan tanpa ilmu yang benar dan dibimbing oleh seorang ahlinya.
Apabila ternyata di sana dia tersesat jalannya sehingga tidak dapat kembali
lagi ke alam sadarnya, maka jasadnya juga akan terbuang kerana jasad itu telah
menjadi daging hidup yang tidak bertuan. Menjadi orang gila yang bergentayangan
kesana kemari. Siapapun orangnya seharusnya tidak mempertaruhkan kesadarannya
dengan diruqyah sekedar ingin mengetahui apakah di dalam tubuhnya ada jin atau
tidak. Betapapun dia tidak pernah mengetahui urusan itu seumur hidup, yang
demikian itu jauh lebih baik daripada tahu akan tetapi selanjutnya dia tidak
dapat kembali lagi kepada alam kesadarannya sehingga 222 - Menguak Dunia Jin
kemudian jasadnya menjadi tidak berguna lagi kerana telah ditinggalkan oleh
tuannya yang sedang keasyikan hidup bersama jin yang dicari itu. Terkadang
orang mengira, bahwa penam-pakan-penampakan yang muncul di dalam alam hayal
manusia, seperti sosok berjubah dan berjenggot panjang adalah bentuk asli jin,
padahal sesunguhnya bukan. Tidak ada seorang yang dapat mengetahuinya kecuali
hanya Allah . Penampakan-penampakan itu sesungguhnya hanyalah bentuk gambar
(visual) yang dilempar-kan jin ke dalam alam hayal manusia. Buktinya apabila
orang sudah terlebih dahulu menghayal jin dengan gambaran putih-putih maka
penampakan yang muncul dalam hayal itu adalah putih-putih. Kalau sudah terlebih
dahulu membanyangkan jin itu hitam-hitam maka yang akan muncul dalam penampakan
itu adalah hitam-hitam. Hal itu itu sesungguhnya hanyalah kekuatan sihir jin
sehingga jin mampu mengambil apa-apa yang dihayal manusia kemudian dibentuk
menjadi bentuk-bentuk visual. Orang tidak dapat melihat jin kerana mata
lahirnya ditutup oleh Allah , atau kerana RUQYAH dampak dan bahayanya - 223
matanya sedang dihalangi oleh hijab-hijab. Ketika penutup mata itu dibuka, buah
dari ibadah dan mujahadah yang dijalani, maka dengan izin-Nya manusia akan
dapat melihat jin (Walau tidak dengan menggunakan mata kepalanya), Allah telah
mengisyaratkan hal itu dengan firman-Nya: Sesungguhnya kamu berada dalam
keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang
menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat
tajam(QS.Al-Hadid:50/22) Seandainya manusia dapat melihat jin kerana matanya
telah tembus pandang dan ketika ternyata bentuk jin itu tidak sama dengan
bentuk suatu apapun yang ada di alam dunia, dapatkah manusia mencontohkannya
kepada manusia lain di dunia?, Ketika pandangan mata manusia telah menjadi
tembus pandang kerana saat itu penutupnya telah dibuka oleh Allah , berarti
saat itu manusia tidak melihat dengan mata lahirnya, tetapi melihat dengan mata
batinnya atau matahati. Hanya dengan matahati orang dapat melihat alam yang
dighaibkan dengan mata lahir. Artinya hal yang ghaib dengan alam lahir tersebut
hanya dapat dilihat dengan indera yang bathin yang disebut dengan istilah
matahati. 224 - Menguak Dunia Jin Seperti orang dapat mengenali suara dengan
indera pendengaran. Dapatkah suara itu kemudian dikenalkan kepada manusia lain
melalui indera penciuaman semata-mata kerana indera pendengaran orang tersebut
sedang rusak.? Demikianlah contohnya, maka apa saja yang dapat dicontohkan oleh
orang-orang melalui gambar-gambar yang dapat dilihat oleh indera penglihatan
lahir tentang bentuk-bentuk jin sesungguhnya hanyalah kebohongan belaka, baik
kebohongan yang disebarkan oleh jin terhadap manusia yang dapat dibohongi
maupun oleh manusia yang memang pekerjaannya suka berbuat kebohongan kepada
orang lain. Sesungguhnya bentuk asli jin itu tidak mungkin dapat dilihat
manusia dengan panca inderanya melainkan hanya dapat dilihat dengan yang
disebut dengan istilah matahatinya. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui kepada
segala ciptaan-Nya. Allah telah memberikan isyarat dengan firman-Nya di dalam
hadits qudsi. : ( ) RUQYAH dampak dan bahayanya - 225 Diriwayatkan dari Abu
Hurairah : Dari Nabi Allah berfirman: Aku telah sediakan untuk hamba-Ku yang
sholeh, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata atau didengari oleh telinga
dan tidak pernah terlintas di dalam hati manusia. Sebagai bukti apa yang telah
disampaikan Allah di dalam kitab-Nya : ) (Yang artinya : Tiada seorang pun yang
mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu berbagai kenikmatan yang
menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka
kerjakan * HR Bukhori, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad Ibnu Hambal dan
ad-Darimi * Wal hasil, apabila dengan kehendak Allah dan izin-Nya kemudian
seorang hamba dapat melihat dan mengenali alam jin, maka apa saja yang dapat
dilihat di alam jin tersebut tidak mungkin dapat dicontohkan kepada orang lain
di alam dunia ini. Apalagi lagi dalam bentuk gambar-gambar nyata yang dapat
dilihat oleh mata lahir. Hal tersebut hanyalah kebohongan belaka dari
orang-orang yang dapat dibohongi oleh kebohongan makhluk jin. Allahu alamu. 226
- Menguak Dunia Jin Siapapun orangnya seharusnya tidak mempertaruhkan
kesadarannya dengan diruqyah sekedar ingin mengetahui apakah di dalam tubuhnya
ada jin atau tidak. Betapapun dia tidak pernah mengetahuinya seumur hidup, yang
demikian itu jauh lebih baik daripada tahu akan tetapi selanjutnya dia tidak
dapat kembali lagi kepada alam kesadarannya sehingga kemudian jasadnya menjadi
tidak berguna lagi kerana telah ditinggalkan oleh tuannya yang sedang keasyikan
hidup bersama jin yang dicari itu. RUQYAH dampak dan bahayanya - 227 228 -
Menguak Dunia Jin Lima Tahap yang Harus Dilewati Jin Dapat Menguasai Kesadaran
Manusia llah menebarkan dua ayat-Nya di alam sebagai tanda-tanda yang dapat
dibaca oleh hamba-hamba-Nya. Pertama, ayat yang tersurat, yaitu wahyu yang
diturunkan kepada para Rasul dan para Nabi-Nya, baik al-Quran al-Karim maupun
sunnah. Kedua, ayat yang tersirat, yaitu fenomena kejadian alam semesta dan apa
yang terjadi antara pergantian malam dan siang: Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda
bagi orang-orang yang berakal(QS.Ali Imran/190). RUQYAH dampak dan bahayanya -
229 Seseorang yang mengadakan penelitian terhadap ayat-ayat yang tersirat.
Orang tersebut hendaknya menggunakan ayat yang tersurat sebagai landasan atau
pijakan yang utama. Penelitian itu jangan hanya dilandasi dengan mitos-mitos
yang tidak jelas sumbernya, kerana mitos-mitos itu hanya mengikuti persangkaan
manusia belaka. Hal tersebut supaya pencarian dan penelitian tehadap ayat-ayat
yang tersirat itu tidak salah langkah. Seperti orang-orang mencari tahu tentang
makhluk ruang angkasa misalnya. Fenomena makhluk ruang angkasa yang dicari oleh
orang-orang yang tidak beriman itu adalah ayat yang tersirat. Apabila rahasia
fenomena tersebut dicari dengan landasan iman kepada ayat yang tersurat, maka
pencarinya segera menemukan jawaban yang pasti bahwa makhluk ruang angkasa
tersebut adalah makhluk jin dengan dua alasan. Pertama; Makhluk Allah di alam
semesta ini hanya tiga, pertama malaikat, jin dan manusia. Kedua; Oleh kerana
fenomena makhluk ruang angkasa tersebut selalu berkaitan dengan indera lahir
manusia, baik mata maupun pikiran, maka dipastikan bukan malaikat tetapi jin.
Sebabnya, urusan malaikat tidak berkaitan dengan alam lahir manusia tapi alam
batinnya, yaitu hati dan ruh manusia. 230 - Menguak Dunia Jin Oleh kerana orang
mengadakan pencarian terhadap fenomena makhluk ruang angkasa tersebut hanya
berdasarkan mitos dan angan-angan belaka, maka sampai kapanpun mereka tidak
mendapatkan jawaban yang pasti. Yang ada hanya gambaran rekayasa manusia yang
penuh keraguan dan dapat menyesatkan aqidah orang beriman. Al-Quran dan sunnah
Rasul adalah petunjuk bagi umat manusia supaya mereka dapat menjalani
kehidupannya dengan benar. Allah menyatakan dengan firman-Nya: )Al Qur'an) ini
adalah penerang bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi
orang-orang yang bertakwa(QS.Ali Imran:3/138) Adapun mitos-mitos itu adalah
sesuatu yang tidak dapat membawa kemanfaatan dan bahkan dapat menyesatkan manusia.
Allah telah menyatakan dengan firman-Nya: Dan mereka tidak mempunyai sesuatu
pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah RUQYAH dampak dan
bahayanya - 231 mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada
berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran(QS.An-Najm:53/28) Sebagaimana yang
telah disebutkan pada pembahasan terdahulu, bahwa hanya wahyu Allah saja yang
dapat menunjukkan kepada manusia secara rasional prihal urusan dimensi alam
ghaib, baik dimensi jin maupun dimensi ghaib yang lain. Khusus dimensi alam
jin, marilah kita menelusuri sebagian dimensi tersebut dengan ayat-ayat berikut
ini. Allah yang mengajarkan, baik untuk kepentingan manusia maupun untuk
kepentingan setan jin, sebagai sunnah yang telah ditetapkan (sunnatullah) sejak
dahulu bahwa antara satu makhluk dengan makhluk yang lainnya adalah musuh: Kami
berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan
bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang
ditentukan(QS.Al-Baqoroh/36). Dengan itu supaya manusia di satu pihak dapat
mengantisipasi dangan benar terhadap tipudaya setan jin. Di pihak lain setan
jin dapat melaksanakan tipudaya kepada manusia dengan benar pula. Hanya seorang
Ulul Albab yang dapat mengambil pelajaran darinya. 232 - Menguak Dunia Jin
Allah berfirman: Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah
orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi
tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan
keturunannya, kecuali sebagian kecil" Tuhan berfirman: "Pergilah,
barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka
Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup Dan
hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu, dan
kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki
dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah
mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan
belaka Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, Kamu tidak dapat RUQYAH dampak dan
bahayanya - 233 berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai
Penjaga". (QS.Al-Isra:17/62-65). Ayat-ayat tersebut kita bahas secara
tafsiriyah hanya di dalam kontekss jalan-jalan yang dapat ditempuh oleh seorang
jin untuk menguasai kesadaran manusia. Dari ayat itu kita hanya mengambil lima
point, yaitu lima jalan dan tahapan seorang jin dapat menguasai manusia melalui
wilayah kesadarannya diantaranya yaitu: 1. Pergilah 2. Hasunglah siapa yang
kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu 3. Kerahkanlah terhadap mereka
pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki 4. Berserikatlah dengan mereka
pada harta dan anak-anak 5. Beri janjilah mereka. 234 - Menguak Dunia Jin TAHAP
PERTAMA : Sunnah Yang Terfasilitasi Allah menciptakan sunnah (sunnatullah)
sebagai takdir-Nya yang sudah ditetapkan sejak zaman azali. Sunnah tersebut
menyiratkan bahwa jasad manusia dapat dimasuki jasad makhluk jin dengan mudah
melalui jalan darahnya. Seandainya tidak ada ketetapan yang demikian, tidak ada
Ilmu Allah untuk memudahkan hal tersebut, tidak mungkin hal itu boleh terjadi.
Dengan ilmu Allah jasad makhluk dengan jenis dimensi yang satu dapat dimasuki
oleh makhluk lain dengan jenis dimensi yang berbeda. Seperti udara (angin)
dapat masuk tubuh manusia tapi manusia tidak dapat memasukkan tubuhnya ke dalam
udara. Makhluk jin dapat memasukkan tubuhnya ke dalam tubuh manusia tapi
manusia tidak dapat memasuki tubuh makhluk jin. Itulah makna yang tersirat dari
firman Allah tersebut di atas: RUQYAH dampak dan bahayanya - 235 ) ((36)Tuhan
berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu,
maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu
pembalasan yang cukup. Maksudnya, dengan cara yang dimungkin-kan dan sesuai
sunnah yang telah ditetapkan serta fasilitas yang dibentangkan, setan jin dapat
mengadakan tipu daya kepada manusia bahkan dengan memasukkan jasadnya ke dalam
jasad manusia melalui jalan darahnya, kecuali batas wilayah kesadaran. Hal itu,
kerana Allah menjaga wilayah kesadaran manusia itu dengan tentara malaikat.
Dengan sunnah tersebut, manusia dapat menentukan pilihan hidup, mengikuti atau
menghindari tipudaya setan jin itu, kecuali orang-orang yangakibat kesalahan-kesalahan
yang telah diperbuat sendirialam kesadaran mereka telah dikuasai setan jin
sehingga jalan hidupnya terjajah oleh kemauan jin. Oleh kerana itu hanya
orang-orang yang terkena tipudaya setan jin saja yang mengikuti langkah-langkah
setan dan akan mendapatkan siksa di neraka sesuai dengan amal 236 - Menguak
Dunia Jin perbuatan mereka. Itulah tanda-tanda orang yang tersesat. Padahal
segala bentuk kejahatan, baik yang diperbuat oleh setan jin maupun kejahatan
antara manusia yang satu kepada manusia yang lain, tanpa izin Allah
(sunatullah) kejahatan tersebut tidak akan membahayakan manusia. Allah
berfirman : Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya
kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah(QS.Al-Baqoroh:2/102) Juga firman-Nya:
Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian
yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang
dicurahkan) atas semesta alam(Al-Baqoroh/251). Bumi dan isinya bahkan boleh
menjadi rusak seandainya Allah tidak membatasi kejahatan manusia yang satu
kepada manusia yang lain. RUQYAH dampak dan bahayanya - 237 Hal itu semata kerana
Allah sayang kepada seluruh makhluk-Nya. Namun demikian, oleh kerana manusia
telah berbuat kesalahan, sebagai akibatnya, maka hidup mereka sendiri yang akan
menjadi rusak. Contohnya, oleh kerana manusia telah melaksanakan ruqyah dengan
cara yang salah sehingga berakibat kesadarannya dikuasai jin, berarti manusia
telah berbuat zalim kepada dirinya sendiri. Artinya, tidak ada yang salah di
dalam sunnatullah, ketika manusia yang tercipta sebagai makhluk yang mulia
menjadi hina kerana gila. Manusia yang mempunyai kebebasan untuk memilih
menjadi manusia yang hidupnya tergadai oleh kekuasan jin. Hal itu kerana
manusia terlebih dahulu merusak sunnah tersebut. Mereka tanpa sadar memanggil
jin untuk memasuki wilayah kesadarannya. Untuk itu manusia harus menanggung
akibat yang telah diperbuat sendiri. Allah menegaskan dengan firman-Nya: Dan
bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah
diusahakannya(QS.An-Najm:53/39) 238 - Menguak Dunia Jin Itu juga bagian dari
sunnatullah yang tidak ada perubahan lagi untuk selamanya. Untuk itu manusia
harus berhati-hati dalam berbuat. Mereka harus melengkapi dirinya dengan ilmu
pengetahuan yang luas. Menerapkan ilmu itu dengan bimbingan guru ahlinya. Bila
tidak, manusia sendiri yang akan menerima akibat dari kesalahan yang telah
diperbuat. Sekali-kali Allah tidak berbuat zalim kepada hamba-Nya: (Azab) yang
demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah
sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya(Ali Imran/182) Di dunia kebajikan
dan kejahatan bahkan sama-sama mendapatkan kemudahan dari Allah: Kepada
masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan
bantuan dari kemurahan Tuhanmu(QS.Al-Isra/20). Namun demikian, hasil akhirnya
sejatinya hanya untuk kebaikan orang-orang yang beriman. Itulah sistem seleksi
alam yang diciptakan-Nya di dalam kehidupan. Dengan sistem seleksi itu, supaya
kebaikan teruji kualitasnya, dan kejahatan juga demikian. Kebajikan dan
kejahatan itu selalu dipertemukan di dalam kehidupan manusia, tidak pandang
bulu dari kalangan yang mana mereka itu berada. Permusuhan antara manusia yang
satu dengan RUQYAH dampak dan bahayanya - 239 manusia yang lain itu tidak
pernah berhenti sampai kehidupan manusia diberhentikan Allah dengan datangnya
hari kiamat. Hal tersebut bertujuan supaya orang beriman mampu meningkatkan
kualitas hidupnya: Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu,
siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya(Al-Mulk/2) Apabila manusia mampu
menyelesaikan seluruh tahapan hidup yang harus dijalani, melewati segala
tantangan dan rintangan yang dibentangkan, berarti manusia akan menjadi makhluk
yang mulia. Hasilnya, mereka akan mendapatkan keutamaan (fadhol) yang telah
dipersiapkan untuk dirinya sejak zaman azali. Menjadi kholifah bumi sebagaimana
hikmah penciptaan baginya. Walhasil, meski setan jin terfasilitasi oleh sunnah
untuk dapat masuk di dalam tubuh manusia, tanpa manusia berbuat kesalahan, jin
tersebut tidak dapat menguasai kesadaran manusia sehingga mereka menjadi
kesurupan jin dan gila. 240 - Menguak Dunia Jin TAHAP KEDUA : Dengan Suara Yang
Ditusukkan Ke Dalam Wilayah Kesadaran Manusia Usaha jin untuk menguasai
kesadaran manusia tahap kedua ini adalah sebagaimana yang telah disimpulkan
Allah melalui lanjutan ayat tersebut di atas yaitu firman Allah : Dan hasunglah
siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu (ajakanmu) Firman Allah
Wastafziz artinya memutus. Maksudnya setan jin dapat memutus kesadaran
(konsentrasi) manusia dengan suara ghaib hasil kekuatan sihir mereka yang
ditusukkan di dalam wilayah kesadaran manusia. Dengan suara ghaib itu, setan
jin tidak hanya sekedar membelokkan arah tujuan ibadah, tapi juga menguasai
kesadarannya sehingga manusia menjadi kesurupan jin. Suara ghaib tersebut
seakan-akan didengarkan manusia melalui indera lahirnya, padahal tidak. Suara
ghaib itu sejatinya RUQYAH dampak dan bahayanya - 241 diperdengarkan setan jin
kepada manusia melalui indera batin yang ada di dalam wilayah hayal manusia.
Ketika manusia sedang melaksanakan mujahadah di tempat yang sepi misalnya.
Manakala mujahadah tersebut tidak mendapat-kan perlindungan dari Allah
disebabkan kerana tujuannya tidak semata ibadah tapi sudah terkontaminasi oleh
tujuan duniawi, saat itu setan jin dapat menciptakan peluang untuk memutus
konsentrasi ibadah tersebut. Konkritnya, ketika keinginan nafsu sahwat terselip
ikut di dalam muatan mujahadah yang sedang dihayati. Keinginan manusiawi itu
dijadikan kendaaran setan jin untuk memutus konsentrasi dan memasukkan
was-wasnya di dalam hati manusia. Was-was setan tersebut bentuknya
ber-macam-macam. Kadangkala datang seperti suara orang berdzikir, suara adzan,
suara lonceng, suara terompet dan lain sebagainya. Awalnya suara ghaib itu
seakan-akan datang dari arah yang jauh kemudian perlahan-lahan mendekat
selanjutnya menusuk perasaan sehingga orang menjadi tidak sadar. Kebanyakan
hati orang yang sedang mujahadah merasa senang dengan datangnya suara ghaib
tersebut. Mereka mengira datangnya suara itu dari aspek yang positif 242 -
Menguak Dunia Jin padahal itu adalah perangkap setan jin untuk menjerat
kesadaran manusia. Perangkap setan tersebut dapat menjerat orang yang sedang
beribadah itu di dalam dua hal: Pertama, apabila suara-suara ghaib tersebut
tidak segera diusir dengan memohon perling-dungan kepada Allah dengan membaca
taawudz, tetapi malah semakin didengarkan dan diikuti, berarti saat itu
konsentrasi ibadah menjadi terputus. Kedua, semakin manusia mengikuti suara
ghaib tersebut, berarti manusia semakin memasuki perangkap jin. Selanjutnya
alam kesadaran manusia benar-benar ditarik ke dalam dimensi jin untuk dikuasai.
Dengan metode jebakan seperti ini jarang sekali orang yang tengah melakukan
mujahadah itu dapat menghindarinya kecuali orang-orang yang mendapatkan
bimbingan seorang guru ahlinya sehingga berkat perlindungan Allah dan
hidayah-Nya mereka mampu mengenali jebakan itu serta mensikapinya sejak dari dini.
Hal itu kerana mereka dapat membedakan mana bisikan hati yang datangnya dari
rahasia urusan Allah dan yang datangnya dari setan jin, seperti orang dapat
membedakan mana susu caampuran dan mana susu yang asli meski bentuknya
sama-sama air putih. RUQYAH dampak dan bahayanya - 243 Dalam tahap kedua ini
setan jin tidak hanya mampu menusukkan suara sihirnya saja, tapi juga
menusukkan penampakan-penampakan dalam bentuk visual ke dalam wilayah hayaliyah
manusia. Tipuan setan jenis ini lebih membahaya-kan daripada jenis was-was
tersebut. Apabila datangnya was-was tersebut dari arah pende-ngaran, penampakan
ini muncul dari arah penglihatan. Hal tersebut disebabkan manusia terlebih
dahulu telah berhayal. Di dalam mujahadah tersebut mereka ingin berjumpa dengan
ruh Waliyullah misalnya. Dengan obsesi seperti itu, setiap ada gerakan yang
terjadi di sekeliling tempatnya bermuja-hadah, meski angin sedang menggoyang
daun misalnya, sorot matanya langsung mengikuti gerakan tersebut. Dia tidak
sadar bahwa gerakan tersebut boleh jadi terjadi di dalam ruang hayalnya
sendirihasil sihir jinbukan di ruangan tempat dia beribadah. Jin boleh berbuat
seperti itu disebabkan saat itu intensitas kehidupan emosional manusia lebih
dominan daripada intensitas rasionalnya. Ketika gerakan itu diikuti dengan
sorot mata, selanjutnya setan jin langsung menarik sorot mata tersebut masuk di
dalam wilayah dimensi jin. Yaitu di saat intensitas emosional 244 - Menguak
Dunia Jin orang tersebut mencapai titik klimaks, dalam kondisi antara sadar dan
tidak, muncullah penampakan tersebut. Penampakan itu seringkali berbentuk orang
jenggotnya panjang yang memakai jubah dan berserban. Padahal gambar itu adalah
sosok yang diidolakan di dalam rekaman hayalnya sendiri. Rekaman hayal tersebut
boleh jadi muncul akibat orang melihat dan menghayati adegan yang ditayangkan
TV maupun peristiwa lain. Oleh sebab itu, apabila sosok yang dihayalkan
tersebut berwarna putih-putih maka warna jubah yang dipakai oleh sosok dalam
penampakan itu berwarna putih. Demikian pula ketika yang dihayalkan berwarna
hitam maka jubah tersebut juga berwarna hitam. Hal tersebut boleh terjadi,
setelah manusia dikondisikan jin dalam keadaan antara sadar tidak sadar,
termasuk di saat orang sedang melakukan ibadah, selanjutnya sosok dalam hayalan
itu seakan-akan tampak nyata di dalam pandangan lahir. Dengan kekuatan sihir,
jin mampu melakukannya. Sosok dalam bayangan itu kemudian memperdengarkan suara
dan mengaku sebagai ruh seorang waliyullah. Berikutnya, kadang- RUQYAH dampak
dan bahayanya - 245 kadang menunjukkan tempat harta karun dan pusaka-pusaka
peninggalan zaman dahulu serta segala macam bentuk tipudaya yang lain. Hal
tersebut, agar tujuan ibadah yang semula hanya ikhlas kepada Allah menjadi
berubah arah untuk mencari harta duniawi. Kadang-kadang munculnya penampakan
tersebut didahului dengan datangnya sinar yang menusuk mata. Semakin lama
semakin menyilau-kan sehingga tanpa terasa tahu-tahu kesadaran manusia sudah
terjebak di dalam alam jin. Akibat dari kejadian seperti itu, banyak korbannya tidak
sadar bahwa hasil ibadah yang dijalani sudah bergeser dari tujuan semula.
Apabila semula mereka ingin menjadi hamba Allah yang sholeh, kini menjadi
khoddam jin yang setia. Tanda-tandanya, mereka bahkan bangga dengan pengalaman
yang menyesatkan itu. Mereka menceritakan kepada orang lain sehingga orang awam
yang mendengarkan cerita tersebut tertarik ikut melakukannya. Akhirnya mereka
membentuk kelompok ritual (riyadhoh) dan pengajian. Dalam ritual tersebut
masing-masing jamaah berusaha mengkodisikan diri dapat memunculkan suara
hatimenurut istilah mereka. Mereka saat itu dapat berbicara bahasa asing,
padahal selama ini mereka tidak dapat 246 - Menguak Dunia Jin melakukannya.
Mereka mengira yang demikian itu suara hati, padahal itu adalah suara jin yang
sudah menyurupi jasadnya. Sebelum jin dapat menguasai kesadaran manusia seperti
itu, terlebih dahulu kesadaran manusia itu yang di tarik masuk di dalam dimensi
jin. Selanjutnya, setelah jasad tersebut kosong kerana ditinggalkan alam
kesadarannya, baru jin masuk di dalamnya, setelah itu jin tersebut memunculkan
suara melalui istrumen kehidupan manusia yang disurupinya. Wal hasil, dengan
tipuan seperti ini jin banyak berhasil menyesatkan orang-orang yang ahli ibadah
dengan terang-terangan. Bahayanya lagi, ketika kesalahan tersebut dilakukan
oleh seorang tokoh Agama yang diikuti masyarakat, kesalahan tersebut dianggap
benar dan diikuti orang lain, baik dari kalangan santri-santri maupun
jamaahnya. Sebagian para tokoh tersebut bahkan memberikan ijazah berupa wirid-wirid
kepada para pengikutnya. Dengan wirid-wirid itu supaya mereka mendapatkan
khoddam-khoddam jin yang dapat membantu kehidupan ekonomi mereka, atau supaya
mereka menjadi orang yang sakti mandra guna. RUQYAH dampak dan bahayanya - 247
Fenomena yang ada, kalangan pemburu harta karun dalam bayangan sihir setan jin
tersebut, kadang-kadang justru dari para tokoh agama yang wilayah kesadarannya
masih segar bugar dan masih kuat serta tahan banting. Maksudnya, wilayah
kesadaran yang belum pernah dilukai akibat pelaksanaan ruqyah. Terhadap orang
yang masih sehat saja jin mampu menjadikan mereka hanyut dalam hayalan yang
berkepanjangan, sehingga menjadikan mereka ingin cepat kaya dengan jalan tidak
logis. Apalagi bagi orang-orang yang wilayah kesadarannya pernah dilukai
sendiri akibat pelaksanaan ruqyah tersebut. Ketika wilayah kesadaran manusia
pernah terluka, baik akibat diruqyah maupun akibat lain, otomatis kekuatan
pertahanan jiwa mereka di dalam mengantisipasi dan menangkal gangguan seperti
tersebut di atas menjadi sangat lemah, berarti mereka lebih sangat rentan
kemasukan jin sehingga tidak sekedar arah ibadahnya menjadi berubah bahkan
menjadi gila sepanjang hidupnya. Kita berlindung kepada Allah dari segala
tipudaya setan jin yang terkutuk. Walhasil, apabila tujuan pelaksanaan ritual
agama yang dilakukan tersebut, ujung-ujungnya hanya untuk mencari dan
mendapatkan keun-248 - Menguak Dunia Jin tungan duniawi, baik harta benda
maupun kesaktian-kesaktian (linuwih), terhadap ritual yang demikian itu
hendaklah orang beriman berhati-hati. Sebabnya, ritual ibadah itu bukan alat
untuk mendekatkan diri kepada urusan duniawi tetapi kepada urusan ukhrowi, baik
surga maupun ridho Allah di surga. Adapun urusan duniawi tersebut, manusia
tinggal mendapatkan yang sudah disiapkan baginya sejak zaman azali sebagai buah
ibadah yang dilakukan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 249 TAHAP KETIGA : Ditarik
Masuk Ke Dalam Dimensi Alam Jin Setelah suara ghaib dan penampakan hasil sihir
setan jin tersebut berhasil memalingkan perhatian manusia dari jalan-jalan
ibadah, sehingga manusia semakin mendekat kepada wilayah dimensi alam jin.
Tahap berikutnya kesadaran manusia tersebut ditarik masuk ke dalam wilayah
dimensi jin sehingga manusia menjadi kesurupan jin. Dalam melaksanakan
perbuatan itu, seorang jin tidak mampu melaksanakannya sendiri. Mereka
bekerjasama dengan jin lain. Bagaikan sekelompok pasukan tempur, mereka
menyergap manusia yang menjadi target sasarannya tersebut bersama-sama secara
sistematis. Allah telah mengabarkan keadaan tersebut dengan firman-Nya: Dan
kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki
250 - Menguak Dunia Jin Kelompok jin tersebut kemudian membagi tugas.
Merekasesuai dengan kekuatan mereka masing-masing menempatkan diri di dalam
posnya, yaitu di sela-sela persendian tulang manusia yang sedang dikuasai
tersebut. Akibat dari itu, orang yang kesurupan jin itu kadang-kadang separuh
angota tubuhnya menjadi lumpuh. Dalam keadaan seperti ini, berarti jin telah
menguasai manusia di dalam dua aspek. Pertama, fisiknya dan kedua kesadarannya.
Apabila hal tersebut tidak dapat segera dapat ditanggulangi, maka manusia yang
kesurupan jin itu boleh berakibat gila dan cacat seumur hidup. Apabila yang
berhasil dikuasai jin itu hanya fisik manusia bukan kesadarannya, maka manusia
yang setengah lumpuh itu akan mengalami penderitaan yang sangat. Bagian yang
dikuasai jin itu terasa sangat sakit, padahal ketika diobatkan secara medis,
dokter yang menangani tidak menemukan penyebab sakitnya. Dalam kondisi seperti
ini, apabila yang menderita tersebut diobatkan kepada seorang dukun, dukun itu
seringkali mengkitkan penyakit tersebut dengan perbutan santet. Inilah yang
banyak terjadi di dalam fenomena, sehingga dengan momen itu jin mampu
menyebarkan fitnah di tengah manusia melalui hasil diaognosa dukun tersebut.
RUQYAH dampak dan bahayanya - 251 Firman Allah tersebut adalah ayat Allah yang
tersurat sebagai rambu-rambu jalan bagi orang yang berakal untuk membaca
ayat-ayat Allah yang tersirat. Adapun ayat-ayat Allah yang tersirat adalah
fenomena yang terjadi. Dengan ayat yang tersurat itu, supaya ikhtiar yang
dilakukan seseorang, khususnya menanggulangi orang yang kesurupan jin tidak
salah langkah, meski cara penanggulangan tersebut juga membutuhkan pengalaman
dan jam terbang yang tinggi. Oleh sebab itu, sebelum manusia berani mendekati
dimensai alam jin, seperti pelaksanaan ruqyah itu, seyogyanya mereka melengkapi
diri dengan ayat-ayat yang tersurat tersebut. Di saat kesadaran manusia
benar-benar sudah dikuasai setan jin, sehingga diantara mereka ada yang
muntah-muntah dan bahkan kencing di mesjid, sebagaimana yang banyak ditayangkan
dalam siaran TV akhir-akhir ini. Kalau seandainya saat itu manusia tidak
mendapat pertolongan dari Allah sehingga kesadaran mereka tidak dapat
dipulihkan kembali, maka manusia akan menjadi makhluk yang lebih hina daripada
binatang ternak. Mereka akan terbuang di pinggir-pinggir jalan dan di
tempat-tempat sampah. 252 - Menguak Dunia Jin Ironisnya, hal seperti itu
sekarang malah menjadi tontonan gratis setiap hari. Keampuhan ruqyah untuk
mendatangkan jin tersebut bahkan mereka banggakan dimana-mana. Mereka membuka
klinik ruqyah dan menyelenggara-kannya secara massal. Mereka merasa seakan-akan
tidak ada lagi yang lebih baik dan lebih ampuh daripada yang mereka lakukan
itu. Apa yang akan terjadi pada umat manusia apabila hal yang demikian bahaya
itu sedikitpun tidak mereka sadari? Apakah hati-hati kita sudah sedemikian buta
sehingga setiap hari telah mampu meracuni diri sendiri dengan tanpa sadar bahwa
yang demikian itu dapat menghancurkan umat manusia bahkan suatu generasi? Kalau
dengan peringatan ini mereka tidak juga berhenti, marilah kita sama-sama
menunggu akibatnya. Semoga Allah senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang
beriman dan bertakwa. RUQYAH dampak dan bahayanya - 253 TAHAP KEEMPAT : Jin
Bersekutu Dengan Manusia Di Dalam Urusan Harta Dan Anak Tahap ini adalah tahap
yang sangat menarik untuk disimak. Tahap yang akan mampu membuat bulu kuduk
para pembaca berdiri sebagaimana yang penulis alami sendiri. Betapa tidak,
ternyata setan jin telah banyak berbuat untuk kita sejak kedua orang tua kita
menjalankan hubungan sebagai suami istri. Sejak manusia masih menjadi calon
manusia, sejak manusia masih berupa janin yang ada di dalam rahim ibunya. Sejak
itu setan jin sudah berusaha membangun pondasi di dalam jasad yang masih sangat
lemah tersebut, agar kelak setelah menjadi manusia, setan jin dapat
menguasainya dengan mudah. Kalau bukan firman Allah yang menyatakan hal
tersebut, barangkali tidak ada seorangpun mempercayainya. Betapa jin ternyata
telah mampu membuat mangsanya menjadi calon orang-orang yang berpenyakitan baik
jasmani maupun ruhaninya, menjadi calon orang gila 254 - Menguak Dunia Jin
sejak manusia itu masih di dalam rahim ibunya. Bahkan sebelum anak manusia itu
berbentuk sebagai janin. Setan jin telah menguntitnya, ketika manusia masih
berbentuk sperma yang dipancarkan oleh calon ayahnya ke dalam rahim calon
ibunya. Sejak itu pula setan jin sudah berusaha mengatur strategi serta
menancapkan cakar-cakar kekuasaan supaya manusia target sasaran itu kelak
benar-benar dapat dijadikan tentara-tentara setan yang setia yang akan dapat
meringankan beban tugasnya di kemudian hari. Demikianlah Allah mengabarkan
dengan firman-Nya: Dan berserikatlah dengan mereka pada (urusan) harta dan
(urusan) anak-anak. Ayat ini merupakan petunjuk dari Allah baik untuk setan jin
maupun untuk manusia. Di satu pihak untuk setan jin dengan ayat ini menjadi
mengetahui bahwa di jalan-jalan itulah mereka akan mendapatkan fasilitas untuk
melancarkan tipudayanya kepada manusia, kerana di jalan itu sistem pendukungnya
sudah tersedia. Bagi manusia di pihak lain dengan ayat RUQYAH dampak dan
bahayanya - 255 ini dan ayat-ayat yang lain serta hadits Nabi menjadikan
peringatan baginya, supaya sejak dini manusia mampu mengantisipasi
bahaya-bahaya yang senantiasa mengancam hidupnya, baik kehidupan dunianya,
kehidupan agamanya, maupun kehidupan akhiratnya. Sungguh sangat beruntung orang
yang mau mengambil pelajaran darinya. Manusia tidak harus cepat merasa puas
dengan ilmu pengetahuan yang sudah dimiliki. Hendaknya mereka selalu membuka
diri untuk menerima setiap masukan yang ada, apalagi masukan itu adalah ilmu
pengetahuan yang bersumber dari al-Quran al-Karim dan sunnah Nabi . Barangkali
di sana mereka dapat menemukan mutiara-mutiara baru di samping mutiara yang
sudah ada dan yang lebih penting lagi barangkali mutiara baru itu akan membawa
hikmah dan menjadikan sebab diturunkannya hidayah Allah kepadanya. Sungguh
benar firman Allah : Sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, -
yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya.
Mereka itulah orang-orang 256 - Menguak Dunia Jin yang telah diberi Allah
petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang Ulul Albab. (QS.Az-Zumar:39/17-18).
Yang dimaksud dengan berserikat itu adalah bekerjasama atau joint menurut
istilah kerennya. Ternyata setan jin di dalam banyak hal memang terfasilitasi
untuk bekerjasama dengan manusia terutama di dalam urusan harta benda dan
anak-anak, baik di dalam cara mencari, mengumpulkan maupun bagaimana cara
mengaturnya. Di dalam dua urusan tersebut seorang jin banyak memberikan andil
kepada seorang manusia, baik aspek perencanaan maupun aspek pelaksanaan. Di
dalam kemaksiatan, supaya manusia menjadi orang yang berbuat kezaliman. Di
dalam kebajikan bagaimana arah tujuan kebajikan itu menjadi berbelok arah
sehingga perbuatan itu tidak menjadi kebajikan lagi melainkan kezaliman yang
dibungkus dengan kebajikan. Kalau urusan harta benda barangkali biasa-biasa
saja, artinya tidak terlalu menimbul-kan kesan yang mendalam di dalam hati
ketika seorang mengetahui bahwa setan jin ternyata ikut bekerja sama dengan
mereka di dalam pengelolaan harta benda mereka. Berbeda ketika hal itu terjadi
pada urusan anak-anak. Inilah yang dapat menjadikan bulu kuduk kita berdiri.
RUQYAH dampak dan bahayanya - 257 Ternyata setan jin kadang-kadang telah
berlaku sebagai suami lain bagi istri yang kita cintai, menjadi bapak yang lain
dari anak-anak yang kita sayangi. Demikian itulah apa yang telah disampaikan
oleh Imam Mujahid di dalam menafsirkan ayat di atas, beliau berkata: Apabila
seorang laki-laki mendatangi istrinya dengan tanpa membaca Basmallah, (menyebut
asma Allah) seorang jin segera masuk di sela-sela kedua suami istri itu dan
bersama-sama dalam satu pekerjaan yang sedang mereka kerjakan. Hal tersebut
sebagai manifestasi dari firman Allah berikut ini. Allah berafirman: Di dalam
surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah
disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi
suami mereka) dan tidak pula oleh jin(QS.Ar-Rahman:55/56) Oleh kerana itu Allah
mensifati bidadari di surga sebagai orang-orang yang belum pernah disentuh,
baik oleh manusia maupun oleh jin. Sungguh para bidadari itu memang sangat
terjaga dari aib besar ini, beliau meneruskan: Maka dengan itu supaya engkau
mengetahui dengan 258 - Menguak Dunia Jin ayat ini bahwa sebagian wanita-wanita
manusia ada yang sudah disentuh oleh jin. Adapun yang dimaksud dengan lafat
At-Thomatsu (menyentuh) adalah Al-Jimaau, artinya menyetubuhi. Di dalam riwayat
yang lain menyatakan bahwa salah satu ayah Ratu Balgis adalah seorang jin. *
Tafsir Qurthubi * Di dalam kitabnya Al-Ghunyah, asy-Syekh Abdul Qodir al-Jilani
mengatakan : Apabila seorang suami sedang mendatangi istrinya dalam keadaan
telanjang bulat tanpa ditutupi dengan sehelai kain, maka sebelum laki-laki itu
berbuat, seorang jin telah terlebih dahulu mencicipi istrinya. (Al-Ghunyah)
Apabila jin dapat berserikat dengan manusia di saat manusia tidak menyadarinya,
apalagi ketika manusia sengaja memanggil jin untuk memasuki wilayah kesadaran
mereka, seperti pelaksanaan ruqyah tersebut. Momen seperti pelaksanaan ruqyah
tersebut menjadi ladang yang empuk bagi jin, sehingga kesurupan massal itu
tidak hanya terjadi di dalam momen pelaksanaan ruqyah saja, tetapi juga di
sekolahan dan di pabrik-pabrik. Di tempat orang-orang berkumpul tersebut
sekarang menjadi ladang empuk bagi jin untuk mengadakan pesta pora. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 259 Hal tersebut boleh terjadi, kerana hayal kebanyakan
manusia sudah terobsesi dengan dunia jin dan pelaksanaan ruqyah yang setiap
saat mereka lihat di dalam tayangan TV tersebut. Ketika di sekolahan dan di
pabrik itu mereka melihat adegan orang kesurupan jin. Rasa takut mereka segera
menyeret obsesi yang sudah terekam dalam hayal tersebut. Kontan saja hal itu
menjadi penyebab terbukanya peluang kepada serombongan jin untuk menguasai
kesadaran orang-orang yang takut itu. Itulah sebabnya, dimana-mana sekarang
sedang musim orang kesurupan massal. Kejadian tersebut adalah buah dari
kesalahan manusia sendiri. Hal itu kerana setiap hari pintu masuk jin di dalam
wilayah kesadaran manusia tersebut sudah mereka siapkan sendiri di dalam hayal
mereka. Dengan menonton tayangan dunia lain yang sedang marak, sampai-sampai
adegan dunia lain itu kadang-kaadng terbawa mimpi. Saat itu mereka tidak sadar
bahwa hal tersebut boleh menjadi penyebab dengan mudah mereka dikuasai jin.
Itulah hakikat iman, apabila iman itu disalurkan kepada jin, maka jin akan
mendekatkan diri kepada mereka. Solusinya, apabila tayangan TV seperti tersebut
tidak dapat kita hindari, hati kita harus 260 - Menguak Dunia Jin mampu kita
bentengi dengan iman kepada Allah. Kita percaya bahwa Allah akan melindungi
hamba-Nya yang sholeh. Betapapun kuatnya jin dapat menguasai kesadaran manusia,
dengan kita selalu memohon perlindungan kepada-Nya, perlindungan Allah kepada
hamba-Nya yang sholeh tentunya lebih kuat lagi. Oleh sebab itu orang beriman
hendaknya jangan ikut-ikutan menciptakan peluang kepada jin untuk menguasai
manusia, seperti pelaksanaan ruqyah tersebut. Seharusnya pelaksanaan itu
digurukan dahulu kepada ahlinya, agar kesalahannya tidak banyak menimbulkan
kerugian bagi orang awam. RUQYAH dampak dan bahayanya - 261 Sejak BilaJin
Bersekutu Dengan Manusia Di Dalam Urusan anak.? Sejak seorang suami memancarkan
sperma kepada istrinya kemudian sperma itu segera berlomba untuk mendatangi
panggilan indung telur yang ada di dalam rahim seorang istri melalui sinyal
kimiawi yang dipancarkan indung telur tersebut. Sejak saat itu jin sudah
mengadakan penyerangan dalam rangka menancapkan kerangka pondasinya di dalam
janin yang masih sangat lemah tersebut. Hal itu supaya kelak di saat manusia
telah menjadi kuat, setan jin tetap dapat dengan mudah mengusai target
sasarannya itu. Oleh sebab itu sejak itu pula Rasulullah telah mengajarkan
kepada umatnya bagaimana cara menangkal serangan yang sangat membaha-yakan
tersebut. Ajaran tersebut sebagaimana yang Beliau sampaikan melalui sabdanya :
: 262 - Menguak Dunia Jin * Diriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah
pernah bersabda: apabila seseorang diantara kamu ingin bersetubuh dengan
istrinya hendaklah dia membaca: Yang artinya: Dengan nama Allah yang Maha
Pemurah lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku! Jauhkanlah kami dari setan dan
jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami. Sekiranya
hubungan antara suami istri itu ditakdirkan mendapat seorang anak. Anak itu
tidak akan diganggu oleh setan untuk selamanya * Riwayat Bukhari di dalam Kitab
Nikah hadits nomor 4767. Riwayat Muslim di dalam Kitab Nikah hadits nomor 2591.
Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Nikah hadits nomor 1012. Riwayat Abu Dawud di
dalam Kitab Nikah hadits nomor 1846. Di saat seorang suami menyetubuhi
istrinya, mereka tetap tidak boleh lupa diri, tidak boleh lupa berdzikir kepada
Allah . Kebahagiaan itu harus dimulai dengan menyebut asma-Nya dan membaca
doa-doa kepada-Nya. RUQYAH dampak dan bahayanya - 263 Itu semua agar kenikmatan
itu bernuansakan ibadah. Dengan demikian itu berarti seorang hamba telah
menolong di jalan Allah. Pahalanya, Allah akan memberikan pertolongan kepada
seorang hamba yang mau menolong di jalan-Nya. Itu adalah janji Allah yang
dinyatakan dengan firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong
(agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
(QS.Muhammad:47/7) Dengan sebab pertolongan Allah itu, maka sejak saat itu pula
calon anak manusia akan mendapatkan perlindungan Allah dari setiap usaha setan
jin untuk mencelakainya. Anak manusia itu akan dimasukkan di dalam benteng
perlindungan yang kokoh sehingga setan jin tidak mampu lagi mengganggunya.
Allah telah menyatakan pula dengan firman-Nya: Sesungguhnya hamba-hamba-Ku
tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti
kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS.Al-Hijr:15/42) 264 - Menguak Dunia Jin
Adakah kasih sayang yang melebihi kasih sayang Allah dan rasul-Nya tersebut?
Seandainya tidak ada kasih sayang itu, umat ini tidak diajari Rasulullah usaha
untuk menangkal bahaya besar itu, adakah manusia dapat menyelamatkan diri dari
ancaman yang sangat mengerikan itu. Di saat suami istri sedang asyik dalam
keadaan lupa diri, ternyata setan jin telah menyiapkan jurus-jurus ampuh untuk
menerkam manusia? Namun ironisnya, ketika orang-orang beriman itu telah
diselamatkan dari ancaman setan jin tersebut. Pada saat yang lain mereka justru
mempertaruhkan nilai keselamatan itu dengan coba-coba mendekati alam jin
seperti yang mereka lakukan dengan pelaksanaan ruqyah tersebut. Logisnya,
bagaimana pelaksanaan itu boleh dikatakan sebagai perbuatan yang sesuai dengan
syariat Islam..? Aspek mana yang menjadikan manusia tidak memahami hal yang
sangat penting ini sehingga mereka terpeleset kepada kesalahan yang fatal..?
Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk dari Allah sehingga jalan hidup kita
selalu terbimbing menuju jalan yang benar. Allah telah menentukan sunnah-Nya,
bahwa jin dapat memasuki tubuh manusia melalui jalan darahnya sehingga mereka
dapat RUQYAH dampak dan bahayanya - 265 melakukan campur tangan kepada manusia
sampai dengan urusan yang sangat pribadi tersebut. Namun demikian Allah juga
memberikan penangkalnya, agar kebebasan jin itu tidak membahayakan jiwa
manusia. Itu adalah bagian sunnah yang dibangun Allah di dunia. Sistem
keseimbangan hidup supaya manusia selalu berhati-hati dalam berbuat. Disamping
manusia mendapat peringatan adanya kekuatan jin yang dapat mengancam hidupnya,
mereka juga mendapatkan kabar gembira bagaimana cara menangkal ancaman
tersebut. Untuk tujuan tersebut para Rasul dan para Nabi diutus di dunia. Allah
telah menyatakan dengan firman-Nya: Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan
hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan(QS.Al-Furqon/56)
Dengan peringatan dan kabar gembira itu, tujuannya supaya manusia tidak sombong
dan takabbur, terlebih dengan membanggakan diri sendiri dan menyalahkan orang
lain. Merasa punya amalan yang paling benar dan paling suci 266 - Menguak Dunia
Jin sehingga amalan orang lain dianggap berbau syirik dan bidah. Berhati-hati
di dalam perkataan maupun perbuatan serta rendah hati kepada sesama manusia,
itulah ciri khas kehidupan orang yang bertakwa. Seperti butir padi ketika sudah
berisi, ia menjadi semakin menunduk. Hal itu, kerana orang bertakwa itu adalah
orang yang mengenal diri sendiri. Mereka mengetahui bahwa manusia adalah
makhluk yang lemah. Tanpa perlindungan dan pertolongan Allah, sejak di dalam
rahim ibunya, manusia adalah mangsa empuk bagi musuh utamanya. Untuk itu mereka
selalu menjaga diri dari berbuat salah. Sebabnya, kerana mereka tahu bahwa
sistem perlindungan yang melindungi dirinya itu bilasaja boleh rusak akibat
kesalahan yang mereka perbuat sendiri. RUQYAH dampak dan bahayanya - 267 Hikmah
dan Rahasia Aqiqoh Rahasia doa yang dibaca seorang suami sebelum mendatangi
istrinya itu disebut nismatul ubudiyah sedangkan kehidupan yang mendiami janin
di dalam rahim seorang ibu itu disebut nismatul adamiyah.7 Selama keberadaan
nismatul adamiyah didampingi nismatul ubudiyah, sampai kapanpun anak manusia
tetap mendapatkan perlindungan Allah sehingga setan jin tidak mempunyai
kekuatan untuk menguasai kesadarannya, kecuali manusia sendiri telah merusak
sistem perlindungan itu dengan perbuatan maksiat dan dosa. Dengan kesalahan
itu, nismatul ubudiyah boleh meninggalkan nismatul adamiyah. Akibatnya akan
terbuka peluang bagi setan jin untuk menguasai manusia. Ketika persetubuhan itu
tidak dilandasi dengan nuansa ibadah. Tidak diniati dengan niat baik, hanya
memperturutkan kehendak hawa nafsu, terlebih dilaksanakan dalam kondisi masih
haram. Berarti sejak proses awal kejadiannya, anak manusia itu tidak
mendapatkan nismatul ubudiyah. Mereka tidak mendapatkan sistem 7 Lebih detail
urusan nismatul adamiyah dan nismatul ubudiayah ini, silahkan simak buku
Kholifah Bumi. 268 - Menguak Dunia Jin penjagaan malaikat untuk melindungi
jalan hidupnya, maka sejak berbentuk janin di dalam rahim ibunya, anak manusia
sudah terkonta-minasi anasir-anasir setan jin. Akibatnya, sejak itu dia akan
menjadi sangat rentan mendapatkan gangguan setan jin. Mereka menjadi rentan
mendapatkan berbagai macam penyakit yang penyebabnya datang dari dimensi jin,
baik di dalam jasmani maupun ruhaninya. Gangguan jasmani dalam arti jasad anak
manusia tersebut rentan terserang berbagai penyakit dimensi jin. Gangguan
ruhani dalam arti kesadaran maupun karakternya rentan mendapat gangguan jin.
Berarti pula bahwa bagian kehidupannya telah tergadai di dalam kekuasaan setan
jin sehingga bilasaja jin dapat melaksanakan niat jahatnya kepada orang
tersebut. Allah telah menegaskan hal itu dengan firman-Nya: Tiap-tiap jiwa
dengan apa yang telah diperbuatnya akan tergadai(QS.Al-Mudatsir:74/83) Akibat
kesalahan itu jiwa anak manusia bagaikan sudah digadaikan oleh orang tuanya
kepada setan jin. Oleh sebab itu jiwa tersebut RUQYAH dampak dan bahayanya -
269 membutuhkan tebusan untuk membebaskannya. Berkat rahmat-Nya yang Agung,
Allah masih memberikan kesempatan kepada setiap orang tua untuk menebus jiwa
anaknya yang sudah tergadai itu dengan melaksanakan sunnah Rasulullah , yaitu
melaksanakan Aqiqoh. Sebagaimana pelaksanaan qurbanlaki-laki dengan dua ekor
kambing dan perempuan satu ekordemikian pula Aqiqoh harus dilaksanakan.
Rasulullah sebagai seorang Nabi dan Rasul yang Mashum atau terjaga dari akibat
kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa. Beliau melaksanakan Aqiqoh untuk
putra-putrinya selang tujuh hari setelah hari kelahiran mereka. Hal itu
menunjukkan demikian besarnya hikmah Aqiqoh tersebut. Secara filosofis
sebagaimana pelaksanaan qurban, aqiqoh berarti melaksanakan penebusan atau yang
disebut fida dalam istilah agama. Artinya; yang seharusnya Nabi Ismail mati kerana
disembelih ayahnya (Nabi Ibrahim ), akan tetapi ternyata kematian itu diganti
oleh Allah dengan kehidupan seekor binatang qurban. Sejak itu, setiap hari Raya
Qurban, kaum muslimin disunnahkan melaksanakan qurban dengan menyembelih
binatang qurban. Seperti itu pula tujuan Aqiqoh. 270 - Menguak Dunia Jin Setiap
muslim hendaknya melaksanakan Aqiqoh bagi anak-anaknya dengan
bersungguh-sungguh, ikhlas semata-mata kerana Allah . Pada dasarnya aqiqoh
boleh dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan hajad-hajad yang lain. Hal itu kerana
daging aqiqoh dianjurkan untuk dibagikan dalam keadaan sudah menjadi masakan,
untuk walimatul ursy, atau walimatul khitan misalnya. Pelaksanaan aqiqoh harus
dilaksanakan dengan niat yang baik, dan menjauhkan diri dari niat-niat yang
tidak terpuji, atau niat-niat yang dapat membatalkan pahala ibadah, misalnya
untuk berbuat bangga-banggaan atau untuk perbuatan riya. Juga dari hal lain
yang sifatnya mubadzdzir menurut hukum agama islam, seperti pesta-pesta
perkawinan yang sifatnya hanya untuk menunjukkan status kehormatan duniawi,
pamer kekayaan dan bangga-banggaan. Jika aqiqoh yang dilaksanakan oleh orang
beriman itu benar-benar mencapai target sasaran, makainsya Allahaqiqoh tersebut
menjadi kafarot atau peleburan bagi dosa-dosa dan kesalahan yang telah
terlanjur dilakukan oleh kedua orang tua tersebut. Yang demikian itu kerana
setiap kebaikan dapat menghilangkan kejelekan asal kebaikan itu dilaksanakan
dengan RUQYAH dampak dan bahayanya - 271 tujuan semata-mata melaksanakan ibadah
kepada Allah. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: Sesungguhnya
perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang
buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat(QS.Hud:11/114) Berangkat
dari konsep tersebut, salah satu hikmah aqiqoh, disamping diniatkan untuk
melaksanakan sunnah Rasulullah , juga dapat dijadikan media atau sarana bagi
usaha penyembuhan terhadap orang-orang yang jiwanya terlanjur tergadaikan
kepada setan jin. Jiwa itu tergadai akibat dosa-dosa dan kesalahan yang mereka
perbuat sehingga orang tersebut dihinggapi berbagai penyakit yang sumber
penyebabnya datang dari dimensi alam jin. Setelah kafarot itu dilaksanakan
dengan benar, usaha penyembuhan terhadap penyakit itu harus dilaksanakan oleh
ahlinya. Sebabnya, disamping usaha penyembuhan itu harus didasari ilmu
pengetahuan yang memadai, juga setiap usaha penyembuhan pasti mengandung resiko
yang membahayakan bagi yang disembuhkan. Terlebih urusan yang berkaitan 272 -
Menguak Dunia Jin dengan dimensi jin yang ghaib bagi indera lahir manusia.
Untuk itu, keikhlasan hati dalam berbuat, niat yang baik dan selalu memohon
pertolongan dari Allah, adalah hal yang sangat menentukan daripada ilmu dan
pengalaman yang sudah dikuasai manusia. Hanya Allah yang memberikan petunjuk
kepada hamba-Nya yang beriman. RUQYAH dampak dan bahayanya - 273 Pendidikan Anak
Secara Islami Pendidikan anak secara Islami ini adalah pendidikan anak secara
menyeluruh, baik secara rasional maupun spiritual. Anak tersebut tidak hanya
diajari ilmu pengetahuan melalui akal saja, tetapi juga melalui hatinya. Dengan
didoakan dan dimujahadahi oleh kedua orang tuanya, ilmu yang diserap seorang
anak melalui akalnya akan menjadi semakin berkembang. Pendidikan anak secara
Islami ini bukan hanya membentuk anak menjadi pintar saja tapi juga cerdas,
yaitu orang yang mampu mengelola ilmu yang sudah didapat di dalam bilik akalnya
dengan tepat sehingga ilmu itu cepat menjadi berkembang. Akal sesuai fungsinya
adalah tempat perbendaharaan ilmu pengetahuan yang didapat dari tiga sumber:
pertama dari pendengaran, kedua dari penglihatan dan ketiga terbit dari dalam
hati manusia. Allah memberikan isyarat dengan firman-Nya: Dan Allah
mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun,
dan Dia 274 - Menguak Dunia Jin memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati,
agar kamu bersyukur(QS.An-Nahl:16/78) Manusia boleh mendapatkan ilmu
pengeta-huan dari tiga sumber itu, yaitu dengan membaca, mendengarkan dan
melaksanakan ibadah atau mujahadah yang diniatkan semata-mata atas dasar
takwallah. Dengan jalan yang ketiga ini Allah telah menegaskan dengan
firman-Nya: Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu(QS.Al-Baqoroh:2/282) Juga sabda Nabi yang artinya:
Barang siapa beramal dengan ilmu yang sudah diketahui maka Allah akan
mewariskan kepadanya ilmu yang belum diketahui. Saat manusia dilahirkan oleh
ibunya, saat itu alat-alat mekanik yang nantinya menjadi indera manusia,
seperti mata dan telinga belum berfungsi sebagaimana mestinya. Makanya, saat
itu manusia dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa. Hal itu disebabkan kerana
belum ada sinyal yang dikirimkan indera-indera tersebut ke dalam bilik akal.
Untuk itu indera yang pertama RUQYAH dampak dan bahayanya - 275 berfungsi bagi
seorang bayi adalah pendengaran baru kemudian penglihatan. Seandainya kedua
alat mekanik tersebut tidak berfungsi selamanya, maka selamanya pula manusia
tidak mengetahui apa-apa. Orang yang tuli sejak lahir misalnya, dia hanya dapat
mengerti dari apa-apa yang dilihat oleh matanya tapi tidak dapat mengatakannya
melalui kata-kata. Hal itu kerana dia tidak pernah mendengarkan suara, sehingga
walau akalnya mampu memancarkan perintah supaya dia berbicara, alat bicara itu
tidak dapat melaksana-kannya kerana sedikitpun alat itu tidak pernah terlatih
untuk berbicara. Berbeda dengan orang yang buta sejak kecil tapi pendengarannya
sempurna, kadang-kadang dia malah menjadi lebih pintar dan lebih cerdas
daripada orang yang dapat melihat. Hanya saja dia tidak dapat menulis kerana
sama sekali ia tidak pernah kenal dengan tulisan, kecuali yang dilatih melalui
sentuhan tangan. Dari dua sumber ini, ilmu pengetahuan kemudian masuk ke dalam
bilik akal dan direkam di dalam memori akal. Itulah yang disebut ilmu lahir
atau ilmu rasional. Sedangkan ilmu yang masuknya ke dalam bilik akal melalui
hati atau 276 - Menguak Dunia Jin perasaan yang disebut dengan ilmu batin atau
spiritual, atau dengan istilah ilmu laduni adalah ilmu yang didapat dari buah
ibadah dan mujahadah di jalan Allah. (penulis sudah menulis tentang ilmu yang
sumbernya dari hati ini dalam dua bukunya yang berjudul Tawassul dan judul Ilmu
Laduni). Keadaan batin seorang ibu saat mengandung anaknya akan sangat
berpengaruh bagi pertumbuhan jiwa anak yang ada di dalam kandungan. Untuk itu
seorang ibu yang sedang mengandung hendaknya menjaga kestabilan batinnya,
meningkatkan kemampuan spiritual dengan amal ibadah yang ikhlas, baik secara
vertikal maupun horizontal. Hal itu dilakukan agar emosional dan rasional
selalu dapat terkontrol dan terkondisi dengan baik. Kemampuan spiritual yang
baik akan memberi-kan pengaruh positif kepada perkembangan janin yang sedang
dikandungnya. Namun demikian, oleh kerana jin selalu bekerjasama dengan manusia
di dalam urusan harta benda dan anak-anak, maka untuk mempersiapkan anak yang
pandai, cerdas dan sehat wal afiatbaik ruhani maupun jasmanisecara Islami
tersebut, tidak hanya dilakukan di saat anak manusia itu berada di dalam RUQYAH
dampak dan bahayanya - 277 kandungan ibunya saja, kerana saat itu boleh jadi
janin itu sudah terkontaminasi dengan anasir jin, tetapi seharusnya disiapkan
sejak pertama kali seorang suami berhubungan dengan istrinya. Artinya,
pendidikan anak secara Islami itu harus dikondisikan bersama saat seorang suami
bersetubuh dengan istrinya. Dimulai berdzikir kepada Allah dengan membaca
basmallah dan doa sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah yang artinya:
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku!
Jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan
kepada kami. Perbuatan itu tidak hanya dilakukan sekedar melampiaskan nafsu
syahwat belaka. Saat itu adalah saat-saat yang sangat menentukan bagi kemurnian
fithrah calon anak manusia yang ada dalam rahim. Apabila dari hubungan tersebut
terjadi pembuahan, maka sejak itu calon anak manusia itu akan mendapat
perlindungan Allah dari segala upaya setan jin. Supaya hasil hubungan itu
benar-benar bersih sesuai dengan fithrah yang telah dikehendaki Allah baginya.
Bukan sebagai fithrah yang sudah terkontaminasi oleh anasir jin, yang
menyebabkan manusia kemudian harus bersusah 278 - Menguak Dunia Jin payah untuk
mengembalikan fithrah itu sebagai-mana asal kejadiannya. Selanjutnya seorang
ibu yang mengandung itu hendaknya selalu mengkondisikan baik lahir maupun
batinnyauntuk mempersiapkan akhlak anak yang dikandungnya menjadi akhlak yang
muliadengan pelaksanaan akhlak yang mulia pula. Hendaknya bapak dan ibunya
jangan terjebak melaksanakan wirid-wirid khusus yang kadang-kadang justru dapat
mewariskan karakterbagi anaknyayang tidak diinginkan sebagai dampak negatif
dari wirid-wirid tersebut. Hal itu kerana pelaksanaan wirid-wirid itu boleh
jadi cenderung hanya memperturutkan kemauan nafsu syahwat belaka. Amaliyah apa
saja boleh dilakukan asal amaliyah itu mendapatkan bimbingan dari guru ahlinya
serta hanya diniatkan untuk semata-mata beribadah. Amaliyah yang benar itu akan
membawa dampak positif kepada janin yang ada dalam kandungan. Anak adalah salah
satu amanat yang terbesar dari-Nya, maka jangan sampai hidupnya kelak menjadi
sia-sia. Hanya Allah yang akan mampu mentarbiyah hamba-hamba-Nya. Allah telah
menegaskan dari apa yang telah RUQYAH dampak dan bahayanya - 279 disampaikan
oleh Rasulullah prihal pendidikan secara batin ini dengan firman-Nya:
Sesungguhnya Pentarbiyahku adalah Allah yang telah menurunkan Al Kitab (Al
Qur'an) dan Dia yang akan mentarbiyah orang-orang yang saleh(QS.Al-Araaf:7/196)
Apabila kehidupan janin yang ada dalam kandungan tersebut dalam kondisi
terkontami-nasi oleh anasir jin, maka sejak saat itu jin yang menguasai calon
anak manusia itu akan ikut andil menjadi gurunya. Pendidikan yang dilakukan jin
tersebut dengan cara mengirimkan perintah berupa sinyal-sinyal yang dipancarkan
setiap saat kepada janin yang sudah bernyawa itu. Akibatnya, apa saja yang
diupayakan oleh ibunya saat mengandung tidak akan membuahkan hasil yang
optimal. Sebabnya, kerana upaya itu terlebih dahulu dihadang upaya jin yang
sudah menguasai janin tersebut. Sejak itu setan jin sudah ikut andil dalam
pembentukan kepribadian serta karakter bagi calon anak yang ada di dalam
kandungan ibunya tersebut. Setelah anak itu dilahirkan dia akan menjadi anak
yang mempunyai kelainan-kelainan pembawaan yang negatif. Kelainan yang
kadang-280 - Menguak Dunia Jin kadang sulit dapat dipulihkan kembali
sebagaiamana fithrah kelahiran manusia pada umumnya. Berarti dia terlahir dalam
fithrah yang sudah terinveksi virus penyakit dimensi jin. Anak manusia yang
terlahir dengan fithrah yang sudah tidak murni ini, ketika sudah mulai
menginjak usia balita, biasanya muncul tanda-tanda yang dapat dibaca dari
prilaku keseharianya. Dengan izin Allah serta ilmu-Nya seorang yang ahli dapat
membaca keadaan itu melalui sorot mata anak tersebut. Adapun tanda-tanda yang
umum adalah apa yang diduga oleh orang banyak dengan istilah hipperaktif atau
autis. Anak balita itu seakan-akan mempunyai kehidupan ganda. Kadang-kadang
memang kepandaiannya lebih menonjol daripada teman sebayanya akan tetapi dia
sulit diatur orang lain. Dia suka berbuat semaunya sendiri sehingga banyak
merepotkan orang-orang yang ada di sekitarnya. Memang keberadaan anak tersebut
tidak sebagaimana mestinya pada usia anak sebayanya. Kadang-kadang malah
mempunyai inisiatif dan kreatif yang berlebihan dan bahkan mampu berbuat jauh
melebihi usia anak yang lebih tua darinya. RUQYAH dampak dan bahayanya - 281
Yang dikatakan hipperaktif itu kadang-kadang memang kerana fithrah anak manusia
itu telah terkontaminasi anasir jin sejak dia dilahirkan oleh ibunya. Berarti
sejak itu anak tersebut sesungguhnya dalam keadaan sakit akibat gangguan jin.
Penyakit itu bahkan menjangkit sejak pertama kali indung telur seorang ibu itu
dibuahi oleh sperma ayahnya. Kalau demikian keadaannya, sebagai bagian dari
pelaksanaan pendidikan secara Islami, adalah pelaksanaan Aqiqoh dari kedua
orang tuanya yang dilaksanakan oleh seorang ahlinya, atau orang-orang yang
telah mengetahui ilmunya. Aqiqoh itu harus ditujukan secara khusus untuk
mengembalikan fithrah anaknya ditambah dengan terapi amalan yang harus dijalani
oleh kedua orang tuanya. Pelaksanaan aqiqoh untuk tujuan kafarot atau fida bagi
anak tersebut, sedangkan terapi amalan yang dilakukan orang tuanya untuk tujuan
upaya penyembuhan akibat luka yang sudah diderita si anak sekaligus sebagai
bagian pelaksanaan pendidikan secara spiritual antara orang tua dan anaknya.
Proses tersebut disebut dengan interaksi ruhaniyah. Dalam kaitan ini, orang tua
yang belum menguasai ilmunya tidak seharusnya melaksana-282 - Menguak Dunia Jin
kan penyembuhan sendiri kepada anaknya. Sebabnya, disamping setiap usaha
penyembuhan itu pasti membawa dampak negatif, juga usaha penyembuhan itu harus
melalui tahapan diaognosa terlebih dahulu. Diagnosa itu sangat penting,
disamping untuk mengetahui jenis penyakit, juga mengetahui stadium penyakit
yang sedang diderita tersebut. Yang boleh melaksanakan itu hanyalah orang yang
sudah ahli dibidangnya. Untuk itu peran Ulama ahlinya sangat penting di tengah
masyarakat. Disamping mereka mengajarkan ilmu agama, kadang-kadang mereka juga
harus melaksanakan penyembuhan kepada umatnya, terlebih penyakit yang berkaitan
dengan dimensi jin yang wilayahnya tidak boleh dijangkau oleh ilmu medis. Namun
ironisnya, Ulama-ulama muda kita zaman sekarangtanpa mereka sadarimalah
menyebarkan virus dimensi jin tersebut di masyarakat luas melalui pelaksanaan
ruqyah yang mereka banggakan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 283 TAHAP KELIMA :
Memberikan Janji-Janji Bohong Ketika setan jin telah berhasil menguasai wilayah
kesadaran manusia di saat manusia itu sadar. Mereka berhasil membimbing manusia
menuju jalan kesesatan di dalam kondisi manusia tidak sedang kesurupan. Tahap
berikutnya setan jin membisikkan janji-janji bohong di alam sadar orang-orang
sudah dikuasai itu, sehingga tanpa sadar mereka sejatinya telah terkena
tipudaya setan jin dalam keadaan sadar. Akibatnya manusia tidak sadar lagi
bahwa dia telah terjerumus di dalam kesesatan dalam keadaan sadar. Itulah
gambaran orang kafir. Oleh kerana matahati mereka buta, meski setiap saat
mereka mendapatkan peringatan, tetap saja mereka tidak mau beriman kepada
peringatan itu. Allah mengabarkan upaya jin untuk menguasai manusia tahap yang
kelima itu dengan firman-Nya: 284 - Menguak Dunia Jin Dan beri janjilah mereka.
Dan tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka.
Inilah tujuan akhir upaya setan jin dalam rangka menjalankan proses demi proses
tipudaya mereka untuk menguasai manusia. Kalau mungkin dengan upaya tersebut
mereka akan menguasai manusia secara keseluruhan. Untuk tujuan tersebut
sebagian manusia harus ada yang dikuasai kesadarannya dalam keadaan sadar,
bukan hanya dengan cara disurupi jin secara massal. Hal itu kerana sebagian
mereka akan dijadikan tentara-tentara setan yang setia. Dengan sadar mereka
membantu setan jin untuk menggalang dan menguasai manusia sebanyak mungkin.
Dalam hal ini fenomena telah menunjukkan gejala. Disana sini dewasa ini orang
kesurupan massal mulai merajalela. Allah memberikan peringatan akan hal
tersebut dengan firman-Nya: Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka
lupa mengingat Allah; mereka itulah bala tentara setan. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 285 Ketahuilah, bahwa sesungguhnya bala tentara setan itulah
golongan yang merugi(QS.Al-Mujaadilah:58/19) Sebagian manusia itu dijadikan
tentara-tentara setan yang kuat. Dengan mendapatkan bantuan dari setan jin
supaya mereka dapat mempengaruhi orang lain menjadi pengikut yang kuat pula.
Semakin banyak orang yang mengikuti mereka, berarti tentara buatan itu semakin
membantu meringankan tugas setan jin dalam melaksanakan tipudaya kepada
manusia. Untuk itu tentara-tentara itu dilengkapi dengan kelebihan-kelebihan
atau linuwih sebagai bantuan setan yang dapat membantu tugas mereka. Orang awam
mengira linuwih itu adalah karomah-karomah sebagaimana yang diberikan Allah
kepada para wali-Nya. Dengan linuwih-linuwih itu tentara bentukan itu
mendapatkan kepercayaan dari manusia sehingga mereka diikuti banyak orang.
Contoh kejadian; Ketika setan jin dengan segala tipudayanya berhasil menjadikan
manusia sebagai tentara-tentara setan yang setia. Tugas berikutnya, disamping
memberikan bantuan kekuatan dari dimensi jin, mereka juga selalu meniupkan
bisikan ghaib di dalam hati orang yang sudah dikuasai tersebut. Dengan itu
supaya 286 - Menguak Dunia Jin manusia memandang baik kepada dirinya sendiri.
Merasa mendapatkan linuwih sehingga mereka ingin menjadi pimpinan di tengah
masyarakat. Bisikan ghaib itu terkadang berkata: Sesungguhnya kamu adalah orang
yang mulia dari keturunan waliyullah yang mempunyai karomah tinggi. Akibat dari
bisikan seperti itu, tentara setan itu menjadi lupa diri. Bahkan diantaranya
ada yang tidak mengakui kedua orang tuanya sendiri lantaran kedua orang tua itu
bukan dari golongan yang mempunyai nasab ulama besar atau nasab Waliyullah. Dia
malu mempunyai orang tua yang tidak punya nasab wali kerana dia sekarang merasa
menjadi wali besar. Padahal sebenarnya mereka memang bukan keturunan Wali,
hanya akibat janji-janji bohong yang setiap saat dibisikkan setan di dalam
hati, menjadikannya lupa diri. Di dalam bisikan itu, setan jin juga membuat
alibi tentang asal usul dan jatidiri. Bisikan ghaib itu berkata: Dahulu bayimu
sengaja dibuang oleh kedua orang tuamu yang asli di sungai, seperti bayi Nabi
Musa dan ditemukan oleh kedua orang yang mengaku sebagai ibu bapakmu yang asli.
Katanya lagi: Kelak kamu akan menjadi seorang pimpinan besar, seperti Nabi
Musa, seorang pemimpin umat akhir zaman yang akan membawa umat menuju kemuliaan
zaman. RUQYAH dampak dan bahayanya - 287 Datangnya bisikan itu di dalam hati
orang yang sedang sadar sehingga dia tidak sadar bahwa dirinya sekarang telah
menjadi tentara setan dalam keadaan sadar. Itulah jenis tipuan setan jin yang
mematikan. Dengan tipuan itu bukannya manusia dijadikan kesurupan jin seperti
akibat pelaksananan ruqyah, tetapi dijadikan tidak sadar bahwa dirinya telah
mampu berbuat diluar kesadaran secara normal. Kejadian ini benar-benar terjadi
disuatu tempat. Untuk menjaga prifatisasi seseorang, penulis tidak menyebutkan
siapa orangnya dan di mana tempat tinggalnya. Bisikan jin seperti itu bukan
hanya boleh menjadikan manusia sombong dan tersesat saja, tetapi juga
meletakkan kesombongan di hati para pengikutnya dan menyesatkan banyak orang.
Mereka merasa benar sendiri, merasa hanya golongannya sendiri yang paling benar
sedang-kan orang lain salah. Terkadang-kadang mereka mengatakan, bahwa seluruh
manusia yang berada di timur Kabah salah. Tanpa sadar bahwa dirinya sendiri
juga berada di sebelah timur Kabah. Terkadang menganggap selain golongannya
masih najis, masih kafir dan belum Islam, kalau ingin masuk Islam ya harus
mengikuti dirinya. Akibatnya, 288 - Menguak Dunia Jin apabila ada orang lain
masuk ke dalam masjidnya, setelah orang tersebut pergi, tempatnya segera
disucikan. Di dalam urusan agama dan keluarga mereka hanya mau berkumpul dengan
sesama golongannya. Kalau urusan harta dan maisyah mereka menjadi lupa aturan
yang sudah mereka tetapkan. Walhasil, setan berusaha supaya mereka memandang
baik kepada diri sendiri. Tanpa terasa mereka terjebak kepada sifat sombong.
Selanjutnya akan menjadikan dirinya sendiri terhalang masuk surga. Rasulullah
telah menunjukkan tanda-tanda mereka dengan sabdanya: : Diriwayatkan dari
Haritsah bin Wahab berkata : Aku mendengar Nabi bersabda: Maukah kamu aku
beritahu tentang ahli Surga ? Para Sahabat menjawab: Ya! Rasulullah bersabda :
Mereka semua adalah orang yang lemah dan merendah diri, seandainya mereka
bersumpah kerana Allah niscaya Allah akan RUQYAH dampak dan bahayanya - 289
memperkenankan sumpahnya. Kemudian baginda bersabda lagi: Inginkah kamu aku
beritahu tentang ahli Neraka ? Mereka menjawab: Ya! Baginda bersabda: Mereka
semua adalah orang yang selalu diagung-agungkan dan bermegah-megah serta
sombong Riwayat Bukhari di dalam Kitab Tafsir al-Quran hadits nomor 4537, -
Etika hadits nomor 5610, - Sumpah Dan Nadzar, hadits nomor 6165. Riwayat Muslim
di dalam Kitab Surga Dan Kenikmatannya hadits nomor 5092. Riwayat Tirmidzi di
dalam Kitab Suasana Neraka hadits nomor 2530. Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab
Zuhud hadits nomor 4106. Tentara-tentara setan itu tetap saja menyombongkan
diri, meski musibah-musibah sudah didatangkan kepada mereka. Padahal musibah
itu adalah peringatan yang didatangkan supaya mereka mau kembali ke jalan yang
benar, kembali seperti semula sebagai seorang hamba Allah yang sholeh serta
rendah hati sebagaimana awal perjalanan yang telah ditempuhnya. Namun sebagian
mereka tetap saja mensikapi peringatan itu dengan keangkuhan hati dan
kesombongan. Akibat kekerasan hati itu, mereka akan menemui kehancuran dalam
keadaan yang sangat merugi. Allah telah memberikan peringatan dengan firman-Nya:
290 - Menguak Dunia Jin Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan
tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati
mereka telah menjadi keras dan setanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa
yang selalu mereka kerjakan(QS.Al-Anam:6/43) Kelebihan-kelebihan yang
kadang-kadang menyertai hidupnya, yang dikatakan sebagai karomah-karomah dari
Allah , padahal itu sejatinya hanyalah istidroj (kemanjaan) yang telah
dikuatkan bantuan-bantuan jin yang menyertai hidupnya. Orang-orang seperti itu
selalu merasa menjadi orang yang paling sakti, mengaku orang yang paling
dicintai Allah, mengaku segala kemauannya boleh terjadi, bahkan boleh menolak
hujan dan memindahkan mendung-mendung serta menggerakkan angin topan, tetapi
terkadang tidak mampu membayar hutang sehingga setiap hari harus ngumpet di
dalam kamar kerana dikejar-kejar orang. Diantara tanda-tanda mereka, adalah
sikap hidup mereka yang selalu berlebihan. Jika mereka sedang senang kepada
seseorang, senangnya itu selalu berlebihan. Demikian juga ketika sedang benci,
bencinya itu juga dengan berlebihan. Di RUQYAH dampak dan bahayanya - 291
tengah-tengah pengikutnya dia bagaikan raja, tidak ada yang benar selain
dirinya, maka segala kemauannya harus selalu dipenuhi jamaahnya. Ketika
kesombongan yang ada di dalam dada itu sudah tidak tertahankan, sedangkan
janji-janji setan yang selalu diharapkan ternyata tidak juga kunjung datang,
antara kecewa dan sakit hati maka putus asa menghantui dalam bayangan. Ketika
datangnya ajal kematian sudah tidak dapat terhindarkan, sedangkan kesempatan
bertaubat telah terlewatkan, kerana jalan-jalan lurus sudah lama dilupakan,
maka Allah menutup hidupnya dengan penuh kekecewaan. Saat itu dia baru sadar,
ternyata dirinya telah tertipu setan yang berpura-pura sebagai dewa turun dari
kayangan. Sekarang tinggal pengikut yang terbe-lenggu dengan harapan yang
berlebih-lebihan. Mereka bingung kehilangan pegangan. Seperti itik terlantar
lantaran ditinggal indung semang. Saat itu tidak ada yang dapat menolong mereka
kecuali diri mereka sendiri. Mereka seharusnya segera sadar dan berjuang
memperbaiki diri. Mencari orang-orang yang sholeh yang dapat membimbing jalan
hidupnya, memperbaiki perasaan dan karakter yang meracuni jiwa kehidupan. Kalau
dahulu yang menyesatkan jalan 292 - Menguak Dunia Jin hidupnya adalah
komunitas, maka sekarang juga harus demikian, hanya komunitas yang lebih baik
akan dapat merubah keburukan. Dalam hidup, terkadang orang harus merasakan
kejelekan, tetapi tidak untuk terus-menerus dirasakan. Dengan keburukan itu
supaya orang dapat membedakan mana yang kejelekan mana yang kebaikan. Untuk itu
fungsi seorang guru dibutuhkan, supaya manusia dapat menentukan jalan pilihan.
Hanya dengan itu mereka akan dapat meningkatkan derajat kehidupannya, baik
kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Untuk itu orang harus mempunyai
guru yang mulia. Guru yang melebihi dari dirinya, baik ilmu maupun amal,
terlebih pelaksanaan akhlakul karimah. Kalau tidak, jika dia hanya hidup
menjadi paling kuat diantara komunitas manusia. Menjadi paling pandai diantara
orang-orang yang ada di sekelilingnya. Maka manusia pasti cenderung menjadi
sombong dan merasa benar sendiri. Merasa dirinya yang paling mulia, kerana
setan jin selalu memanjakan dengan bisikannya. Itulah keutamaan orang punya
teman, berkumpul dengan orang yang sholeh dan RUQYAH dampak dan bahayanya - 293
budiman. Kebersamaan itu dapat menjadi burhan. Yaitu kekuatan yang mampu
menghancurkan kesombongan. Seorang ulama besar telah memberi persyaksian. Bahwa:
Kekuatan Allah adalah dengan berjamaah, siapa sendiri maka akan sendiri di
neraka 294 - Menguak Dunia Jin Serba Serbi Dunia Jin DI Seputar Jasad Manusia
SENTUHAN SETAN JIN PADA SEORANG BAYI SAAT DILAHIRKAN OLEH IBUNYA. Menurut ilmu
medis, seorang anak manusia yang baru dilahirkan oleh ibunya harus menangis.
Jika tidak menangis berarti bayi itu tidak sehat. Begitulah kira-kira, kerana
penulis tidak menguasai ilmunya. Penulis mengetahui itu hanya dari kata orang.
Akan tetapi menurut sabda Rasulullah di bawah ini, yang menyebabkan bayi
menangis saat dilahirkan ibunya, kerana saat itu bayi tersebut mendapat tusukan
dari setan jin. Rasulullah bersabda: : * Diriwayatkan dari Abu Hurairah
berkata: Sesungguhnya Rasulullah bersabda: Tidak ada seorang bayipun yang dilahirkan
oleh ibunya kecuali telah disentuh setan. Sehingga Bayi itu segera RUQYAH
dampak dan bahayanya - 295 menangis dan menjerit kerana sentuhan setan tersebut
kecuali Putera Mariam dan Mariam Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan
kejadian hadits nomor 3044. Riwayat Muslim di dalam Kitab Kelebihan hadits
nomor 4363. Dengan sentuhan itu boleh jadi seorang jin sedang memberikan
aba-aba kepada manusia yang menjadi tanggungannya, bahwa sejak saat itu
genderang perang terbuka di dunia luar sudah dikumandangkan. Oleh sebab itu,
manusia harus waspada, jangan sampai mereka dibuat muntah-muntah dan kencing di
dalam masjid dan di musholla-musholla seperti yang sedang marak dewasa ini.
TIGA IKATAN SETAN DI KEPALA ORANG TIDUR. Seringkali orang menyiapkan alarm di
samping tempat tidur untuk membangunkan pada waktu yang direncanakan. Namun
yang terjadi, seringkali yang tidak seperti perencanaan semula. Niat yang baik
tinggal niat dan tidur lelap malah berjalan semakin cepat. Ketika alarm
berbunyi dengan tepat, kita juga segera menindaklanjuti dengan cepat. 296 -
Menguak Dunia Jin Namun bukan untuk bangun dan melaksanakan sholat, tetapi
mematikan alarm dan mimpi berlanjut sehingga sholat shubuh menjadi terlewat.
Mengapa seperti itu? Ternyata di saat bantal merapat setan jin mengikat kepala
dengan tiga kawat. Rasulullah bersabda: : Diriwayatkan dari Abu Hurairah
berkata: Sesungguhnya Nabi bersabda: Setan akan mengikat ujung kepala seseorang
yang sedang tidur dengan tiga ikatan, sehingga menyebabkan kamu tertidur dengan
pulas dan lama. Apabila seseorang di antara kamu itu terbangun serta menyebut
nama Allah, maka ikatan partama akan terlepas. Apabila dia berwuduk maka akan
terbukalah ikatan yang kedua. Apabila dia sembahyang maka akan terbukalah
ikatan semuanya. Dia juga akan merasakan suatu kesegaran dan ketenangan hati,
jika tidak dia akan merasa malas dan tidak bergairah RUQYAH dampak dan
bahayanya - 297 Riwayat Bukhari di dalam Kitab Jumat hadits nomor 1074. Riwayat
Muslim di dalam Kitab Qiyamul Lail hadits nomor 1295. Riwayat Nasai di dalam
Kitab Sholat Orang Musafir Dan Mengqoshornya hadits nomor 1589. SETAN LARI
MENDENGAR ADZAN DAN IQOMAT Rasulullah bersabda: : * Diriwayatkan dari Abu
Hurairah berkata: Nabi bersabda: Apabila setan mendengar azan, dia lari
berhamburan sehingga tidak mendengarnya lagi suaranya. Setelah azan selesai,
dia kembali lagi untuk menggoda (manusia). Begitu juga apabila mendengar
iqamat. Dia lari lagi sehingga tidak mendegar suaranya lagi dan begitu iqamat
selesai dibacakan, segera dia kembali sekali lagi untuk menggoda manusia.
Riwayat Bukhari di dalam Kitab Azan hadits nomor 573. 298 - Menguak Dunia Jin
Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat hadits nomor 583. Riwayat Tirmidzi di
dalam Kitab Sholat hadits nomor 363. Riwayat Nasai di dalam Kitab Azan hadits
nomor 664. Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Sholat hadits nomor 433, 869. Setan
memang takut kepada suara adzan tapi sering tidak takut kepada orang yang
menyuarakan adzan. Sebabnya, banyak adzan dikumandangkan bukan untuk memanggil
orang melaksanakan sholat, tetapi adzan itu untuk sekedar pamer suara dan irama
lagu serta diperlombakan agar panitia memberikan ongkos jalan. SETAN KENCING DI
TELINGA MANUSIA. Rasulullah bersabda: : * Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud
berkata: Diceritakan kepada Rasulullah mengenai seorang yang tidur pada waktu
malam hingga pagi. Baginda bersabda: Itulah orang yang kedua belah telinganya
telah dikencingi setan atau sabda baginda: Sebelah telinganya saja * RUQYAH
dampak dan bahayanya - 299 Riwayat Bukhari di dalam Kitab Jumat hadits nomor
1076. Riwayat Muslim di dalam Kitab Sholat Orang Musafir Dan Mengqoshornya
hadits nomor 1293. Riwayat Nasai di dalam Kitab Qiyamul Lail hadits nomor 1590.
Itu barangkali zaman dahulu orang yang semalaman tertidur pulas, saat itu kerana
telinganya dikencingi setan yang tidak tahu adat. Kalau sekarang tidaklah
demikian, bahkan setan-setan telah membuat manusia lupa diri, sehingga mereka
suka kencing di mesjid-mesjid dan di musholla dengan tanpa takut kuwalat.
MENGUAP ADALAH BAGIAN BENTUK GANGGUAN JIN KEPADA MANUSIA Rasulullah telah
menyatakan dengan sabdanya: : *Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata:
Rasulullah telah bersabda: Menguap (dengan mulut terbuka) adalah merupakan
gangguan dari setan. 300 - Menguak Dunia Jin Apabila ada di antara kamu yang
menguap maka hendaklah dia menutup mulutnya sekuat mungkin Riwayat Bukhari di
dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 3046. Riwayat Muslim di dalam Kitab
Zuhud dan Lemah Lembut hadits nomor 5310. Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Etika
hadits nomor 2670, 2671. Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Etika hadits nomor
4373. Menguap adalah tanda-tanda kebersa-maan makhluk jin di dalam kehidupan
manusia. Hampir semua manusia dalam hidupnya pernah menguap. Hanya orang khusus
yang tidak pernah menguap. Namun kita sulit untuk menemukan mereka. Jika orang
yang menguap itukerana itu adalah bagian dari gangguan jinharus diruqyah,
betapa kita harus bersusah payah keliling dunia untuk meruqyah. Sebabnya hampir
semua manusia pernah menguap. Terlebih ketika mereka sedang ibadah atau sedang
di dalam majlis pengajian. Bahkan mereka yang sedang meruqyah sekalipun.!
DISAAT MANUSIA TIDUR JIN JUGA TIDUR DI DALAM LUBANG HIDUNGNYA RUQYAH dampak dan
bahayanya - 301 : *Diriwayatkan dari Abu Hurairah berkata: Nabi telah bersabda:
Apabila seseorang dari kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia memasukkan
air ke dalam hidung dan menghembusnya keluar sebanyak tiga kali kerana
sesungguhnya setan bermalam di dalam lubang hidungnya di saat manusia tidur .
Riwayat Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 3052. Riwayat
Muslim di dalam Kitab Bersuci hadits nomor 351. Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab
Bersuci hadits nomor 89. Di saat manusia sedang tidur, lubang hidungnya
ternyata menjadi hotel bagi makhluk jin. Kalau memang orang yang tubuhnya
dimasuki jin harus diruqyah, apakah setiap orang yang habis tidur harus
diruqyah.? JIN MASUK KE DALAM TUBUH MANUSIA MELALUI JALAN DARAHNYA 302 -
Menguak Dunia Jin : *Diriwayatkan dari Sofiah binti Huyai berkata: Pada suatu
malam ketika Nabi sedang beriktikaf aku datang menghampiri baginda. Setelah
puas berbincang-bincang dengan baginda, akupun berdiri untuk pulang. Rasulullah
ikut berdiri untuk mengantarku. Tempat tinggal Sofiah adalah di rumah Usamah
bin Zaid. Tiba-tiba datang dua orang Ansar. Ketika mereka melihat Nabi mereka
mempercepatkan langkahnya. Lalu Nabi bersabda: Perlahankanlah langkahmu.
Sesungguhnya ini adalah Sofiah binti Huyai. Kedua orang ansor itu berkata Maha
suci Allah, wahai Rasulullah. Lalu Rasulullah bersabda: Sesungguhnya setan itu
berjalan pada aliran darah manusia. Sebenarnya aku khawatir ada RUQYAH dampak
dan bahayanya - 303 tuduhan buruk atau yang tidak baik dalam hati kamu berdua
1. Riwayat Bukhori di dalam Kitab Itikaf hadits nomor 1894, 1897, 1898. Etika
hadits nomor 5751. 2. Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4041. 3.
Riwayat Abu Dawud di dalam Kitab Etika hadits nomor 4342. 4. Riwayat Ibnu Majah
di dalam Kitab Puasa hadits nomor 1769. Jin dapat masuk tubuh manusia lewat
jalan darahnya. Sebagian mereka bahkan menyelinap di dalam rongga dada manusia.
Berarti setiap manusia, di dalam jasadnya pasti ada jin. Kalau begitu, apakah
orang yang meruqyah itu sudah diruqyah? Barangkali jin yang di dalam dada
mereka mau menampakkan diri. Agar jin itu lari tidak kembali, hingga selamanya
mereka tidak diganggu setan jin yang suka tinggal di dalam tubuh manusia. 304 -
Menguak Dunia Jin Manusia jangan coba-coba sengaja mendekati habitat jin. Ingat
jin melihat manusia sedang manusia tidak dapat melihat jin. Di habitatnya jin
menjadi lebih perkasa. Ruqyah bukan alat untuk mendeteksi apakah di dalam tubuh
manusia ada jin atau tidak. Ruqyah bukan alat sihir supaya orang yang sadar
menjadi tidak sadar, bukan orang yang asalnya sehat menjadi muntah-muntah dan
kencing di mesjid. Ruqyah adalah sarana untuk membantu penyembuhan bagi orang
yang sedang sakit, baik akibat gangguan jin maupun sakit yang lainnya. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 305 306 - Menguak Dunia Jin Jalan dan Upaya Untuk
Mendapatkan Perlindungan dari Gangguan Jin llah yang menciptakan alam semesta
dengan segala sunnah yang ada. Allah pula yang berkuasa yang memeliharanya.
Selain Allah adalah makhluk yang lemah yang ubun-ubunnya berada di dalam
cengkraman kekuasan-Nya. Seandainya Allah tidak tidak menjaga ciptaan-Nya,
niscaya kelestarian alam akan rusak. Hal itu akibat perbuatan makhluk yang ada
di dalamnya: Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan
sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia
atas semesta alam.(QS.Al-Baqoroh:2/251). RUQYAH dampak dan bahayanya - 307 Oleh
sebab itu, manusia tidak dapat menghancurkan golongan jin. Demikian pula jin
tidak dapat menghacurkan golongan manusia. Kecuali itu terjadi atas sunnah yang
sudah ditetapkan-Nya pula. Apabila ada kerusakan di muka bumi, berarti
kerusakan itu akibat ulah tangan manusia sendiri. Secara qudroti jin tercipta
lebih kuat daripada manusia. Jin boleh melihat manusia, manusia tidak boleh
melihat jin. Meskipun demikian, jin tidak dapat begitu saja menguasai manusia,
kecuali manusia berbuat kesalahan sehingga sistem perlindungan untuk dirinya
menjadi rusak. Perlindungan untuk manusia itu sebagaimana telah dinyatakan di
dalam firman-Nya : Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya
bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaga ketetapan (urusan) yang
sudah ditetapkan Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum
sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (QS.Ar-Rad:
15/11) 308 - Menguak Dunia Jin Penjaga-penjaga manusia itu adalah para malaikat
yang didatangkan bergantian antara waktu sholat ashar dan sholat shubuh. Allah
tidak merubah keadaan itu kacuali manusianya sendiri yang mengubahnya.
Perubahan itu berasal dari perbuatan maksiat dan dosa serta
kesalahan-kesalahan. Dengan kesalahan-kesalahan itu para malaikat penjaga
tersebut meninggalkan tugasnya. Lalu, bagaimana upaya manusia supaya sistem
perlindungan itu tetap ada pada dirinya. Dengan upaya itu supaya kehidupan
manusia senantiasa mendapatkan penjagaan dari malaikat tersebut..? Untuk itu
ada tiga jalan yang dapat ditempuh manusia. RUQYAH dampak dan bahayanya - 309
JALAN PERTAMA : Hendaknya Pengabdian Dilakukan dengan Ikhlas Ikhlas berarti
murni dan tidak bercampur dengan suatu apapun. Seorang hamba yang ikhlas adalah
seorang hamba yang niat amalnya dimurnikan dan tidak dicampuri dengan niat-niat
yang dapat merusak amal. Adapun maksud pembicaraan ialah; Supaya pengabdian
seorang hamba kepada Allah dilaksanakan dengan hanya satu niat, yaitu
semata-mata mengharap-kan ridho-Nya, semata-mata melaksanakan kewajiban
ubudiyah bagi seorang hamba untuk menegakkan hak Rububiyah Allah . Bentuk
ibadah yang dilakukan seorang hamba, baik vertikal maupun horizontal, apabila
dilaksanakan dengan hati yang ikhlas, akan menjadi ibadah yang berkualitas
tinggi dan diterima di sisi Allah . Amal ibadah yang dilakukan itu akan
mendapatkan penjagaan para Malaikat dari gangguan setan jin yang selalu
mengancamnya. Setan jin tidak mempunyai kekuatan untuk dapat mengganggu dan 310
- Menguak Dunia Jin merusaknya. Allah telah mengabadikan pernyataan Iblis
dengan firman-Nya: Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik
(kepada diri sendiri) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka
semuanya, - kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara
mereka(QS.Al-Hijr:15/39-40) Hanya terhadap hamba-hamba Allah yang ikhlas, iblis
tidak mempunyai kekuatan untuk menyesatkannya. Ikhlas adalah rasa yang
tersembunyi di dalam hati seorang hamba yang beriman yang kadang-kadang
orangnya sendiri tidak mengetahuinya. Hanya Allah yang dapat mengetahuinya.
Selain Allah hanya mengetahui dari tanda-tanda yang tampak. Ketika setan jin
melihat bahwa amal itu dijaga para Malaikat penjaga, maka setan segera menjauh
dan tidak berani lagi untuk mendekatinya. Allah telah mengabarkan hal itu
dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 311 Maka tatkala kedua pasukan
itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang
seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu;
sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat;
sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya(QS.Al-Anfal:8/48)
Rasulullah telah memberikan contoh atau gambaran dari sifat keikhlasan ini
dengan sebuah haditsnya: Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar berkata:
Rasulullah bersabda: Suatu ketika tiga orang lelaki sedang berjalan-jalan,
tiba-tiba hujan turun. Mereka berteduh di dalam sebuah gua di lereng gunung.
Tiba-tiba pintu gua itu tertutup dengan sebuah batu besar yang menyebabkan
mereka terkurung di dalamnya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang
lain: Ingatlah akan semua amal baik yang pernah kamu lakukan hanya kerana Allah
. Kemudian mereka berdoa kepada-Nya dengan amalan masing-masing tersebut.
Semoga Allah menolong kesulitan ini. Seorang lelaki pertama berkata: 312 -
Menguak Dunia Jin Yang artinya: Ya Allah, sesungguhnya dahulu aku mempunyai dua
orang ibu bapak yang sudah tua renta. Mereka tinggal bersama keluargaku yang
terdiri dari seorang istri dan beberapa orang anak yang masih kecil. Aku
pelihara mereka serta berkhidmah untuk mereka. Setiap hari aku memerahkan susu
untuk mereka. Aku lebih mengutamakan kedua orang tuaku untuk meminumnya
terlebih dahulu sebelum anak-anakku. Satu hari kerana kesibukan pekerjaanku dan
aku kemalaman di jalan sehingga malam hari baru aku dapat pulang. Aku dapati
kedua orang tuaku sudah tertidur. Seperti biasa aku terus memerah susu untuk
mereka. Aku letakkan susu tersebut di dalam sebuah RUQYAH dampak dan bahayanya
- 313 bejana. Aku berdiri di ujung kepala kedua orang tuaku, namun aku tidak
mampu membangunkan mereka dari tidurnya yang nyenyak. Aku juga tidak sanggup
memberi anak-anakku minum terlebih dahulu sebelum kedua orang tuaku meminumnya,
sekalipun mereka meminta-minta di hadapanku kerana lapar dan dahaga. Aku tetap
menunggu mereka dan mereka juga tetap tidur hingga pagi hari. Ya Allah, Jika
Engkau tahu apa yang aku lakukan itu adalah semata-mata mengharap-kan ridho-Mu,
maka tolonglah aku dari kesulitan ini. Gerakkanlah batu besar ini, sehingga
kami dapat melihat langit kembali. Berkat khidmah dan bakti seorang anak kepada
orang tuanya tersebut Allah mengabulkan doa itu serta berkenan menolong mereka
dengan menggerakkan sedikit batu besar yang menutupi pintu gua sehingga mereka
dapat melihat langit. Lalu laki-laki kedua berkata: 314 - Menguak Dunia Jin
Yang artinya: Ya Allah, dahulu aku mempunyai seorang sepupu perempuan. Aku
mengasihinya sebagaimana cinta seorang lelaki terhadap seorang perempuan yang
cukup mendalam. Aku minta supaya dia melayani keinginan nafsuku. Namun dia
menolaknya kecuali setelah aku mampu memberikannya uang sebanyak seratus dinar.
Kemudian dengan susah payah akhirnya aku mampu mengumpulkan uang sebanyak itu.
Aku membawa uang tersebut kepadanya. Ketika aku sudah siap untuk
menyetubuhinya, dia berkata: Wahai hamba Allah! Takutlah kepada Allah.
Janganlah kamu merenggut kesucianku kecuali dengan ikatan pernikahan terlebih
dahulu. Mendengar kata-kata itu aku terus bangun dan meninggalkannya serta
membatalkan niat jahatku itu. Ya Allah, Seandainya Engkau tahu bahwa apa yang
aku lakukan itu adalah semata-mata untuk mencari ridho-Mu, tolonglah kami dari
kesulitan ini. Gerakkanlah batu besar ini. Allah berkenan menolong mereka
sehingga batu besar itu terbuka sedikit lagi. Lelaki ketiga pula berkata:
RUQYAH dampak dan bahayanya - 315 * Ya Allah, suatu ketika dahulu aku pernah
mengupah seorang pekerja untuk menuai padi. Setelah selesai melakukan
pekerjaannya, dia berkata: Berikan upahku. Namun aku enggan membayar upahnya.
Dia terus menuai padi dan meminta lagi upahnya beberapa kali. Aku masih seperti
biasa, enggan membayarnya serta terus mempekerjakannya menuai padi sehingga aku
berhasil memiliki beberapa ekor sapi dan beberapa ekor anaknya. Suatu hari
lelaki tersebut datang kepadaku dan berkata: Takutlah kamu kepada Allah. Kamu
jangan lagi menzalimi aku dengan hakku. Kemudian aku berkata kepadanya: Ambillah
sapi-sapi itu beserta anak-anaknya. Dia berkata: Takutlah kepada Allah dan
janganlah engkau mempermainkan aku. Aku berkata: Aku tidak mempermainkanmu,
tetapi ambillah sapi-sapi itu beserta anak-anaknya. 316 - Menguak Dunia Jin
Akhirnya dia mengambil sapi-sapi tersebut. Seandainya Engkau tahu bahwa apa
yang aku lakukan itu adalah semata-mata untuk mencari ridho-Mu, tolonglah kami
dari kesulitan yang tinggal hanya sedikit lagi ini. Akhirnya Allahpun menolong
mereka dengan menggerakkan batu besar yang menutupi gua tersebut. HR Bukhori
dan Muslim. Orangnya sendiri tidak mengetahui apakah amal kebajikan yang sudah
dikerjakan tersebut ibadah yang ikhlas. Mereka bertiga hanya berkata di dalam
doa yang mereka panjatkan itu: Ya Allah, Seandainya Engkau tahu bahwa apa yang
aku lakukan itu adalah semata-mata untuk mencari ridho-Mu, tolonglah kami dari
kesulitan yang tinggal hanya sedikit lagi ini. Itu menunjukkan bahwa keikhlasan
hati itu bukan seuatu yang boleh dinyatakan. Apabila ada orang suka mengatakan
di hadapan orang banyak bahwa ibadah yang dilakukannya adalah ibadah yang
ikhlas semata mengharapkan ridho Allah. Yang demikian itu merupakan tanda-tanda
bahwa justru ibadah tersebut bukanlah ibadah yang ikhlas. Tetapi dia ingin
mendapat pengakuan orang lain bahwa dirinya telah berbuat ikhlas. RUQYAH dampak
dan bahayanya - 317 Amal ibadah dalam bentuk apapun, baik ibadah vertikal
maupun horizontal, apabila dilaksanakan dengan hati yang ikhlas semata hanya
mengharap ridho Allah. Amal itu akan dapat menjadikan sebab diturunkannya
rahmat Allah kepada hamba-Nya. Rahmat itu boleh berbentuk pertolongan untuk
menyelesaikan kesulitan yang sedang dihadapi, boleh berbentuk
kemudahan-kemudahan hidup dan juga boleh jadi berupa perlindungan dari
marabahaya duniawi dan gangguan setan jin. Sebaliknya apabila amal perbuatan
itu dicampuri dengan syirik, baik di dalam niat, perbuatan maupun aqidah, maka
pelakunya tidak akan mendapatkan apa-apa dari amal itu selain hanya keraguan
hati yang membayangi diri. Artinya, amal itu tidak membuahkan kedamaian di
dalam hati pelakunya. Kemudian orang tersebut akan menjadi terkucil dengan
sendiri di tampat yang terasing. Artinya sama sekali tidak akan mendapatkan
pertolongan dan perlin-dungan dari-Nya. Allah menegaskan dengan firman-Nya: 318
- Menguak Dunia Jin Dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu
dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia
seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan
angin ke tempat yang jauh(QS.Al-Hajj:22/31) Dalam melaksanakan keikhlasan hati
itu, Rasulullah adalah uswatun hasanah atau ikutan yang baik bagi umatnya.
Sebagaimana yang dinyatakan Allah dengan firman-Nya: Sesungguhnya telah ada
pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang
yang mengharap Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak berdzikir
kepada-Nya(QS.Al-Ahzab:33/21) Namun demikian, orang yang dapat mengikuti
Baginda Nabi itu ada tanda-tandanya. Mereka itu hanya tiga golongan yang
disebutkan Allah di dalam ayat tersebut di atas. 1. Orang yang tujuan hidupnya
hanya semata untuk mengabdi kepada Allah dengan tanpa berharap suatu apapun,
baik takut kepada neraka maupun berharap surga. RUQYAH dampak dan bahayanya -
319 Mereka semata-mata hanya berharap ridho-Nya. 2. Orang yang takut siksa
neraka dan berharap kebahagiaan di surga. 3. Orang yang selalu berdzikir kepada
Allah dengan dzikir yang banyak. Secara maknawi ayat tersebut di atas
mengandung konsep untuk pelaksanaan niat yang ikhlas itu. Maksudnya, barang
siapa ingin menjadikan Rasulullah sebagai panutan yang baik. Mereka boleh
mencontoh keikhlasan hati Rasulullah, maka jalan hidupnya itu hanya boleh
didasari dua niat saja, yaitu Yarjullah wal yaumil akhir (mengharap ridha Allah
dan kedatangan hari akhir). Kalau belum boleh maka: Hendaklah mereka
melaksanakan dzikir kepada Allah sebanyak mungkin. Dengan memperbanyak
berdzikir tersebut, hasilnya supaya rahasia dzikir yang dilaksanakan itu dapat
membersihkan hatinya dari sifat-sifat pembawaan yang tidak terpuji. Mereka boleh
menghilangkan sifat sombong dan riya serta merubah kesyirikan hati yang tidak
pernah disadari. Kesyirikan hati yang terkadang tanpa sengaja menjadi dasar
segala amal perbuatan yang dijalani. 320 - Menguak Dunia Jin Berdzikir itu ada
dua macam, berdzikir dengan perbuatan (ucapan) dan berdzikir dengan hati.
Berdzikir dengan perbuatan yang paling utama adalah dengan melafatkan kalimah
tauhid yaitu Lailaaha illallah dengan sebanyak-banyaknya. Hasilnya, supaya
orang itu boleh melaksanakan berdzikir dengan hati, yaitu mentauhidkan Allah .
Ketika orang sudah dapat mentauhidkan Allah selanjutnya baru ia dapat mengharap
ridho-Nya. Kalau belum dapat yang demikian berarti dia akan berharap masuk
surga-Nya dan takut kepada neraka. Hanya orang yang demikian itulah yang akan
mampu menjadikan Rasulullah sebagai panutan yang baik. Orang yang dapat
menjadikan Rasul sebagai panutan yang baik itu bukan orang-orang mengaku paling
sesuai dengan Nabi. Orang yang selalu mencatut nama Rasul dalam ucapan, atau
orang-orang yang selalu mengatakan: Beginilah Rasulullah itu serta menganggap
bahwa hanya dirinya yang paling mampu mencontoh Rasulullah, hanya amalannya
saja yang seperti amalan Rasul sedangkan yang tidak seperti amalnya dianggap
bidah yang tersesat, sementara akhlaknya jauh dari norma-norma yang dicontohkan
Nabi. RUQYAH dampak dan bahayanya - 321 Membaca al-Quran al-Karim adalah
ibadah, bahkan satu-satunya ibadah yang memudahkan seorang hamba dapat wushul
(komunikatif) kepada Tuhannya. Al-Quran al-Karim adalah wahyu yang diturunkan
kepada rasul-Nya, sebagai sarana komunikasi antara Allah Yang Maha Agung dengan
kekasih-Nya. Dengan membaca al-Quran al-Karim itu seharusnya seorang hamba
lebih terfasilitasi untuk berbuat ikhlas. Mereka merasakan bahwa dengan yang ayat-ayat
yang sedang dibaca itu Allah telah berkomunikasi dengan hamba-Nya melalui
Rasulullah . Dengan membaca al-Quran al-Karim itu seorang hamba seharusnya
dapat lebih merasa komunikatif dan lebih dekat dengan tuhannya. Seharusnya
pula, membaca al-Quran al-Karim itu hanya boleh diniatkan untuk ibadah saja,
bukan untuk tujuan yang lain. Hal itu supaya al-Quran al-Karim itu dapat
membawa kemanfaatan yang hakiki bagi pembaca maupun pendengarnya, baik jasmani
maupun ruhaninya, baik untuk kehidupan dunia maupun kehidupan akhiratnya. Suatu
saat penulis bertanya kepada seorang teman yang biasa membacakan al-Quran
al-Karim untuk kepentingan ruqyah, penulis 322 - Menguak Dunia Jin bertanya:
Niat anda bagaimana ketika membaca ayat-ayat al-Quran dalam rangka meruqyah orang
yang sedang sakit itu.?,. Jawabannya : Niat meruqyah supaya sakit orang
tersebut mendapat kesembuhan dari Allah . Dengan jawaban itu penulis jadi
mengerti mengapa orang yang diruqyah itu tidak segera sembuh kerana menurut
penulis dia telah membaca ayat-ayat al-Quran dengan niat yang salah. Penulis
mengatakan kepadanya: Seandai-nya anda dalam membacakan al-Quran al-Karim itu
dengan niat melaksanakan ibadah yang ikhlas semata-mata hanya mengharapkan
ridho-Nya, barangkali orang yang sakit itu segera mendapat kesembuhan dari-Nya.
Oleh kerana niat anda salah, yaitu niat meruqyah dan tidak berniat semata-mata
mencari ridho-Nya, maka orang yang sakit itu tidak segera sembuh bahkan malah
kesurupan jin. Inilah yang terjadi akhir-akhir ini. Dengan pelaksanaan yang
mereka katakan ruqyah tersebut, para pendengarnya malah kesurupan jin. Bukan
ayat-ayat suci yang dibaca itu yang perlu dipertanyakan, akan tetapi tujuan dan
niatnya dalam membaca. Apabila niat itu tidak hanya satu, bahkan ada dua, tiga
atau empat, contohnya: Pertama niat ibadah yang ikhlas, RUQYAH dampak dan
bahayanya - 323 kedua niat meruqyah, ketiga niat jual kaset, keempat niat
bangga-banggaan serta menunjuk-kan kepada orang banyak bahwa hanya amalannya
saja yang sesuai dengan syariat islam sedangkan yang selainnya adalah syirik.
Kadang-kadang timbul niat baru dengan mendadak, seperti ternyata di sana ketemu
sang pacar sehingga niat menjadi bertambah lagi dan bertemu dengan calon mertua
maka niat itu bertambah lagi dan bertambah terus. Hal itulah yang dimaksudkan
dengan syirik di dalam niat, atau bersekutu di dalam tujuan. Apalagi manakala
niat-niat itu tidak seluruhnya adalah niat yang baik, melainkan niat yang
dicampur aduk antara kebaikan dan keburukan, bahkan dominan yang buruk daripada
yang baik. Itulah tanda-tanda perbuatan yang telah dilakukan orang-orang Bani
Israil yang terlarang bagi umat Muhammad . Allah telah memberikan peringatan
dengan firman-Nya: 324 - Menguak Dunia Jin Dan janganlah kamu menjual
ayat-ayat-Ku dengan harga yang murah, dan hanya kepada Akulah kamu harus
bertakwa - Dan janganlah kamu campuradukkan yang hak dengan yang bathil dan
janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu
mengetahui(QS.Al--Baqoroh:2/41-42) Apabila ternyata demikian keadaannya,
berarti orang yang membaca al-Quran al-Karim itu telah berbuat syirik di dalam
aspek tujuan. Berarti pula telah menjauh dari perlindungan Allah sehingga
kemudian setan jin dengan mudah dapat memperdaya mereka, bahkan merasuki
jiwanya sehingga orang yang asalnya sadar itu menjadi kesurupan jin seperti
orang gila. Syirik di dalam tujuan atau syirik di dalam niat, walaupun bobot
dosanya lebih ringan daripada bobot dosa syirik di dalam aqidah, akan tetapi
bagaimanapun perbuatan itu adalah perbuatan syirik yang dosanya tidak diampuni
oleh Allah . Artinya, orang yang berbuat syirik itu pasti akan
mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah. Di dunia boleh jadi
dengan musibah dan di akhirat dengan siksa neraka. Minimal, ibadah dan doa yang
dicampur dengan syirik itu tidak mendapatkan ijabah dari-Nya. Mereka tidak
mendapatkan perlindungan dari gangguan setan jin. RUQYAH dampak dan bahayanya -
325 Sesungguhnya batasan antara ikhlas dan syirik adalah sangat tipis sekali,
sehingga para awam sulit untuk dapat membedakannya. Seperti orang yang belum
pernah sama sekali minum susu, pastilah dia tidak dapat membedakan mana susu
yang murni mana yang campuran. Agar orang dapat membedakannya, seorang harus
banyak belajar dan latihan yang terbimbing. Seperti itu pula urusan tauhid dan
syirik. Demikian pula yang dimaksud dengan ikhlas. Sesungguhnya semua itu
adalah rasa-rasa yang halus yang ada di dalam hati manusia yang kadang-kadang
manusianya sendiri tidak dapat mengetahui dengan pasti. Hanya hamba-hamba Allah
yang sholeh yang hatinya sudah bersih dari sifat sombong dan riya. Mereka akan
mampu merasakan dan membaca tanda-tandanya sehingga mereka dapat membedakan
keduanya dengan benar. Contoh lagi: Seorang murid bertanya kepada gurunya
tentang tanda-tanda amal ibadah yang ikhlas yang diniatkan hanya semata-mata kerana
Allah Taala. Sang Guru diam tidak menjawab, maka muridnya bertanya lagi: Hai
guru mengapa engkau diam tidak menjawab..? Sang Guru menjawab: Apabila
pertanyaanmu aku jawab berarti bukan menunjukkan tanda-326 - Menguak Dunia Jin
tanda amal ibadah yang semata-mata kerana Allah akan tetapi supaya engkau
menganggap bahwa aku telah mampu melaksanakan amal ibadah yang semata-mata kerana
Allah. Ikhlas itu ditandai dengan diam dan tidak banyak dibicarakan, apabila
dengan menyalahkan amal orang lain. Seorangpun tidak dapat mengetahui apakah
niatnya itu sudah ikhlas atau belum. Asal sudah berbuat sesuai dengan ilmu yang
dimiliki dan diniati semata-mata kerana Allah maka selanjutnya diam, tidak
butuh dinilai siapa-siapa selain-Nya dan tidak peduli dengan pendapat orang
tentang dirinya, biar Allah saja yang menilainya. Adapun tanda-tanda keikhlasan
amal itu dapat dilihat dari sikap dan mental para pelakunya. Apabila amal
perbuatan tersebut disalahkan orang lain dan ternyata mereka marah-marah bahkan
dendam serta tidak mampu menerima dengan lapang dada, berarti sesungguhnya
manusia hanya berharap supaya dinilai oleh manusia bukan dinilai Allah . Kalau
ikhlas itu diucapkan melalui kata-kata, seperti contoh: Sungguh aku berbuat ini
tanpa pamrih, hanya semata-mata berniat ibadah dan hanya mengharapkan ridho
Allah belaka . RUQYAH dampak dan bahayanya - 327 Kalau yang demikian itu
diucapkan berkali-kali, apalagi di hadapan orang banyak, sungguh yang demikian
itu bukan berarti ikhlas akan tetapi supaya orang tersebut dianggap orang lain
Dapat Berbuat Ikhlas. Contoh lain lagi: Seorang murid bertanya kepada gurunya:
Apa resepnya sehingga aku dapat berbuat yang tanpa pamrih sebagaimana yang guru
perbuat kepada orang lain...?, gurunya menjawab: Tidak ada orang yang berbuat
tanpa pamrih kecuali hanya orang yang mabuk dan orang gila, hanya saja kerana
pamrihku tidak untuk di dunia, ketika kamu mencari pamrihku itu disini, kamu
tidak dapat menemukannya. Walhasil, barangkali lebih baik dan lebih menjadikan
kita aman dan selamat, apabila kita hanya melaksanakan apa yang kita yakini
saja dengan tanpa senang melirik dan meneliti apa yang diyakini orang lain,
apalagi dengan menghukumi syirik kepada mereka. Barangkali setiap orang pasti
mempunyai dasar dan ilmu dari apa yang mereka yakini. Demikian juga kita,
seharusnya kita merasa takut menjadi orang yang seperti maling teriak maling, kerana
kita selalu mensyirikkan orang lain padahal sejatinya kita sendiri adalah ahli
syirik. 328 - Menguak Dunia Jin Apakah kita pernah mengadakan perjanjian dengan
Iblis terlaknat, sehingga kita mendapatkan jaminan keselamatan terhadap segala
tipudaya tentara-tentaranya yang setia setiap saat, maka kita merasa aman dari
kesalahan-kesalahan yang setiap saat dapat terjadi pada diri kita..?, Padahal
Iblis telah bersumpah di hadapan Allah untuk selalu memperdaya umat manusia,
kecuali bagi mereka yang selalu dapat berbuat ikhlas kepada-Nya. Ancaman Iblis
tersebut telah diabadikan Allah di dalam kitab yang mulia, al-Quran al-Karim,
sebagai peringatan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah berfirman: Iblis
menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, -
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. - Allah berfirman:
"Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang
Ku-katakan". - Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan
jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka
kesemuanya. (QS.Shood:38/82-85) RUQYAH dampak dan bahayanya - 329 JALAN KEDUA :
Seorang Hamba Yang Bersyukur Salah satu tujuan utama setan dalam rangka
melancarkan tipudaya kepada manusia adalah supaya manusia tidak mampu bersyukur
atas nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada mereka. Setan berusaha
menjadikan manusia kufur nikmat, supaya manusia takut jatuh pailit dan fakir
sehingga mereka menjadi orang pelit dan kikir. Allah mengabarkan dengan
firman-Nya: Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kefakiran dan
menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan
daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha
Mengetahui(QS.Al-Baqoroh:2/268) Langkah pertama setan menakut-nakuti manusia
dengan kefakiran dan kemiskinan, berikutnya supaya dengan sifat kikirnya
manusia berbuat kejahatan. Langkah berikutnya supaya 330 - Menguak Dunia Jin
manusia saling menjatuhkan saingan kerana mereka takut usahanya menjadi jatuh
dan bangkrut, sehingga manusia saling membunuh sesama saudaranya. Ketika
manusia tidak berani membunuh jiwa temannya secara terang-terangan dengan
pedang dan tombak maka mereka saling membunuh eksistensi dan kehormatan sesama
saudaranya dengan gosip dan fitnah-fitnah. Tanda-tanda yang paling nyata bahwa
kesadaran manusia telah terkontaminasi oleh racun yang dimasukkan setan ke
dalam hatinya adalah sifat kikir. Sebaliknya kemampuan seorang hamba untuk
bersyukur atas segala kenikmatan sehingga mereka mampu menghapus sifat kikirnya
adalah merupakan tanda-tanda manusia telah terhindar dari salah satu perangkap
yang ditebarkan oleh setan jin kepada dirinya. Demikian itu yang dinyatakan
Iblis terlaknat dalam sumpahnya di hadapan Allah . Allah mengabadikan sumpah
tersebut dengan firman-Nya: Iblis menjawab: "Kerana Engkau telah menghukum
saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang- RUQYAH dampak dan bahayanya -
331 halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus kemudian saya akan mendatangi
mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan
Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (ta`at). (QS.Al-ARaaf:7/16-17).
Juga yang telah dinyatakan Allah dengan firman-Nya: Dan barangsiapa yang
dipelihara dari kekikiran dirinya maka mereka itulah orang-orang yang beruntung
(QS.At-Taghobun:54/16) Orang yang beruntung adalah orang yang perniagaan
hidupnya telah membuahkan hasil. Keuntungan itu berupa pemeliharaan Allah atas
sifat kikir yang ada dalam hatinya. Itulah buah mujahadah. Mereka
bersungguh-sungguh memerangi sifat kikir yang selalu dibisikkan setan di dalam
hatinya dengan melaksanakan shodaqoh di jalan Allah. Ketika buah ibadah itu
diturunkan di dunia, berupa kedamaian yang dapat menyinari hati, maka sifat
kikir itu segera sirna dan menjelma menjadi sifat syukur. Ayat-ayat di atas
merupakan indikator yang dapat dibaca oleh siapa saja. Apakah di dalam hati kita
terkena virus penyakit setan jin 332 - Menguak Dunia Jin atau tidak.
Tanda-tanda virus penyakit jin itu bukan sering kentut atau tidak dapat tidur,
tetapi adanya sifat-sifat bentukan yang dimasukkan setan jin di dalam karakter
kita. Kita takut miskin sehingga menjadi kikir. Kalau di dalam hati kita ada
sifat kikir dan takut menjadi miskin. Oleh kerana kedudukan penyakit itu bukan
di dalam jasad manusia, tetapi di dalam hatinya. Untuk merubahnya, kita tidak
cukup hanya diruqyah saja. Kita sendiri harus merubahnya dengan melakukan
mujahadah di jalan Allah. Mengeluarkan sebagian yang kita cintai untuk
memberikan kepedulian kepada fakir miskin. Mengganti sifat bentukan setan itu
dengan sifat-sifat bentukan pula, yaitu sifat pemurah dan sifat syukur yang
dapat dibentuk dari buah ilmu dan amal. Selama tanda-tanda penyakit itu masih
ada, berarti virus penyakit jin itu masih ada, berarti pula hati kita masih
sakit. Solusinya, segera hilangkan tanda-tanda itu dan gantilah dengan sifat
pemurah dan sifat syukur. Jika berhasil, berarti penyakit kita telah sembuh
Belajar bersabar dan bersyukur terhadap segala kehendak Allah , baik yang
menyenang-kan maupun yang menyusahkan adalah jalan-jalan utama yang dapat
menjadikan manusia terhindar dari segala tipudaya setan jin. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 333 Demikianlah yang sudah dilakukan oleh para Rasul dan para Nabi
serta wali-wali-Nya, sehingga Allah telah mengabadikan salah satunya, yaitu doa
Nabi Sulaiman dengan firman-Nya: Maka dia tersenyum dengan tertawa kerana
(mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo`a: "Ya Tuhanku, berilah aku
ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku
dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau
ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu
yang saleh". (QS.Al-Anam:27/19) Hakikat syukur adalah merasa senang atau
ridho kepada Sang Pemberi atas pemberian-Nya. Bukan semata kerana kenikmatan
itu sendiri, akan tetapi kerana kenikmatan itu adalah pemberian Sang Pemberi.
Apabila orang ridho kepada kenikmatan semata kerana kenikmatan, bukan kerana
kenikmatan itu adalah pemberian Sang Pemberi kenikmatan, berarti orang tersebut
bukan orang yang bersyukur tetapi orang yang 334 - Menguak Dunia Jin kufur
nikmat. Sebabnya, kerana yang dilihat dan dirasakan hanya pemberian bukan
pemberinya. Kalau orang ridho atas kenikmatan, juga ridho kepada Sang Pemberi
kenikmatan maka itulah orang yang bersyukur dan sekaligus orang yang mengenal
(marifat) kepada Sang Pemberi kenikmatan. Sebabnya, kerana dia sadar bahwa
dengan kenikmatan itu Sang Pemberi kenikmatan sedang mempunyai rencana untuk
dirinya. Kalau dia bersyukur atas nikmat tetapi tidak mengerti hikmah dibalik
kenikmatan yang diterima, berarti dia adalah orang yang bersyukur akan tetapi
bukan orang yang mengenal kepada Sang Pemberi kenikmatan. Contohnya ketika
orang diberi mobil oleh seorang Presiden misalnya. Kemudian hatinya merasa
senang dengan mobil itu tidak semata kerana mobil, akan tetapi kerana mobil itu
adalah pemberian seorang Presiden, maka dia adalah orang yang bersyukur dan
sekaligus orang yang kenal kepada Presiden. Hal tersebut manakala dia mengerti
apa maksud dan tujuan Presiden memberikan mobil itu kepadanya, apabila tidak,
berarti dia adalah orang bersyukur akan tetapi bukan orang yang mengenal
Presiden. RUQYAH dampak dan bahayanya - 335 Orang merasa senang kepada mobil
semata-mata kerana mobil, padahal mobil itu adalah pemberian seorang Presiden
berarti orang itu bukan orang yang bersyukur kepada Presiden akan tetapi orang
yang kufur kepada Presiden. Hal tersebut kerana dia hanya senang kepada
pemberian tetapi tidak senang kepada pemberinya. Bahkan boleh dikatakan orang
yang bodoh, kerana penglihatannya yang berlebihan kepada keadaan telah menutup
matahatinya untuk dapat melihat kepada kemungkinan. Dia akan dibenci oleh
pemberinya kerana yang memberi merasa tidak dihargai dengan pemberian itu.
Jadi, yang dimaksud syukur adalah rasa yang tersimpan di dalam hati yang
tanda-tandanya dapat terbaca melalui amal perbuatan yang dikerjakan. Orang yang
lisannya selalu mengucapkan kalimat syukur. Mereka bukan bersyukur kepada
kenikmatan yang sudah ada, tetapi hatinya hanya berharap tambahan dari
kenikmatan itu sebagaimana yang dijanjikan Allah kepada hamba-Nya yang bersyukur,
berarti mereka bukan termasuk orang yang bersyukur bahkan boleh jadi adalah
seorang rakus. Mereka memperalat janji Allah, padahal hatinya penuh dengan
sifat tamak yang berlebihan. 336 - Menguak Dunia Jin Orang yang syukur adalah
orang yang hatinya merasa ridho atas pemberian yang sudah ada, kemudian
lisannya melahirkan keridhoan itu dengan melafatkan kalimat syukur, sedangkan
perbuatannya mencerminkan akhlakul karimah. Apabila orang mampu bersyukur dan
berbuat ikhlas. Meski setiap hari dia sering kentut dan menguap. Orang tersebut
tidak harus diruqyah supaya jin yang ada ditubuhnya melarikan diri. Sebabnya,
dengan bersyukur dan ikhlas itu berarti iblis dan setan tidak punya kekuasaan
untuk memperdaya mereka. Sedangkan kentut dan menguap itu adalah kenikmatan
hidup yang harus disyukuri pula. RUQYAH dampak dan bahayanya - 337 Nikmat
Penciptaan dan Nikmat Pertolongan Seorang Ulama besar, yaitu Asy-Syekh Al-Imam
Al-Arif Billah, Abi Fadil Tajuddin Ahmad bin Muhammad bin Abdul Karim Ibnu
Athaillah Al-Assakandary . di dalam kitabnya yang berjudul Al-Hikam, berkata: -
. Yang artinya: Dua kenikmatan, yang setiap maujud yang ada pasti tidak
dikeluarkan kecuali dari keduanya, dan tidak boleh tidak bahwa setiap keadaan
pasti tegak dari keduanya, yaitu nikmat penciptaan dan nikmat pertolongan.
Pertama Allah menganuge-rahkan kepadamu dengan nikmat penciptaan dan kedua
Allah melindungi dan menjagamu dengan nikmat pertolongan. Tidak ada satupun
makhluk hidup di dunia ini kecuali ia telah mendapatkan dua kenikmatan itu,
yaitu nikmat penciptaan dan nikmat 338 - Menguak Dunia Jin pertolongan. Seorang
bayi yang diciptakan Allah di dalam rahim ibunya, sebagai nikmat pertama
baginya, dengan proses penciptaan dari kejadian yang satu kepada kejadian yang
lain selama sembilan bulan. Ketika saatnya ia dilahirkan di dunia, sesungguhnya
ia tidak akan dapat lahir dengan selamat seandainya tidak mendapatkan nikmat
kedua yaitu nikmat pertolongan. Tidak ada seorang pun yang mampu menceritakan
kejadian itu secara lengkap dan detail sebagaimana adanya. Keajaiban-keajaiban
yang sangat luar biasa saat terjadinya proses kelahiran dan detik-detik pertama
kehidupan anak manusia di dunia. Ketika seorang bayi untuk pertama kalinya
menghirup udara dunia, kemudian udara itu dapat dihembuskan kembali keluar
dengan paru-parunya, yang selanjutnya seketika itu juga bayi itu dapat bernafas
dengan sempurna. Tidak ada satu kekuatanpun yang dapat melindungi bayi itu,
ketika pertama kali kulitnya menerima terpaan udara cakrawala dunia setelah
selama sembilan bulan mengalami udara cakrawala yang sangat berbeda di dalam
rahim ibunya, selanjutnya ia dapat hidup sebagaimana manusia yang lainnya.
Sungguh! tidak ada yang RUQYAH dampak dan bahayanya - 339 mampu
menyelamatkannya kecuali hanya nikmat pertolongan Allah kepadanya. Kalau
seandainya tidak ada nikmat kedua itu, barang kali tidak ada manusia yang mampu
bertahan hidup sejak ia dilahirkan oleh ibunya. Banyak sekali
keajaiban-keajaiban yang terjadi di sana, tidak ada kata-kata yang dapat
menampung luasnya, kenikmatan-kenikmatan yang tidak mampu dihitung manusia.
Yang pasti, tidak ada seorangpun yang mampu mensyukurinya. Yang ada, manusia
hanya meminta kepada-Nya, apalagi ketika dia merasa ada permintaan yang belum
dikabulkan. Sebagian besar manusia hanya mengetahui kekurangan. Padahal untuk
mengetahui kekurangan itu saja, mereka harus menggunakan sarana yang sudah ada
di dalam jiwa-raganya. Sarana itu adalah instrumen kehidupan sebagai kenikmatan
penciptan yang boleh jadi selama hidupnya belum pernah disyukuri. Adakah orang
dapat mengenali dan menikmati nikmatnya makan, apabila ia terlebih dahulu tidak
mendapatkan kenikmatan indera perasa yang diciptakan Allah untuknya.?, adakah
orang dapat menikmati keindahan dunia apabila dia tidak terlebih dahulu
mendapatkan 340 - Menguak Dunia Jin kenikmatan mata?. Mengapa manusia hanya
selalu menuntut kenikmatan pertolongan dengan melalaikan kenikmatan
penciptaan.? Padahal seandainya tidak ada kenikmatan yang pertama manusia tidak
dapat merasakan kenikmatan yang kedua?. Sungguh benar firman-Nya : :( 34/13)
Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur. QS:34/13. Juga
firman-Nya: Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai karunia yang besar
(yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri
(nya). QS:27/73. Padahal hampir semua orang yang beriman sudah mengerti
konsepnya, yaitu firman Allah yang sangat terkenal, bahkan hampir selalu
dibacakan para dai dan para ulama di setiap majlis-majlis pengajian yang
diadakan, yaitu: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan:
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku
sangat pedih". QS:14/7. RUQYAH dampak dan bahayanya - 341 Semestinya,
dengan kewajiban mereka mensyukuri nikmat yang pertama saja, sudah cukup
menjadikan manusia tidak mampu menoleh lagi kepada nikmat-nikmat yang
berikutnya, kerana tidak ada satupun manusia mampu mensyukurinya. Padahal
apabila manusia tidak mau bersyukur, walau hanya nikmat yang pertama, apalagi
kalau sampai mereka mengkufurinya, berarti Allah telah menyediakan siksa yang
pedih baginya. Betapa banyak manusia adalah memang benar-benar telah kufur
nikmat kepada Allah. Maha Besar Allah dengan segala pengampunan-Nya. Kalau
tidak, tidak ada seorangpun mendapatkan keselamatan dalam hidupnya. Semua akan
terjerat dengan tipudaya setan jin, sehingga semua manusia akan mendapatkan
siksa yang pedih, baik di dunia dengan musibah dan berbagai macam penyakit yang
mematikan maupun di akhirat dengan siksa yang amat pedih di neraka jahannam
untuk selama-lamanya. Bolehkah seseorang disebut sebagai seorang hamba yang
bersyukur, apabila dia selama ini menganggap nikmat-nikmat hanyalah apa-apa
yang dapat dilihat oleh mata, sementara dia tidak pernah menyadari bahwa
sesungguhnya letak 342 - Menguak Dunia Jin kenikmatan yang hakiki dari apa yang
dilihat oleh mata itu adalah nikmat penciptaan mata.?. Dapatkah orang menikmati
apa yang dilihat oleh mata tanpa adanya nikmat penciptaan mata..?. Apabila
semua manusia tidak menjadi buta akibat dosa kufurnya terhadap penciptaan mata,
semata itu kerana Allah adalah Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Maha Besar Allah dengan segala Pengampunan-Nya. Seandainya tidak, maka tidak
ada seorangpun selamat dari gangguan setan jin dan siksa neraka akibat dosa
kufur yang tidak disadarinya. Apakah seseorang akan mampu berangan-angan untuk
memiliki dan mengendari mobil seandainya dia tidak mempunyai dua kaki yang
sehat dan sempurna? Barangkali dia hanya berangan-angan memiliki kursi roda.
Mengapa hanya kerana mobil tetangganya lebih baik dari mobilnya sendiri dan
harapan untuk memiliki mobil yang lebih baik belum terwujud manusia sudah
merasa tidak mendapatkan kenikmatan lagi ? Adakah yang demikian itu manusia
dapat dikatakan seorang hamba yang bersyukur sekedar kerana bibirnya dapat
mengucapkan kalimat syukur sedangkan di hatinya penuh dengan sifat kufur..?.
Maha Besar Allah dengan segala Pengampunan-Nya. RUQYAH dampak dan bahayanya -
343 Nikmat penciptaan yang lebih besar lagi adalah ilmu pengetahuan. Hanya
dengan ilmu pengetahuan manusia dapat menikmati kenikmatan hidup yang
terbentang luas di alam semesta ini. Dengan ilmu pengetahuan seseorang akan
mengetahui tingkat kasih sayang Allah kepada dirinya disaat dia melihat orang
lain yang tingkat pengetahuannya lebih rendah. Barangkali tanda-tanda syukur
akan ilmu pengetahuan itu tidaklah harus mensyirikkan dan membidahkan
saudaranya seiman, sekedar kerana perbuatan mereka tidak sama dengan
perbuatannya sendiri. Akan tetapi harus didekatinya dengan penuh kasih sayang
serta dibimbing ke jalan yang lebih benar. Kalau tidak demikian, berarti kita
masih mendapatkan nikmat penciptaan dan belum mendapatkan nikmat pertolongan.
Dalam kondisi yang demikian, berarti ilmu itu akan menjadi gelap kerana belum
ada sinar yang menerangi. 344 - Menguak Dunia Jin Rahasia Sumber Inayah
Kenikmatan terbesar bagi manusia adalah kenikmatan iman. Kenikmatan yang
datangnya semata pertolongan Allah yang sudah ditetapkan-Nya sejak zaman azali.
Itulah yang disebut inayah azaliyah. Hanya Allah yang menghendakinya, ketika
seorang hamba mampu beriman kepada-Nya. Ketetapan tersebut bukan disebabkan
hasil amal ibadah atau hasil keikhlasan hati, tetapi semata-mata anugerah yang
utama. Sebabnya, di zaman azali itu belum ada sesuatu, baik amal maupun
keikhlasan hati selain hanya anugerah Allah kepada hamba-hamba yang
dikehendaki-Nya. Ketetapan azaliyah itu kemudian ditulis oleh malaikat ruh di
dalam janin yang masih ada di dalam rahim ibunya bersamaan saat malaikat itu
meniupkan ruh kehidupan untuk janin tersebut. Rasulullah menegaskan hal itu di
dalam sebuah haditsnya: : RUQYAH dampak dan bahayanya - 345 Diriwayatkan dari
Abdullah bin Mas'ud berkata: Rasulullah adalah seorang yang benar serta dipercaya
telah bersabda: Kejadian seseorang itu dikumpulkan di dalam perut ibunya selama
empat puluh hari. Setelah genap empat puluh hari yang kedua terbentuklah
segumpal darah. Kemudian setelah genap empat puluh hari ketiga menjadi menjadi
segumpal daging. Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh serta
memerintahkan menulis empat perkara, yaitu ditentukan rezekinya, ajal
kematiannya, amalan serta nasibnya, yaitu akan mendapat kecelakaan atau
kebahagiaan. Maha suci Allah tiada Tuhan selain-Nya. Seandainya seseorang
mengerjakan amal sebagaimana yang dilakukan penghuni surga sehingga
kehidupannya hanya tinggal satu langkah menuju ke surga, tetapi disebabkan
ketentuan takdir yang terdahulu, niscaya dia akan melakukan amalan sebagaimana
yang dilakukan oleh penghuni Neraka sehingga dia memasukinya. Begitu juga
dengan mereka yang melakukan amalan ahli Neraka, disebabkan ketentuan takdir
yang terdahulu niscaya dia akan melakukan amal 346 - Menguak Dunia Jin
sebagaimana yang dilakukan penghuni surga sehingga dia memasukinya. Riwayat
Bukhari di dalam Kitab Permulaan Kejadian hadits nomor 2969. Riwayat Muslim di
dalam Kitab Ketentuan hadits nomor 4781. Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab
Ketentuan hadist nomor 2063. Sejak di dalam rahim itu, ternyata manusia sudah
ditentukan nasibnya. Mereka menjadi orang beriman atau orang kafir. Menjadi
orang bahagia atau celaka. Ketetapan itu tidak dirubah lagi kecuali manusia
sendiri yang merubahnya: Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum
sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.(QS.Ar-Rad:
15/11). Dengan perbuatan taat berarti yang asalnya jelek berubah menjadi baik,
dengan maksiat berarti yang asalnya baik akan menjadi jelek. Itulah
sunnatullah. Sejak sunnah itu diciptakan, selamanya tidak akan ada berubahan
lagi. Asy-Syeikh Al-Imam Al-Arif Billah, Abi Fadil Tajuddin Ahmad bin Muhammad
bin Abdul Karim Ibnu Athaillah Al-Assakandary Radliyallaahu Anhu berkata: Allah
mengetahui bahwa sesungguhnya seorang hamba sangat ingin mengetahui tetang kenyataan
rahasia Inayah, maka Allah berfirman: Allah RUQYAH dampak dan bahayanya - 347
menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. QS:3/74. Allah
mengetahui apabila mereka dibiarkan begitu saja dengan apa yang sudah dipahami
tersebut, mereka akan meninggalkan amal dan bergantung kepada kehendak azali,
maka Allah berfirman: Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dari orang-orang
yang berbuat baik. QS:7/56. Kepada kehendak segala sesuatu itu bersandar dan
bukan kepada segala sesuatu kehendak itu bersandar. Manusia harus mengenal asal
usul dan jati diri mereka. Manakala di dalam rahim itu Allah telah menetapkan
baik bagi mereka berarti asal usul mereka adalah baik. Tanda-tandanya, adanya
takdir baik berupa iman dan amal sholeh. Setelah manusia mengenal asal usul
tersebut melalui tanda-tandanya, selanjutnya takdir baik itu harus
ditindaklanjuti dengan amal sholeh sampai dengan derajat yang tidak terbatas.
Dengan melaksanakan amar maruf dan nahi mungkar serta berlomba-lomba di dalam
kebajikan manusia dapat membentuk jadi diri mereka menjadi seorang kholifah
bumi zamannya. Sebagai seorang kholifah bumi zaman, manusia bertugas menebarkan
rahmat Allah kepada makhluk yang ada di sekelilingnya. Itulah 348 - Menguak
Dunia Jin fungsi utama kekholifahan tersebut. Dengan fungsi itu manusia harus
melakukan beberapa hal, diantaranya: 1. Menyampaikan sifat rahmanrahim Allah
kepada manusia melalui sifat dan karakter serta pengabdian dan perjuangan hidup
yang dijalaninya. 2. Memancarkan Nur Allah melalui pantulan nur yang memancar
dari sinar wajah yang sejuk cerminan kesucian dan kebersihan yang terbit dari
lubuk hati. 3. Membangun dan menebarkan sendi-sendi kehidupan di alam persada
melalui amal bakti dan akhlakul karimah. 4. Menyampaikan inayah Allah kepada
yang berhak menerima melalui inayah yang telah didapatkan dari-Nya, 5.
Menyampaikan pertolongan Allah kepada yang berhak melalui pertolongan yang
telah diturunkan kepadanya, bahkan mengirim-kan inspirasi dan ilham kepada hati
manusia melalui inspirasi dan ilham yang didapatkan dari Rabnya. RUQYAH dampak
dan bahayanya - 349 6. Mendatangkan dan menurunkan hajat kebutuhan umat, baik
yang lahir maupun yang batin dari perbendaharaan ghaib yang tersimpan di
sisi-Nya melalui doa dan munajat yang dipanjatkan setiap pagi dan petang. Untuk
itulah Rasulullah Muhammad diutus di muka bumi. Melalui akhlakul karimah yang
terpancarkan prilaku hidupnya. Selanjutnya rahmat Allah menyebar keseluruh alam
semesta. Beliau bukan sekedar membawa agama baru, tetapi dengan agama baru itu
beliau mengemas kasih sayang kepada umat. Dengan itu supaya kehidupan makhluk
di muka bumi menjadi aman, makmur dan bahagia baik di dunia maupun di akhirat
nanti. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: :( 21/107) Dan tiadalah Kami
mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. QS:21107 Itu
adalah rahasia kekholifahan khusus yang dikhususkan bagi baginda Nabi . Melalui
nubuwah dan risalah yang diembannya, Beliau telah menebarkan rahmat Allah
kepada alam 350 - Menguak Dunia Jin semesta, baik rahmat lahir maupun rahmat
batin, baik di dunia maupun di akhirat. Beliau menebarkan rahmat itu tidak
hanya kepada alam manusia saja, tetapi juga meliputi alam jin dan bahkan alam
malaikat. Oleh kerana manusia adalah sumber pengelola potensi bumi, maka dengan
agama yang dibawa, manusia haruslah menjadi baik. Menjadi baik dalam perangai
maupun amal perbuatan, supaya kehidupan makhluk secara keseluruhan di muka bumi
akan menjadi baik pula. Sebaliknya apabila manusia menjadi jelek, berarti
kehidupan bumi juga akan menjadi jelek dan rusak pula. Allah menjelaskan dengan
firman-Nya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan kerana
perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari
(akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang
benar)(QS.Ar-Rum:30/41) Supaya di muka bumi tidak terjadi kerusakan lagi,
supaya manusia tidak menang-gung akibat kerusakan yang diperbuat sendiri,
RUQYAH dampak dan bahayanya - 351 maka manusia terlebih dahulu harus dibuat
menjadi baik, terutama hatinya. Untuk itulah agama diturunkan dan seorang Nabi
diutus di tengah manusia. Baik sebagai pemimpin (qudwah) maupun sebagai panutan
(uswah). Apabila manusia hatinya baik, berarti seluruh anggota tubuhnya akan
menjadi baik. Selanjutnya, kehidupan di muka bumi akan ikut menjadi baik pula.
Sejak zaman terutusnya baginda Nabi sampai dengan sekarang, sejarah telah
membukti-kan. Dari tanah yang tandus tanpa ilmu dan peradaban itu, menyebar
kemakmuran ke segenap pelosok dunia. Kemakmuran aspek jasmani maupun ruhani,
bahkan kebutuhan kehidupan lahir manusia di seluruh belahan bumi ini,
hampir-hampir bergantung kepada matrial yang dihasilkan oleh perut bumi dimana
saat itu baginda Nabi menjalankan tugas risalah dan nubuwah yang diembannya.
Itulah sistem kinerja sunnatullah, bahwa keberkahan yang tersimpan di dalam
perbendaharan ghaib-Nya, mampu digali dan dipancarkan kepada alam lahir melalui
keberkahan hati dan prilaku yang tersimpan di dalam fungsi kekholifahan yang
agung itu. Hanya Rasulullah Muhammad yang mampu berbuat demikian kerana baginda
Nabi 352 - Menguak Dunia Jin adalah seorang kholifah bumi sepanjang masa.
Beliau bukan hanya diutus untuk suku bangsanya sendiri sebagaimana para rasul
dan para Nabi terdahulu, akan tetapi untuk semua manusia. Dengan keutamaan itu,
bahkan sebelum hari kelahirannya, Beliau telah dijadikan wasilah di dalam
doa-doa yang dipanjatkan oleh orang-orang yang menunggu kedatangannya. Meskipun
kemudian, ketika beliau telah berada di tengah mereka, sebagian besar malah
mengingkari tugas dan fungsi itu. Keutamaan besar itu berupa syafaat agung yang
dianugerahkan Allah kepada Baginda Nabi. Adalah anugerah azaliyah yang tidak
diberikan kepada selainnya. Dengan syafaat itu Baginda Nabi menyelamatkan umat
manusia. Di dunia dengan inayah azaliyah sehingga orang beriman mampu
menindaklanjuti imannya dengan amal sholeh dan di akhirat dengan pengampunan
Allah sehingga umatnya yang berdosa selamat dari sikna neraka. Namun sayangnya,
hanya sedikit orang yang benar-benar mengetahui fungsi kekholifahan itu
sehingga jarang dari mereka boleh memanfaatkan fungsi syafaat tersebut untuk
kepentingan hidup mereka. Kebesaran dan kekhususan itu tergambar dari apa yang
terkandung di dalam pernyataan RUQYAH dampak dan bahayanya - 353 Allah ,
al-Quran surat al-Ahzab ayat 56: Bahwa Allah dan malaikat-Nya telah mencurahkan
rahmat dan keselamatan kepada Baginda Nabi. Dengan itu orang-orang beriman
diperintahkan untuk menggapai rahmat dan keselamatan itu dengan membaca
sholawat kepada Baginda Nabi. Allah berfirman: Sesungguhnya Allah dan
malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman,
bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya(QS.Al-Ahzab:33/56) Adakah yang lebih besar lagi dari itu? Itulah
satu-satunya pernyataan Allah Rabbul Alamin yang tidak pernah diberikan kepada
siapapun selain kepada Beliau, sekalipun kepada para malaikat-Nya. Rasululllah
Muhammad adalah satu-satunya manusia yang terpilih untuk menyebarkan rahmat-Nya
secara universal kepada alam semesta ini. Hanya baginda Nabi satu-satunya
manusia yang mendapatkan hak memberikan syafaat kepada umat manusia. Itulah
rahmat Allah terbesar dan yang terakhir setelah hari kiyamat 354 - Menguak
Dunia Jin sebelum masing-masing ahlinya ditempatkan di neraka atau di surga.
Keutamaan besar itu lebih tegas dinyata-kan Baginda Nabi di dalam salah satu
haditsnya. Rasulullah bersabda: : Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah
al-Anshari berkata: Rasulullah bersabda: Aku diberi lima perkara yang tidak
pernah diberikan kepada seorang Nabipun sebelumku. Semua Nabi sebelumku hanya
diutus khusus kepada kaumnya saja, sedangkan aku diutus kepada manusia yang
berkulit merah dan hitam yaitu seluruh manusia. Dihalalkan untukku harta
rampasan perang, sedangkan tidak pernah dihalalkan kepada seorang Nabipun
sebelumku. Disediakan untukku bumi yang subur lagi suci sebagai RUQYAH dampak
dan bahayanya - 355 tempat untuk sujud yaitu sembahyang. Maka barang siapa
apabila tiba waktu sembahyang walau dimanapun dia berada hendaklah dia mengerjakan
sembahyang. Aku juga diberikan pertolongan dapat membuat musuh merasa takut
dari jarak perjalanan selama satu bulan. Aku juga diberikan hak untuk memberi
syafaat. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Tayamum hadits nomor 419 Lima Solat
Fardu hadits nomor 2890. Riwayat Muslim di dalam Kitab Masjid Dan Tempat Solat
hadits nomor 810. Riwayat Nasai di dalam Kitab Mandi Dan Tayamum hadits nomor
429 Masjid 718. Riwayat Ahmad Ibnu Hambal di dalam Kitab Juzuk 3 Muka Surat
304. Riwayat Ad-Darimi di dalam Kitab Sholat hadits nomor 1353. Di
tengah-tengah umat yang mengingkari-nya, keberadaan beliau semasa hidupnya
bahkan telah mampu menjadi sebab tertahannya siksa Allah . Siksa yang
semestinya diturunkan kepada orang yang berbuat dosa. Demikian yang dinyatakan
di dalam hadits Nabi : : ( 356 - Menguak Dunia Jin ) Diriwayatkan dari Anas bin
Malik berkata: Abu Jahal berdoa: Wahai tuhanku sekiranya al-Quran ini benar
datang dari sisi-Mu, maka turunkanlah hujan batu dari langit atau timpakan
kepada kami siksaan yang pedih. Lalu turunlah ayat () Yang artinya: Dan Allah
tidak sekali-kali akan menyiksa mereka, sedangkan engkau wahai Muhammad ada di
antara mereka dan mengapa mereka tidak patut disiksa oleh Allah sedangkan
mereka menghalang-halangi orang-orang Islam dari Masjidil Haram. hingga akhir
ayat. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Tafsir Al-Quran hadits nomor 4281. Riwayat
Muslim di dalam Kitab Suasana Hari Kiyamat, Surga Dan Neraka hadits nomor 5004.
Hanya malalui gengaman tangan suci Syafiina Muhammad Rasulullah rahmat nubuwah
itu dari sumber rahasia yang azali kemudian dilimpahkan ke alam semesta sebagai
rahmat lil alamin. Rahmat itu selanjutnya RUQYAH dampak dan bahayanya - 357
menyebar, memasuki setiap lini kehidupan umat manusia di berbagai pelosok
belahan bumi melalui uluran tangan ulama pewaris dan penerus perjuangan yang
sekaligus adalah Ahli Bait Beliau Muhammad . Para ulama sejati tersebut,
sebagai kholifah bumi zamannya telah meneruskan tongkat estafet perjuangan para
pendahulunya. Mereka menyampaikan rahmat nubuwah yang diterima dari tangan sang
datuk menjadi rahmat walayah di tangan mereka untuk disampaikan kepada umat
sebagai inayah dari Allah . Dengan itu, manusia yang hatinya selamat menerima
Nur Tauhid Dan Nur Iman serta hidayah dari-Nya. Tidak henti-hentinya mereka
berpindah dari satu tempat ke tempat lain sambil berdagang menyeru manusia
kepada jalan Allah , baik melalui dakwah maupun dzikirnya, baik melalui
perjuangan maupun doa-doanya, silih berganti sambung menyambung sampai saat
hari kiyamat datang nanti. Dengan upaya seperti itu menyebabkan banyak orang
hatinya menjadi simpatik dan memeluk agama Islam. Sebagian dari mereka ada yang
dijadikan menantu oleh raja-raja setempat 358 - Menguak Dunia Jin yang akhirnya
berdirilah kerajaan Islam disana-sini. Sejarah telah membuktikan bahwa di tanah
Jawa yang dahulu penduduknya bukan penganut agama Islam, berkat kegigihan
perjuangan dan kekuasaan serta akhlakul karimah yang mereka pancarkan.
Sekarang, menjadi basis kekuatan Islam yang selalu mendapat perhitungan baik
oleh musuh maupun dunia Islam internasional. Merekalah para Wali Songodari
sembilan wali tersebut delapannya adalah dzurriyatur rasul. Bersama penduduk
negeri setempat sebagai pembela dan pengikut yang setia, dengan inayah Allah
yang ada di tangan, mereka telah berhasil memberantas sarang-sarang kemusyrikan
dan kezaliman di tanah Jawa. Mereka membumi hanguskan sarang-sarang kemungkaran
dan kemunafikan serta menancapkan sendi-sendi tauhid dan aqidah Islam dengan
penuh rahmatan lil alamin. Hasilnya, mayoritas penduduk Jawa itu sekarang
menjadi muslimin yang penuh dengan persaudaraan dan kedamaian. Sejak dahulu
sampai sekarang, dimanapun mereka berada, para ahli bait Nabi itu tidak
henti-hentinya mengajak manusia di jalan Allah. Ada yang melalui dakwah dan tulisan-tulisannya,
ada yang melaui dzikir dan mujahadahnya, ada yang melalui dzikir maulid dan
dzikir manaqibnya. RUQYAH dampak dan bahayanya - 359 Hal itu sebagaimana yang
telah dilakukan Sang Datuk dahulu. Semuanya itu hanyalah dijadikan sarana
bagaimana supaya manusia berbondong-bondong mendatangi panggilan Tuhannya.
Dimana-mana, diseluruh pelosok dunia, asal mereka disitu berada, manusia yang
hatinya selamat berbondong-bondong mengerumuni mereka pula. Kaum muminin itu
bersama-sama mengulurkan tangan menyambut uluran tangan mereka, untuk
mengharapkan dan mencari syafaat dan keberkahan Allah yang sudah dilimpahkan
kepada mereka. Hati yang percaya itu selalu menggapai rahmat khusus yang
diberikan secara khusus oleh Allah kepada mereka. Sejarah telah membuktikannya.
Barang siapa ingin mengetahui tentang kenyataan rahasia inayah atau rahmat
Allah yang paling utama itu. Demikianlah sunnah yang telah terjadi. Fenomena
telah berbicara di aman-mana. Realita tidak perduli meski orang-orang kafir dan
orang yang membencinya tidak mengakui kebesaran mereka. Hal itu kerana sejarah
telah membuktikan terhadap apa yang telah dinyatakan Allah dengan firman-Nya:
360 - Menguak Dunia Jin Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa
yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar(QS.Ali Imran:3/74)
Allah Tuhan Semesta Alam Yang Maha Pengampun Lagi Maha Pemurah dan Yang
Mempunyai Karunia Besar, sejak zaman azali telah menentukan, bahwa Rahmat Utama
itu dianugerahkan secara khusus hanya kepada Junjungan kita Nabi Besar Muhammad
. Nabi akhir zaman yang sekaligus sebagai penutup para Nabi sebelumnya. Rahmat
utama itu kemudian Baliau sampaikan kepada seluruh makhluk di seluruh alam
semesta sebagai Rahmatan Lil Alamin. Sejak itu sampai hari kiyamat dan bahkan
di hari akhirat nanti, manusia akan mendatanginya dengan berbondong-bondong
dari segala penjuru belahan bumi, mengulurkan tangannya untuk menggapai
limpahan syafaat dari Baginda Nabi . Mereka bagaikan laron-laron mengerumuni
lampu di kegelapan malam untuk mencari jalan kehidupan disana. Dengan rahmat
itu Allah menentukan pula bahwa ketaatan kepada Rasul identik dengan ketaatan
kepada Allah . Artinya hanya dengan mengikuti baginda Nabi kepada jalan RUQYAH
dampak dan bahayanya - 361 yang sudah ditempuhnya, maka disitulah letak jalan
kepada Allah yang benar. yaitu: Jalan yang lurus, - jalan yang telah ditempuh
oleh orang-orang yang telah Allah anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan
mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang tersesat. Allah telah menegaskan
dengan firman-Nya: Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah
menta`ati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu), maka Kami
tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka(QS.An-Nisa:4/80) Kalau
selama ini orang belum pernah mengetahui dan mengenali jalan lurus yang telah
siapkan Allah tersebut. Jalan hidayah yang maksud di balik rahasia ayat-ayat
al-Quran yang selalu dibaca orang beriman di saat mereka mengerjakan sholat
mereka. Maka sejak sekarang hendaklah mereka mencurahkan perhatian penuh kepada
rahasia sumber inayah tersebut. Mereka hendaknya mengadakan penelitian yang
mendalam terhadap tapak tilas ulama sejati itu. Dengan itu supaya sejak
sekarang juga mereka dapat mengenali jalan lurus itu. 362 - Menguak Dunia Jin
Kalau tidak, selama hidupnya mereka tidak akan menemukan jalan lurus itu lagi.
Selanjutnya apabila ketidaktahuan itu kemudian terlanjur dibawa pergi keliang
kubur bersama ajal kematian, berarti mereka tinggal menunggu apa yang akan
terjadi setelah hari kematian itu. Di hari kebangkitan kelak mereka akan
dibangkitkan dalam keadaan buta kerana selama hidupnya di dunia matahati mereka
terlebih dahulu telah menjadi buta terhadap jalan lurus yang mereka harapkan
itu. Allah telah memberikan peringatan dengan firman-Nya: (Ingatlah) suatu hari
(yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa
yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca
kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun Dan barangsiapa yang buta
(hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula)
dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)(QS.Al-Isra:17/71-72) Oleh kerana
selama hidupnya di dunia manusia telah mengikuti seorang pemimpin yang RUQYAH
dampak dan bahayanya - 363 dapat membimbing ibadah dan menyampaikan perjalanan
ruhaniyah menuju kepada Allah . Di akhirat nanti, mereka akan dihidupkan
kembali bersama pemimpin yang mereka ikuti dahulu di dunia. Sebaliknya, oleh kerana
sebagian besar manusia selama hidupnya tidak pernah mengenali jalan lurus itu.
Hanya mata lahir mereka yang dapat melihat sedangkan mata batinnya buta. Mereka
hanya memilih mengelola kehidupan duniawi yang sementara dengan melupakan
kehidupan ukhrowi yang selama-lamanya. Di akhirat nanti mata mereka menjadi
lebih buta dan mereka akan lebih tersesat dari jalan yang sebenarnya. Dari
rahmat utama yang ada di tangan manusia utama itu, terbentuklah jaringan
komunitas persaudaraan antara sesama manusia dengan tulus dan ikhlas. Mereka saling
mencintai semata-mata hanya kerana Allah . Ukhuwah itu telah mengakar kuat dari
porosnya, yang cabang dan rantingnya telah menyebar sampai kepada pelosok
belahan bumi yang terpencil sekalipun. Itulah Ukhuwah Islamiyah. Semenjak
panji-panji pertama dengan jerih payah dan bahkan dengan bersimbah darah
berhasil dikibarkan oleh para tokoh utamanya di bawah pimpinan langsung seorang
Rasul . 364 - Menguak Dunia Jin Sampai sekarang panji-panji itu tetap berkibar,
bahkan gaungnya semakin besar. Terbukti dengan semakin besarnya minat
anggotanya untuk menenggak kesejukan minuman yang disajikan oleh ritual ukhuwah
itu lewat ibadah haji di Haramain (Makkah Madinah). Asy-Syekh Ibnu Athaillah
berkata: [Allah mengetahui apabila mereka dibiarkan begitu saja dengan apa yang
sudah dipahami, mereka akan meninggalkan amal dan bergantung kepada kehendak
azali, maka Allah berfirman: Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dari
orang-orang yang berbuat baik. QS:7/56]. Kalau manusia dibiarkan dengan paham
azaliyah, bahwa khoirihi wa syarrihi minallah, (baiknya dan jeleknya dari
Allah) maka mereka cenderung berbuat malas dan meninggalkan amal usaha. Mereka
hanya menggantungkan diri kepada kehendak Allah yang azali. Dengan dalih
bertawakkal kepada Allah padahal sekedar alasan untuk meninggalkan ikhtiar
sebagai pelampiasan rasa malas dan putus asa. Akibatnya, boleh-boleh kehidupan
di muka bumi menjadi lumpuh total. Hal itu kerana manusia tidak mempunyai
inisiatif untuk bekerja dan berusaha. Mereka hanya menunggu apa yang datang
dari langit. Untuk itu Allah telah membuka salah satu pintu-Nya lagi RUQYAH
dampak dan bahayanya - 365 terhadap apa yang ada di balik rahasia qada dan
qadar-Nya. Allah berfirman: Dan berdo`alah kepada-Nya dengan rasa takut dan
harap. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dari orang-orang yang berbuat
baik(QS.Al-Araaf:7/56) Manusia tidak sekedar diperintah untuk berdoa saja,
namun juga harus berusaha. Hal itu kerana rahmat Allah itu berada di dekat
komunitas orang-orang yang baik tersebut. Artinya, doa yang dipanjatkan dengan
rasa takut dan harap itu haruslah sekedar dijadikan dasar pijakan hati bagi apa
yang dicari dan diusahakan secara lahir. Hasilnya, ketika doa tersebut telah
menghasilkan petunjuk dan hidayah di dalam hati sebagai isyarat atau ilham dari
Allah , maka hidayah itu harus ditindaklajuti lagi dengan amal dan usaha.
Dengan inayah-Nya usaha seorang hamba akan mengarah kepada sasaran yang
diharapkan dengan benar, yaitu anugerah-anugerah yang sudah disiapkan sejak
azali. Di tengah komunitas orang-orang yang berbuat baik (al-Muhsinin), yaitu
orang yang selalu berdoa kepada Allah dengan rasa takut dan harap, baik dengan
sendirian maupun secara 366 - Menguak Dunia Jin berjamaah. Disitulah letak
sasaran yang diharapkan itu, kerana dari tempat seperti itu sumber rahmat Allah
akan terus-menerus memancar, sehingga usaha manusia akan mendapatkan kemudahan
dari-Nya berkat doa-doa yang mereka panjatkan itu. Hal itu boleh terjadi, kerana
doa-doa itu telah menjadi penyebab sumber kehidupan dan keberkahan memancar
bagi daerah sekeliling mereka. Demikianlah yang terjadi dimana-mana. Di tempat
yang mereka tinggali, yang asalnya sepi dan mati, ketika manusia sudah
mengetahui keberadaan mereka beserta kelebihan-kelebihan mereka, daerah itu
kemudian menjadi hidup dan bergairah. Orang-orang berdatangan dari segala
penjuru negeri untuk mengambil berkah dari mereka, mencari obat kesembuhan bagi
penyakit-penyakit yang diderita, baik penyakit lahir maupun penyakit batin.
Baik penyakit jasmani maupun penyakit ekonomi Itulah kenyataan yang terjadi
sejak dahulu sampai sekarang, bahkan sampai dengan sesudah mereka mati. Oleh kerana
setiap saat banyak orang berziarah ke makam mereka, maka ekonomi di daerah itu
menjadi bangkit dan hidup bahkan mampu menjadikan sebab kemakmuran bagi daerah
sekitarnya. Demikianlah kenyataan RUQYAH dampak dan bahayanya - 367 kasat mata
yang tidak boleh dipungkiri, bahwa keberkahan Allah telah mampu menghidupi
orang hidup melalui kehidupan orang yang sudah mati. Meskipun dimana-mana masih
banyak orang yang mengingkari jasa-jasa mereka. Orang yang ingkar kepada
keutamaan para ulama pewaris nabi itu mengatakan syirik kepada orang-orang yang
datang berziarah kekuburan mereka. Ziarah kubur para wali yang mulia itu
dianggap perbuatan mungkar yang harus dibumi hanguskan dari muka bumi.
Barangkali itu benar kalau para peziarah itu sekedar minta kepada kuburan!
Orang-orang itu datang dari tempat yang jauh untuk minta kepada batu mati yang
menancap di atas seonggok tanah kering, siapa yang tidak mengerti bahwa hal
tersebut adalah perbuatan syirik..! Kalau memang benar bahwa orang yang setiap
hari datang kekuburan para waliyullah itu berbuat syirik..? Sekarang ada
pertanyaan; Sekiranya yang dikubur di bawah seonggok tanah kering yang
ditancapi batu mati itu adalah jasad kita, maukah orang-orang yang berbuat
syirik itu menziarai kuburan kita? Kalau tidak, apa bedanya jasad kita dengan
jasad para waliyullah itu? Ada apa di dalam jasad kita dan ada apa pula di
dalam jasad mereka, padahal 368 - Menguak Dunia Jin sama-sama jasad yang sudah
mati.? Mengapa jasad para wali itu dapat menarik hati orang sekian banyak
sehingga setiap hari datang dari tempat yang jauh sekedar ziarah atau
tabarrukan sedang kepada jasad kita tidak? Barangkali ada sudut pandang yang
agak berbeda sehingga hati yang mulia telah menjadi salah sangka. Kalau orang
bertanya: Mengapa orang banyak itu jauh-jauh dengan bersusah payah mau datang
kekuburan orang yang sudah mati? Jawabannya gampang sekali, kerana mereka itu
adalah orang-orang yang bodoh sehingga mampu berbuat yang tidak masuk akal.
Masak orang sudah mati kok kuburannya sampai didatangi dari jauh-jauh. Akan
tetapi coba pertanyaannya agak dirubah sedikit: Ada apa di kuburan para ulama
sejati itu? Mengapa setiap hari orang-orang dari tempat yang jauh didatangkan Allah
kesana? Mengapa orang-orang itu tidak didatangkan ke kuburan kita.?. Jawabannya
agak sulit kerana ia membutuhkan ilmu yang luas dan penelitian yang panjang
kecuali bagi orang-orang yang hatinya ada inayah dari Allah sehingga nur
imannya mampu menyinari perbendaharaan ilmu yang ada di bilik akalnya. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 369 Bukankah semua orang beriman tahu bahwa apa saja
yang terjadi, itu pasti terjadi dengan takdir Allah . Pertanyaannya seharusnya
begini: Mengapa orang banyak itu setiap hari dari jauh-jauh ditakdirkan Allah
datang di kuburan para waliyullah itu, tetapi tidak ditakdirkan datang ke
kuburan kita..? Ada rahasia apa di balik itu? Kalau pertanyaan yang dilontarkan
seperti itu, barangkali siapapun dapat menemukan jawabannya asal pertanyan itu
dilontarkan dengan hati yang selamat. Kalau tidak, berarti hati kita yang perlu
diteliti, barangkali di dalamnya sudah tercemar oleh virus penyakit yang
dimasukkan oleh setan jin. Jawabannya ialah: Sesungguhnya yang demikian itu
adalah buah ibadah. Para Wali itu sekarang sudah menuai bibit yang dahulu
mereka tanam. Mereka dahulu menanam bibit kasih sayang kepada umat yang dikemas
di balik perjuangan dan doa-doa mereka. Hal itu mereka lakukan semata bentuk
keprihatinan hati mereka kepada keselamatan orang lain. Sekarang bibit itu
telah menjadi pohon dan berbuah. Mereka didoakan kembali oleh manusia-manusia
yang berterima kasih terhadap jasa-jasa mereka. Para Wali itu didatangi dan
didoakan oleh orang-orang yang telah merasakan kenikmatan 370 - Menguak Dunia
Jin iman yang ada di dalam hatinya hasil jerih payah yang dahulu telah mereka
kerjakan. Hal itu sebagai bentuk dzikir Allah kepada para Wali itu kerana
mereka dahulu telah berdzikir kepada Allah melalui keperihatinan hatinya kepada
umat manusia sepanjang hidupnya. Demikian itu hanyalah sekedar bentuk
pelaksanaan janji Allah yang tidak akan pernah dipungkiri-Nya, bahwa Allah
telah berfirman yang artinya: Kerana itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku
ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu
mengingkari (ni`mat) Ku. QS: al-Baqoroh 2/152. Jika kita ingin mendapat
kegembiraan seperti kegembiraan mereka. Di saat keluarga kita saja
kadang-kadang telah melupakan jasad mati kita, orang lain didatangkan Allah
dari segala penjuru tempat sekedar untuk memberikan kegembiraan kepada
kehidupan yang ada di balik jasad yang sudah mati itu. Sejak sekarang, terlebih
dahulu kita harus mampu membuat hati orang lain bergembira. Dengan itu, ketika
hati kita sedang sepi di dalam penantian yang panjang di alam kubur, Allah
menghibur dengan datangnya orang lain menziarai kuburan kita. RUQYAH dampak dan
bahayanya - 371 Namun demikian, untuk menggembirakan hati orang lain itu bukan
persoalan yang mudah. Hal itu kerana terlebih dahulu orang harus mampu
mengorbankan kegembiraan hatinya sendiri. Solusinya, terlebih dahulu orang
harus mampu membebaskan hatinya dari karakter duniawi yang tidak terpuji.
Hasilnya, setelah terjadi pengosongan, yang masuk kemudian adalah karakter
ukhrowi. Dengan itu, menjadikan orientasi hidup mereka arahnya menuju kepada
kenikmatan ukhrowi. Ketika kenikmatan ukhurowi tersebut mampu dirasa lebih
nikmat daripada kenikmatan duniawi, baru orang mampu mengorbankan kegembiraan
duniwainya untuk kegembiraan orang lain. Sebabnya, hanya dengan jalan itu orang
mendapatkan kenikmatan ukhrowi yang mereka dambakan setiap hari. Ketika
kejelekan karakter duniawi yang keluar masuk di dalam hati orang-orang yang
beriman sudah tidak sempat lagi membekaskan kejelekan. Ketika fitnah-fitnah yang
semestinya membakar telinga malah menyejukkan hati mereka. Itulah pertanda hati
orang yang suka berbuat ihsan (al-Muhsinin), kerana yang terlihat oleh matahati
dari realita yang dihadapi hanyalah Allah dengan segala qada dan qadar-Nya.
Hanya irodah dan takdir-Nya, yaitu kehendak-Nya yang azaliyah untuk mentarbiyah
seorang 372 - Menguak Dunia Jin hamba yang dicintai-Nya. Dada mereka bagaikan
hamparan bumi, apa saja boleh masuk, boleh kotoran boleh penyakit, akan tetapi
yang keluar darinya hanyalah kebaikan dan obat belaka. Layaknya seperti seorang
dokter, sungguhpun setiap saat mereka harus bergulat dengan penyakit dan orang
sakit, tapi dokter yang sejati itu selamanya tidak akan tertular oleh penyakit
orang sakit. Kalau ada orang mengaku dokter tetapi dia masih sempat tertular
penyakitnya orang sakit, berarti orang tersebut adalah dokter yang
berpenyakitan. Oleh sebab itu jauhilah segera, jangan-jangan malah dia adalah
sumber penyakit itu. Keberadaan seorang muhsinin yang sejati, dimana-mana akan
menjadi bagaikan tambang kebaikan, kerana setiap tarikan nafas serta detak
jantung mereka hanya dimuati dengan pengabdian yang hakiki. Mereka membantu
menyelesaikan permasalahan umat sehingga kadang-kadang melupakan urusan
pribadi. Kebanyakan orang datang kepadanya untuk sekedar mengadu dan mencari
solusi, bahkan tidak peduli walau dia sendiri sedang bersedih. Semakin banyak
orang yang mengenalnya, semakin banyak pula masalah yang harus dihadapi.
Akibatnya, semakin lama dadanya RUQYAH dampak dan bahayanya - 373 menjadi
bagaikan bak sampah, kerana hanya dipenuhi kesusahan dan kesedihan orang-orang
yang mengelilingi. Itulah dokter-dokter ummat, dengan amanat yang ada dalam
pundak mereka. Amanat itu mendorong mereka untuk menghidupkan dzikir dan
mujahadah malam. Ketika doa-doa yang ikhlas itu mendapatkan ijabah dari-Nya,
maka jadilah ijabah itu sebagai sebab terbukanya pintu rahmat-Nya kepada umat.
Dari sebab linangan air mata yang meleleh di pipi mereka. Mereka menangisi
kesedihan umat, kadang-kadang menjadikan sebab Allah menurunkan air hujan di
daerah yang ditangisinya. Konon, apabila di Baitullah Makkah al-Mukarromah,
selama tujuh hari saja mereka absen tidak melakukan thowaf, berarti hari
kiyamat segera akan datang. Sebagian mereka bagaikan pelita-pelita bumi. Di
siang hari keberadaan mereka tidak tampak kerana kesibukan lahir untuk menutupi
kebutuhan hidup sehari-hari, akan tetapi di malam hari, bersama gemerlap
bintang di langit, mereka sanggup menjadi penerang jalan bagi sang musafir yang
sedang bersedih hati. 374 - Menguak Dunia Jin Wahai laron-laron liar yang ingin
mencari penerang jalan, segeralah mendekat kesana, mencari dimana mereka
menyembunyikan mutiara. Dengan itu supaya sang laron yang nakal dan tidak tahu
diri itu dapat menemukan anugerah Allah yang sudah disiapkan baginya. Sungguh
benar Allah dengan firman-Nya: Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat dari
orang-orang yang berbuat baik. QS:7/56. Asy-Syekh Ibnu Athaillah meneruskan
konsepnya dan berkata: [Kepada Kehendak, segala sesuatu itu bersandar dan bukan
kepada segala sesuatu, Kehendak itu bersandar]. Apabila akal sedang buntu untuk
memahami apa yang sedang terjadi di depan mata, sedangkan mata tidak mampu
membeda-kan mana yang kehendak Allah dan mana yang kehendak manusia secara
basyariyah. Orang tidak mampu membedakan mana yang irodah azaliyah dan mana
yang irodah hadits miliknya, maka hati hendaklah segera berlari kepada Allah.
Al-Quran dan hadits adalah penerang jalannya. Oleh kerana Allah yang
menciptakan manusia, maka hanya Allah-lah yang paling mengetahui segala yang
ada di dalam jiwanya. Allah berfirman: RUQYAH dampak dan bahayanya - 375 (dan)
barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia
mempunyai cahaya sedikitpun(QS.An-Nur:24/40) Yang pasti, datangnya inayah
hanyalah dari kehendak-Nya. Barang siapa yang tidak dikehendaki untuk
mendapatkannya, sedikitpun tidak akan memiliki inayah di dalam hidupnya.
Maksudnya, seorang hamba boleh berusaha dan berdoa, bahkan hendaknya berusaha
dan berdoa dengan sekuat tenaga, tetapi mereka tidak boleh bersandar hanya
kepada usaha dan doa itu saja, melainkan harus disandarkan kepada kehendak-Nya.
Usaha dan doa seorang hamba tidak akan sia-sia kerana usaha dan doa itu adalah
ibadah. Ternyata ada kenikmatan yang agung sebagai nikmat penciptaan yang
dilupakan manusia padahal saat itu mereka sedang berusaha mendapatkan nikmat
pertolongan. Ketika orang sedang meruqyah, kenikmatan pertolongan itulah yang
mereka harapkan. Dengan kenikmatan pertolongan itu supaya orang yang sakit
mendapatkan kesembuhan dari Allah . Namun sayangnya mereka saat itu melupakan
nikmat penciptaan yang ada dalam diri mereka. Itulah nikmat inayah azaliyah,
yaitu bahwa pada saat 376 - Menguak Dunia Jin itu mereka sedang ditakdirkan
Allah membaca ayat-ayat al-Quran al-Karim. Seandainya nikmat penciptaan itu
mampu disyukuri manusia. Rasa syukur itu diterapkan di saat mereka sedang
meruqyah, dengan izin Allah setan jin yang ada di tubuh orang yang sedang sakit
itu akan segera lari terbirit-birit. Setan jin itu tidak mampu lagi mengganggu
orang yang sedang sakit, sehingga orang yang diruqyah itu tidak muntah dan
kencing di Masjid. Dengan mensyukuri nikmat penciptaan itu, tidak hanya orang
sakit menjadi sembuh, tetapi juga orang yang tidak sadar atas kekeliruan yang
diperbuat, dengan hidayah Allah akan menjadi sadar dan bertaubat serta
memperbaiki kesalahan. Walhasil, salah satu upaya supaya manusia mendapatkan
perlindungan dari gangguan setan jin adalah berusaha dapat mensyukuri segala
kenikmatan yang telah dianugerahkan kepada-nya. Baik nikmat penciptaan maupun
nikmat pertolongan. Nikmat-nikmat itu, apabila manusia mau menghitungnya pasti
mereka tidak akan sanggup menghitungnya, demikian yang telah ditegaskan Allah
dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 377 Dan jika kamu menghitung-hitung
ni`mat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang(QS.An-Nahl:16/18) Hanya Allah
yang memberikan hidayah kepada hamba-Nya. Semoga Allah menjadikan kita sebagai
hamba-Nya yang mau bersyukur sehingga dapat menjadikan kekuatan untuk menolak
segala tipudaya setan yang ada, baik setan jin maupun setan manusia. 378 -
Menguak Dunia Jin JALAN KETIGA : Berdzikir dengan Dasar Takwa Salah satu upaya
manusia untuk mendapatkan perlindungan Allah dari gangguan setan jin adalah
melaksanakan dzikir dan wirid dengan cara yang benar. Dzikir dan wirid dengan
dibimbing guru ahlinya. Itu dilaksanakan dengan tujuan tidak hanya untuk
menjaga diri dari gangguan jin, tetapi juga untuk dapat menaggulangi akibat
gangguannya. Namun demikian dzikir dan wirid itu harus dilaksanakan hanya
dengan dasar takwa. Artinya semata melaksanakan pengabdian yang hakiki
kepada-Nya. Demikian Allah menunjukkan jalan kepada hamba-Nya dengan
firman-Nya: Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was
dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat
kesalahan-kesalahannya( QS.Al-Araaf:7/201). RUQYAH dampak dan bahayanya - 379
Hanya amal ibadah yang dilaksanakan oleh orang yang bertakwa saja yang akan
diterima di sisi Allah. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: Sesungguhnya
Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa(QS.Al-Maidah:5/27)
Lebih khusus lagi Allah mengabarkan dalam firman-Nya, bahwa doa-doa yang dilaksanakan
secara berjamaah atau yang lazim disebut istighotsah adalah doa yang akan lebih
mendapatkan ijabah dari-Nya. Dengan doa tersebut Allah akan meturunkan para
malaikat yang dapat memperkuat sistem penjagaan yang sudah ada, baik terhadap
orang-perorang secara individu maupun untuk membentengi suatu kaum dalam suatu
wilayah tertentu, bahkan untuk memperkuat pasukan yang sedang berperang di
medan perang. Allah berfirman, mengabadikan peris-tiwa yang pernah dialami
Baginda Nabi pada saat perang Badar. Nabi melaksanakan istighotsah seorang diri
pada malam hari sebelum peperangan tersebut berlangsung. Dengan 380 - Menguak
Dunia Jin istighotsah tersebut Allah menurunkan bala bantuan malaikat yang
berjumlah seribu malaikat: (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada
Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan
mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang
berturut-turut". - Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan
itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram kerananya.
Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana(QS.Al-Anfal:8/9-10) Berdzikir adalah sarana untuk
menghan-tarkan munajat seorang hamba kepada Tuhannya. Dzikir laksana kendaraan
yang dinaiki sedangkan tujuan munajat adalah laksana penumpang yang
mengendarai. Allah telah menegaskan dengan firman-Nya: RUQYAH dampak dan
bahayanya - 381 Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah
kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan
amal yang saleh dinaikkan-Nya(QS.Fathir:35/10) Seorang hamba berjalan di jalan
Allah . Mereka mengharapkan sesuatu yang boleh diharapkan kepada-Nya, baik
berupa kemudahan hidup, pertolongan, perlindungan maupun penanggulangan akibat
gangguan setan jin. Berdzikir adalah satu-satunya jalan yang terdekat untuk
sampai kepada-Nya. Dzikir adalah obat kegelisahan hati, penawar kerinduan,
penyejuk kegersangan, pencair kebekuan, penyala obor semangat perjuangan,
penerang jalan, penyam-bung hantaran, pembuka ikatan, teman dalam perjalanan
dan kunci segala pintu pertemuan. Dzikir adalah ruh ibadah sebagaimana yang
ditegaskan Allah dengan firman-Nya: Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak
ada Tuhan (yang haq) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk
mengingat Aku(QS.Toha:20/14). Shalat adalah ibadah yang paling utama. Itu
apabila dilaksanakan semata hanya untuk berdzikir kapada Allah . Ibadah apa
saja, baik 382 - Menguak Dunia Jin vertikal maupun horizontal, baik sholat
maupun membaca Al-Quran al-Karim, apabila di dalamya tidak ada ruh dzikir,
berarti bukan ibadah. Perbuatan itu boleh jadi adalah ibadah yang bertujuan
kepada selain-Nya. Sebagai ibadah yang penuh kesombongan dan riya. Ibadah yang
tujuannya supaya orang memiliki kesaktian atau kelebihan-kelebihan, atau boleh
jadi hanya sebagai jalan supaya orang mendapatkan pujian. Ibadah sebagai alat
untuk mencari harta karun ghaib dalam bayangan, atau sekedar untuk bonceng
kehidupan. Mereka mengaku ibadah padahal sekaligus menjual kaset rekamam, atau
boleh jadi sekedar seperti orang mabuk, sehingga tujuan ibadah itu melayang
entah kemana. Di dalam ayat yang lain Allah berfirman: Hai orang-orang yang
beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang
sebanyak-banyaknya(QS.Al-Ahzab:33/41) Dzikir yang sebanyak-banyaknya, artinya,
dzikir di waktu siang dan malam, baik di laut, di darat maupun di udara, di
dalam perjalanan dan di rumah, di saat sehat dan sakit, di saat kaya dan RUQYAH
dampak dan bahayanya - 383 miskin, di saat susah maupun senang, di saat sedang
sempit maupun sedang lapang. Asy Syekh Ibnu Athaillah di dalam kitabnya
al-Hikam menyampaikan: Dzikir dibagi menjadi empat tingkat, sekaligus merupakan
empat tahapan yang harus dapat diselesaikan oleh seorang hamba yang berjalan di
jalan Allah. Empat tingkat dzikir itu yaitu: Pertama: adz-dzikru maa wujudi
ghoflah. Yaitu dzikir dalam keadaan lupa kepada Allah. Kedua: adz-dzikru maa
wujudi yaqodhoh. Yaitu dzikir dalam keadaan sadar bahwa ia sedang berdzikir di
hadapan Allah. Ketiga: adz-dzikru maa wujudi khudhur. Yaitu dzikir dengan hati
yang hadir di sisi Allah. Keempat: adz-dzikru maa wujudi ghaibati amma siwah.
Yaitu dzikir dengan hilangnya selain yang di-dzikiri, yaitu dzikir yang menjadikan
fananya yang selain Allah sehingga yang ada dalam hatinya hanya Allah semata.
Sedangkan sebagian ulama sufi membagi dzikir menjadi dua bagian, Pertama
membaca 384 - Menguak Dunia Jin kalimat dzikir, dan kedua berdzikir dengan
kalimat dzikir. Pertama : Membaca kalimat dzikir, yaitu orang yang lisannya
membaca kalimat Laa ilaha illa Allah , tetapi hatinya kosong dari apa yang
dimaksud bacaan tersebut. Orang tersebut boleh jadi tidak termasuk kategori
sebagai orang yang mengingat (berdzikr) Allahkerana hanya lisannya yang
melafatkan kalimat dzikir padahal hatinya kosong dari ingat kapada Allah. Namun
demikian asal pekerjaan itu dilaksanakan dengan hati yang ikhlas, dengan
melafatkan kalimat dzikir itu mereka akan mendapatkan pahala. Membaca kalimat
dzikir inilah yang dimaksud dengan berdzikir dalam keadaan lupa. Asy Syekh Ibnu
Athaillah berkata: Kelalaian hatimu (kepada Allah) tanpa adanya dzikir adalah
lebih berbahaya dari pada kelalaian hatimu di dalam dzikir. Artinya lebih baik
orang yang lupa kepada Allah di dalam dzikir dari pada lupa di luar dzikir.
Alasannya, kerana lupa di luar dzikir tersebut dapat menjadikan sebab dirinya
masuk di dalam bahaya besar. Sebab, di hati yang lupa itu setan jin betah
tinggal di dalamnya. Kedua: Berdzikir kepada Allah dengan kalimat dzikir.
Dzikir yang kedua ini dibagi RUQYAH dampak dan bahayanya - 385 menjadi tiga
tingkat sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Masing-masing tingkat
tersebut adalah berdzikir dengan merasakan. Dengan dzikir itu seorang hamba
sedang bertaqorrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Dzikir yang dilaksanakan
itu tidak hanya di dalam perbuatan saja, akan tetapi juga di dalam perasaan
dalam hati. Seseorang yang hatinya hanya dapat merasakan kenikmatan duniawi.
Mereka belum pernah mencicipi kenikmatan ukhrawi, berarti yang dapat dirasakan
oleh hatinya hanya yang bersesuaian dengan nafsu syahwat saja yaitu kenikmatan
duniawi. Oleh kerana setiap ibadah selalu bertentangan dengan kemauan nafsu
syahwat, dan berdzikir adalah ibadah, maka menjadikan maklum ketika lisan
mereka berdzikir, tetapi hati mereka belum dapat merasakan yang diperbuat oleh
lisannya. Hal itu kerana hati mereka belum mampu mengenali dan merasakan
kenikmatan berdzikir tersebut. Kehidupan dunia adalah rasa-rasa dan kehidupan
akhirat juga demikian. Di dalam diri manusia tersedia indera-indera untuk
merasakan. Indera lahir untuk merasakan urusan dunia disebut bashoro atau nafsu
dan akal. Indera batin 386 - Menguak Dunia Jin untuk merasakan urusan akhirat
disebut bashiroh atau ruh dan hati atau matahati. Oleh kerana sepanjang
hidupnya sebagian besar manusia hanya mempergunakan indera bashoro saja, maka
yang pertama kali dapat merasakan dzikir hanyalah indera bashoro sedangkan
indera bashiroh belum mampu merasakannya. Dalam keadaan seperti itu tidak heran
jika yang dirasakan hatinya saat berdzikir hanya beban dan kesakitan belaka
sehingga awal-awal dzikir yang dilakukan tersebut, manusia selalu masih dalam
keadaan hati yang lupa kepada Allah. Seperti orang belajar merokok misalnya.
Rokok merk apapun yang pertama kali dihisap pasti rasanya tidak enak. Akan
tetapi semakin lama merokok, sedikit demi sedikit dia dapat menikmati merokok.
Ketika orang tersebut sudah terbiasa merasakan rokok. Selanjutnya kebiasaan itu
menjadikannya tidak dapat meninggalkan merokok lagi. Itu baru urusan rasa-rasa
yang lahir, apalagi rasa yang batin yang sifatnya jauh lebih halus dan lebih
variatif dari pada rasa lahir. Terlebih lagi rasa batin itu kadang-kadang dalam
seumur hidupnya manusia belum pernah melatih diri untuk merasakannya. Berarti
orang tersebut RUQYAH dampak dan bahayanya - 387 semakin sulit dapat merasakan
dzikir yang sedang dilakukan. Asy Syekh Ibnu Athaillah dengan dengan kalimat
yang simple dan sederhana telah menyampaikan konsepnya untuk memberikan solusi,
beliau berkata: Jangan engkau tinggalkan dzikir semata-mata kerana tidak adanya
kehadiran hatimu bersama-sama Allah di dalamnya, kerana kelalaian hatimu
(kepada Allah) tanpa adanya dzikir adalah lebih berbahaya dari pada kelalaian
hatimu di dalam dzikir. Barangkali Allah mengangkatmu dari dzikir dengan lalai
kepada dzikir dengan sadar, dari dzikir dengan sadar kepada dzikir dengan
hadir, dari dzikir hadir kepada dzikir dengan hilangnya selain yang di dzikiri.
Yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah. QS:14/20. Menjadikan
maklum ketika orang-orang yang hanya dasar latah dan ikut-ikutan, ikut
melaksanakan ruqyah padahal mereka kurang melengkapi diri dengan ilmu
pengetahuan yang memadai tentang ruqyah yang dilaksanakan itu, baik aspek kemanfaatan
maupun aspek dampak dan bahayanya. Terlebih ketika kegiatan tersebut hanya
didorong semangat perjuangan secara politis yang masih sangat idealis.
Akibatnya, pelaksanaan ruqyah yang sangat 388 - Menguak Dunia Jin membahayakan
keselamatan umat itu sekarang terlanjur memasyarakat. Untuk itu para Alim tidak
boleh tinggal diam. Dengan ilmu dan amal serta akhlak yang ada, mereka harus
ikut mempunyai kepedulian kepada umatnya. Sebabnya, jika sampai terjadi hal
yang tidak diinginkan akibat dari kesalahan dalam penerapan ruqyah tersebut,
lebih-lebih yang sifatnya massal, maka mereka juga nanti yang akan menjadi
repot dan kuwalahan. Para Alim hendaklah ikut turun tangan, barangkali
anak-anak kita ini memang sedang kebablasan. Sebelum mereka terlambat, kalau ada
yang perlu diluruskan supaya segera diluruskan. Yang pasti bahwa anak-anak kita
ini bukan dari kalangan yang berpengalaman. Mereka hanya sekedar mengikuti kata
teman. Seandainya mereka mengerti bahwa apa yang sekarang ini sedang mereka
budayakan adalah sesuatu yang sangat membahayakan, pasti mereka tidak berani
coba-coba melakukan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 389 390 - Menguak Dunia Jin
Penanggulangan dan Penyembuhan Akibat Terkena Ganguan Jin ab keenam ini memuat
konsep dan teori-teori serta metode ilmiyah tentang penanggulangan dan
penyembuhan orang sakit akibat gangguan jin. Teori yang disampaikan ini masih
sangat kurang memadai dari apa yang dimaksud dengan tujuan penulisan. Hal itu kerana
yang dimaksud dari tulisan ini adalah kemampuan diri manusia dalam menerapkan
ilmu rasa yang sangat membutuhkan keahlian khusus dan pengalaman serta jam
terbang tinggi. Padahal yang tertulis hanya sekedar teori yang sangat terbatas.
Teori yang disampaikan dengan bahasa tulisan yang tentunya tidak dapat
menampung keluasan bahasa kata, apalagi RUQYAH dampak dan bahayanya - 391
terhadap bahasa rasa. Oleh sebab itu, apapun yang dapat tertulis ini hanyalah
sesuatu yang masih mentah yang membutuhkan ditindak-lanjuti dengan latihan
panjang dan terbimbing. Dalam menangani penyembuhan penyakit akibat gangguan
jin, seperti juga usaha penyembuhan jenis penyakit yang lain, bagian yang
terpenting adalah tahapan diagnosa. Diagnosa itu harus dilaksanakan dengan
benar, baik terhadap jenis penyakit maupun kadar sakitnya. Hanya dengan itu
seorang dapat memberikan pertolongan kepada pasien dengan benar. Dengan
diagnosa yang benar seorang ahli dapat memilih dan menentukan jenis obat yang
akan diberikan kepada si pasien dengan benar pula. Tanpa diagnosa, boleh jadi
obat yang dimasukkan justru menjadi racun. Kemampuan seseorang untuk
mendiag-nosa penyakit yang berkaitan dengan dimensi jin ini hanya boleh
didapatkan melalui latihan panjang yang terbimbing. Hal itu kerana dimensi jin
adalah dimensi yang ghaib bagi indera lahir manusia. Dimensi yang hakikatnya
tidak boleh dibahas melalui tulisan. Hanya saja, oleh kerana setiap yang
tersembunyi pasti ada tanda-tandanya, untuk keperluan diagnosa awal,
kadang-kadang para ahli hanya cukup melihat 392 - Menguak Dunia Jin foto si
pasien. Hal itu, kerana pancaran sorot mata yang terrekam dalam foto itu dapat
dibaca oleh ahlinya. Sorot mata adalah sorot kehidupan yang tersimpan atau yang
sengaja disembunyikan oleh seseorang di balik dadanya. Sorot mata itu boleh
jadi sorot kasih sayang, sorot kemarahan, sorot kebencian, sorot kekecewaan,
sorot kesungguhan, sorot kemunafikan, sorot penolakan dan sorot penerimaan.
Semua yang ada di dalam dada manusia sejatinya tergambar di dalam sorot
matanya. Ketika yang dipancarkan sorot mata itu bukan sorot kehidupan manusia,
bukan sorot nafsu maupun sorot akalnya, berarti dapat dipastikan bahwa jasad
manusia itu telah terisi kehidupan lain. Untuk urusan akibat gangguan jin,
dengan cara seperti ini para ahlinya dapat melaksanakan diagnosa awal terhadap
pasiennya. Sebabnya, dengan sorot mata itu manusia tidak dapat menipu diri
sendiri di hadapan para ahlinya. Allah telah memberikan isyarat hal ini dengan
firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 393 Dia mengetahui (pandangan) mata
yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati(QS.Al-Mumin:40/19). Ayat di
atas mengandung suatu konsep atau pemahaman yang tersembunyi. Konsep itu
maksudnya: Apa-apa yang disembunyikan manusia di balik dadanya, dari
sifat-sifat yang kurang terpuji seperti khianat yang terkadang manusianya
sendiri tidak pernah menyadarinya, dengan ilmu Allah dan izin-Nya, para ahlinya
dapat membaca melalui sorot mata orang tersebut. Setiap jenis penyakit dan
kadar sakit yang berbeda, cara penyembuhannya juga berbeda. Hal ini tidak
mungkin dapat dibicarakan melalui bahasa tulisan, maka dengan kemampuan yang
sangat terbatas, penulis akan menyampaikan secara garis besar saja, insya
Allah. Semoga Allah memudahkan jalannya dan membuahkan hasil yang membawa
kemanfaatan. 394 - Menguak Dunia Jin Kekuatan Yang Mengalahkan Seseorang yang
sedang melaksanakan pekerjaanpekerjaan yang bersinggungan dengan dimensi jin,
baik untuk menanggulangi orang kesurupan jin maupun membantu penyembuhan orang
sakit akibat gangguan jin. Mereka itu berarti sedang berhadapan dengan kekuatan
dunia jin. Supaya pekerjaan itu tidak salah langkah dan dapat membuahkan hasil
yang diinginkan, tahap pertama yang harus dilakukan adalah persiapan. Persiapan
itu berupa mengkondisikan diri untuk boleh mendapatkan kekuatan yang
didatangkan Allah yang disebut sulthonul ilahiyah atau kekuatan pertolongan
yang dianugrahkan Allah kepada hamba-Nya buah ibadah yang dilakukan. Dengan
sulthon itu makhluk jin menjadi takut kepada manusia. Setelah seorang hamba
mendapatkan anugrah tersebut, sebagai bekal yang utama, selanjutnya dia harus
menindaklanjutinya dengan latihan yang terbimbing, baik dengan melaksanakan
mujahadah dan riyadhoh maupun praktek menagani pasien di lapangan. RUQYAH
dampak dan bahayanya - 395 Yang dimaksud menanggulangi orang kesurupan jin
adalah membebaskan kesadaran orang tersebut dari cengkraman jin yang sudah
menguasai jiwanya sampai orang tersebut menjadi sadar kembali dan tidak kambuh
lagi untuk selamanya. Adapun yang dimaksud penyembuhan adalah membantu
kesembuhan orang yang terkena penyakit akibat gangguan jin, seperti orang kena
sihir, kena santet dan sakit akibat penyakit dimensi jin yang lainnya,
sebagaimana yang sudah disampaikan pada pembahasan terdahulu. Teori mengatakan
bahwa setan jin takut kepada malaikat. Hal itu tersirat di dalam firman Allah
saat Allah mengabadikan dua peristiwa besar yang dialami Rasulullah bersama
para sahabat. Pertama perang Badar dan kedua perjalanan Nabi berhijrah ke
Madinah. Di dalam dua peristiwa tersebut Allah menurunkan bala bantuan tentara
malaikat. Allah berfirman: Dan ketika setan menjadikan mereka memandang baik
pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang 396 - Menguak Dunia
Jin manusiapun yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya
saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat
saling lihat melihat (berhadapan), setan itu balik ke belakang seraya berkata:
"Sesungguhnya saya berlepas diri dari kamu; sesungguhnya saya dapat
melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut
kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya(QS.Al Anfal:8/48)
Disebutkan dalam ayat diatas, setan lari kebelakang dan berkata: Sesungguhnya
saya berlepas diri dari kamu, sesungguhnya saya melihat apa yang kamu sekalian
tidak dapat melihat. Yang dilihat setan jin terhadap sesuatu yang tidak dapat
dilihat mata lahir manusia itu adalah bala tentara malaikat yang diturunkan
Allah untuk membantu kaum muslimin yang sedang berperang. Ayat ini mununjukkan
bahwa setan jin takut kepada malaikat. Juga firman Allah yang artinya: Jikalau
kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya
(yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah)
sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di
waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu takut, sesungguhnya
Allah beserta kita. "Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada
(Muhammad) dan membantunya dengan tentara RUQYAH dampak dan bahayanya - 397
yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir
itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana(QS.At-Taubah:9/40) Ayat diatas menyatakan: Allah telah
menurunkan ketenangan di dalam hati Baginda Nabi dan menurunkan bala bantuan
dengan tentara yang kamu tidak dapat melihatnya. Maksud ayat: Yang menjadikan
tenangnya hati Rasulullah padahal beliau sedang menghadapi bahaya yang
mengancam, itu disebabkan kerana Allah telah menurunkan bala tentara malaikat
yang tidak dapat dilihat oleh mata tetapi dapat dirasakan dalam hati. Secara
garis besar makhluk hidup dibagi menjadi tiga. Pertama Malaikat, kedua Manusia
dan ketiga Jin. Masing-masing makhluk tersebut, di dalam dimensinya mempunyai
sunnah yang berbeda, baik secara habitat maupun secara personal. Dimensi
kehidupan manusia secara habitatnya adalah bumi dengan segala sunnah yang ada,
sedangkan secara personal adalah jasmani dan ruhani serta masyarakat yang ada
di lingkungan. Demikian pula makhluk jin dan malaikat. Meskipun secara qudroti
jin tercipta lebih kuat daripada manusia. Jin dapat masuk tubuh 398 - Menguak
Dunia Jin manusia, sedangkan manusia, melihat saja kepada jin tidak dapat.
Namun demikian, apabila manusia dengan segala usahanya mampu mengkondisikan
diri untuk mendapatkan sulthon yang lebih kuat dari sulthon yang ada pada
seorang jin. Dengan sulthon tersebut berarti manusia berpotensi boleh
mengalahkan sulthon jin tersebut. Apabila tidak, maka manusia akan dikalahkan
oleh makhluk jin. Untuk mendapatkan sulthon tersebut caranya dengan melaksanakan
mujahadah di jalan Allah dan membaca wirid-wirid tertentu yang didawamkan.
Dengan melaksanakan perbuatan tersebut manusia akan mendapatkan warid atau buah
ibadah yang didatangkan Allah di dunia. Warid-warid tersebut ada yang
didatangkan dari dimensi jin dan dimensi malaikat. Pengertian warid dari
dimensi malaikat adalah khoddam malaikat sedangkan warid dimensi jin adalah
khoddam jin. Kadang-kadang warid dari dimensi jin dapat dijadikan sarana untuk
membantu penanggulangan orang kesurupan jin, asal kekuatan warid yang ada pada
diri manusia lebih kuat daripada kekuatan jin yang menguasai manusia. Akan
tetapi menolong orang kesurupan jin dengan kekuatan jin itu mengandung resiko
RUQYAH dampak dan bahayanya - 399 tinggi. Disamping pekerjaan tersebut seringkali
kurang membuahkan hasil yang optimal, perbuatan itu juga rentan menyeret
pelakunya berbuat syirik. Sebabnya, dengan perbuatan tersebut berarti seorang
manusia telah bekerja sama dengan kekuatan jin. Dalam kaitan ini Allah telah
memberi-kan memberikan peringatan melalui firman-Nya: Dan bahwasanya ada
beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa
laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu akan menambah kesesatan bagi
mereka(QS. Al-Jin 72/6). Perbuatan syirik itu boleh terjadi ketika manusia
tanpa sadar semakin menggantungkan diri kepada kemampuan atau linuwih yang ada
dalam jiwanya sendiri daripada menyandarkan harapan kepada pertolongan Allah .
Adapun untuk keperluan membantu penyembuhan penyakit akibat gangguan jin, warid
dimensi jin itu sedikitpun itu tidak dapat membantu meringankan penderitanya,
bahkan boleh jadi malah menjadikan penyakit itu semakin parah. Konkritnya yang
seharusnya penyakit dimensi jin tersebut dilemahkan dulu baru dikeluarkan.
Dengan warid dimensi jin ini malah menguatkan. Tidak banyak orang mengerti dan
menyadari hal ini. Yang tampak di permukaan 400 - Menguak Dunia Jin hanyalah
hasil akhirnya, bahwa ternyata penyakit yang diderita orang tersebut tidak
sembuh malah menjadi semakin parah. Adapun warid yang didatangkan dari dimensi
malaikat, ketika seorang yang ahli mampu menjadikannya sebagai sarana, baik
untuk penanggulangan maupun untuk penyem-buhan, warid-warid dimensi malaikat
ini akan sangat membantu memudahkan pekerjaan tersebut. Warid dari malaikat ini
bagaikan air dingin yang disiramkan di atas bara api, api itu segera mati.
Ketika seseorang berjalan di jalan Allah dengan dibimbing guru ahlinya. Mereka
menempuh amaliyah thoriqoh yang diyakini, baik dengan dzikir dan wirid-wirid
yang didawamkan setiap hari maupun mujahadah dan riyadhoh yang dilaksanakan
pada waktu-waktu tertentu. Ketika dangan amaliyah tersebut mereka berhasil
mendapatkan anugerah azaliyah yang diturunkan ke dunia. Berupa sulthonul
ilahiyah buah ibadah yang dijalani atau yang disebut warid-warid dari dimensi
malaikat. Dengan kekuatan tersebut makhluk jin boleh menjadi takut kepada
manusia. Itulah rahasia pertolongan Allah yang diturunkan di dunia. Berupa
kharisma yang RUQYAH dampak dan bahayanya - 401 memancar dari prilaku dan sorot
wajah hamba Allah yang bertakwa. Buah pelaksanan ilmu dan amal yang dipadukan
dengan akhlakul karimah. Fenomena itu telah digambarkan Rasulullah tentang
prihal Sahabat Umar bin Khottob di dalam haditsnya dibawah ini: Diriwayatkan
dari Saad berkata: Umar meminta izin Rasulullah untuk menemui baginda Nabi .
Pada saat itu beberapa orang wanita Quraisy sedang berbicara dengan Rasulullah
dengan suara yang tinggi. Ketika mereka mendengar suara Umar meminta izin
wanita-wanita tersebut berlari menuju balik tabir. Rasulullah mengizinkan Umar
masuk. Rasulullah tersenyum ketika melihat beliau. Umar berkata: Semoga Allah
memanjangkan usiamu wahai Rasulullah! Rasulullah berkata: Aku heran dengan
wanita-wanita yang berada di sampingku itu, ketika mendengar suaramu mereka
berlari menuju balik tabir. Lalu Umar berkata: Wahai Rasulullah! Engkaulah
orang yang paling berhak untuk di takuti. Umar berkata kepada wanita-wanita
yang bersembunyi itu: Wahai wanita-wanita yang menjadi musuh diri sendiri,
adakah kamu merasa takut kepadaku tetapi tidak takut kepada Rasulullah. Mereka
menjawab: Benar, kerana tingkah laku dan tutur katamu lebih kasar dari
Rasulullah. 402 - Menguak Dunia Jin Rasulullah bersabda: Demi Zat yang aku
berada di dalam kekuasaan-Nya, tidak ada setan yang akan melalui jalan yang
dilalui olehmu, melainkan mereka berusaha melalui jalan yang tidak dilalui
olehmu. Riwayat Bukhari di dalam Kitab Pemulaan Kejadian hadits nomor 3051
Sifat-sifat Terpuji hadits nomor 3407 Etika hadits nomor 5621. Riwayat Muslim
di dalam Kitab Kelebihan Sahabat hadits nomor 4410. Rasulullah bersumpah bahwa
makhluk jin takut kepada sayyidina Umar bin Khothob sehingga seorang jin tidak
berani berpapasan dengannya. Apabila beliau melewati satu jalan, maka seorang
jin akan melewati jalan yang lain. Hal itu boleh terjadi kerana seorang jin
melihat apa-apa yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia dari warid-warid
dimensi malaikat yang ada pada diri beliau sebagai anugerah yang diberikan
Allah buah ibadah dan pengabdian yang dijalani. Demikian pula seorang hamba
yang sholeh, berkat istiqomah dalam menjalani hidup, RUQYAH dampak dan
bahayanya - 403 baik ibadah maupun pengabdian, baik dengan dzikir maupun fikir,
baik dengan mujahadah maupun riyadhoh. Warid-warid tersebut akan didatangkan
kepada mereka. Sulthon ilahiyah yang didatangkan dari dimensi malaikat sebagai
bentuk anugerah (Fadhol) Allah sebagai buah istiqomah yang mereka lakukan.
Allah telah mengisyaratkan hal tersebut dengan firman-Nya: Sesungguhnya
orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka
meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan
mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih;
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah
kepadamu". - Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di
akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh
(pula) di dalamnya apa yang kamu minta(QS.Fush Shilat:41/30-31) Dalam ayat di
atas, para malaikat telah menjelaskan fungsi keberadaan mereka bersama-sama
orang yang mereka ikuti dengan pernyataan 404 - Menguak Dunia Jin yang
diabadikan Allah di dalam firman-Nya di atas: Kamilah Pelindung-pelindungmu
dalam kehidupan dunia dan di akhirat. Dengan perlin-dungan tersebut manusia
menjadi ditakuti oleh makhluk jin. Hal itu bukan kerana manusia itu menjadi
kuat dan sakti sehingga jin takut kepadanya, melainkan semata-mata saat itu
pertolongan Allah telah diturunkan kepadanya. Warid-warid dimensi malaikat itu
juga diturunkan Allah sebagai pertolongan khusus kepada orang yang membutuhkan.
Diturunkan berkaitan dengan mujahadah atau istighotsah (doa bersama) yang
dilakukan sekelompok manusia di suatu tempat. Istighotsah yang dijalani secara
khusus oleh hamba-hamba yang beriman dengan niat semata-mata menjalankan bentuk
pengabdian yang hakiki jepada-Nya. Demikian yang dinyatakan Allah dengan
firman-Nya dalam mengabadikan istighotsah yang pernah dilakukan Rasulullah .
Allah berfirman yang artinya : (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan
kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan
mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang
berturut-turut" Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu),
melainkan sebagai kabar RUQYAH dampak dan bahayanya - 405 gembira dan agar
hatimu menjadi tenteram kerananya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. QS:8/9-10. Juga pernyataan
yang disabdakan baginda Nabi dalam sebuah haditsnya: Diriwayatkan dari Abu
Hurairah berkata: Rasulullah bersabda: Barang siapa membaca: dalam sehari
sebanyak seratus kali, niscaya dia mendapat pahala sebagaimana orang
memerdekakan sepuluh orang budak. Dia juga diampunkan seratus kejahatan,
dibuatkan untuknya benteng sebagai pelindung dari setan pada hari itu hingga
petang hari. Tidak diganjarkan kepada orang lain lebih baik darinya kecuali
orang tersebut melakukan amalan lebih banyak darinya. Manakala mereka yang
berkata: dalam sehari sebanyak seratus kali niscaya terhapuslah segala dosanya
sekalipun dosanya itu banyak seperti buih di lautan. HR. Bukhori, Muslim, Ibnu
Majah, Ahmad Ibnu Hambal dan malik. Rodhiualluanhum. 406 - Menguak Dunia Jin
Sabda Baginda Nabi di atas : Dibuatkan untuknya benteng sebagai pelindung dari
setan pada hari itu hingga petang hari. Maksudnya, bahwa bacaan: . apabila
dibaca dalam sehari sebanyak seratus kali, Allah akan membangunkan benteng
perlindung-an bagi para pembacanya dari gangguan makhluk jin. Benteng itu akan
melindungi mereka dalam satu hari. Walhasil, dengan mengamalkan alamiyah
tersebut setiap hari secara istiqomah. Hasilnya, seorang hamba yang beriman
akan mendapatkan warid-warid berupa sistem perlindungan Allah dari gangguan
setan jin. Dengan warid-warid tersebut jin takut kepada manusia. Itulah yang
dimaksud dengan kekuatan yang mengalahkan. Jadi yang dimaksud kekuatan yang
mengalahkan itu bukan bacaan yang dibaca oleh seseorang, tetapi rahasia bacaan
tersebut, ketika bacaan itu dibaca orang beriman dengan cara dan niat yang
benar dan istiqomah. Manusia itu ibarat bumi sedangkan warid-warid itu ibarat
matahari. Selama matahari memancarkan sinarnya di muka bumi, berarti selama itu
persada bumi menjadi RUQYAH dampak dan bahayanya - 407 terang benderang,
sehingga setan jin lari meninggalkan manusia. Oleh kerana sifat malaikat selalu
identik dengan kebajikan, selama manusia berbuat kebajikan, maka warid tersebut
akan menyertai hidup mereka. Sebaliknya, ketika manusia berbuat kemungkaran,
berarti warid dimensi malaikat tersebut segera akan meninggalkan dirinya. Ini
adalah sunatullah yang di dalamnya tidak akan terjadi perubahan untuk
selamanya. 408 - Menguak Dunia Jin Kekuatan yang Dikalahkan Kekuatan yang
mengalahkan itu adalah kekuatan jatidiri manusia hasil bentukan ilmu, iman dan
amal. Dibentuk dalam pelaksanaan mujahadah dan riyadhoh secara istiqomah
sehingga jatidiri tersebut mendapatkan sulthon ilahiyyah. Dengan jatidiri yang
kuat serta sulthon ilahiyat tersebut, makhluk jin menjadi takut kepada manusia.
Hal itu kerana seorang hamba telah mendapatkan perlindungan dari Tuhannya.
Kekuatan tersebut adalah sistem perlin-dungan yang turunkan Allah kepada
hamba-Nya yang bertakwa. Berupa warid-warid buah ibadah dan wirid yang dijalani
maupun sistem penjagaan yang sudah ditentukan Allah sejak zaman azali. Dengan
sistem perlindungan tersebut upaya setan jin memperdaya manusia menjadi sangat
lemah, kecuali kepada orang yang telah merusak sistem itu dengan perbuatan
maksiat dan dosa. Kepada orang yang sistem perlindungan dirinya sudah rusak,
setan jin tidak hanya mampu mengganggu dengan tipudaya saja, tetapi juga
mendapatkan kemudahan menjadikan manusia tersebut sebagai wali-walinya
(tertara-tentara RUQYAH dampak dan bahayanya - 409 setan) yang setia. Demikian
pernyataan Iblis yang diabadikan Allah di dalam al-Quran al-Karim. Allah
berfirman yang artinya : Setan berkata tatkala perkara (hisab) telah
diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanji-kan kepadamu janji yang
benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.
Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku
menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu
mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat
menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku
tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak
dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang
pedih. QS:14/22. Di dalam ayat yang lain Allah menyata-kannya lebih tegas: Kerana
sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah(QS.An-Nisa:4/76) Tipu daya jin
itu juga lemah terhadap seorang hamba yang telah mampu berbuat ikhlas. Allah
berfirman: 410 - Menguak Dunia Jin Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab
Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka
memandang baik (kepada diri sendiri) di muka bumi, dan pasti aku akan
menyesatkan mereka semuanya, - kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di
antara mereka(QS.Al-Hijr:15/39-40) Demikian pula terhadap seorang hamba yang
senang menjalankan puasa, baik puasa wajib maupun puasa sunnah. Rasulullah
telah menerangkan dengan sabdanya: ."Sesungguhnya syaithan masuk
(mengalir) ke dalam tubuh anak Adam mengikuti aliran darahnya, maka sempitkanlah
jalan masuknya dengan puasa". Berkat anugerah Allah kepada hamba-Nya, jin
Qorin yang mengikuti manusia, asalnya kafir menjadi masuk islam sehingga
membantu manusia yang diikuti itu untuk melaksanakan kebajikan yang hakiki.
Demikian yang telah dinyatakan Rasulullah prihal yang terjadi kepada Beliau:
RUQYAH dampak dan bahayanya - 411 . .: .. Tidaklah dari salah satu diantara
kalian kecuali sesungguhnya Allah telah mewakilkan temannya dari jin, mereka
bertanya: Apakah engkau juga ya Rasulullah?, Rasul menjawab: Dan juga kepadaku,
hanya saja sesungguhnya Allah telah menolongku mengalahkannya, maka ia masuk
Islam, maka ia tidak memerintah kepadaku kecuali dengan kebaikan. (HR Muslim)
Ayat-ayat tersebut di atasbaik al-Quran maupun sunnah Nabitelah menyatakan
bahwa makhluk jin yang tercipta lebih kuat daripada manusia, tipudaya mereka
terhadap orang-orang tertentu akan menjadi lemah. Makhluk jin yang tercipta
sebagai musuh manusia tersebut, diantaranya bahkan menjadi pembantu-pembantu
manusia atau yang disebut khoddam. Hal itu bukan kerana manusia telah menjadi
sakti mandra guna, tetapi terjadi atas pelaksanaan sunnatullah yang sudah
ditetapkan Allah sejak zaman azali. Sunnah tersebut adalah bentuk anugerah yang
terbesar bagi manusia. Dengan sunnah itu, manusia berpotensi menjalankan fungsi
utamanya sebagai seorang kholifah bumi zamannya. Mereka menjadi 412 - Menguak
Dunia Jin sumber tenaga bumi yang terfasilitasi agar segala ketetapkan Allah
sejak zaman azali berjalan sebagaimana semestinya. Ketetapan azaliyah yang qodim
tersebut menjadi takdir Allah hadits yang terjaga. Allah telah menegaskan
dengan firman-Nya: Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa
yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada
yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum
yang berfikir(QS.Al-Jaatsiyah:45/13) Dengan izin Allah manusia berpotensi
menjinakkan potensi alam melalui potensi hatinya, termasuk juga kepada alam
jin. Namun demikian, untuk menjinakkan segala potensi tersebut, manusia
membutuhkan ilmu Allah pula. Tanpa ilmu Allah dan izin-Nya manusia tidak dapat
berbuat apa-apa kecuali hanya istidroj atau kemanjaan sementara.
Kelebihan-kelebihan yang terkadang dibangun atas bekerjasama dengan kekuatan
makhluk jin. RUQYAH dampak dan bahayanya - 413 Setelah masa tangguh istidroj
itu berakhir, sedikit demi sedikit linuwih itu akan ditarik kembali oleh Allah
. Selanjutnya manusia harus mempertanggungjawabkan segala penggunaan dengan
siksa yang sangat pedih di neraka jahannam untuk selama-lamanya. Kita
berlindung kepada Allah dari segala tidupaya setan jin yang terkutuk. Allah
telah memberikan peringatan dengan firman-Nya: Dan orang-orang yang mendustakan
ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah
kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. - Dan Aku memberi tangguh
kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh(QS.Al-Araaf:7/182-183) Jiwa
manusia yang tercipta dari beberapa kegiatan yang sejatinya tidak sinkron,
seperti nafsu, akal pikir, hati, dan ruh. Apabila manusia mampu mengendalikan
kegiatan jiwa tersebut dengan ilmu, iman dan amal, maka manusia mampu membentuk
jati dirinya menjadi suatu sistem kehidupan yang gerakannya terarah kepada
tujuan yang tunggal. Hanya mengabdi kepada Dzat yang Maha Tunggal, Allah , 414
- Menguak Dunia Jin Dengan demikian, sistem-sistem kehidupan yang beterbangan
di alam semesta iniyang memang tercipta berpotensi dijinakkan manusiaakan
menjadi tunduk dan jinak kepada manusia. Yang demikian itu kerana memang fungsi
seorang kholifah bumi disamping sebagai sumber daya, juga menjadi sistem
pengendali bumi. Dengan izin Allah seorang kholifah bumi zamannya akan mampu
mengendalikan sistem-sistem pengendali alam itu melalui sistem kehidupan di
dalam hatinya sendiri. Allah telah memberikan petunjuk dan hidayah kepada
hamba-hamba-Nya. Dengan hidayah itu mereka berjalan menuju jalan lurus yang
diridhoi-Nya. Allah mengajarkan pula supaya mereka selalu berdoa kepada-Nya:
Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan
keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari
sisi Engkau kekuasaan (Sulthon) yang menolong. (QS:Al-Isra. 17/80) RUQYAH
dampak dan bahayanya - 415 Maksudnya: Manusia hendaknya mampu melaksanakan
pengembaraan ruhaniyah menem-bus alam-alam yang ada disekitar hidupnya. Mereka
harus mampu keluar masuk alam-alam tersebut dengan benar. Hasilnya manusia akan
mendapatkan sulthon yang menolong dari Tuhannya. Itulah kekuatan yang
didatangkan Allah untuk hamba-Nya sebagai buah ibadah yang dijalani. Dengan
sulthon yang menolong itu kekuatan jin dapat dikalahkan manusia. Walhasil,
kekuatan yang mengalahkan itu bukan kekuatan manusia, tetapi pertolongan yang
diturunkan Allah kepada hamba-Nya, ketika seorang hamba telah melaksanakan
pengabdian kepada Tuhannya dengan benar. Itulah rahasia (siir) ibadah yang
diturunkan di dunia, buah mujahadah dan riyadhoh yang dilaksanakan dengan
istiqomah. Tanpa pertolongan tersebut manusia adalah makhluk yang sangat lemah.
416 - Menguak Dunia Jin Penanggulangan Orang Kesurupan Jin Hanya Allah yang
menyembuhkan orang sakit, bukan manusia bukan pula kekuatan yang menyertai
dirinya. Untuk kesembuhan orang sakit, manusia hanya sebagai pelaku di muka
bumi sedangkan kekuatan itu adalah sarana yang membantu. Tanpa kehendak dan
takdir Allah atas kesembuhan seseorang, manusia dengan segala kekuatannya tidak
dapat berbuat apa-apa. Manusia hanya ikhtiar, Allah yang menentukan hasilnya.
Demikian itu pemahaman yang tertangkap dari firman Allah dibawah ini. Allah
berfirman mengabadikan munajat nabi-Nya Ibrahim : :( 63/08)Dan apabila aku
sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku, QS:26/80 Apa saja yang dapat dikerjakan
manusia dalam rangka membantu kesembuhan orang sakit hanya sekedar menerapkan teori
dan pengalaman yang ada. Apabila Allah menghendaki penyakit tersebut bukan
sebagai penyebab kematian, maka RUQYAH dampak dan bahayanya - 417 dengan izin
Allah segala penyakit manusia dapat disembuhkan, kecuali penyakit tua. Sakit
dengan mati sejatinya tidak berhu-bungan, meskipun sakit seringkali menjadi
penyebab kematian. Apabila saat ajal manusia datang, kematian itu pasti akan
menjemputnya. Yang demikian itu, supaya manusia tidak dendam kepada malaikat
pencabut nyawa. Orang mati boleh dengan cara mendadak, bahkan sebelum sempat
mematikan rokok yang dihisap, kerana saat itu ada truk nyelonong masuk rumahnya
tanpa minta izin, padahal dia sedang duduk sambil merokok di halaman rumah.
Oleh kerana kebanyakan orang takut mati, maka penyakit yang mestinya ringan
dirasakan menjadi derita yang menyiksa. Sekedar takut sakit kadang-kadang orang
memeriksakan tubuh berulang-ulang. Oleh sebab itu, penyakit yang mestinya
sedang bersembunyi, kerana setiap hari habitatnya diganggu, penyakit itu
akhirnya terpaksa menampakkan diri. Orang beriman boleh ikhtiar untuk
menyembuhkan sakitnya. Boleh datang ke dokter boleh dengan jalan alternatif,
asal jangan datang ke dukun yang senang berbuat syirik. Namun demikian,
disamping ikhtiar semampunya, 418 - Menguak Dunia Jin hendaknya manusia juga
bertawakkal kepada Allah . Sakit dan ihtiar itu hanya sebab. Keduanya boleh
membawa manfaat ketika dengan itu orang beriman mampu menemukan hikmah di balik
sakit yang diderita. Apabila orang beriman dapat berbuat sabar dengan sakit dan
ikhtiar yang dilakukan, mereka akan mendapatkan pahala dengan cara tidak
terduga. Berarti sakit dan ihtiar itu bukan penyebab kematian, tetapi malah
menjadi penyebab orang mendapatkan pahala dari Tuhannya. Terkadang sakit itu
berfungsi untuk kafarot atau peleburan dosa. Sebabnya, seringkali orang tidak
dapat mensyukuri nikmat sehat kecuali ketika sehat itu sedang sirna. Ibarat
kelelawar, oleh kerana disaat terang mata mereka menjadi buta, maka Allah
menciptakan malam baginya. Dengan malam itu supaya kelelawar dapat menjalankan
kehidupan. Demikian juga manusia, oleh kerana di saat senang mereka lupa, maka
diciptakan susah baginya. Dengan susah itu terkadang manusia lebih dekat kepada
tuhannya. Seandainya orang tidak takut mati, maka penyakit-penyakit itu akan
merasa malu mendekat dirinya. Berarti manusia akan menjadi orang yang paling
sehat di dunia. Sebab, selain sakit yang menjadi penyebab kematian, termasuk
RUQYAH dampak dan bahayanya - 419 juga penyakit jin, penyakit itu tidak
mempunyai kepedulian lagi kepada tubuhnya. Terkadang orang beriman merasa
nyaman dengan sakitnya. Mereka meninggalkan ikhtiar pengobatan. Hal itu kerana
mereka percaya bahwa dengan sakit itu dosa-dosa dan kesalahan yang sudah
diperbuat mendapat pengampunan dari Tuhannya. Tiga sebab yang menjadikan
manusia dapat kesurupan seorang jin sebagaimana yang telah dibahas di dalam bab
kedua ialah: 1. Kerana manusia memasuki atau merusak habitat jin dengan cara
tidak benar. 2. Kerana rasional manusia dalam keadaan lelah menghadapi realita
sehingga emosional dominan menguasai jalan kehidupan. 3. Kerana kondisi manusia
lemah, baik lahir maupun batin akibat terlalu sering diperdaya makhluk jin,
akhirnya jin Qorin masuk tubuh manusia. Dalam menghadapi orang kesurupan jin
dengan sebab kesatu dan kedua, cara penanggu-langannya banyak kesamaan. Jin
yang sedang menguasai si pasien seharusnya tidak dikeluar-kan dengan tenaga
dalam sebagaimana cara-cara yang diperagakan para pelaku ruqyah yang banyak
ditayangkan siaran TV, sehingga mereka 420 - Menguak Dunia Jin harus
repot-repot menguras tenaga luar dalam sampai-sampai bermandikan keringat.
Orang yang menangani jin dengan tenaga dalam, berarti mereka menghadapi dimensi
jin dengan fasilitas dimensi jin. Mereka melawan sulthon jin dengan warid
dimensi jin. Hal itu menunjukkan, mereka sejatinya telah terjebak tipudaya
setan jin. Perbuatan itu dapat berakibat fatal kepada orang yang kesurupan
jindari sebab yang kedua. Hal itu kerana masuknya jin disaat rasional manusia
dalam keadaan tidak berdaya. Perbuatan tersebut akan menambah luka pada
kesadaran penderitanya, selanjutnya manusia akan dijadikan langganan tetap
kesurupan jin. Jin dengan sesuka hati suatu saat masuk lagi di dalam jiwanya.
Hendaklah manusia sangat berhati-hati dalam urusan ini, banyak kalangan awam
kurang menyadari, sehingga yang semestinya bertujuan menolong saudaranya yang
sedang kesurupan jin, malah mencelakai-nya. Akibat kesalahan ini si pasien boleh
jadi malah menjadi gila dan mati. Manusia kesurupan jin berarti seluruh
instrumen kehidupannya sedang dikuasai jin. Pada saat itu jin sedang bersekutu
dengan RUQYAH dampak dan bahayanya - 421 manusia secara total. Jin menjadi satu
dengan manusia antara kejadian dengan kejadian. Apabila saat itu anggota tubuh
manusia tesebut mendapatkan pijatan, berarti yang merasakan pijatan itu bukan
manusia yang dipijat tetapi jin yang sedang menyurupi jasadnya. Keadaan itu,
seperti orang yang sedang dibius. Oleh kerana jin masuk ke dalam tubuh manusia
melalui jalan darahnya, maka di bagian jalan darah itulah pijatan harus dilakukan.
Dalam urat jalan darah manusia terdapat simpul-simpul serabut darah. Apabila di
simpul serabut darah itu diadakan sentuhan atau pijatan, walau dengan pelan,
jin itu akan merasakan sebagaimana yang dirasakan manusia yang disurupinya.
Tempat yang dipijat itu adalah serabut urat darah manusia. Tempat dimana saat
apabila manusia mendapat pijatan dalam keadaan sadar, manusia itu merasakan
sakit yang amat sangat. Itulah simpul-simpul serabut urat darah yang terdapat
di anggota tubuh, baik di bagian kaki, tangan dan bahkan terdapat di sekujur
tubuh manusia. Dari simpul-simpul serabut darah itulah seorang jin menguasai
kesadaran manusia dengan seluruh kekuatan dan tentara-tentaranya. Melalui
simpul-simpul itu pula seorang manusia yang 422 - Menguak Dunia Jin sedang
menanggulangi orang kesurupan jin mengadakan pijatan kepada pasiennya. Dalam
melakukan pijatan itu manusia harus menggunakan tenaga lahir dan batin. Lahir
dalam arti tenaga luar manusia, batin berarti menggunakan sulthon yang sudah
didapat dari buah ibadah. Meskipun pijatan secara lahir dilakukan dengan pelan,
dengan sulthon secara batin yang kuat, jin merasakan pijatan itu bagai
terbakar. Dengan pijatan seperti itu jarang jin mampu bertahan. Setelah jin
meninggalkan jasad tersebut, berarti manusia segera sadarkan diri. Hendaknya
manusia sangat berhati-hati dalam menangani orang kesurupan jin dengan sebab
ketiga. Hal itu kerana yang sedang di dalam jasad yang tidak sadar itu adalah
jin Qorin. Apabila jin Qorin sudah masuk secara sempurna di jasad manusia, jin
Qorin ini tidak dapat keluar lagi meski jasad tersebut mendapatkan pijatan
dengan tenaga dalam. Apabila jin Qorin itu dipaksakan juga harus keluar, jin
Qorin ini akan keluar bersamaan keluarnya kehidupan jasad tersebut. Jasad itu
selanjutnya harus dikubur kerana telah ditinggalkan oleh kehidupan yang
mendiaminya (mati). RUQYAH dampak dan bahayanya - 423 Setelah jin yang
menyurupi jasadorang yang kesurupan dengan sebab yang pertamadapat dikeluarkan
dan manusia tersebut diminumi air putih yang sudah diruqyahbaik dengan
ayat-ayat al-Quran maupun sulthon dari aspek dimensi malaikatdengan izin Allah
jin tersebut tidak dapat kembali menguasai kesadaran manusia. Hal itu kerana
jalan masuk jin tersebut sudah ditutup dengan rahasia air doa yang diminum tersebut.
Berbeda dengan yang sebab kedua. Oleh kerana masuknya jin itu diundang sendiri
oleh manusia, meskipun saat jasad manusia yang sudah sadar itu dimasuki rahasia
air yang ruqyah yang benar, jasad manusia itu masih sangat rentan dimasuki jin
lagi. Yaitu, ketika kondisi seperti saat pertama kali dimasuki jin terjadi
lagi, jin segera datang kepada orang tersebut seperti orang yang diundang.
Sebabnya, saat rasional itu kembali lemah, berarti saat itu pintu masuk untuk
jin sedang terbuka kembali. Kalau itu sampai terjadi, pekerjaan ulang untuk
mengeluarkan jin tersebut semakin berat dan sulit. Hal itu kerana jin telah
mengenal metode yang digunakan manusia untuk mengusir dirinya. Disamping itu,
pada pekerjaan ulang ini, berarti jin sudah memasukkan tehnologi dimensi 424 -
Menguak Dunia Jin jin di dalam manusia yang disurupinya. Dengan tehnologi ghaib
itu, berarti manusia itu sudah terjangkit virus yang dapat menjadi penyebab
manusia menderita penyakit dimensi jin. Selanjutnya apabila virus jin itu tidak
terdeteksi, tahap berikutnya muncul gejala sakit pada jasad manusia itu.
Berarti, sebagian kehidupan manusia itu telah tergadai kepada makhluk jin.
Adapun orang kesurupan jin dengan sebab yang ketiga, kerana kehidupan manusia
benar-benar telah tergadaikan kepada jin akibat dosa-dosa dan kesalahan yang
dilakukan, maka obat yang paling efektif adalah dengan dilaksanakan Aqiqoh
secara syariyyah sebagai kafarot. Dengan izin Allah serta cara yang tidak salah
dan juga dilaksanakan oleh ahlinya, dengan aqiqoh ini insya Allah manusia akan
mendapat kesembuhan dari-Nya. Dengan pelaksanaan aqiqoh itu, kambing yang
dipotong bukan dipersembahkan kepada jin yang sedang menguasai manusia. Kalau
itu dilakukan berarti manusia berbuat syirik. Aqiqoh itu untuk kafarot. Dengan
mengambil filosofi pelaksanaan ibadah qurban, bahwa Nabi Ismail yang mestinya
mati kerana sang ayah Nabi Ibrahim mendapat perintah untuk menyembelihnya, Nabi
Ismail tidak jadi mati. RUQYAH dampak dan bahayanya - 425 Nyawa Nabi Ismail
ditukar dengan nyawa binatang Qurban. Daging aqiqoh itu kemudian disajikan
dalam bentuk masakan kepada orang yang melaksanakan mujahadah, bukan dibuang di
laut atau ditanam di dalam bumi kerana jin sudah menunggu dalam keadaan lapar.
Pelaksanaan aqiqoh tersebut, baik untuk penanggulangan maupun penyembuhan orang
sakit akibat gangguan jin, penulis sebagai seorang hamba yang mengabdi, bersama
tim santri di pondok pesantren telah melaksanakan berulang kali. Alhamdulillah
penderitanya banyak mendapat kesembuhan dari Allah . Walhasil, hampir semua
kasus orang sakit akibat gangguan makhluk jin yang parah. Penderitanya sudah
diikhtiarkan kesana-kemari tetapi belum juga menemukan kesembuhan. Penyebabnya,
ternyata penderita itu belum diaqiqohi. Setelah aqiqoh untuknya dilaksanakan,
pekerjaan penulis bersama tim dalam membantu kesembuhannya menjadi mudah
sehingga si penderita mendapat kesembuhan dari Allah . Hanya Allah yang
menyembuhkan segala penyakit. Ketika seorang hamba telah melaksanakan
hukum-hukum-Nya dengan benar, maka usaha penyembuhan itu mendapatkan 426 -
Menguak Dunia Jin kemudahan dan harapan menjadi kenyataan. Yang demikian itu kerana
amal ibadah yang didasari keikhlasan dan ketakwaan mendapatkan penerimaan,
sehingga ijabah diturunkan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 427 Penyembuhan
Penyakit Akibat Gangguan Makhluk Jin Penyakit akibat gangguan jin sebagaimana
yang telah dipaparkan pada bab ketiga, di dalam diri manusia penyakit tersebut
terdapat di tiga tempat. Pertama penyakit pada jasad manusia, kedua penyakit
pada kesadarannya dan ketiga penyakit pada hatinya. Namun dari ketiga hal
tersebut yang diangkat sebagai topik pembicaraan di dalam sub bab ini hanya
bagian yang pertama, yaitu Penyakit yang ada di dalam tubuh manusia. Sedangkan
yang kedua, yaitu Penyakit pada kesadaran manusia, pembahasannya sudah
terselipkan di dalam uraian terdahulu secara samar (transparan) meskipun masih
sangat kurang memadai kerana penulis memang bukan ahlinya. Dalam kaitan
penyakit dimensi jin yang menyerang kesadaran manusia tersebut, penulis sekedar
Jarkoni, menurut istilah pepatah Jawa: (biso ujar tapi dak biso ngelakoni).
Maksudnya, boleh jadi bilasaja kesadaran penulis boleh terinveksi penyakit
tersebut. Hal itu kerana tidak ada jaminan bagi siapapun dapat terhindar 428 -
Menguak Dunia Jin darinya kecuali orang yang mendapat pelindung-an dari Allah .
Adapun yang ketiga, yaitu: Penyakit pada hati manusia. Oleh kerana penulis sama
sekali bukan ahlinya, maka penulis tidak mampu memberikan solusi apapun. Yang boleh
hanya guru-guru mursyid yang suci, baik lahir maupun batinnya serta akhlaknya
mulia. Mereka yang akan sanggup melakukannya. Mareka adalah bagaikan
dokter-dokter ahlinya. Untuk itu hanya merekalah yang paling berhak memberikan
jalan keluar serta cara penerapannya. Dengan mengikuti thoriqoh di dalam
bimbingan mereka, para penderita sakit hati tersebut insya Allah akan mendapat
kesembuhan dari Tuhannya. Penyakit akibat gangguan makhluk jin, baik yang
kadang-kadang dicurigai oleh para dukun sebagai santet maupun istilah yang
lain. Penyebab penyakit tersebut secara umum bentuknya angin. Angin itu bukan
angin yang ada di dalam dimensi manusia, tetapi yang ada pada dimensi jin.
Maksudnya, apapun bentuk penyakit tersebut, gejala awal yang dirasakan
penderitanya seperti masuk angin. Gejala itu semakin lama semakin terasa keras,
akhirnya sekujur tubuh penderita itu terasa sakit yang tidak dapat dimengerti
sumber pangkalnya. RUQYAH dampak dan bahayanya - 429 Apabila kadar sakit yang
diderita pasien tersebut belum parah, cara pengobatinya,sesuai pengalaman penulispenderitanya
diminumi air putih yang sudah diruqyah, baik dengan bacaan ayat-ayat suci
al-Quran al-Karim maupun doa-doa. Dalam pelaksanaan ini, yang membacakan ruqyah
di dalam air putih itu haruslah orang yang sudah mampu menjalankan kehidupan
agamanya dengan istiqomah. Mereka sudah mendapatkan rahasia sulthon ilahiyah
yang didatangkan dari dimensi malaikat. Namun pada kondisi penyakit stadium
tinggi, penyakit tersebut tidak cukup hanya dikasih minum air putih yang sudah
diruqyah saja. Hal itu kerana orang yang sudah terkena penyakit dimensi jin
stadium tinggi itu ibaratnya jiwa mereka sudah tergadaikan kepada jin yang
memperdaya. Solusinya, orang tersebut harus diaqiqohi. Sebabnya, sebelum orang
tersebut diaqiqohi, meski setelah dikasih minum air ruqyah tersebut
kelihatannya sudah sembuh, padahal sejatinya belum sembuh total. Hal itu kerana
fungsi air putih tersebut sekedar menghilangkan rasa sakit. Ketika daya obat
air ruqyah tersebut hilang, gejala penyakit itu kembali dirasakan oleh
penderitanya. 430 - Menguak Dunia Jin Fungsi pelaksanaan aqiqoh tersebut,
disamping untuk melasanakan sunnah Rasul , oleh para ahlinya juga boleh
dijadikan media untuk memindahkan penyebab penyakit yang ada di dalam tubuh
manusia itu ke tubuh hewan aqiqoh yang akan disembelih. Ketika para ahli itu
sudah dapat memastikan bahwa penyebab penyakit itu sudah pindah ke tubuh
binatang aqiqoh, baru kambing itu dipotong dengan membaca basmallah dan
diniatkan untuk aqiqoh. Selanjutnya bagian dalam tubuh anggota hewan yang sudah
disembelih itu diperiksa, biasanya tampak bekas-bekas tempat penyakit itu
dengan jelas. Seandainya sumber penyakit manusia itu di paru-paru misalnya,
maka di paru-paru kambing itu terlihat bercak-bercak merah, bahkan terkadang
seketika itu juga paru-paru kambing itu menjadi busuk, paru-paru itu harus
dibuang kerana tidak dapat dimakan. Terkadang juga hati kambing itu saat
dimasak langsung menjadi hancur dan mengeluarkan bau yang tidak enak. Ini
adalah kejadian nyata yang sehari-hari dihadapi tim ruqyah di pondok pesantren.
Ketika penyebab penyakit itu sudah berhasil dikeluarkan dengan media transfer
ini, baru ekses dari penyakit tersebut disembuhkan. Dalam kaitan ini boleh
dengan air ruqyah atau RUQYAH dampak dan bahayanya - 431 obat-obat nabati yang
lain, seperti madu dan air kelapa muda hijau misalnya, tentunya yang sudah
diruqyah. Namun apabila ekses itu sudah menjadi penyakit secara medis, seperti
kanker atau tumor misalnya, cara penyembuhannya harus dilaksanakan secara medis
pula. Dengan penyembuhan secara medis tersebut, apabila benda jin yang menjadi
penyebab penyakit itu belum dicabut, meski si penderita sudah berulang kali
menjalani operasi, penyebab penyakit dimensi jin tersebut masih tetap
ditempatnya, bahkan seringkali malah menyebar pada anggota tubuh yang lain.
Dengan menyebarnya penyebab penyakit itu maka eksesnya juga ikut menyebar.
Akibatnya tumor yang semula hanya di satu tempat itu, kini malah menyebar ke
tempat-tempat yang lain. Hal itu bukan berarti operasi yang dilaksanakan
ahlinya itu gagal, tetapi yang berhasil mereka angkat hanyalah ekses
penyakitnya, sedang sumber penyebabnya belum terangkat. Ekses penyakit yang
berupa tumor atau kanker tersebut adalah sesuatu bendawi yang ada di dalam
dimensi lahir sehingga keberadaannya dapat diketahui oleh ahlinya sedangkan
penyebabnya adalah benda dimensi jin yang tidak mungkin dapat didekteksi oleh
alat kedokteran 432 - Menguak Dunia Jin yang bagaimanapun canggihnya. Oleh
sebab itu, seharusnya orang tidak hanya menyandarkan usaha pengobatan tersebut
dengan cara medis saja, sebab yang mendapatkan ilmu Allah itu bukan hanya
seorang dokter saja. Dengan ilmu Allah pula, siapapun dapat melaksanakan usaha
pengobatan itu, asal usaha itu dilaksanakan tidak bercampur dengan syirik. Cara
pengobatan penyakit dimensi jin tersebut menindaklanjuti pemahaman yang dapat
terbaca dari firman Allah berikut ini. Allah berfirman: Sesungguhnya
orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat
kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya(QS.Al-Araaf:7/201).
Yang di maksud ayat di atas, was-was dari setan (Thooifum minansy-syaithooni)
adalah ekses yang diakibatkan gangguan jin. Apabila penyebab penyakit dimensi
jin itu menyerang hati manusia maka aksesnya adalah was-was, apabila menyerang
jasad manusia, maka eksesnya adalah penyakit-penyakit yang ada di dalam jasad
RUQYAH dampak dan bahayanya - 433 manusia tersebut (sebagaimana yang dibahas di
atas). Adapun bentuk sumber penyebab yang dimasukkan makhluk jin ke dalam tubuh
manusia adalah sama, dalam arti sama-sama tehnologi atau sulthon yang
didatangkan jin dari dimensinya. Untuk jenis penyakit yang ada dalam hati
manusia, tidak ada seorangpun yang dapat menyembuhkan kecuali usahanya sendiri.
Usaha tersebut dengan jalan mengikuti thoriqoh yang terbimbing oleh guru
ahlinya, dalam kaitan ini yang berhak membimbing hanyalah guru mursyid thoriqoh
yang suci lagi mulia. Dengan menjalani thoriqoh tersebut, disamping
penyakit-penyakit hati itu akan mendapatkan kesembuhan, juga derajat seorang
hamba di sisi Allah akan meningkat, baik derajat di dunia maupun di akhirat
nanti. Fungsi guru mursyid adalah untuk menunjukkan jalan serta membimbing
dalam pelaksanaan amal, baik lahir maupun batinnya, kerana apabila perjalanan
itu tidak terbimbing oleh guru ahlinya maka yang akan menjadi pembimbing
perjalanannya adalah setan jin. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh
rasulullah dalam sebuah haditsnya yang 434 - Menguak Dunia Jin artinya: Siapa
beramal tanpa guru, gurunya adalah setan. Walhasil, yang menyembuhkan segala
penyakit hanya Allah , baik penyakit di dalam jasad manusia, di dalam
kesadarannya maupun penyakit di dalam hatinya. Namun demikian, Allah sudah
memilih hamba-Nya sebagai seorang kholifah bumi. Mereka sebagai sumber daya di
muka bumi supaya segala ketetapan-Nya sejak zaman azali berjalan sebagaimana
mestinya. Dengan pilihan tersebut, pertama yang diberikan kepada mereka adalah
ilmu pengetahuan. Ilmu itu akan menjadi kemampuan-kemampuan ketika pemiliknya
telah menempa diri dengan latihan dan diterpa ujian-ujian hidup. Itulah proses
pendewasaan alam, sebagai tarbiyah azaliyah yang diturunkan-Nya kepada
hamba-hamba pilihan. Ketika ilmu sudah mendarah daging kepada pemiliknyanya,
tahap berikutnya, dengan ilmu, amal dan kemampuan yang berikutnya, seorang
hamba akan menjadi kholifah bumi zamannya. Melalui kholifah-kholifah bumi
itulahsesuai kemampuan dan kapasitas serta kekhususan yang ada pada merekaapa
yang sudah ditetapkan Allah, baik yang berkaitan dengan kesembuhan atau
kematian, berjalan mengikuti proses takdir-Nya. RUQYAH dampak dan bahayanya -
435 Bukan Allah tidak kuasa merubah suatu keadaan kepada keadaan yang lain,
sehingga Allah membutuhkan seorang pelaksana di muka bumi untuk berjalannya
suatu takdir yang sudah ditetapkan-Nya, tetapi itulah sunnah yang telah
ditetapkan-Nya, sunnatullah. Sejak sunnah itu ditetapkan, tidak akan ada
perubahan lagi untuk selama-lama. Hal itu, supaya apa saja yang telah
ditakdirkan akan membuahkan hikmah serta menjadikan pembelajaran bagi
hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah telah menyatakan dengan firman-Nya: Sebagai
suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan
menemukan perubahan bagi sunnatullah itu(QS.Al-Fath:48/23) Hanya Allah Yang
Maha Mengetahui dengan segala ilmu-Nya. 436 - Menguak Dunia Jin Membentengi
Diri Dari Gangguan Makhluk Jin Membentengi diri dari gangguan jin, baik untuk
diri sendiri maupun untuk orang banyak atau jamaah atau membentengi kawasan
yang didiami masyarakat. Untuk pekerjaan tersebut bacaan maupun pelaksanaannya
sama, yaitu wirid-wirid atau pelaksanaan mujahadah sebagaimana yang diajarkan
oleh guru ahlinya. Namun yang berbeda hanya niat dan cara melaksanakannya.
Untuk membentengi diri sendiri, berarti niatnya untuk diri sendiri dan
pelaksanaannya juga dilaksanakan sendirian. Untuk membentengi wilayah atau
daerah yang didiami masyarakat, niatnya juga untuk orang banyak dan cara
pelaksanaannya juga secara berjamaah. Seseorang membentengi suatu kaum secara
komunitas boleh dilaksanakan secara sendirian asal orang tersebut mempunyai
kemampuan ilmiyah maupun amaliyah. Hal itu boleh dilakukan dengan istilah
istighotsah atau doa untuk kepentingan bersama, sebagaimana yang sudah
dilaksanakan Rasulullah saat beliau sedang menghadapi RUQYAH dampak dan
bahayanya - 437 perang Badar. Allah telah mengabadikan dengan firman-Nya yang
artinya: (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan (beristighotsah) kepada
Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan
mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang
berturut-turut" Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu),
melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram kerananya. Dan
pertolongan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana. QS:8/9-10. Seseorang harus mampu membentengi dirinya terlebih
dahulu baru kemudian berusaha membentengi orang lain. Mustahil orang dapat
membentengi orang lain sebelum dia mampu membentengi dirinya sendiri. Allah
talah memberikan isyarat dengan firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman,
peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. (QS.At-Tahrim:66/6) Juga
dari apa yang disabdakan oleh baginda Nabi dengan haditsnya: Diriwayatkan dari
Abu Hurairah berkata: Rasulullah bersabda: Barang siapa membaca: 438 - Menguak
Dunia Jin dalam sehari sebanyak seratus kali, niscaya dia mendapat pahala
sebagaimana orang memerdekakan sepuluh orang budak. Dia juga diampunkan seratus
kejahatan, dibuatkan untuknya benteng sebagai pelindung dari setan pada hari itu
hingga petang hari. Tidak diganjarkan kepada orang lain lebih baik darinya
kecuali orang tersebut melakukan amalan lebih banyak darinya. Manakala mereka
yang berkata: dalam sehari sebanyak seratus kali niscaya terhapuslah segala
dosanya sekalipun dosanya itu banyaknya seperti buih di lautan. HR. Bukhori,
Muslim, Ibnu Majah, Ahmad Ibnu Hambal dan malik. Rodhiualluanhum. Seorang diri
melaksanakan istighotsah untuk membentengi umat dalam satu wilayah tersebut,
sungguh telah dilaksanakan oleh ulama salafush-sholeh terdahulu. Hal tersebut
mereka laksanakan sebelum mereka mengajak umat di suatu tempat untuk memeluk
agama Islam serta bersama-sama berjalan di jalan Allah , umat tersebut terlebih
dahulu dimujahadahi atau didoakan kepada Allah dengan sendirian. RUQYAH dampak
dan bahayanya - 439 Para ulama salafush-sholeh itu bagaikan seorang petani yang
akan menggarap sawah. Sebelum sawah ditanami, tanah itu harus dibajak terlebih
dahulu, dicangkul dan diairi. Setelah tanah siap tanam, bibit-bibit unggul
kemudian di tanamkan di atasnya. Namun yang dilakukan ulama salafush-sholeh
tersebut bukan tanah di dataran bumi, tetapi tanah yang ada di dalam dada
manusia. Hati manusia itu dimujahadahi dan didoakan terlebih dahulu baru
setelah hati itu siap, ilmunya kemudian diajarkan. Dengan cara seperti itu
banyak hati manusia mudah menjadi simpatik kepada mereka sehingga apa-apa yang
mereka berikan kepada umat, baik ilmu maupun amaliyah dapat dengan mudah
diterima dengan baik di hati mereka serta menjadikan kemanfaatan yang hakiki
bagi mereka. Ilmu dan amal itu mampu menjadikan masyarakat di wilayah tersebut
benar-benar beriman dan bertakwa kepada Allah . Dengan itulah mereka
melaksanakan dawah bil hal. Hasilnya, disamping umat tersebut mendapatkan
hidayah Allah , juga membentengi mereka dari gangguan setan jin. Hal itu
dilaksanakan kerana setan jin adalah musuh utama manusia sesudah hawa nafsu
mereka sendiri. 440 - Menguak Dunia Jin Tidak seperti kebanyakan para ilmuwan
zaman sekarang. Mereka terkadang hanya memaksakan pendapatnya sendiri kepada
masyarakat. Kalau masyarakat tidak mau menerima ilmu mereka, penduduk setempat
itu dianggap berbuat mungkar dan dihujat. Amaliyah masyarakat setempat yang
tidak dicocoki itu dianggap perbuatan syirik dan bidah yang harus dibumi
hanguskan dari lingkungan tersebut. Akibatnya, yang terjadi dari hasil dakwah
mereka bukan membangun ukhuwah islamiyah sebagaimana yang telah dilakukan ulama
salafush sholeh, tetapi malah menghan-curkannya sehingga umat jadi terpecah
belah. Terkadang mereka hanya mengemas ilmunya seperti orang mengemas barang
dagangan yang kemudian dijajakan dari satu hotel ke hotel yang lain. Keuntungan
yang diperhitungkan dari perbuatan tersebut hanyalah keuntungan duniawi. Ilmu
yang tidak layak jualmenurut mereka, mereka tidak mau menyampaikannya kepada
masyarakat. Akibat-nya, yang semestinya kebaikan, kerana cara penyampaiannya
kurang tepat, kebaikan itu tidak mudah membuahkan kemanfaatan yang hakiki.
Dahwah tersebut tidak menjadikan sebab orang mendapatkan hidayah Allah yang
dapat mendorong untuk berbuat amal yang ikhlas. RUQYAH dampak dan bahayanya -
441 Dakwah tersebut terkadang malah membuahkan kesombongan di dalam hati para
pendengarnya. Hal itu kerana para pendengar itu merasa telah menjadi kelompok
pengajian yang elit. Jamaah pengajian di hotel-hotel berbintang. Selanjutnya
mereka tidak mau lagi duduk dalam satu majlis dengan masyarakatnya semata kerana
memandang rendah kepada orang lain. Mereka memandang orang-orang yang ada di
lingkung-annya sebagai masyarakat terbelakang dengan alasan kerana hanya
itu-itu saja yang dilakukan, paling-paling tahlil dan yasin yang sudah kuno.
Ilmu-ilmu itu tidak dapat membuahkan hasil yang baik melainkan hanya kebanggaan
belaka. Apa yang sudah didapatkan hanya untuk modal bicara dan tidak untuk
diamalkan dengan ibadah. Bukan berarti yang demikian itu salah. Sebab yang
dibicarakan bukan salah atau benarnya melainkan aspek kemanfaatannya. Ketika
tujuan pengajian di hotel-hotel berbintang itu tidak murni atau ikhlas semata
untuk melaksanakan pengabdian kepada Allah. Tujuan itu dicampur-campur dengan
kepentingan yang lain terutama untuk sekedar mencari uang. Pekerjaan ini
seperti orang dagang di pasar tetapi yang dijual adalah ilmu pengetahuan.
Celakanya ilmu itu adalah ilmu agama, ilmunya Allah. 442 - Menguak Dunia Jin
Dengan cara penyampaian seperti tersebut, dikhawatirkan acara itu tidak
mendapatkan perlindungan Allah dari gangguan setan jin. Kalau sudah demikian
jangan harap acara tersebut dapat membuahkan kemanfaatan yang hakiki, kerana
setan jin pasti sejak awal sudah bekerja sama dengan mereka. Adapun
bacaan-bacaan untuk melindungi gangguan jin yang harus diamalkan dan tata cara
mengamalkannya, baik untuk membentengi diri sendiri maupun untuk membentengi
masyarakat secara jamaah adalah sama. Bacaan itu disamping dengan ayat-ayat
al-Quran al-Karim dan doa-doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah ,
ulama-ulama ahlinya jugadengan menyesuaikan keadaan dan medan yang
dihadapitelah mengajarkan kepada santri-santri dan pengikut-pengikutnya. Ulama
ahlinya tersebut bagaikan dokter-dokter yang telah mampu menerbitkan
resep-resep obat. Untuk itu mereka juga telah menerbitkan resep-resep obat
untuk mengobati umatnya. Bedanya, apabila para dokter hanya mampu menerbitkan
resep obat untuk penyakit jasad saja, mereka para Ulama tersebut - justru jauh
lebih luas lagi dari itu. Ulama tersebut telah menerbitkan resep-resep ruqyah
yang dapat RUQYAH dampak dan bahayanya - 443 menyembuhkan penyakit manusia
secara keseluruhan, baik penyakit yang ada pada jasad, kesadaran, maupun
penyakit yang di hatinya. Resep-resep tersebut telah menunjukkan hasil yang
luar biasa bahkan telah berhasil merubah karakter dan aqidah manusia. Sejarah
telah membuktikan dari hasil yang telah dilaksanakan para Walisongo dan
pengikutnya di tanah Jawa. Tapak tilas mereka masih dapat kita baca bilasaja
dengan mudah. Meskipun kenyataannya ajaran yang luhur itu banyak dipungkiri
oleh anak cucu orang-orang yang penyakitnya berhasil mereka sembuhkan. Anak
cucu orang yang telah disembuhkan dari kafir menjadi iman, dari musyrik menjadi
tauhid, dari menyembah batu menjadi menyembah Tuhan Semesta alam yang Maha
pengasih lagi Maha Pemurah. Ironisnya anak cucu orang yang telah diselamatkan
dari neraka tersebut sekarang malah mengikari jasa-jasa para Wali Songgo itu.
Mereka bahkan mensyirikkan orang-orang yang datang ke maqom-maqom para Wali
tersebut. Padahal para peziarah tersebut sekedar melahirkan rasa syukur kepada
Allah melalui hamba-Nya yang telah berjasa atas kenikmatan iman dan taufik yang
telah dianugerahkan 444 - Menguak Dunia Jin kepadanya. Bukankah orang yang
tidak berterima kasih kepada manusia berarti juga tidak bersyukur kepada Allah
.? Ratib-ratib (ratibul hadad, ratibul ath-thosy dan lain-lain), istighotsah
maupun hizib-hizib yang telah diajarkan para ulama salafush-sholeh kepada para
pengikutnya adalah untuk kepentingan ini. Resep tersebut untuk meruqyah
penyakit umat manusia secara universal, baik untuk kepentingan manusia secara
individu maupun secara jamaah. Sesungguhnya bacaan Tahlil dan surat Yasin yang
sudah membudaya di mana-mana pada setiap malam jumat atau malam-malam yang lain
adalah sudah mencukupi untuk kebutuhan ruqyah massal ini. Dalam hal ini para
ulama salafus sholeh itu telah membimbing langsung kepada pengikutnya serta
bersama-sama dalam satu kelompok jamaah. Sesungguhnya ruqyah sudah dilaksanakan
oleh umat Islam secara berkesinambungan sejak zaman shahabat, tabiin dan
tabiit-tabiin dan yang mengikutinya sampai sekarang. Ruqyah ini bahkan telah
mengakar dan mentradisi di masyarakat terutama dari masyarakat yang beraqidah
Ahli sunnah wal jamaah. Hanya saja para pelaku wirid-wirid dan ratib-ratib
tersebut RUQYAH dampak dan bahayanya - 445 tidak memahami bahwa yang dilakukan
itu sebenarnya untuk kepentingan ruqyah massal. Demikianlah ulama terdahulu
telah berhasil memasukkan ajaran mereka kepada umatnya, baik faham maupun
amalan dengan strategi yang sangat jitu. Mereka tidak mengedepankan nama-nama
dan atribut-atribut. Bagi mereka yang penting bagaimana umat manusia secara
keseluruhan dapat meminum obat dari resep yang diterbitkannya tanpa harus
menjadikan umat terkotak-kotak akibat pengaruh nama-nama dan atribut yang
diberikan. Mereka tidak mengatasnamakan suatu golongan yang sifatnya
mengkotak-kotak umat dalam skub kecil. Mereka adalah golongan yang mampu
menampung aspirasi umat Islam secara keseluruhan di dalam naungan panji-panji
yang universal, yaitu panji-panji Ukhuwah Islamiyah. Persaudaraan yang hakiki
yang pondasi pertamanya telah ditancapkan oleh manusia paling utama. Manusia
yang paling berhak memberikan syafaat atau pertolongan kepada umat manusia
sejak saat itu sampai dengan hari kiamat nanti, yaitu Junjungan kita Nabi Besar
Muhammad . 446 - Menguak Dunia Jin Pelaksanaan ruqyah yang sekarang inilah yang
harus dipertanyakan, baik aspek pelaksa-naan maupun tujuannya. Mereka
sedemikian gencar membudayakannya, bahkan hampir di setiap RT di seluruh
kota-kota besar di Indonesia sudah terbentuk wadah dan kepengurusan yang
layaknya seperti pengurus partai politik saja. Partai Ruqyah barangkali? Ada
apa di balik itu ..? Dampaknya, semua orang memahami bahwa ruqyah mereka
identik dengan salah satu partai yang ada di Bumi tercinta ini. Apakah mereka
mengira yang demikian itu dapat menguntungkan kepentingan partai politiknya..?,
Padahal kalau mereka mengerti ilmu politik sufi, sungguh yang demikian itu
sangat merugikan dalam banyak hal. Kerugian pertama; orang yang sudah fanatik
dengan golongannya sejak dini segera akan menjauhinya tanpa terlebih dahulu
melihat apa isi kandungan yang dikemas. Kedua; ketika ruqyah itu dikemas untuk
kepentingan suatu golongan, maka golongan lain yang merasa kepentinganya
terancam segera ancang-ancang dan menyusun kuda-kuda serta mengerahkan seluruh
kekuatan yang ada untuk menolaknya. Akibatnya, ruqyah yang semestinya obat yang
diharapkan dapat menyembuhkan penyakit RUQYAH dampak dan bahayanya - 447 umat
dalam satu aspek yang terbatas malah menimbulkan penyakit umat di dalam aspek
lain yang jauh lebih luas dan lebih membahayakan. Dampak negatif itu adalah perpecahan
dan permusuhan yang berkesinambungan antara satu golongan manusia dengan
golongan yang lain. Fenomena yang ada, bahkan ruqyah yang asalnya dilaksanakan
di mesjid-mesjid yang besar dan luas, entah kerana alasan yang mana akhirnya
ruqyah itu dilaksanakan hanya di musholla yang kecil dan terpencil. Pada
akhirnya menimbulkan kesan yang kurang harmonis di masyarakat terhadap ruqyah
itu sendiri. Kalau demikian, bukan saja merugikan golongan itu sendiri,
melainkan justru jauh lebih luas lagi yaitu merugikan kepentingan umat Islam
secara keseluruhan. Dengan dengan alat ruqyah itu sesungguhnya setan jin telah
menyusupkan kepentingan politiknya untuk mengadu bomba kaum muslimin secara
keseluruhan. Secara filosofi jauh-jauh Allah telah memberikan sinyalemen kepada
hamba-Nya dengan firman-Nya: 448 - Menguak Dunia Jin Sesungguhnya setan itu
bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran
(meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan
sembahyang; maka berhentilah kamu(QS.Al-Maidah:5/91) Jadi ruqyah itu disamping
dapat untuk mengobati orang sakit, lahir maupun batin, juga dapat dipergunakan
untuk membentengi diri dari gangguan jin. Namun pelaksanaan ruqyah yang benar
itu bukan orang yang sadar malah menjadi tidak sadar, tetapi sebaliknya,
bagaimana orang yang tidak sadar menjadi sadar kembali. Bukan keutuhan
masyarakat menjadi terkotak-kotak tetapi masyarakat yang asalnya terkotak-kotak
menjadi utuh kembali. Ruqyah itu harus dilaksanakan oleh seorang hamba yang
hatinya sudah istiqomah. Manusia yang pijakan aqidahnya sudah kokoh. Orang yang
pengabdiannya secara vertikal maupun horizontal sudah benar dan mantab. Allah
yang memelihara alam semesta, baik alam yang ada di ufuk langit maupun alam
yang ada di ufuk dalam dada mereka. Dengan yang demikian itu, maka pelaksanan
ruqyah tersebut tidak melenceng arah, baik secara tehnik maupun tujuannya.
Sungguh benar Allah dengan segala firman-Nya: RUQYAH dampak dan bahayanya - 449
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah"
kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada
mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah
kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah
dijanjikan Allah kepadamu". - Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam
kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu
inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta(QS.Fush
Shilat:41/30-31) 450 - Menguak Dunia Jin Bacaan Bacaan Ruqyah Sufiyyah Ruqyah
sufiyyah hanyalah sekedar nama, supaya kelihatan lebih kerenlah, tapi kata
orang apa arti sebuah nama.? Di dalam sub bab ini penulis hanya menyampaikan
apa-apa yang belum disampaikan oleh buku ruqyah yang sudah ada. Hal itu bukan
penulis mengadakan tandingan terhadap yang sudah benar, tapi menambahkan dari
aspek yang penulis mampu mempertanggungjawabkan penggunaannya. Bacaan-bacaan
ruqyah ini adalah yang telah penulis terapkan dalam pelaksanaan pengabdian
bersama-sama teman-teman pondok pesantren selama ini yang hasilnya telah banyak
dirasakan oleh masyarakat sekitarnya maupun yang datang ke ponpes tersebut dari
tempat-tempat yang jauh. Pertama: Meruqyah orang sakit dengan membacakan
ayat-ayat suci al-Quran al-Karim. Orang yang diruqyah tersebut adalah orang
yang sakitnya sudah sangat parah, sehingga istilahnya hidup segan tapi mati tak
mau. Dokter dan rumah sakit sudah angkat tangan kerana tidak sanggup RUQYAH
dampak dan bahayanya - 451 lagi mengobatinya. Orang sakit tersebut sudah
diikhtiarkan kesana-kemari tetapi tidak juga menemukan obatnya, sehingga baik
si penderita maupun keluarga yang merawatnya sudah sedemikian menderita, sedang
ajal yang ditunggu juga tidak kunjung datang. Terkadang sampai bertahun-tahun
hanya menjadi Kembang Amben kata orang Jawa, kerana sudah bertahun-tahun
aktifitas hidupnya harus dibantu oleh keluarga di tempat tidurnya. Terhadap
penderita yang seperti tersebut ruqyah yang dilakukan dengan dibacakan Surat
al-Anam satu surat penuh sebanyak tiga kali. Surat tersebut boleh dibaca tiga
kali sekaligus boleh dengan tiga kali selama tiga hari. Tujuannya, apabila si
penderita itu memang masih ada sisa umur, semoga Allah menemukan obatnya.
Apabila penderita tersebut sudah habis jatah hidupnya semoga perjalanan mati
itu dimudahkkan dan mendapatkan husnul khotimah berkat syafaat al-Quran yang
dibaca tersebut. Caranya: Pertama: Penderita itu ditidurkan dengan kepala
diletakkan di arah qiblat atau arah utara dalam keadaan suci. Kalau ia seorang
wanita, walau dalam keadaan menstruasi, ruqyah ini boleh tetap dilakukan. Hal
itu 452 - Menguak Dunia Jin kerana si penderita tidak ikut membaca, hanya
mendengarkan, maka yang penting adalah dalam keadaan suci dari hadats kecil.
Kedua: Disaat membaca surat al-Anam tersebut, ketika bacaan itu sampai di ayat
nomor seratus dua pulah empat yaitu: (461) Ayat ini adalah tempat yang
mustajabah, atau tempat di mana apabila seorang yang sedang membaca al-Quan itu
berdoa kepada Allah , doa tersebut lebih berpotensi mendapatkan ijabah dari-Nya.
Tempat mustajabah tersebut adalah bertemunya dua lafdhul-Jalalah dengan tanpa
ada batas. Tempat seperti itu di dalam al-Quran hanya satu. Ketika pembaca
sampai di pertemuan dua lafat Allah tersebut, si pembaca berhenti membaca
kemudian berdiri dan al-Quran RUQYAH dampak dan bahayanya - 453 yang dibaca itu
diangkat di atas kepala si penderita sambil berdoa kepada Allah yang intinya
sebagaimana tujuan tersebut yaitu: Apabila si penderita itu memang masih ada
sisa umur, semoga Allah segera menemukan obatnya, dan apabila memang sudah
habis jatah hidupnya semoga Allah memudahkan perjalanan matinya dan mendapatkan
husnul khotimah berkat syafaat al-Quran yang dibacanya. Ayat tersebut dibaca
tiga kali dengan masing-masing membaca doa tersebut. Selanjutnya bacaan seluruh
surat itu diteruskan dengan kembali duduk seperti semula sampai akhir surat.
Ketiga: Hendaklah bertawakkal serta percaya bahwa hanya dengan izin Allah
segala permohonan hamba-Nya boleh mendapat-kan ijabah. Dengan cara seperti ini
penulis bersama-sama dengan tim sudah melaksanakannya dengan tanpa dapat
dihitung banyaknya dan Alhamdulillah, berkat keikhlasan tim, Allah selalu
memberikan ijabahnya. Kalau memang obat sakitnya adalah mati maka jalan itu
dimudahkan oleh Allah , kalau belum kemudian dalam waktu dekat si penderita 454
- Menguak Dunia Jin tersebut menemukan obatnya, dengan obat itu menjadikan
sebab Allah memberikan kesem-buhan kepadanya. Kedua : bacaan ayat suci al-Quran
apabila dibaca dengan terbimbing menjadikan dirinya ditakuti oleh makhluk jin,
yaitu surat al-Naml ayat nomor 31: ( 68)(:62/64) Ketiga: hizbul Khofi atau
hizib khofi. Yaitu bacaan hizib yang apabila diwiridkan dengan istiqomah serta
terbimbing, seorang hamba dengan izin Allah akan mendapatkan Sulthonul
Ilahiyah. Penulis sengaja hanya menyampaikan teksnya saja tidak dengan cara
mengamalkannya. Hal itu kerana kalau cara pelaksanaan tersebut disampaikan
secara umum dengan tulisan, penulis takut nanti pembaca menyalahgunakannya.
Disamping itu setiap amal haruslah ada gurunya. 554 - aynayahab nad kapmad
HAYQUR ** , . . . ,. niJ ainuD kaugneM - 654 . alibapa gnisam-gnisam gnay
aod-aoD :tapmeeK ,aynilha urug gnibmibret nagned nakdiriwid naka abmah gnaroes
hallA nizi nagned irad naagajnep nad nagnudnilrep naktapadnem kulhkam natahajek
nupuam aisunam natahajek .nij . 754 - aynayahab nad kapmad HAYQUR , , ( ) , , ,
. .... .458 - Menguak Dunia Jin : Bagi para santri, doa-doa tersebut di atas
tidak boleh langsung diamalkan, kerana setiap mengamalkan amalan, lebih-lebih
dengan tujuan-tujuan tersebut di atas haruslah minimal mendapatkan izin dari
pemilik pendahulunya. Hal itu dikeranakan disamping tujuannya harus benar yaitu
semata-mata melaksanakan bentuk pengabdian yang hakiki kepada Allah Taala, juga
seorang guru ahlinya itu akan mengetahui apakah orang yang akan mengamalkan
amalan tersebut mempunyai kemampuan untuk mengamal-kannya. Ibarat bibit yang
akan ditanam di atas bumi, apakah bumi itu cocok menerima bibit tersebut. Kalau
ternyata tidak, seandainya toh tanaman itu boleh tumbuh, tanaman itu tidak akan
dapat berbuah. Kalau toh dapat juga berbuah, kwalitas buahnya tentunya tidak
seperti yang diharapkan. RUQYAH dampak dan bahayanya - 459 Seandainya orang
yang sedang asyik dengan mimpi itu tidak dapat keluar lagi dari alam mimpinya,
kira-kira apa yang akan terjadi dengan jasad yang sedang ditinggalkan oleh alam
sadar itu? Jawabannya mudah, jasad itu segera dikubur kerana telah menjadi
jasad yang tidak bertuan(mati). Demikian pula ketika orang berani coba-coba
memasuki alam jin. Apabila ternyata di sana dia tersesat, sehingga tidak dapat
kembali lagi ke alam sadar, maka jasadnya juga akan terbuang. 460 - Menguak
Dunia Jin PENUTUP Alhamdulillah, apa yang dimudahkan Allah ini telah selesai
penulisannya. Apapun isinya, semoga dengan maghfiroh dan rahmat-Nya akan dapat
menambahkan kemanfaatan bagi para pembaca. Kalau di sana sini ternyata ada yang
menjadikan panasnya hati dan pikiran, semoga ia akan menjadi obat yang
menawarkan kelupaan, memang setiap obat pastilah pahit dirasa, tapi yang pahit
itu kadang-kadang justru malah yang menyembuhkan. Atau barangkali seperti orang
yang kulitnya diusap dengan alkohol, apabila kulit itu sehat, maka alkohol itu
akan terasa dingin dan nyaman, dan apabila di kulit itu sudah ada luka, alkohol
itu akan terasa sangat pedih atau kalau toh memang melukai, semoga menjadi
seperti luka seorang pasien yang dilukai oleh dokternya, untuk mengangkat
penyakit yang ada dalam tubuhnya sehingga dengan itu si pasien itu akan
mendapat kesembuhan dari Allah Taala. RUQYAH dampak dan bahayanya - 461
Akhirnya, terima kasih yang tak terhingga kepada teman-teman seperjalanan dalam
mengabdi yang telah memberikan dorongan sehingga kemudahan yang terpampang
mampu ditindaklanjuti dengan amal dan perjuangan. Juga kepada orang-orang
terdekat yang banyak berkorban kerana bagian perhatian yang agak
dikesampingkan. Hanya Allah Taala yang dapat memberikan hidayah serta
membimbing hamba-hamba-Nya menuju jalan yang diridhoi-Nya. Al-Faqir Ilaa Afwi
Maulaahu, MUHAMMAD LUTHFI GHOZALI 462 - Menguak Dunia Jin Al-Quran al-Karim
(Holy Quran) Hadits Nabi saw (al-Bayan) Kutubut Tisah (Hadits Syarif) Tafsir
Qurthubi Tafsir Ibnu Kastir Imam Muhammad al Razy, Tafsir al Fakhr al Rozi,
Beirut: Dar al Fikr, 1985 Asy Syekh Utsman Bin Nadi al Ishaqi ra., Khulashotul
Wafiyyah Asy Syekh Utsman Bin Nadi al Ishaqi ra., Manbaul Fadhoil Asy Syekh
Utsman Bin Nadi al Ishaqi ra., Al-Imla Asy Syekh Ahmad Asrory Al Ishaqi ra.,
Al-Iklil Asy Syekh Ahmad Asrory Al Ishaqi ra., Faidhur Rahmaani Ali Ash
Shobuny, Shafah al Tafasir, Beirut: Dar al Fikr, tt. Ali Ash Shobuny, Rawai al
Bayan, Beirut: Dar al Fikr, tt. Ali Ash Shobuny, Al Thibyan fi al Ulum al
Quran, Beirut : Dar al Fikr, tt. RUQYAH dampak dan bahayanya - 463 Asy Syekh
Abdul Qodir al Jilani ra., Al-Ghunyah, Beirut: Dar al Fikr, Cet. 3, 1980.
Al-Ghozali ra.,, Ihya Ulum al Din, Beirut: Dar al- Fikr, tt. Ibnu al Qayyim
ra., Al-Ruh, Beirut: Dar al-Jiil, 1988. Habib Ali Bin Muhammad al Habsyi,
Futuhat al- Ilahiyyat, Habib Ali Bin Muhammad al Habsyi, Simtud Duror Luthfi ,
Tawassul Luthfi , Ilmu Laduni Luthfi , Kholifah Bumi Luthfi , Lailatul Qadr Di
Luar Ramadhan Luthfi , Percikan Samudera Hikam Luthfi , Menuju Hati Khusyu 464
- Menguak Dunia Jin RIWAYAT PENULIS Muhammad Luthfi Ghozali, lahir di Gresik
Tahun 1954. Sejak tahun 1971 terpaksa harus droup out dari pendidikan formal,
pertengahan kelas II SMP Darul Ulum Jombang, disebabkan kerana orang tuanya
tidak mampu lagi membiayai kebutuhan hidup di Pondok Pesantren tersebut,
penulis mulai melanglang buana untuk belajar hidup mandiri. Untuk tujuan
tersebut, pertama penulis belajar jahit menjahit, sehingga tahun 1973 pernah
membuka usaha perjahitan di Bogor dan 1978 di Situbondo. Selanjutnya dunia
jahit menjahit itu ditinggalkan dan beralih belajar usaha dagang, sehingga
sejak tahun 1979 sampai 1993 menjadi seorang pengusaha tingkat menengah yang
boleh dibilang sukses. Namun sejak tahun 1994, kegiatan usaha dan dagang itu
benar-benar dikalahkan oleh orientasi ruhaniah yang didapat dari perjalanan
panjang dan pengalaman spiritual hidupnya yaitu total mengabdi kepada
masyarakat melalui wadah Ponpes AL-FITHRAH Gunungpati yang diasuhnya sampai
sekarang. Di antara laku yang paling disukai penulis, bahkan sejak dia kelas 5
SD adalah mengadakan perjalanan ruhani yang dipadukan antara mujahadah, riyadhah
dan perjalanan spiritual dari kuburan yang satu kepada kuburan yang lain,
sebelum kemudian RUQYAH dampak dan bahayanya - 465 mengikuti thoriqoh Qodiriyah
Wan Naqsabandiyah Al-Utsmaniyah dengan mengikuti baiat kepada al-`Alamah,
al-Arif billah, Asy-Syeikh Ahmad Asrori Al-Ishaqi Seorang mursyid thoriqoh yang
meneruskan gurunya yang juga bapaknya, Asy-Syekh Muhammad Utsman al-Ishaqi .
Dibawah kepemimpinannya thoriqoh itu kini telah berkembang pesat, khususnya di
tanah Jawa, umumnya di Indonesia terutama di Jawa tengah. Sebagai salah satu
Imam Khususi di dalam thoriqoh tersebut, dia juga ahli dalam bidang meditasi
Islam, sebagaimana yang diadakan setiap tahun setiap tanggal satu bulan rajab
selama 40 hari. Mujahadah dan riyadhah yang diikuti para jama`ah baik santri
pesantren maupun masyarakat umum. Di samping itu, setiap waktunya dia juga
melayani para tamu yang datang untuk sekedar berdiskusi mengenai tasawuf,
bahkan ia juga melayani umat dengan metode charge ruhani guna merecovery
ruhani, maupun terapi non-medik secara kuratif maupun preventif. Banyak pasien
dari segala penjuru datang untuk mondok, guna menyembuhkan penyakitnya, baik
penyakit ekonomi, penyakit akibat gangguan jin, penyakit akibat kecanduan
Narkoba maupun penyakit lainnya. Ia juga aktif dalam berbagai seminar dan
tergolong produktif menulis diberbagai media lokal dan nasional. Perhatiannya
pada umat telah menghasilkan beberapa karya yang telah diterbitkan, di
antaranya, Tawassul, Ilmu Laduni, Lailatul Qadr di Luar Ramadhan, Khalifah Bumi,
Ruqyah, Syarah al-Hikam, Lembayung Senja dan lain sebagainya. niJ ainuD kaugneM
- 664 nakbitretid gnay hastohgitsI naacab ini tukireB helo nususid gnay
hahitaF-la tarus aod nad-lA namstU nib yrorsA damhA hkeyS-ysA . 8iqahsI 8-lA
hayidnabasqaN naW hayiridoQ hoqirohT diysruM HARHTIF-LA nertnaseP kodnoP
husagneP nad hayinamstU .RUMIT AWAJ ayabaruS gnidnideK 764 - aynayahab nad
kapmad HAYQUR niJ ainuD kaugneM - 864 964 - aynayahab nad kapmad HAYQUR niJ
ainuD kaugneM - 074 )1()1( , , ... / ... 174 - aynayahab nad kapmad HAYQUR ,
niJ ainuD kaugneM - 274 )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7(
)111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7( )111\11\7(
374 - aynayahab nad kapmad HAYQUR niJ ainuD kaugneM - 474 )( RUQYAH dampak dan
bahayanya - 475 9 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 6 1 >20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5
2 9 6 7 8 >20ISBN 979152967-19 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN
979152968-X9 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 6 1 >20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5 2 9
6 7 8 >20ISBN 979152967-19 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN 979152968-X9 7
9 9 7 9 1 5 2 9 6 6 1 >20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 7 8
>20ISBN 979152967-19 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN 979152968-X9 7 9 9 7
9 1 5 2 9 6 6 1 >20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 7 8 >20ISBN
979152967-19 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN 979152968-X9 7 9 9 7 9 1 5 2 9
6 6 1 >20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 7 8 >20ISBN 979152967-19 7
9 9 7 9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN 979152968-X9 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 6 1
>20ISBN 979152966-39 7 9 9 7 9 1 5 2 9 6 7 8 >20ISBN 979152967-19 7 9 9 7
9 1 5 2 9 6 8 5 >20ISBN 979152968-X
Recommended
Ruqyah Syariyah
Ruqyah Syariyah
Doa Ruqyah Santau
Doa Ruqyah Santau
50 Tutorial Ruqyah Mandiri
50 Tutorial Ruqyah Mandiri
Ayat Dan Terjemahan Ruqyah
Ayat Dan Terjemahan Ruqyah
Buku Saku Ruqyah(Www.raasya.wordpress.com)
Buku Saku Ruqyah(Www.raasya.wordpress.com)
RUQYAH SYAR'IYYAH
RUQYAH SYAR'IYYAH
Terapi Pengobatan dengan Ruqyah Syar'iyyah Doa dan
Ruqyah/[Ummu...Terapi Pengobatan dengan Ruqyah Syar’iyyah…
Terapi Pengobatan dengan Ruqyah Syar'iyyah Doa dan
Ruqyah/[Ummu...Terapi Pengobatan dengan Ruqyah Syar’iyyah…
Ayat-Ayat Ruqyah Plus
Ayat-Ayat Ruqyah Plus
BAB. VIII DO’A DO’A RUQYAH SYAR’IYYAH - Ar-Raayah ?· BAB.
VIII DO’A-DO’A RUQYAH SYAR’IYYAH…
BAB. VIII DO’A DO’A RUQYAH SYAR’IYYAH - Ar-Raayah ?· BAB.
VIII DO’A-DO’A RUQYAH SYAR’IYYAH…
Ayat Ruqyah
Ayat Ruqyah
Ayat Ruqyah Syariah.pdf
Ayat Ruqyah Syariah.pdf
A Remedy for Illnesses, Evil Eye, Magic and Jinn from the
... ?· RUQYAH IN THE QUR’ĀN & SUNNAH ‘Ruqyah’…
A Remedy for Illnesses, Evil Eye, Magic and Jinn from the
... ?· RUQYAH IN THE QUR’ĀN & SUNNAH ‘Ruqyah’…
Jalan Menuju Sehat Jasmani dan Rohani Melalui tentang
urgensinya ruqyah syar'iyah, bacaan-bacaan ruqyah,…
Jalan Menuju Sehat Jasmani dan Rohani Melalui tentang
urgensinya ruqyah syar'iyah, bacaan-bacaan ruqyah,…
Ruqyah With Transliteration - English
Ruqyah With Transliteration - English
Ruqyah with transliteration
Ruqyah with transliteration
Ruqyah - Quranic Healing
Ruqyah - Quranic Healing
Protective and Healing Supplications from the Quran huda
al ruqyah-with... · Al Ruqyah! Protective…
Protective and Healing Supplications from the Quran huda
al ruqyah-with... · Al Ruqyah! Protective…
Ruqyah Asas 33
Ruqyah Asas 33
Ruqyah Dan Kesehatan
Ruqyah Dan Kesehatan
Ayat-Ayat Ruqyah - Copy
Ayat-Ayat Ruqyah - Copy
View More >
About usContact usTermDMCA
English
Français
Español
Deutsch
Copyright © 2017 VDOCUMENTS
xBy using our site you agree to our Cookie policy.That's
Fine
Menguak Dunia Jin
Wallahu Alam Bishshawab.
Moga Bermanfaat.
.........................................................

No comments:
Post a Comment